Part 7 ~ Tabir Pernikahan

Melihat Haura masih bergeming di tempatnya, Ezra langsung saja menyetop taksi dan menyuruh wanita itu masuk. Jam 11 malam bukankah hal yang tepat bagi seorang wanita berkeliaran di jalan.

Apalagi perempuan seperti Haura yang polos dan terlalu baik bagi sesama manusia.

"Naiklah, di jalan ... ada kontrakan untuk wanita jika kau mau," ucap Ezra membuka pintu mobil setelah bicara dengan sopir taksi.

Dengan ragu akhirnya Haura masuk ke taksi, sebelum taksi itu melaju dia tidak lupa mengucapkan terimakasih pada Ezra yang ingin menolongnya.

Sepanjang jalan, Haura sibuk memperhatikan ponselnya dimana foto pernikahan mereka berada. Apa yang dikatakan Harun benar, harusnya dia tahu diri karena diterima oleh keluarga Edelweis dan bisa hidup mewah, padahal dulunya hanya anak pembantu di rumah tersebut.

Karena kamu sekarang sudah menikah, maka surgamu bukan lagi ada di telapak kaki ibu, tapi di telapak kaki suamimu Nak. Jangan pernah buat Harun kecewa apalagi menyakiti hatinya. Kamu beruntung karena Harun ingin menikahimu meski tanpa cinta.

Mengingat kalimat ibunya membuat air mata Haura kembali mengalir tanpa diminta. Harusnya sebagai anak pembantu dia sadar diri bahwa pernikahan terjadi hanya karena balas budi ayah Harun pada kedua orang tuanya, bukan karena cinta.

"Maaf bu, Haura gagal menjalankan amanah dari kalian. Maaf Ayah, Haura tidak bisa menjaga putra tampan ayah lagi."

Haura buru-buru menghapus air matanya ketika taksi berhenti di sebuah kawasan sederhana. Di sana bertuliskan.

Tersedia kontrakan untuk wanita, 500 Rp/ bulan.

Wanita itu lantas memandangi uang ditangannya yang berjumlah cukup banyak, bisa untuk dua bulan kontrakan di luar uang makan.

Haura segera turun dari taksi lalu mengulurkan uang pada sopir. Namun, pria itu menolak.

"Sudah dibayar sama pria tadi Neng, terimaksih."

Setelah mobil melaju meninggalkannya, Haura segera mengentuk pintu yang dia yakini ibu kontrakan karena di sisi pintu ada pemberiatahuan.

Tidak lama keluarlah seorang wanita dengan rambut acak-acakan, tentu saja semua orang sudah tidur, hanya Hauralah yang berkeliaran seperti orang gila.

"Apa masih ada kamar kosong Bu?"

"Ada, tapi masuk harus bayar dulu. Semuanya sudah lengkap air dan listrik. Peraturan ada di setiap pintu kontrakan, kalau melanggar maka akan kena denda!"

"Saya mengerti Bu."

Cukup lama Haura dan pemilik kontrakan berbincang-bincang sehingga Haura menyerahkan 5 lembar uang seraturan lalu mengambil kunci rumah dari ibu-ibu tersebut.

Haura menarik kopernya memasuki rumah dengan dua petak di dalamnya. Kontrakannya sudah termasuk murah untuk ukuran di ibu kota. Wanita itu lantas masuk ke kamar untuk mengganti baju lalu berwudhu sebelum melakukan sholat malam.

Dia tidak mempermasalahkan dengan kasur lantai yang sangat tipis untuk alas tidurnya, sebab dia sudah terbiasa saat sekolah dulu.

***

Harun, pria itu membuka matanya ketika matahari mulai menerpa wajah tampannya. Untuk pertama kalinya dia melewatlan sholat subuh karena tidak ada lagi Haura yang membanggungkan penuh kelembutan.

Tidak ada lagi suara mengaji yang mengalung indah di telinga Harun saat bangun tidur, senyuman manis Huara juga tidak dapat dia lihat setiap harinya.

Harun lantas mengelengkan kepalanya untuk mengusir bayangan Haura.

"Cukup Harun, dia bukan wanita yang baik. Dia wanita licik yang bersembunyi dengan wajah polosnya," ucapnya menyakinkan diri.

Pria itu segera mendi dan bersiap-siap ke rumah sakit sesuai jadwal yang telah diberikan oleh direktur rumah sakit.

"Akhirnya kamu bangun juga Nak, bunda sangat khawatir kamu kenapa-napa karena kepergian Haura," sambut Elena di meja makan.

