Gak Gratis!

Terlihat oleh ku mbak Tini sedang membuat sarapan tetapi aku tidak berselera untuk makan, pasalnya kemarin mas Hardian membuatku terpaksa ikut menghabiskan masakan dengan tipu daya kata-katanya yang kata ini pedas coba deh kamu makan dan berjuta kata lagi menjebakku memakan makananku sendiri.

"Loh, mau kemana mbak Nai?" tanya mbak Tini padaku

"Mau mampir sebentar ke hatinya pak dosen agar di bikinkan skripsi yang bagus, biar gak mikir terlalu berat," gurau ku pada mereka sambil tertawa.

"Waduh, yang tadi malam bagaimana dong? singgah sebentar apa mau menetap nih?" tanya mbak Tini menggodaku.

"Tau ah, gelap," kataku sambil mengangkat bahuku lalu berjalan keluar rumah, sayup-sayup masih terdengar mbak Tini bertanya padaku, "Mbak Nai ngak sarapan?'' Ku lambaikan tanganku sambil terus berjalan memberi jawaban tidak.

Sesampainya di luar aku masuk dalam mobilku dan langsung menjalankannya keluar dari rumah produksi melintasi jalanan yang masih sepi dengan udara pagi yang yang dingin.

Satu jam perjalanan telah terlewati aku pun sudah berada di area parkir gedung apartemen tempat tinggal dosenku. Akupun keluar dari mobilku berjalan melewati lobby lalu masuk kedalam lift hingga mengatarkanku apartemen dosen ku.

Aku mengetuk pintu beberapa kali hingga terbuka terlihat lelaki tampan berdiri dan tersenyum kepadaku lalu mengajakku masuk dalam. "Masuk Zah!" perintahnya padaku.

Aku pun masuk ke dalam dan duduk di sofa di ruang pertemuan. sementara itu Pak Angga masuk ke dalam dapur mengambil makanan dan minuman yang telah disiapkan entah kapan.

Sambil menaruh hidangan di atas meja Pak Angga bertanya padaku, ''Kemarin ke mana saja Zah? Saya telepon kenapa tidak dijawab?" tanyanya padaku

"Maaf Pak saya kemarin itu lagi sibuk rapat proyek baru sama karyawan saya," kataku padanya.

"Kamu itu harusnya menyalakan notifikasimu untuk hal-hal yang penting seperti ini Zah, masih untung kamu dapat dosen pembimbing seperti saya kalau yang lainnya nggak akan peduli, kamu hari ini dapat bimbingan atau tidak, mana ada dosen telepon mahasiswanya untuk mengingatkan tentang bimbingannya, tentu yang harusnya ingat itu kamu," jelas pak Angga dengan tatapan tajam padaku.

"Iya, Pak Angga saya salah," kataku pada pak Angga.

"Bukan masalah kamu itu mengaku salah atau tidak, yang penting itu kedisiplinan Zah, orang akan sukses kalau kita disiplin, Saya tidak mau ini terjadi lagi kalau saya sudah melakukan video call dengan kamu dan kamu nggak respon berarti bimbingan itu sudah selesai," jelasnya penuh dengan penekanan.

"Maaf pak tolong kasih lembek sedikit lah sama saya, saya itu kan juga cari uang sendiri, nah kalau saya lupa itu kan bukan salah saya Pak," kataku dengan muka memelas.

"Kalau bukan salah kamu apa salah saya?" tanya pak Angga dengan tatapan dingin

"He he he, salah jobnya, Pak. Datangnya bersamaan dengan bimbingan Bapak jadi saya kan lupa," kataku sambil terkekeh.

Terdengar di telingaku helahan nafas panjang Pak Angga.

"Keluarkan laptopmu!'' perintah Pak Angga padaku.

Aku mengeluarkan laptopku dari dalam tasku sambil berusaha untuk bernegosiasi kembali. "Tolonglah kalau Bapak mau video call ke saya itu, kasih pesan dulu jam berapa Bapak akan video call? Nanti saya akan pasang alarm, Pak. Untuk mengingatkan saya tetapi kalau saya tidak ingat boleh saya video call balik yaa, Pak. Please?" tanyaku pada Pak Angga.

"Ini kalau bukan kamu nggak ada penawaran loh, Zah," kata Pak Angga penuh dengan penekanan

"He hehe, iya Pak bapak baik deh," kataku sambil tersenyum

"Ini nggak gratis loh, Zah," kata pak Angga

Aku menelan salivaku sendiri mendengar jawaban Pak Angga.

