Istana Al Jordan, kamar Alexander Khalid
Alexander menatap foto-foto Kalila yang diam-diam diambilnya. Cantik, menggemaskan, dan mematikan. Pria Qatar itu tidak menyangka calon istrinya adalah wanita yang diluar ekspektasi nya. Semula dia mengira bahwa Kalila akan sama dengan putri-putri Emir lainnya yang lebih suka shopping, membuang buang uang ayahnya, pergi keluar negeri untuk berpesta di Ibiza, Spring break, atau bahkan clubbing di London.
Tidak. Tidak berlaku di Kalila. Meskipun dia putri Enzo Al Jordan yang semua orang tahu bagaimana glamournya hidup sebagai seorang pembalap F1, tapi ternyata Georgina Kazuo, sang istri, mendidik kedua anaknya untuk hidup sederhana dan lurus. Alexander tidak menyangka setiap liburan musim panas, si kembar pasti ke Inggris untuk menjadi pelayan di penginapan milik Georgina di Silverstone.
Catatan buku Riyad menuliskan secara detail bahwa Kalila tidak ragu untuk membersihkan kamar penginapan termasuk kamar mandi. Begitu juga Ken, meskipun dirinya salah satu penerus dan pewaris gelar Emir Al Jordan, dia tidak masalah bagian mengurus kebun dan bersih-bersih penginapan.
Aku salah menilai mu.
Alexander membaca kembali buku catatan Riyad dan mulai memandang Kalila dengan prespektif yang berbeda.
***
Acara Pernikahan Double Wedding Savrinadeya dan Raveena di Intercontinental Barclays Hotel Manhattan New York
Tak terasa hampir dua tahun Alexander menjadi pengawal Kalila dan semakin hari hubungan Keduanya semakin akrab tapi gadis itu tetap saja seperti biasanya, sering Membagongkan membuat Alexander harus menyimpan kesabaran ekstra tingkat dewa.
Gadis itu tampak semangat saat bertemu dengan semua sepupunya membuat Alexander merasa pusing melihat keramaian para wanita cantik yang ramainya minta ampun.
"Nona, apakah saya harus menunggu disini atau saya boleh berada di luar?" tanya Alexander yang melihat ada Zinnia disana. Bahkan Ratu Belgia pun tampak santai.
"Tunggu diluar saja Lex. Ini kan acaranya cewek-cewek" ucap Kalila.
Alexander pun mengangguk dan memutuskan keluar. Pria itu pun memilih menunggu di kursi yang terdapat disana sembari memainkan ponselnya. Suara dentingan lift membuat Alexander mendongakkan wajahnya.
"Alex? Dimana Lila?" tanya Georgina yang baru keluar dari lift.
"Ada di kamar nona Raveena."
"Tolong panggilkan anak itu. Suruh ke kamar saya ya Lex."
"Baik Mrs Al Jordan." Alexander pun menuju kamar Raveena dan bertepatan saat gadis itu membuka pintu.
"Alex? Ada apa?" tanya Raveena.
"Saya diminta Mrs Al Jordan untuk memanggil nona Kalila" jawab Alexander sopan.
"Lilaaaa! Dicari pengawal kamu!" panggil Raveena membuat Kalila yang sedang asyik mengobrol dengan Elane dan Raine menoleh.
"Apalagi sih?!" gerutu Kalila sambil berdiri dan berjalan ke arah pintu. "Apa Lex?"
"Mrs Al Jordan mencari anda nona."
"Ada apa mommy memanggil aku?" gumam Kalila yang berjalan keluar diikuti oleh Alexander. "Alex, kunci kamar kamu sudah diambil kan?"
"Lho bukannya nona yang bawa?" tanya Alex bingung.
"Itu kan kunci kamar kamu! Sudah aku mau ketemu mommy, kamu cari kunci kamarmu!" Kalila hendak mengetuk kamar Enzo dan Georgina. "Kamu nggak usah nungguin aku. Cari sana card key nya. Itu kamar siapa malah nitip ke aku!"
