Bismillah.
Zidan pulang dengan suasana hati yang begitu senang, apalagi dia bukan hanya membawa pulang obat untuk bapaknya, tapi juga singkong untuk makan mereka.
"Assalamualaikum." salam Zidan..
Sudah jam 8:00 itu artinya adik-adik Zidan sudah berangkat ke sekolah masing-masing.
"Waalikumsalam, uhukk...uhuk..uhuk...." jawab bapak Hajir.
(Zidan cepat obatin bapak) suruh sistem.
"Siap sistem! aku akan mengambil kelapa mudanya lebih dulu."
(Hati-hati Zidan.)
"Sudah pasti aku akan sangat hati-hati sistem."
Zidan mendekati bapaknya sebentar, "Bapak tunggu disini dulu ya, Zidan ambil kelapa muda untuk obat bapak."
Pak Hajir hanya bisa mengangguk, masih ragu jika anaknya bisa menyembuhkan dirinya, tapi mengingat Zidan dapat memanfaatkan tumbuhan dengan baik, membuat keraguan pak Hajir segera terkikis.
"Ya Allah hanya Engkau lah penyembuh segala penyakit, aku dan anakku sudah berusaha agar bisa sembuh, selanjutnya aku pasrahkan pada Engkua ya Rabb." doa pak Hajir.
Zidan sudah berada di bawa pohon kalapa, (Mau sistem tolong ambilakan Zidan?) tawar sistem.
"Memang sistem bisa memanjat kelapa?
(Untuk bisa mengambil buah kelapa sistem tidak perlu memanjat segala seperti manusia. Coba lihat ini.)
Duk!
Satu buah kelapa berhasil jatoh tepat disebelah Zidan, jautnya juga sangat begitu diam-diam. Suara jatuahan kepala itu tidak terdengar keras.
"Aku butuh berapa kelapa muda sistem?"
(Satu saja cukup Zidan.)
"Lalu aku harus apakah semua bahan obat-obatan ini?"
(Tentu saja kumpulan menjadi satu, lalu setelah itu suruh bapak mimun obat itu, sudah dikumpukan mejadi satu lalu rebus.)
(Bekas rempah-rempah rebusanya oleskan pada bagian perut bapak yang terasa sangat panas.)
"Aku akan melakukan yang terbaik untuk bapak."
Zidan kembali masuk ke dalam rumah dan muali mencampurkan semua bahan obat itu sesuai petunjuk dari sistem.
"Bismillah." ucap Zidan.
Zidan mengolah boatnya sambil terus membaca surat Al-fatihah sampai dia selesai membuat obat itu.
"Alhamdulillah jadi juga." ucap Zidan.
(Segera suruh bapak untuk meminum obat itu, obat yang sudah Zidan buat, jika resep ini manjur itu artinya Zidan memang seorang ahli pengobatan yang sangat genius.)
"Baik."
Zidan kembali menghampiri bapaknya, "Bapak minumlah dulu obatnya." suruh Zidan.
"Terima kasih nak." bapak Hajir langsung meminum obat itu sampai habis, tak lupa membaca bismillah lebih dulu sebelum beliau meminumnya.
Barulah setelahnya Zidan menaburkan sisa rebusan yang terdapat rempah-rempahnya, di tubuh dan punggung bapak Hajir.
Setelah selesai bapak Hajir terbatuk sangat berat sekali seperti ingin muntah, "Uhuk....uhuk...uhuk...." Zidan menyaikan baskon untuk bapaknya.
"Keluarkan bapak, jangan ditelan lagi." ujar Zidan.
"Wek!"
Darah berwarna merah kental keluar dari mulut bapam Hajir, setelah itu beliau merasa badannya lebih terasa enteng batu tidak lagi menyapa beliau.
(Buanglah darah kental itu, lalu kubur, jangan dibuang sembarang)
"Oke sistem."
"Bapak istrihat dulu biar, Zidan buang darah ini dulu." ucap Zidan sambil berlalu ke luar rumah.
Zidan mengubur dara itu sedikit jauh dari lokasi rumahnya, "Sudah selesai sistem, apakah misiku kali ini sudah berhasil?"
(Belum Zidan suruh bapak berandam dulu di air sungai barulah misi Zidan selesai dengan sangat sempurna.)
Mendengar perkataan sistem Zidan kembali terburh-buru menghampiri bapaknya, Zidan melihat tubuh bapaknya yang sudah terlihat lebih baik dari sebelumnya.
