#Penjelasan sistem

Bismillah.

Sampai di uks Zidan segera membaringkan tubuh Kanza di atas brankar usk.

"Ambil minyak angin dek!" suruh Zidan pada Hana.

Hana segera melaksanakan apa yang diperintahkan oleh abangnya itu, tak lama Hana kembali dengan apa yang dipinta oleh abangnya.

Zidan mulai mengobati Kanza, pak kepala sekolah itu juga masih disitu, memperhatikan Zidan yang begitu telaten mengobati keponakannya.

"Aku tidak tahu kalau Hana punya abang yang pintar mengobati seperti ini, jika begitu aku bisa merekrut abang Hana untuk menjadi dokter di SMP 30, aku sendiri nanti yang akan mengajukan surat izin dokternya."

Zidan sudah selesai mengobati Kanza.

Ting!

(Selamat Zidan sudah berhasil menyelesaikan 2 misi dabel up yang begitu sulit, reward dan hadiah dari sistem sudah di kirim keakun Zidan)

(Seperti yang sistem beritahu sebelumnya, jika Zidan berhasil mendapatkan reward sebesar 3.000.000 karena sudah berhasil menolong seorang guru, Zidan juga mendapatkan reward sebesar 5.000.000. karena telah berhasil menangkap anak-anak nakal itu)

(Lalu Zidan mendapatkan ponit kejutan sebesar 3.000 point! Ini di dapat karena Zidan mau menolong guru dengan tulus, Zidan juga berhasil mendapatkan 20% kekuatan fiski dan keuntungan berupa ahli pengobatan menjadi tingak 3)

(Sekali lagi selamat Zidan, tapi ingat Zidan masih memiliki satu misi lagi yang belum Zidan tuntaskan, segera selesaikan misi terakhirnya)

"Baiklah, tapi sebelum itu aku ingin mengecek data apakah boleh sistem?"

(Tentu saja kapanpun Zidan ingin mengecek data diri Zidan pasti akan sistem lakukan)

"Tapi bisakah sistem membuat layar hijau transparan itu hanya terlihat olehku saja?"

(Tentu itu hal yang begitu mudah bagi sistem)

(Proses cek data dilakukan, layar transparan hanya bisa terlihat oleh Zidan seorang juga dilakukan harap menunggu beberapa saat)

Sedang loding!

Proses akan segera diselesaikan dalam waktu cepat!

Ting! Ting! Ting!

Sistem sudah memulai menampilkan layar hijau transparan dan juga data diri Zidan mulai terlihat di netra Zidan, dia sudah tidak sabar mengecek data dirinya yang tertera di sistem rich!

Ting!

Umur : 21 tahun

Pekerjaan : .......

Kekuatan fisik : 40%

Reward : 15.000.000.

Sistem : di pilih oleh sistem sendiri.

Level sistem : 0

Point : 3.100 dilevel 0 sistem.

Misi : Belum dimulai. 4 misi dari banyaknya misi.

Keuntungan : Sistem dan rekening. Misi pelunasan hutang.

kejutan : Ahli pengobatan tingkat 1, 2, 3.

"Ahli pengobatan sampai pada tingkat berapa sistem? Kenapa pula ada tingkat pengobatan? Dan lagi kenapa statu pekerjaanku menjadi tidak terlihat?" Zidan merasa aneh sendiri.

Tidak biasanya pekerjaannya itu samar-samar seperti sekarang ini dicek data diri sistem.

(Baik sistem akan menjelaskan satu demi satu pertanyaan Zidan, harap mendengarkan dengan jelas, ingat jangan potong dulu informasi dari sistem.)

"Baik sistem rich yang baik hati." balas Zidan, dia menyungging senyum semanis mungkin untuk tidak ada yang melihat.

Hana masih sibuk mengurus ibu guru Kanza, sementara kepala sekolah masih sibuk berperang dengan kepalanya sendiri.

(Jadi begini tingkat level pengobatan ada sampai ditingkat master, artinya pencapaian itu harus berada ditingkat 1000 untuk menjadi tingkat master, jadi untuk sekarang Zidan masih berada ditingakat paling rendah, dari tingkat ahli pengobatan.)

"Artinya aku bisa jadi seorang master pengobatan?"

(Benar hanya saja untuk menjadi master pengobatan Zidan harus mengikut beberapa tahap yang sudah ditentukan oleh para master pengobatan dunia.)

