Part 13 ~ Tabir Pernikahan

Ezra, pria itu kembali duduk di hadapan Harun yang tampak terdiam setelah kepergian suster. Menumpu tangannya di atas meja dengan tampang songong.

"Apa yang bisa kamu simpulkan setelah melihat ilustrasi tadi? Plis kamu tuh bukan lagi anak kecil Run, usia kamu sudah 30 tahun, jangan goblok-goblok bangetlah." Ezra mulai mengeluhkan sikap Harun yang terlalu keras kepala juga egois dalam mengambil keputusan.

"Setelah melihat apa yang aku lakukan pada suster tadi, semoga kamu bisa berpikir jernih!" Ezra segera meninggalkan ruangan Harun dengan perasaan jengkel. Sahabatnya benar-benar telah dibutakan oleh Ego.

Sementara Harun masih terdiam di tempatnya sambil memikirkan apa yang dia lihat tadi.

Yang dilakukan Ezra mengandung makna yang sangat dalam. Sesuatu yang kita lihat dengan mata kepala sendiri belum tentu itu yang terjadi sebenarnya. Seperti yang dilakukan Ezra, jika dilihat dari sisi lain, maka mereka bisa dianggap berciuman. Namun, jika ngambil dari pendapat orang lain, Ezra dan suster tidak melakukan apapun selain berhadapan.

"Aaaakkkkhhhhhhh, sudah pusing ditambah semakin pusing!" Kesal Harun mengacak-acak rambutnya kasar.

Sampai sekarang Harun masih saja merasakan mual, sering kali perutnya terasa nyeri secara tiba-tiba padahal tidak melakukan apapun. Satu lagi, ada rasa rindu yang bersemayang dihatinya untuk wanita yang hampir mengisi hatinya sepenuhnya.

***

Tidak enak badan dan terus merasakan pusing berkepanjangan, Harun akhirnya meminta izin pada atasan untuk pulang lebih cepat dari jadwal yang ditentukan.

Sesampainya dirumah, bukannya istirahat pria itu malah memeriksa isi dus yang ada di depan kamarnya.

Satu dus sangat besar dan dua dus sedang yang isinya tentu saja berbeda-beda. Harun langsung mengambil dus yang lebih ringan tetapi isinya bisa dikatakan sangat penting juga mahal.

Pria itu membawanya keluar dari rumah. Langkah Harun berhenti ketika berpapasan dengan Elena di lantai dasar.

"Mau dibawa kemana, Nak?" tanya Elena.

"Ke suatu tempat, Bunda."

Setelah menjawab pertanyaan Elena, Harun kembali melangkahkan kakinya menuju mobil. Meletakkan dus ukuran sedang tersebut tepat di samping kemudi.

Pria itu melajukan mobilnya secara perlahan dan berhenti di suatu tempat. Jalan dimana akhir-akhir ini menjadi pusat perhatiannya.

Sambil menunggu seseorang muncul, Harun menyandarkan tubuhnya pada jok mobil, sesekali memperhatikan seberang jalan. Tangan pria itu bergerak hendak mengambil benda bernikotin di dalam dasbor, tapi urung ketika sebuah kalimat melintas di pikirannya.

"Mas Harun tidak boleh menyentuh benda berbahaya seperti itu. Mas Harun dokter, harusnya lebih menjaga kesehatan. Jangan ya."

"Bisa-bisanya kamu tidak bisa hilang dari pikiran aku, Ra," gumam Harun, terlebih saat senyuman manis Haura terbayang di hadapannya.

Tepat saat itu juga, seorang wanita dengan pakaian sedikit gelap keluar dari sebuah gang. Harun yang melihatnya lantas turun dari mobil sambil membawa dus ukuran sedang. Menyembarang jalan seraya memanggil nama seseorang.

"Haura!"

Langkah Haura berhenti, wanita berbadan dua itu berbalik dan terkejut melihat keberadaan Harun beberapa langkah di hadapannya. Dia mengerjap perlahan untuk memastikan suaminya memang berdiri di sana, atau hanya halusinasinya sebab sangat merindukan Harun.

Haura bergeming di tempatnya, membuat Harun mau tidak mau berjalan mendekat. Pria itu menyerahkan dus pada Haura.

"Punya kamu, itu sangat menganggu di kamarku!"

"Apa ini, Mas?" Haura lantas mengambil dus yang tidak terlalu berat tersebut sambil menatap Harun yang seakan menghindari tatapannya.