"Bapak bersih-bersih dulu dikali ya, biar sembuh total."
"Ayo antar bapak."
Tentu dengan senang hati Zidan mengantar bapaknya menuju kali, sampai dikali bapak Hajir langsung berandam sejenak.
Ting!
(Informasi telah didapat, selamat bapak sudah sembuh total.)
"Alhamdulillah." Zidan merasa begitu bersyukur.
"Bapak sudah ayo naik."
Lagi-lagi bapak Hajir hanya bisa mematuhi apa yang dikatakan oleh putranya. Setelah berendam sebentar di air sungai badan bapak Haji sudah benar-benar bugar.
"Alhamdulillah Zidan, bapak sudah sembuh, kamu luar biasa Zidan, tak disangka Allah memberikan kelebihan pada dirimu." bangga bapak Hajir.
"Iya pak, Allhamadulilah."
"Bapak pulang duluan ya."
"Iya pak, Zidan sebentar lagi nyusul."
Tig!
(Selamat misi Zidan berhasil, rewaerd sebesar 5.000.000. sudah masuk ke dalam rekening Zidan, Zidan juga mendapatkan tambahan kekuatan fisik dari sistem sebesar 10% ditambah 100 point hadiah)
"Ponit? untuk apa? Aku baru mendengarnya, bukankah sebelumnya poin tidak ada?"
(Sistem akan bantu menjelaskan point memang akan muncul diwaktu tertentu, maka dari itu sistem tidak memberikan informasi dari awal, karena sistem juga tidak tahu point akan muncul dimisi keberapa, tidak tahunya dimisi ketiga point sudah ada.)
(Nah, kegunaan point sendiri untuk mengingatkan kualitas sistem, semakin banyan point yang didapat maka level sistem akan naik dengan sendiri, selai itu Zidan juga bisa menggunakan point untuk membeli alat yang terjual di dalam sistem.)
"Lalu cara mendapatkan point hanya dengan misi tertentu saja, apakah begitu?"
(Benar, Zidan juga harus mengumpulkan dengan misi tertentu)
"Lalu berapa ponit agar aku bisa naik level?"
(Sekitar 10000 point harus Zidan dapat, tapi setiap level akan berbeda jumlah point, naik tingkat level bukan hanya dengan point saja, semakin besar rewaerd yang didapat akan membatu meningkatkan level sistem)
"Aku paham sekarang, coba cek statu data lebih dulu." ucap Zidan.
Zidan penasaran berapa jumlah uang yang dia dapat, uang itu jika sudah banyak akan Zidan gunakan untuk membayar uang sekolah kedua adiknya..
Ting!
Permintaan diproses!
(Harap bersabar dan tunggu sebentar)
Ting!
Cek data dilakukan!
Sistem rich.
Data diri Zidan Permana
Nama : Zidan permana. Anak pertama dari 3 bersaudara
Umur : 21 tahun
Pekerjaan : serabutan.
Kekuatan fisik : 20%
materi : 7.600.000,00
Sistem : di pilih oleh sistem sendiri.
Level sistem : 0
Point : 100 dilevel 0 sistem.
Misi : Belum dimulai. 3 misi dari banyaknya misi.
Keuntungan : Sistem dan rekening.
kejutan : hali pengobatan tingkat 1, 2.
"7.600.000,00 benarkan uangku sudah segitu sistem!" kaget Zidan.
(Benar Zidan, Zidan baru saja mendapatkan rewaerd sebesar 5.000.000. maka dari itu isi rekening Zidan jadi 7.600.000,00)
Zidan mengangguk paham
Akhirnya Zidan sedikit tersenyum setelah mengecek datanya, tapi dia menatap miris pekerjaannya, "Apakah aku bisa mendapatkan pekerjaan tetap sistem?"
(Tentu saja bisa Zidan, jika Zidan terus berusaha, bahkan Zidan bisa membuka lowong pekerjaan untuk orang yang membutuhkan)
"Bukankah artinya ada peluang untukku membuka sebuah bisini?"
(Benar sekali Zidan)
"Yasudah aku harus pulang dan mencari pekerjaan untuk hari ini, uang itu akan aku gunakan untuk membayar biaya sekolah adik-adikku."
Uang sebesar 7.600.000,00 bagi Zidan sudah sangat banyak belum pernah dia memegang uang sebanyak itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 54 Episodes
Comments
Al^Grizzly🐨
Ahli pengobatan bukan hali pengobatan
2023-04-14
2