Wanita paruh baya itu mengkode Vivian agar segera menyiapkan makanan untuk Harun seperti yang selalu Haura lakukan setiap pagi.

"Aku baik-baik saja," sahut Harun. Tidak ada lagi senyuman di wajah tampan pria itu.

"Aku tahu bagaimana kecewanya kak Harun, tapi sepertinya mengusir kak Haura bukan keputusan yang tepat kak." Vivian ikut duduk di samping Harun setelah menyiapkan sarapan.

"Yang dikatakan adikmu benar, Harun. Seharusnya kamu menyelidiki semuanya dan tidak mengusir Haura dari rumah Nak. Dia wanita baik dan ...."

"Bahkan kalian membelanya setelah dia berusaha memfitnah kalian." Harun meletakkan sendoknya di atas meja, selera makannya tiba-tiba hilang.

"Tidak ada kesempatan kedua untuk pengkhianat sepertinya!"

Terpopuler

Comments

Bundanya Pandu Pharamadina

Bundanya Pandu Pharamadina

dua benalu tuh di depanmu (Harun) orang berduit tp bukan nya menyelidiki dulu kebenarannya

2024-09-13

0

revinurinsani

revinurinsani

dasar muka dua si Kunti elena & vivian

2023-11-13

3

Dini Lestari

Dini Lestari

harun itu doktr kenapa ya... gk mau denger cerita haura ,cek cctv dong masa rmh dokter gk AdA cctv ,berpikir ulang harun kn kmu tau gimana baik nya haura

