Bismillah.
Ting!
Ting!
Ting!
(Selamat misi pelunasan hutang Zidan telah berhasil diselesaikan, harap 1 minggu lagi segera melunasi sisa hutang Zidan.)
Zidan yang baru saja akan melangkah masuk ke dalam rumahnya dia urungkan, saat mendapatkan perberitahuan dari sistem.
(Selamat Zidan sudah berhasil mendapatkan reward atau imbalan sebesar. 7.000.000 dan point 500. Juga kekuatan fisik 2% dalam misi peluanasan hutang.)
"Serius, uang 7.000.000 ku sudah kembali lagi?" tanya Zidan penasaran.
(Benar Zidan, karena pelunasan hutang adalah salah satu misi yang terupgread dari sistem untuk Zidan kerjakan, misi peluansan hutang ini sama saja keberuntungan yang Zidan dapat) jelas sistem.
"Syukur Alhamdulillah, jika seperti itu, artinya aku masih bisa membayar biaya sekolah adik-adikku."
Zidan tak menyangka, hanya melunasi hutang saja dia akan mendapatkan imbalan besara, tapi Zidan harus ingat 1 minggu lagi, dia harus bisa melunasi semua hutangnya pada pak Maman.
Jika tidak pasti saja pak Maman akan kembali memberi bunga yang besar pada sisa hutang Zidan.
(Benar Zidan, tapi jika sistem boleh memebri saran, cepatlah cari pekerjaan untuk melunasi sisa hutang pada pak Maman.)
"Tapi sistem uang sebanyak itu dalam 1 minggu aku harus mencari dimana? sisa hutang ku pada pak Maman masih begitu banyak." keluh Zidan
Duk!
Tiba-tiba Zidan merasakan ada yang memukul kepalanya sendikit kerasa, tapi Zidan tidak tau siapa pelakunya, karena yang Zidan rasakan hanya rasa sakit saja.
"Au," ringis Zidan sambil memegangi kepalanya yang terasa sakit.
"Sistem! katakan apa sistem yang memukul kepala ku?"
(Hahahahha! Benar sekali Zidan sistemlah pelakunya, makanya jadi orang jangan selalu berpikir pesimis, berpikirlah optimis Zidan. Apa yang kamu pikiran itulah yang akan Zidan dapatkan paham!)
"Iya Maafkan aku." sungut Zidan.
"Aku tadi juga sudah berniat untuk mencari kerja bukan hanya saja, ada pak Maman yang memarah-marahi bapak tentu saja aku tidak terima, begini saja coba lakukan cek data terlebih dahulu, setelah itu aku akan pamit pada bapak untuk mencari kerja." ucap Zidan panjang lebar.
Sementara di dalam gubuk itu bapak Hajir sedang menunggu Zidan khawatir, takut anak sulungnya itu digebuk seperti tempo hari oleh anak buah pak Maman.
Bapak Hajir belum tau jika Zidan sudah berhasil mengusir pak Maman dan anak buahnya, tentu saja dengan cara membayar hutang lebih dulu, agar pak Maman dan anak buahnya pergi, memang itu yang diingikan papa Maman, adalah uang makanya dia mencari keberadaan Zidan.
Menurut pak Maman, Zidan adalah sumber uangnya, pak Maman mendapatkan hasil uang dari bunga yang dia berikan pada Zidan.
Zidan yang tidak memiliki apapun tentu saja tak bisa melawan pak Maman, yang bisa Zidan lakukan hanya terus membayar hutangnya yang tak kunjung habis itu.
Kembali pada Zidan yang masih berdiri di depan rumahnya, Zidan sedang menunggu sistem untuk mengecek data.
(Proses pengecekan dilakukan.)
Ting!
Permintaan diproses!
(Harap bersabar dan tunggu sebentar)
Ting!
Nama : Zidan Permana, anak pertama dari 3 bersaudara.
Umur : 21 tahun
Pekerjaan : serabutan.
Kekuatan fisik : 22%
materi : 7.000.000.
Sistem : di pilih oleh sistem sendiri.
Level sistem : 0
Point : 550 dilevel 0 sistem.
Misi : Belum dimulai. 4 misi dari banyaknya misi.
Keuntungan : Sistem dan rekening. Misi pelunasan hutang.
kejutan : hali pengobatan tingkat 1, 2.
Zidan membaca dengan saksama tentang data dirinya, "Sistem belum menjelaskan tentang kekuatan fisik, untuk apa kekuatan fisik itu?" bingung Zidan.