"Ternyata sulit, lanjutkan sistem." suruh Zidan.

Sejenak Zidan memperhatikan adiknya yang begitu perhatian pada guru muda itu, Zidan saja sampai merasa aneh, kenapa adiknya bisa begitu perhatian pada orang lain, apa karena efek tidak punya kakak perempuan, pikir Zidan.

"Sudahlah." gumunya pelan.

(Nah untuk statu pekerja Zidan sistem juga kurang paham kenapa bisa jadi samar-samar seperti itu, tapi mungkin saja Zidan akan segera mendapatkan pekerjaan.)

"Aaminn." senang sekali Zidan akhirnya dia bisa mendapatkan pekerjaan, tapi Zidan juga tak mau berharap lebih.

Cukup tau Zidan, jika banyak orang yang tidak menerimanya sebagai karyawan.

Zidan temenung, tiba-tiba seorang menyentuh pundaknya pelan, Zidan langsung menoleh.

"Pak kepala sekolah." ucap Zidan sopan.

"Terima kasih." hanya kata itu yang baru bisa keluar dari mulut kepala sekolah SMP 30 pada Zidan.

Kepala sekolah merasa tidak enak sudah memarahi Hana tadi pagi, karena sudah menunggak ssp selama 2 tahun mungkin, tapikan kepala sekolah hanya memberi peringatan saja.

"Sama-sama pak, bukakah sudah seharusnya kita saling tolong menolong." jawab Zidan sopan, "Oh iya saya hampir lupa, saya ada perlu pada pak kepala sekolah, saya mau membayar spp adik saya pak."

Hana langsung tetperanjak kaget, apakah abangnya itu ada uang? Hana jadi merasa tidak enak sendiri.

"Kebetulan ada yang ingin saya bicarakan dengan kamu, bisa kita ke ruangan saya?"

"Tentu." jawab Zidan mantap.

Kepala sekolah mengangguk sambil mantap Hana, "Saya titip keponakan saya dulu ya Han."

"Bener dek, nanti pualng bareng abang, jangan pulang dulu, jagain guru kamu dulu." tambah Zidan.

Zidan dan kepala sekolah sudah di ruangan kepala sekolah.

"Bapak kepala sekolah maaf selama ini adik saya Hana sudah menunggak uang spp lama sekali, saya ingin melunasi semaunya berapa kira-kira jumalahnya pak?"

"2.500.000. Zidan."

"Baik."

'Sistem tolong ambilkan uangaku di rekening 3.000.000'

(Siap permintaan sudah terpenuhi.)

"Terima kasih sistem."

(Sama-sama Zidan, tidak bosan apa dia berucap terima kasih terus? sistem saja capek sekali menjawabnya.)

Zidan langsung melunasi uang sekoalah adiknya.

"Ini ada 3.000.000 pak, sisanya untuk kedepanya lagi."

"Baik saya terima."

Uang itu sudah berada di dalam amplop coklat, tak lupa pak kepala sekolah memeriksa uang itu lebih dulu, setelah pas barulah pak kepal sekolah akan menyampaikan niatnya.

"Zidan apakah kamu mau menjadi dokter untuk sekolah SMP 30, sekarang posisi itu kosong, jadi apakah kamu mau? Saya nantinya yang akan mengurus semua surat tugas dokter yang resmi."

"Saya mau sekali pak, tapi apakah bisa tanpa saya seorang sarjana?"

"Tentu saja bisa, tapi kamu harus melewati beberapa tes terlebih dahulu, bagaimana apakah kamu menerima tawaran saya."

"Tentu saja pak!"

Mungkin ini jawaban dari status pekerja Zidan yang jadi samar di sistem rich tadi, akhirnya dia mendapatkan tawaran pekerjaan juga, ternyata menolong orang benar-benar kebaikan itu terimbas pada kita.

Walaupun kadang juga tidak langsung dibalas begitu saja oleh Allah, tapi kita harus ingat lakukan dengan ikhals bukan karena suatu imbalan.

Sementara itu disini lain Wira dan 10 orang lebih tadi sudah mendapatkan hukuman yang sesuai dari pihak sekolah.

Terpopuler

Comments

gandaruwa gandaruwa

gandaruwa gandaruwa

seharusnya.. dikeluarkan langsung dari sekolah

2023-05-24

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!