2023-11-07

2

lihat semua
Episodes
1 Part 1 ~ Tabir Pernikahan
2 Part 2 ~ Tabir Pernikahan
3 Part 3 ~ Tabir Pernikahan
4 Part 4 ~ Tabir Pernikahan
5 Part 5 ~ Tabir Pernikahan
6 Part 6 ~ Tabir Pernikahan
7 Part 7 ~ Tabir Pernikahan
8 Part 8 ~ Tabir Pernikahan
9 Part 9 ~ Tabir Pernikahan
10 Part 10 ~ Tabir Pernikahan
11 Part 11 ~ Tabir Pernikahan
12 Part 12 ~ Tabir Pernikahan
13 Part 13 ~ Tabir Pernikahan
14 Part 14 ~ Tabir Pernikahan
15 Part 15 ~ Tabir Pernikahan
16 Part 16 ~ Tabir Pernikahan
17 Part 17 ~ Tabir Pernikahan
18 Part 18 ~ Tabir Pernikahan
19 Part 19 ~ Tabir Pernikahan
20 Part 20 ~ Tabir Pernikahan
21 Part 21 ~ Tabir Pernikahan
22 Part 22 ~ Tabir Pernikahan
23 Part 23 ~ Tabir Pernikahan
24 Part 24 ~ Tabir Pernikahan
25 Part 25 ~ Tabir Pernikahan
26 Part 26 ~ Tabir Pernikahan
27 Part 27 ~ Tabir Pernikahan
28 Part 28 ~ Tabir Pernikahan
29 Part 29 ~ Tabir Pernikahan
30 Part 30 ~ Tabir Pernikahan
31 Part 31 ~ Tabir Pernikahan
32 Part 32 ~ Tabir Pernikahan
33 Part 33 ~ Tabir Pernikahan
34 Part 34 ~ Tabir Pernikahan
35 Part 35 ~ Tabir Pernikahan
36 Part 36 ~ Tabir Pernikahan.
37 Part 37 ~ Tabir Pernikahan
38 Part 38 ~ Tabir Pernikahan
39 Part 39 ~ Tabir Pernikahan
40 Part 40 ~ Tabir Pernikahan
41 Part 41 ~ Tabir Pernikahan
42 Part 42 ~ Tabir Pernikahan
43 Part 43 ~ Tabir Pernikaha
44 Part 44 ~ Tabir Pernikahan
45 Part 45 ~ Tabir Pernikahan
46 Part 46 ~ Tabir Pernikahan
47 Part 47 ~ Tabir Pernikahan
48 Part 48 ~ Tabir Pernikahan
49 Part 49 ~ Tabir Pernikahan
50 Part 50 ~ Tabir Pernikahan
51 Part 51 ~ Tabir Pernikahan
52 Part 52 ~ Tabir Pernikahan
53 Part 53 ~ Tabir Pernikahan
54 Part 54 ~ Tabir Pernikahan
55 Part 55 ~ Tabir Pernikahan
56 Part 56 ~ Tabir Pernikahan
57 Part 57 ~ Tabir Pernikahan
58 Part 58 ~ Tabir Pernikahan
59 Parat 59 ~ Tabir Pernikahan
60 Part 60 ~ Tabir Pernikahan
61 Part 61 ~ Tabir Pernikahan
62 Part 62 ~ Tabir Pernikahan
63 Part 63 ~ Tabir Pernikahan
64 Part 64 ~ Tabir Pernikahan
65 Part 65 ~ Tabir Pernikahan
66 Part 66 ~ Tabir Pernikahan
67 Part 67 ~ Tabir Pernikahan
68 Part 68 ~ Tabir Pernikahan
69 Part 69 ~ Tabir Pernikahan
70 Part 70 ~ Tabir Pernikahan
71 Part 71 ~ Tabir Pernikahan
72 Part 72 ~ Tabir Pernikahan
73 Part 73 ~ Tabir Pernikahan
74 Part 74 ~ Tabir Pernikahan
75 Part 75 ~ Tabir Pernikahan
76 Part 76 ~ Tabir Pernikahan
77 Part 77 ~ Tabir Pernikahan
78 Part 78 ~ Tabir Pernikahan
79 Part 79 ~ Tabir Pernikahan
80 Part 80 ~ Tabir Pernikahan
81 Part 81 ~ Tabir Pernikahan
82 Part 82 ~ Tabir Pernikahan
83 Part 83 ~ Tabir Pernikahan
84 Part 84 ~ Tabir Pernikahan
85 Part 85 ~ Tabir Pernikahan
86 Part 86 ~ Tabir Pernikahan
87 Part 87 ~ Tabir Pernikahan
88 Part 88 ~ Tabir Pernikahan
89 Part 89 ~ Tabir Pernikahan
90 Part 90 ~ Tabir Pernikahan
91 Part 91 ~ Tabir Pernikahan
92 Part 92 ~ Tabir Pernikahan
93 Part 93 ~ Tabir Pernikahan
94 Part 94 ~ Tabir Pernikahan
95 Promo Novel baru
96 Part 95 ~ Tabir Pernikahan
97 Part 96 ~ Tabir Pernikahan
98 Part 97 ~ Tabir Pernikahan
99 Part 98 ~ Tabir Pernikahan
100 Promo novel
101 Part 99 ~ Tabir Pernikahan
102 Part 100 ~ Tabir Pernikahan
103 Part 101 ~ Tabir Pernikahan
104 Part 102 ~ Tabir Pernikahan
105 Part 105 ~ Tabir Pernikahan Boncap 1
106 Part 106 ~ Tabir Pernikahan boncap 2
107 Asa di Bintang Altair
108 Novel baru ~ Guruku Suami Idaman
109 Pengumuman
110 Novel baru
111 Novel baru
112 Pre Order novel Love Scandal
113 Novel Baru
114 Saquel Tabir Pernikahan
115 Istri untuk Suamiku
116 Novel Baru
Episodes

