Istana Al Jordan Dubai UAE
Pagi ini istana Al Jordan kedatangan tamu agung dari Belgia, yaitu keluarga Léopold. Sean dan Zinnia memutuskan untuk berlibur selama empat hari di Dubai sembari merayakan keberhasilan Arsyanendra menjuarai lomba coding di sekolah nya.
Dan hadiah yang diminta Arsya hanyalah ingin ke rumah Opa dan Omanya di Dubai. Tentu saja kedua orangtuanya mengabulkan permintaan bocah cilik tampan itu.
Ayrton, Enzo, Karl, Reyhan dan Gasendra sudah bersiap menyambut keramaian cicit, cucu dan keponakan mereka. Apalagi Zinnia juga membawa si kembar, Avaro dan Alisha. Setelah dijemput oleh Thoriq, tampak rombongan Belgia memasuki istana.
Sean dan Zinnia langsung menghampiri para orangtua sedangkan di belakang Jasmine dan Sarah mendorong stroller si kembar yang berusia hampir 1,5 tahun.
"Opaaaa!" teriak Arsyanendra sembari memeluk semua opa dan opa buyutnya.
"Duh kamu kok makin mirip sama Daddymu sih Sya?" goda Karl.
"Kan Arsya anaknya Daddy. Kalau Arsya anak opa, nggak mungkin" jawab bocah berusia enam tahun itu.
"Kenapa?" tanya Reyhan yang tahu pasti cicitnya punya jawaban sama kacau dengan oom kesayangannya, Shinichi Park
"Soalnya lengan Arsya banyak gambar kalau anaknya Opa Karl..." jawab Arsya polos membuat semua orang tertawa.
"Lagian opa tattoo nya juga aduhai sih... " kekeh Zinnia.
"Ayo masuk, kita makan siang dulu" ajak Paradina dan Sabine.
"Assalamualaikum..." sapa Kalila yang baru saja datang dari latihan taekwondo bersama Alex.
"Wa'alaikum salam..." balas semua orang. Kalila lalu berpelukan dengan Zinnia, Sean dan Arsya. "Baru pulang Lila?" tanya Zinnia.
"Iya mbak."
"Selamat ya kemarin juara satu pertandingan taekwondo nya" ucap Sean sambil menyalami Kalila.
"Sebenarnya jadi juara karena lawanku mengalami hamstring, agak gimana gitu. Kurang greget! Tapi terimakasih bang" senyum Kalila yang memang telah mengikuti pertandingan dunia taekwondo yang diadakan di Dubai.
Keluarga Al Jordan dan Blair tidak pernah menghalangi anak-anak mereka untuk berpartisipasi dalam acara olahraga apapun selama itu positif. Gasendra bersama Damian malah mengikuti pertandingan polo sedangkan Radhi mengikuti jejak Senna dan Enzo Al Jordan menjadi pembalap.
"Yuk makan siang dulu" ajak Ayrton.
Para orang di sana pun menuju ruang makan yang luas dan mewah sedangkan Arsyanendra memilih bersama Tante Lilanya dulu.
"Tante Lila, Riyad mana?" tanya Arsya mencari pengawal kesayangannya setiap ke Dubai.
"Ada di belakang seperti nya. Tanya Oom Sendra dong, kan Riyad pengawal Oom Sendra sekarang" senyum Kalila ke keponakannya.
"Itu siapa?" tanya Arsya sambil menunjuk ke arah Alex.
"Pengawal Tante yang baru. Namanya Alexander Husayn" jawab Kalila. "Arsya, tidak sopan main tunjuk orang."
Arsyanendra lalu mendatangi Alex dan mengulur kan tangannya. "Arsyanendra Schumacher Léopold."
"Alexander Husayn, my prince" balas Alex sambil tersenyum menyalami pangeran cilik itu.
"Apa kamu sudah pernah kena banting tanteku? Soalnya Riyad sudah pernah kena sekali."
Alexander tersenyum ke Arsyanendra. "Saya berharap tidak terjadi, my prince."
"Prince Arsyanendra" panggil sebuah suara yang sangat familiar di telinga Arsya membuat pangeran cilik itu berbalik.
"Riyaaaadddd!" seru Arsya sambil menghambur ke pria itu. Riyad pun berjongkok untuk memeluk Arsyanendra.
"Arsya dan Riyad sudah dekat dari Arsya bayi jadi kami sudah biasa melihat keduanya seperti itu" ucap Kalila ke Alexander.
"I see. Aku rasa Riyad akan menjadi ayah yang hebat suatu hari nanti..." ucap Alex pelan membuat Kalila terdiam dan menunduk. Ya ampun, kamu masih berharap dengan Riyad?