BERSAMBUNG.....

Episodes
1 Tuduhan Palsu
2 Jangan Dekati Putriku
3 Mencari Informasi
4 Tak Sabar
5 Aku Akan Pergi
6 Masa Kecil Yang Pahit
7 Cari Cara Membeli Sahamnya
8 Akan Ku Pikat Kau
9 Kalau Boleh Memilih
10 Kangen Sama Kang Bejo
11 Ada Kami
12 Di Goda
13 Yang Manis Itu, Kamu.
14 Kalian Tega
15 Gak Gratis!
16 Melihatnya
17 Jaga Mereka
18 Terserah Kau!
19 Jangan Pergi Nai.
20 Pov Nafizah : Saingan Bertambah.
21 Tak Perlu Mengurusi Orang Lain
22 Sudah Resign
23 Aku Buruk Di Matanya
24 Kau Sangat Menyebalkan.
25 Surat Dari Mami.
26 Jadian
27 Maafkan Aku
28 Kau Mengenal Yusuf?
29 Menikahlah Dengan Naura
30 Kenapa lama Sekali, Pih?
31 Mengamankan Bukti
32 Apa Mereka Akan Rujuk?
33 Sebuah Rindu
34 Pov Mirna
35 Lompat
36 Penolong
37 Bunuh Diri
38 Memulai Aksi
39 Bebas
40 Mengunjungi Hardian
41 Dasar Curang!
42 Ikan Yang Menggelepar
43 Ngajak Bulan Madu
44 Lombok
45 Jangan Ngeyel
46 Jangan Terlalu Dekat
47 Pulang
48 Bayi Besar
49 Luka Lama
50 Beda kasus
51 Kembali dengan Bukti
52 Terimakasih
53 Sedikit Pergerakan
54 Banyak Muram
55 Jangan Ragu
56 Oh My Good
57 Bab > 57
58 Kami Akan Menikah
59 Jangan Naura
60 Bab > 60
61 Di Buka Kembali
62 Tantangan Nafizah.
63 Kenapa Jadi Pemaksa
64 Bab 64
65 Saksi
66 Sadar
67 Bebas
68 Bayar Dengan Hidupmu
69 Akhir Cerita
Episodes

Updated 69 Episodes

1
Tuduhan Palsu
2
Jangan Dekati Putriku
3
Mencari Informasi
4
Tak Sabar
5
Aku Akan Pergi
6
Masa Kecil Yang Pahit
7
Cari Cara Membeli Sahamnya
8
Akan Ku Pikat Kau
9
Kalau Boleh Memilih
10
Kangen Sama Kang Bejo
11
Ada Kami
12
Di Goda
13
Yang Manis Itu, Kamu.
14
Kalian Tega
15
Gak Gratis!
16
Melihatnya
17
Jaga Mereka
18
Terserah Kau!
19
Jangan Pergi Nai.
20
Pov Nafizah : Saingan Bertambah.
21
Tak Perlu Mengurusi Orang Lain
22
Sudah Resign
23
Aku Buruk Di Matanya
24
Kau Sangat Menyebalkan.
25
Surat Dari Mami.
26
Jadian
27
Maafkan Aku
28
Kau Mengenal Yusuf?
29
Menikahlah Dengan Naura
30
Kenapa lama Sekali, Pih?
31
Mengamankan Bukti
32
Apa Mereka Akan Rujuk?
33
Sebuah Rindu
34
Pov Mirna
35
Lompat
36
Penolong
37
Bunuh Diri
38
Memulai Aksi
39
Bebas
40
Mengunjungi Hardian
41
Dasar Curang!
42
Ikan Yang Menggelepar
43
Ngajak Bulan Madu
44
Lombok
45
Jangan Ngeyel
46
Jangan Terlalu Dekat
47
Pulang
48
Bayi Besar
49
Luka Lama
50
Beda kasus
51
Kembali dengan Bukti
52
Terimakasih
53
Sedikit Pergerakan
54
Banyak Muram
55
Jangan Ragu
56
Oh My Good
57
Bab > 57
58
Kami Akan Menikah
59
Jangan Naura
60
Bab > 60
61
Di Buka Kembali
62
Tantangan Nafizah.
63
Kenapa Jadi Pemaksa
64
Bab 64
65
Saksi
66
Sadar
67
Bebas
68
Bayar Dengan Hidupmu
69
Akhir Cerita

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!