American University Dubai
Kalila menghembuskan nafas lega karena dirinya bisa ikut kuliah karena hanya sepersekian detik, dirinya masuk ruang kuliah, dosen pengampunya masuk.
Brengseeekkk Alex! Pokoknya usai kuliah, aku hajar dia! Nyaris saja aku tidak bisa masuk kuliah!
Kalila tampak tidak konsentrasi saat kuliah karena otaknya penuh dengan berbagai macam cara untuk memberikan pelajaran ke pengawalnya yang sering membuatnya darting.
***
Kalila Saarah Al Jordan dikenal sebagai mahasiswa American University Dubai jurusan desain interior. Dirinya sebenarnya lebih tertarik dengan bidang psikologi seperti kakak sepupunya Zinnia Léopold tapi sadar diri kalau dirinya sangat bar-bar dan tidak sabaran, tidak seperti Zinnia membuatnya banting setir ke desain interior.
Dirinya berkiblat pada Leia Bianchi Mancini yang desain nya mendunia. Bagi Kalila, semua kakaknya adalah panutan untuknya. Dari mereka semua, Kalila belajar banyak terutama menjadi wanita tangguh dan berani bertindak jika ada yang tidak sesuai. Dan Alex adalah salah satunya, orang paling tidak sesuai menjadi pengawal aku!
Sebelumnya Kalila memiliki pengawal bernama Riyad, pria yang berbeda usia tujuh tahun dan sudah menjadi pengawalnya sejak usia sepuluh tahun. Dan entah mengapa, pria dengan wajah tampan khas Arab bercampur India ( ibu Riyad adalah wanita India ) itu ditarik menjadi pengawal Gasendra dan dirinya mendapatkan penggantinya Alex Husayn.
Tampan sih tampan, kecakapan sebagai pengawal minus.
Kalila pun manyun lagi mengingat saat pertama Alexander Husayn menjadi pengawal dirinya.
***
Istana Al Jordan Dubai UAE Sekitar setahun lalu...
"Riyad dipindah? Kemana?" tanya Kalila saat mengetahui pengawal setianya harus pindah. Bukan rahasia lagi jika Kalila sangat tergantung dengan pengawal tampan kesayangan Arsyanendra setiap pulang ke Dubai.
"Mengawal Gasendra karena pengawal nya yang lama harus mengawal Oom Ayrton yang hendak ke Malaysia" jawnab Enzo.
"Kenapa sih harus dirotasi? Memangnya tidak ada pengawal lainnya?" omel Kalila ke ayahnya.
"Kamu kan sudah lama dengan Riyad, sudah waktunya pembaharuan lah. Ganti suasana."
Kalila cemberut. Riyadh itu sudah seperti agenda berjalan, hapal semua kegiatannya bahkan lebih akurat daripada kalender di ponselnya.
"Siapa pengganti Riyad?"
"Namanya Alexander Husayn. Dia sudah ditraining dua tahun di Al Jordan Guard. Oh, Lila, jangan galak-galak karena dia bukan Riyad."
Kalila memutuskan untuk keluar dari ruang kerja ayahnya untuk mencari Riyad.
"Ada yang melihat Riyadh?" tanya Kalila ke pelayan Disana.
"Riyad ada di arena menembak Nona Kalila."
"Terimakasih."
Gadis itu lalu menuju arena menembak khusus para pengawal untuk berlatih. Kalila melihat pengawal nya sedang mengobrol dengan seorang pria tampan yang tampak serius membaca buku tulis hitam besar. Buku itu adalah jadwal Kalila sejak usianya sepuluh tahun yang menjadi panduan Riyad selama mengawalnya.
Introducing Riyad Al Fahd
"Riyad!" panggil Kalila.
"Nona Kalila. Perkenalkan ini pengawal nona yang baru. Namanya Alexander Husayn" senyum Riyadh.
Kalila menatap pria yang lebih tinggi darinya karena Riyad tingginya sama dengannya.
"Jadi ini pengawal aku yang baru? Kurang meyakinkan..." ucap Kalila sambil memindai pria bernama Alexander itu dengan teliti.
"Tapi dia jago menembak, berkuda dan menyetirnya juga bagus, nona."
"Tetap saja, dia kurang meyakinkan."