Updated 116 Episodes

1
Part 1 ~ Tabir Pernikahan
2
Part 2 ~ Tabir Pernikahan
3
Part 3 ~ Tabir Pernikahan
4
Part 4 ~ Tabir Pernikahan
5
Part 5 ~ Tabir Pernikahan
6
Part 6 ~ Tabir Pernikahan
7
Part 7 ~ Tabir Pernikahan
8
Part 8 ~ Tabir Pernikahan
9
Part 9 ~ Tabir Pernikahan
10
Part 10 ~ Tabir Pernikahan
11
Part 11 ~ Tabir Pernikahan
12
Part 12 ~ Tabir Pernikahan
13
Part 13 ~ Tabir Pernikahan
14
Part 14 ~ Tabir Pernikahan
15
Part 15 ~ Tabir Pernikahan
16
Part 16 ~ Tabir Pernikahan
17
Part 17 ~ Tabir Pernikahan
18
Part 18 ~ Tabir Pernikahan
19
Part 19 ~ Tabir Pernikahan
20
Part 20 ~ Tabir Pernikahan
21
Part 21 ~ Tabir Pernikahan
22
Part 22 ~ Tabir Pernikahan
23
Part 23 ~ Tabir Pernikahan
24
Part 24 ~ Tabir Pernikahan
25
Part 25 ~ Tabir Pernikahan
26
Part 26 ~ Tabir Pernikahan
27
Part 27 ~ Tabir Pernikahan
28
Part 28 ~ Tabir Pernikahan
29
Part 29 ~ Tabir Pernikahan
30
Part 30 ~ Tabir Pernikahan
31
Part 31 ~ Tabir Pernikahan
32
Part 32 ~ Tabir Pernikahan
33
Part 33 ~ Tabir Pernikahan
34
Part 34 ~ Tabir Pernikahan
35
Part 35 ~ Tabir Pernikahan
36
Part 36 ~ Tabir Pernikahan.
37
Part 37 ~ Tabir Pernikahan
38
Part 38 ~ Tabir Pernikahan
39
Part 39 ~ Tabir Pernikahan
40
Part 40 ~ Tabir Pernikahan
41
Part 41 ~ Tabir Pernikahan
42
Part 42 ~ Tabir Pernikahan
43
Part 43 ~ Tabir Pernikaha
44
Part 44 ~ Tabir Pernikahan
45
Part 45 ~ Tabir Pernikahan
46
Part 46 ~ Tabir Pernikahan
47
Part 47 ~ Tabir Pernikahan
48
Part 48 ~ Tabir Pernikahan
49
Part 49 ~ Tabir Pernikahan
50
Part 50 ~ Tabir Pernikahan
51
Part 51 ~ Tabir Pernikahan
52
Part 52 ~ Tabir Pernikahan
53
Part 53 ~ Tabir Pernikahan
54
Part 54 ~ Tabir Pernikahan
55
Part 55 ~ Tabir Pernikahan
56
Part 56 ~ Tabir Pernikahan
57
Part 57 ~ Tabir Pernikahan
58
Part 58 ~ Tabir Pernikahan
59
Parat 59 ~ Tabir Pernikahan
60
Part 60 ~ Tabir Pernikahan
61
Part 61 ~ Tabir Pernikahan
62
Part 62 ~ Tabir Pernikahan
63
Part 63 ~ Tabir Pernikahan
64
Part 64 ~ Tabir Pernikahan
65
Part 65 ~ Tabir Pernikahan
66
Part 66 ~ Tabir Pernikahan
67
Part 67 ~ Tabir Pernikahan
68
Part 68 ~ Tabir Pernikahan
69
Part 69 ~ Tabir Pernikahan
70
Part 70 ~ Tabir Pernikahan
71
Part 71 ~ Tabir Pernikahan
72
Part 72 ~ Tabir Pernikahan
73
Part 73 ~ Tabir Pernikahan
74
Part 74 ~ Tabir Pernikahan
75
Part 75 ~ Tabir Pernikahan
76
Part 76 ~ Tabir Pernikahan
77
Part 77 ~ Tabir Pernikahan
78
Part 78 ~ Tabir Pernikahan
79
Part 79 ~ Tabir Pernikahan
80
Part 80 ~ Tabir Pernikahan
81
Part 81 ~ Tabir Pernikahan
82
Part 82 ~ Tabir Pernikahan
83
Part 83 ~ Tabir Pernikahan
84
Part 84 ~ Tabir Pernikahan
85
Part 85 ~ Tabir Pernikahan
86
Part 86 ~ Tabir Pernikahan
87
Part 87 ~ Tabir Pernikahan
88
Part 88 ~ Tabir Pernikahan
89
Part 89 ~ Tabir Pernikahan
90
Part 90 ~ Tabir Pernikahan
91
Part 91 ~ Tabir Pernikahan
92
Part 92 ~ Tabir Pernikahan
93
Part 93 ~ Tabir Pernikahan
94
Part 94 ~ Tabir Pernikahan
95
Promo Novel baru
96
Part 95 ~ Tabir Pernikahan
97
Part 96 ~ Tabir Pernikahan
98
Part 97 ~ Tabir Pernikahan
99
Part 98 ~ Tabir Pernikahan
100
Promo novel
101
Part 99 ~ Tabir Pernikahan
102
Part 100 ~ Tabir Pernikahan
103
Part 101 ~ Tabir Pernikahan
104
Part 102 ~ Tabir Pernikahan
105
Part 105 ~ Tabir Pernikahan Boncap 1
106
Part 106 ~ Tabir Pernikahan boncap 2
107
Asa di Bintang Altair
108
Novel baru ~ Guruku Suami Idaman
109
Pengumuman
110
Novel baru
111
Novel baru
112
Pre Order novel Love Scandal
113
Novel Baru
114
Saquel Tabir Pernikahan
115
Istri untuk Suamiku
116
Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!