"I guess you're right." Kalila menatap ke arah Arsya dan Riyad yang tampak heboh satu sama lain.
"Kalian itu! Dari tadi diajak makan malah gosip disini!" hardik Sabine. "Ayo makan!"
***
Alexander memperhatikan bagaimana Arsyanendra dengan serunya naik kuda bersama dengan Riyad hingga terlihat jelas kedekatan keduanya. Tak lama Kalila tampak mendekati istal istana sambil tersenyum.
"Sudah ketemu dengan buzz lightyear?" tanya Kalila. Arsya mendapatkan kuda baru yang diberi nama Buzz Lightyear, seorang tokoh dari film Toy Story.
"Ini si Buzz" tawa Arsya sambil mengelus leher kuda American Paint hadiah dari Ayrton saat Arsya berulang tahun kedua.
Seperti namanya, jenis kuda American Paint adalah kuda dengan motif dua warna, biasanya coklat putih, hitam putih atau yang paling langka abu-abu putih. Milik Arsya bewarna hitam putih yang semula dipanggil sapi tapi akhirnya memilih nama Buzz Lightyear supaya keren.
Buzz Lightyear milik Arsyanendra
Empat Emir Dubai, Ayrton - Enzo - Direndra da. Alaric adalah penggemar kuda dan mereka sudah melakukan banyak breed kuda-kuda premium dari berbagai ras, meskipun yang sering adalah kuda Arab dan Morgan tapi empat Emir itu juga memiliki koleksi kuda dari breed Andalusian yang memiliki warna bulu totol-totol, Akhal Teke dengan warna bulu emas serta haflinger yang terkenal dengan surainya bewarna putih dengan bulu di badan coklat. Dan Ayrton kini mencoba breed kuda American Paint untuk menambah koleksinya.
"Kamu mau berkuda Sya?" tanya Kalila.
"Besok mungkin Tante, ini aku kenalan lagi sama Buzz. Dia lupa sama aku" jawab Arsya yang sudah duduk diatas pelana dengan pengawasan Riyad dan salah satu penjaga istal yang mengurus Buzz.
"Hati-hati lho Sya. Riyad, tolong diawasi ya!" perintah Kalila.
"Tentu saja nona." Riyad memegang tali kekang kuda bewarna hitam putih itu dan membawanya berkeliling di arena tempat latihan. Buzz dan Arsya sudah lama tidak bertemu jadi sebelum diajak berkuda besok ke Padang milik keluarga Al Jordan, harus berkenalan lagi.
"Apa kamu besok ikut berkuda?" tanya Alexander.
"Mungkin. Kenapa?"
"Kamu bisa berkuda?"
Kalila menoleh ke arah pengawalnya. "Aku putri Emir Al Jordan, masa tidak bisa berkuda? Koleksi Daddy begitu banyak, kenapa tidak aku tunggangi?"
"Kukira kamu tidak suka berkuda..."
"Karena aku fokus dengan kuliah dan pertandingan taekwondo jadi aku tidak menyempatkan diri untuk berkuda." Kalila menatap tajam ke Alexander. "Apa kamu sudah membaca buku dari Riyad? Bukankah disitu tertulis detail segala kegiatan aku dari sembilan tahun yang lalu? Riyad adalah orang yang paling teliti dengan semua kegiatan aku dan pasti ada catatan saat aku berkuda. Aku tidak habis pikir, kenapa Daddy memilih kamu menjadi pengawal aku!"
Gadis itu lalu meninggalkan area istal dengan perasaan dongkol. Alexander hanya menatap kepergian Kalila sambil tersenyum.
Aku sudah baca semuanya Lila, hanya saja aku suka membuat kamu marah dan pergi dari sini agar tidak melihat Riyad terus. Alexander lalu fokus ke Arsyanendra yang masih memutari area latihan.
"Lho Tante Lila kemana?" tanya Arsyanendra yang tidak melihat tantenya.
"Nona Kalila tadi ada keperluan jadi masuk ke dalam rumah lagi" jawab Alexander.
"Ooohhh" balas Arsyanendra yang percaya omongan Alexander tapi tidak dengan Riyad.
Pasti berdua ribut lagi!
***
Yuhuuuu Up Siang Yaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 48 Episodes
Comments
Sandisalbiah
seneng dapet kabar Zinnia, Sean, dan Arsya...
2024-01-20
1
wonder mom
koq malah q yg berurai2 y baca lila dan riyadh. msg2 sangat paham bhw hati dan masa dpn mrk bukan milik mrk..mbak Hana, q malah gower n.
2023-03-23
2
M
pasri berdua ribut lagi.😅😅
2023-03-23
1