Alexander tersenyum smirk. "Dari sisi mananya saya kurang meyakinkan nona?"
"Semuanya. Pertama, kulit kamu terlalu halus dan seperti terawat..."
"Memangnya Riyad tidak?!" balas Alex.
"Nope. Lihat! Wajah Riyad masih terlihat kasar." Kalila memegang wajah pengawalnya yang terkejut dengan sikap nonanya tapi Riyad sangat hapal kelakuan sang nona yang suka seenaknya.
Alex hanya menatap dingin ke Kalila.
"Kedua, potongan kamu bukanlah orang yang taat peraturan, kamu sukanya hidup bebas... Let me guess. Kamu anak bungsu?"
"Bagaimana anda bisa menebak saya anak bungsu?" balas Alex.
"Karena aku juga anak bungsu jadi tahu sikap dan gerak gerik anak bungsu. Apakah aku benar?"
Alexander tersenyum manis. "Anda tidak kuliah di psikologi kan?"
"I wish aku kuliah di psikologi tapi aku bukan orang yang sabar untuk mendengarkan keluhan seseorang tapi aku suka menganalisa segala sesuatu. Apakah benar kamu anak bungsu?" balas Kalila dengan mata hazelnya menatap tajam ke Alexander.
"Ya. Saya anak bungsu. Kenapa?"
"Kamu dan aku tidak akan bisa cocok!" jawab Kalila cuek. "Oh, hapalkan jadwal yang sudah diberikan Riyad padamu. Jika kamu tidak secakap Riyad, aku tidak segan-segan untuk menghajar mu!"
Gadis itu lalu menarik tangan Riyad. "Lho nona, pengawal anda sekarang bukan saya..."
"Dia masih belum siap! Kamu antarkan aku ke tempat latihan taekwondo!" Kalila dengan cueknya berjalan bersama pengawal nya seperti itu.
Riyad memberikan kode kepada Alexander untuk ikut dengannya dan pria itu pun terpaksa ikut keduanya.
Alexander duduk di kursi belakang Range Rover milik Kalila, sedangkan gadis itu dan Riyad berada di depan. Alex mulai membuka buku hitam itu yang berisikan jadwal rutin Kalila.
Latihan Taekwondo setiap Selasa, Kamis, Sabtu.
Alexander menatap Kalila yang asyik mengobrol dengan Riyad. Taekwondo? Sabuk hitam? Ikut pertandingan? Mata hijau Alexander tidak percaya membaca catatan terperinci Riyad berapa kali Kalila menjuarai pertandingan taekwondo sejak usia sepuluh tahun.
Ya ampun, kalau dia sekuat itu, kenapa harus memakai pengawal?! Alexander tersenyum sendiri. Aku lupa kalau dia adalah seorang putri Emir.
"Alex, jangan lupa setiap Selasa, Kamis dan Sabtu sore jam empat adalah jadwal nona Kalila Latihan taekwondo. Nona juga adalah atlet nasional Dubai jadi harus rutin latihan" ucap Riyad sambil melihat Alexander melalui kaca spion.
Alexander hanya mengangguk tapi kemudian dia melihat bagaimana cara Kalila menatap Riyad. Seriously? Gadis ini naksir Riyad? Tunggu, kalau dia sudah punya tambatan hati, kenapa...
Ada rasa kesal di diri Alexander karena ternyata Kalila sudah mempunyai seseorang.
Senyuman smirk muncul di bibir Alexander. Akan aku buat kamu kesal sampai tidak teringat Riyad sama sekali. Apalagi kamu panasan. Alexander lalu membaca lagi buku hitam itu dan mencari tahu kelemahan Kalila.
Kalila Saarah Al Jordan, akan aku buat kamu melupakan Riyad.
***
Yuhuuuu Up Pagi Yaaaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 48 Episodes
Comments
Sandisalbiah
ini baru pertemuan pertama loh bang Alex.. udah sedikit posesif aja.. wajar lah kalau Kalila memperhatikan Riyad.. secara 10 thn loh jd pengawalnya dan itu bukan waktu yg sebentar...
2024-01-20
1
Kenzi Kenzi
yakin bisa bang
2023-10-04
1
M
🕊ku selalu menuggu UP ceritamu, kalila saarah al jordan. 🌹🕊
2023-03-21
1