"Mas Harun, ak-aku sebenarnya ...." Lidah Haura terasa kelu hanya untuk mengatakan bahwa dia sekarang sedang hamil.

"Sudah bahagiakan sama pacar kamu itu? Selamat." Harun senyum sinis, membuat Haura semakin ragu untuk mengatakan yang sebenarnya.

Ketika Harun hendak pergi, dengan sigap Haura menarik tangan pria itu. "Tunggu, Mas!" Menunduk untuk meletakkan dus yang membuat tangannya terasa pegal.

"Apa aku boleh memelukmu sebentar saja? Ini keinginan ...." Haura mengigit bibir bawahnya, sementara Harun menatap penuh selidik pada istrinya.

"Boleh?" tanya Haura lagi tapi Harun bergeming. Tidak bisa menahan keinginannya, Haura langsung memeluk Harun dan membenamkan wajahnya di dada pria berkemeja hitam tersebut.

"Aku baru sadar, ternyata mas Harun begitu berarti dalam hidup aku. Harusnya sejak awal aku mengatakan, bahwa aku mencintaimu."

Terpopuler

Comments

Annie Soe..

Annie Soe..

Aaa,,
So sweet plus so sad.. /Cry/

2025-02-22

0

Alifah Azzahra💙💙

Alifah Azzahra💙💙

Haura😭😭😭

2024-10-22

0

revinurinsani

revinurinsani

dokter bodoh..

2023-11-13

1

lihat semua
Episodes
1 Part 1 ~ Tabir Pernikahan
2 Part 2 ~ Tabir Pernikahan
3 Part 3 ~ Tabir Pernikahan
4 Part 4 ~ Tabir Pernikahan
5 Part 5 ~ Tabir Pernikahan
6 Part 6 ~ Tabir Pernikahan
7 Part 7 ~ Tabir Pernikahan
8 Part 8 ~ Tabir Pernikahan
9 Part 9 ~ Tabir Pernikahan
10 Part 10 ~ Tabir Pernikahan
11 Part 11 ~ Tabir Pernikahan
12 Part 12 ~ Tabir Pernikahan
13 Part 13 ~ Tabir Pernikahan
14 Part 14 ~ Tabir Pernikahan
15 Part 15 ~ Tabir Pernikahan
16 Part 16 ~ Tabir Pernikahan
17 Part 17 ~ Tabir Pernikahan
18 Part 18 ~ Tabir Pernikahan
19 Part 19 ~ Tabir Pernikahan
20 Part 20 ~ Tabir Pernikahan
21 Part 21 ~ Tabir Pernikahan
22 Part 22 ~ Tabir Pernikahan
23 Part 23 ~ Tabir Pernikahan
24 Part 24 ~ Tabir Pernikahan
25 Part 25 ~ Tabir Pernikahan
26 Part 26 ~ Tabir Pernikahan
27 Part 27 ~ Tabir Pernikahan
28 Part 28 ~ Tabir Pernikahan
29 Part 29 ~ Tabir Pernikahan
30 Part 30 ~ Tabir Pernikahan
31 Part 31 ~ Tabir Pernikahan
32 Part 32 ~ Tabir Pernikahan
33 Part 33 ~ Tabir Pernikahan
34 Part 34 ~ Tabir Pernikahan
35 Part 35 ~ Tabir Pernikahan
36 Part 36 ~ Tabir Pernikahan.
37 Part 37 ~ Tabir Pernikahan
38 Part 38 ~ Tabir Pernikahan
39 Part 39 ~ Tabir Pernikahan