Sejauh ini dia sudah mendaptkan 22% kekuatan fisik, tapi Zidan tidak tau apa kegunaan kekuatan fisik itu.
(Kekuatan fisik agar menambah fisik Zidan yang sangat lemah itu bisa menjadi kuat, coba Zidan rasakan apakah fisik Zidan lebih baik dari sebelumnya?)
Memang benar akhir-akhir ini Zidan sering merasakan fisiknya yang terasa lebih segar dari sebelumnya.
"Aku mengerti sekarang, sistem boleh kah aku mengambil uangku yang ada di rekening itu." ucap Zidan.
(Tentu saja boleh Zidan, semua uang itu hak Zidan.)
"Tapi bisakan sistem mengambilkannya untukku?"
(Tentu saja Zidan, tapi ingat tidak gratsi!)
"Ya aku tau gunakan saja pointku itu, sudah aku mau 500.000 agar aku bisa membelikan makan yang enak untuk bapak, Hana dan Rian tidak pernah makan enak, maksudnya aku juga."
(Sistem jadi perihatin Zidan, baiklah proses penarikan uang sebesar 500.000 dilakukan.)
Ting!
Ting!
(Silakan diperiksa uang Zidan apakah pas 500.000) ujar sistem.
Zidan segera mengambil uang itu disaku celananya, benar uangnya berjumlah 500.000.
"Terima kasih sistem, tapi ngomong-ngomong berapa point yang digunkan untuk menari uang ini? Tidak banyak bukan?" tanya Zidan memastikan.
(Zidan bisa melihat sendiri dicek data diri Zidan)
Layar hijau transparan kembali muncul di hadapan Zidan.
Permintaan diproses!
(Harap bersabar dan tunggu sebentar)
Ting!
Cek data dilakukan!
Sistem rich.
Data diri Zidan Permana
Nama : Zidan permana. Anak pertama dari 3 bersaudara
Umur : 21 tahun
Pekerjaan : serabutan.
Kekuatan fisik : 20%
materi : 6.500.000
Sistem : di pilih oleh sistem sendiri.
Level sistem : 0
Point : 350 dilevel 0 sistem.
Misi : Belum dimulai. 3 misi dari banyaknya misi.
Keuntungan : Sistem dan rekening.
kejutan : hali pengobatan tingkat 1, 2.
"Apa! Kenapa banyak sekali? Bukakah hanya mengambil 500.000 saja!" syok Zidan.
Bisa-bisanya point miliknya yang tadi 550 point kini hanya tinggal 350 point, tentu saja Zidan kaget, point begitu sulit dikumpulkan!
(Maaf Zidan semua sudah terprogram, Zidan tak bisa protes)
"Kalau begitu kenapa tidak katakan dari tadi, jika pointku akan berkurang begitu banyak. Sudah lupakan aku harus menemui bapak."
Perasaan kesal masuk ke dalam diri Zidan, dengan membawa perasaan kesal itu Zidan langsung masuk ke dalam rumah.
Tapi saat sudah masuk ke dalam rumah perasaan kesal itu hilang seketika saat melihat wajah khawatir bapaknya.
"Nak kamu tidak papa?" tanya pak Hajir yang sudah cemas sedari tadi.
Zidan menyunging senyum, "Bapak tenanglah aku baik-baik saja, lagipula pak Maman dan anak buahnya sudah pergi."
"Syukurlah, bapak kira kamu akan dihajar lagi seperti waktu itu."
"Insya Allah tidak pak." jawab Zidan mantap.
"Bapak Zidan mau izin keluar, Zidan mau cari kerja dulu." pamit Zidan pada pak Hajir.
"Yasudah hati-hati."
"Bapak ingin Zidan bawakan makan apa pulang nanti?" tanya Zidan.
Pak Hajir menatap putranya iba, "Tidak usah Zidan, maaf bapak sudah banyak merepotkanmu."
"Bapak bilang apa sih, tidak ada yang direpotkan." cepat-cepat Zidan memeluk bapaknya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 54 Episodes
Comments
Nur Muhammad
walah sistemnya gak canggih nih masa narik uang aja ada tarif jasanya sdh macam bank saja..malah tarifnya poin pula... baru kali ini baca cerita sistem ngambil uang aja susah haha
2023-05-20
1
Al^Grizzly🐨
typo banyak
2023-04-14
2