40 Part 40 ~ Tabir Pernikahan
41 Part 41 ~ Tabir Pernikahan
42 Part 42 ~ Tabir Pernikahan
43 Part 43 ~ Tabir Pernikaha
44 Part 44 ~ Tabir Pernikahan
45 Part 45 ~ Tabir Pernikahan
46 Part 46 ~ Tabir Pernikahan
47 Part 47 ~ Tabir Pernikahan
48 Part 48 ~ Tabir Pernikahan
49 Part 49 ~ Tabir Pernikahan
50 Part 50 ~ Tabir Pernikahan
51 Part 51 ~ Tabir Pernikahan
52 Part 52 ~ Tabir Pernikahan
53 Part 53 ~ Tabir Pernikahan
54 Part 54 ~ Tabir Pernikahan
55 Part 55 ~ Tabir Pernikahan
56 Part 56 ~ Tabir Pernikahan
57 Part 57 ~ Tabir Pernikahan
58 Part 58 ~ Tabir Pernikahan
59 Parat 59 ~ Tabir Pernikahan
60 Part 60 ~ Tabir Pernikahan
61 Part 61 ~ Tabir Pernikahan
62 Part 62 ~ Tabir Pernikahan
63 Part 63 ~ Tabir Pernikahan
64 Part 64 ~ Tabir Pernikahan
65 Part 65 ~ Tabir Pernikahan
66 Part 66 ~ Tabir Pernikahan
67 Part 67 ~ Tabir Pernikahan
68 Part 68 ~ Tabir Pernikahan
69 Part 69 ~ Tabir Pernikahan
70 Part 70 ~ Tabir Pernikahan
71 Part 71 ~ Tabir Pernikahan
72 Part 72 ~ Tabir Pernikahan
73 Part 73 ~ Tabir Pernikahan
74 Part 74 ~ Tabir Pernikahan
75 Part 75 ~ Tabir Pernikahan
76 Part 76 ~ Tabir Pernikahan
77 Part 77 ~ Tabir Pernikahan
78 Part 78 ~ Tabir Pernikahan
79 Part 79 ~ Tabir Pernikahan
80 Part 80 ~ Tabir Pernikahan
81 Part 81 ~ Tabir Pernikahan
82 Part 82 ~ Tabir Pernikahan
83 Part 83 ~ Tabir Pernikahan
84 Part 84 ~ Tabir Pernikahan
85 Part 85 ~ Tabir Pernikahan
86 Part 86 ~ Tabir Pernikahan
87 Part 87 ~ Tabir Pernikahan
88 Part 88 ~ Tabir Pernikahan
89 Part 89 ~ Tabir Pernikahan
90 Part 90 ~ Tabir Pernikahan
91 Part 91 ~ Tabir Pernikahan
92 Part 92 ~ Tabir Pernikahan
93 Part 93 ~ Tabir Pernikahan
94 Part 94 ~ Tabir Pernikahan
95 Promo Novel baru
96 Part 95 ~ Tabir Pernikahan
97 Part 96 ~ Tabir Pernikahan
98 Part 97 ~ Tabir Pernikahan
99 Part 98 ~ Tabir Pernikahan
100 Promo novel
101 Part 99 ~ Tabir Pernikahan
102 Part 100 ~ Tabir Pernikahan
103 Part 101 ~ Tabir Pernikahan
104 Part 102 ~ Tabir Pernikahan
105 Part 105 ~ Tabir Pernikahan Boncap 1
106 Part 106 ~ Tabir Pernikahan boncap 2
107 Asa di Bintang Altair
108 Novel baru ~ Guruku Suami Idaman
109 Pengumuman
110 Novel baru
111 Novel baru
112 Pre Order novel Love Scandal
113 Novel Baru
114 Saquel Tabir Pernikahan
115 Istri untuk Suamiku
116 Novel Baru
Episodes

Updated 116 Episodes

1
Part 1 ~ Tabir Pernikahan
2
Part 2 ~ Tabir Pernikahan
3
Part 3 ~ Tabir Pernikahan
4
Part 4 ~ Tabir Pernikahan
5
Part 5 ~ Tabir Pernikahan
6
Part 6 ~ Tabir Pernikahan
7
Part 7 ~ Tabir Pernikahan
8
Part 8 ~ Tabir Pernikahan
9
Part 9 ~ Tabir Pernikahan
10
Part 10 ~ Tabir Pernikahan
11
Part 11 ~ Tabir Pernikahan
12
Part 12 ~ Tabir Pernikahan
13
Part 13 ~ Tabir Pernikahan
14
Part 14 ~ Tabir Pernikahan
15
Part 15 ~ Tabir Pernikahan
16
Part 16 ~ Tabir Pernikahan
17
Part 17 ~ Tabir Pernikahan
18
Part 18 ~ Tabir Pernikahan
19
Part 19 ~ Tabir Pernikahan
20
Part 20 ~ Tabir Pernikahan
21
Part 21 ~ Tabir Pernikahan
22
Part 22 ~ Tabir Pernikahan
23
Part 23 ~ Tabir Pernikahan
24
Part 24 ~ Tabir Pernikahan
25
Part 25 ~ Tabir Pernikahan
26
Part 26 ~ Tabir Pernikahan
27
Part 27 ~ Tabir Pernikahan
28
Part 28 ~ Tabir Pernikahan
29
Part 29 ~ Tabir Pernikahan
30
Part 30 ~ Tabir Pernikahan
31
Part 31 ~ Tabir Pernikahan
32
Part 32 ~ Tabir Pernikahan
33
Part 33 ~ Tabir Pernikahan
34
Part 34 ~ Tabir Pernikahan
35
Part 35 ~ Tabir Pernikahan
36
Part 36 ~ Tabir Pernikahan.
37
Part 37 ~ Tabir Pernikahan
38
Part 38 ~ Tabir Pernikahan
39
Part 39 ~ Tabir Pernikahan
40
Part 40 ~ Tabir Pernikahan
41
Part 41 ~ Tabir Pernikahan
42
Part 42 ~ Tabir Pernikahan
43
Part 43 ~ Tabir Pernikaha
44
Part 44 ~ Tabir Pernikahan
45
Part 45 ~ Tabir Pernikahan
46
Part 46 ~ Tabir Pernikahan
47
Part 47 ~ Tabir Pernikahan
48
Part 48 ~ Tabir Pernikahan
49
Part 49 ~ Tabir Pernikahan
50
Part 50 ~ Tabir Pernikahan
51
Part 51 ~ Tabir Pernikahan
52
Part 52 ~ Tabir Pernikahan
53
Part 53 ~ Tabir Pernikahan
54
Part 54 ~ Tabir Pernikahan
55
Part 55 ~ Tabir Pernikahan
56
Part 56 ~ Tabir Pernikahan
57
Part 57 ~ Tabir Pernikahan
58
Part 58 ~ Tabir Pernikahan
59
Parat 59 ~ Tabir Pernikahan
60
Part 60 ~ Tabir Pernikahan
61
Part 61 ~ Tabir Pernikahan
62
Part 62 ~ Tabir Pernikahan
63
Part 63 ~ Tabir Pernikahan
64
Part 64 ~ Tabir Pernikahan
65
Part 65 ~ Tabir Pernikahan
66
Part 66 ~ Tabir Pernikahan
67
Part 67 ~ Tabir Pernikahan
68
Part 68 ~ Tabir Pernikahan
69
Part 69 ~ Tabir Pernikahan
70
Part 70 ~ Tabir Pernikahan
71
Part 71 ~ Tabir Pernikahan
72
Part 72 ~ Tabir Pernikahan
73
Part 73 ~ Tabir Pernikahan
74
Part 74 ~ Tabir Pernikahan
75
Part 75 ~ Tabir Pernikahan
76
Part 76 ~ Tabir Pernikahan
77
Part 77 ~ Tabir Pernikahan
78
Part 78 ~ Tabir Pernikahan
79
Part 79 ~ Tabir Pernikahan
80
Part 80 ~ Tabir Pernikahan
81
Part 81 ~ Tabir Pernikahan
82
Part 82 ~ Tabir Pernikahan
83
Part 83 ~ Tabir Pernikahan
84
Part 84 ~ Tabir Pernikahan
85
Part 85 ~ Tabir Pernikahan
86
Part 86 ~ Tabir Pernikahan
87
Part 87 ~ Tabir Pernikahan
88
Part 88 ~ Tabir Pernikahan
89
Part 89 ~ Tabir Pernikahan
90
Part 90 ~ Tabir Pernikahan
91
Part 91 ~ Tabir Pernikahan
92
Part 92 ~ Tabir Pernikahan
93
Part 93 ~ Tabir Pernikahan
94
Part 94 ~ Tabir Pernikahan
95
Promo Novel baru
96
Part 95 ~ Tabir Pernikahan
97
Part 96 ~ Tabir Pernikahan
98
Part 97 ~ Tabir Pernikahan
99
Part 98 ~ Tabir Pernikahan
100
Promo novel
101
Part 99 ~ Tabir Pernikahan
102
Part 100 ~ Tabir Pernikahan
103
Part 101 ~ Tabir Pernikahan
104
Part 102 ~ Tabir Pernikahan
105
Part 105 ~ Tabir Pernikahan Boncap 1
106
Part 106 ~ Tabir Pernikahan boncap 2
107
Asa di Bintang Altair
108
Novel baru ~ Guruku Suami Idaman
109
Pengumuman
110
Novel baru
111
Novel baru
112
Pre Order novel Love Scandal
113
Novel Baru
114
Saquel Tabir Pernikahan
115
Istri untuk Suamiku
116
Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!