Alexander manyun. "Kan tadi anda menyuruh saya membawakan koper dan tas-tas anda. Dan saya meminta tolong kepada anda membawakan card key saya karena tangan saya penuh?"
"Whatever! Sudah cari sana!"
Pintu kamar Georgina terbuka dan wanita Jepang itu tersenyum. "Terimakasih Alexander. Sayang, ayo masuk. Ada yang ingin mommy tanyakan."
Alexander mengangguk dan Kalila pun masuk ke kamar kedua orangtuanya. Alexander pun bergegas menuju kamar Kalila yang satu kamar bersama Raine. Dan Alexander menepuk jidatnya karena tidak mungkin meminta card key kamar Kalila ke Raine.
Bodoh! Kenapa tadi saat membawakan tas dan koper Lila, tidak sekalian aku minta sih kunci kamarku? Alexander hanya bisa menunggu Kalila selesai bersama dengan kedua orangtuanya.
***
Raveena sedang berjalan keluar dari kamarnya dan hendak menuju restauran untuk makan siang apalagi ayah, oom dan tunangannya sudah memberikan kebebasan pada semua anggota keluarga yang menginap disana untuk memesan makanan.
Gadis itu bertemu dengan Kalila yang tadi keluar terlebih dahulu karena dipanggil sang ibu. Tetapi di depan lift, tampak Kalila ribut dengan pengawalnya yang bernama Alexander.
"Kan aku sudah bilang, tidak usah ditungguin! Bingung kan sekarang kamu kuncinya kamu tinggal di dalam kamarku!" omel putri Enzo Al Jordan itu.
"Harusnya kan nona yang membawanya, bukan saya!"
"Yang nginap di kamar itu siapa? Kamu kan?" Kalila menatap mata hijau Alexander judes.
"Iya tapi nona yang membawa card key kamar saya."
"Ini apa-apaan sih malah berantem di depan lift?" omel Raveena kesal.
"Dia bikin perkara!" bentak Kalila galak. "Yang salah dia, aku yang disalahkan!"
"Haduuuhhh, Lila, jangan galak-galak!" tegur Raveena.
"Tuh dengar Lila, jangan galak-galak" seringai Alexander. "Addduuuhhh!" Pria berdarah Arab itu menegang kakinya yang ditendang Kalila.
"Oh astagaaa... Kalian lebih parah dari aku dan Alexis!" Raveena memegang pelipisnya. "Memangnya kalian itu ada apa sih?"
"Nona Kalila meletakkan card key saya di kamar nya tapi tidak mau mengakuinya bahwa yang salah adalah dia" adu Alexander. "Saya tadi membawakan tas dan koper nona, sedangkan card key kamar saya dibawa nona Kalila."
"Ya, salah kamu Lila, bukan salah Alex" senyum Raveena.
"Tetap dia yang salah. Kenapa tidak mengingatkan?" eyel Kalila.
"Ya ampun nona... Bukannya tadi nona yang bilang 'jangan khawatir, card key nya aku bawakan nanti'. So, salah anda kan?" Alexander tersenyum manis ke Kalila yang bersiap untuk mengeplak pria itu.
"Lila, dilihat dari sudut pandang manapun, kamu yang salah, sayang. Sudah, kamu ke kamarmu, ambil card key milik Alexander. Kasihan dia. Masa harus tidur di lobby nanti?" ucap Raveena untuk menengahi keributan keduanya yang tidak bakalan selesai.
"Senang kamu ya ada yang belain?" sungut Kalila kesal.
"Saya hanya memaparkan fakta yang ada nona" senyum Alexander.
Raveena menggelengkan kepalanya. "Oh boy."
***
Yuhuuuu Up Malam Yaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 48 Episodes
Comments
Sandisalbiah
pada sadar gak sih.. kok ada bodigart yg berani melawan majikannya.. harusnya kan jd aneh...
2024-01-20
0
Uniie Gentra
semoga setelah Kalila tahu siapa calon suaminya Kalila akan menghilang dan Alex harus berjuang untuk mendapatkan Kalila kalo perlu harus babak belur jatuh bangun Alex nya ya mbak Hana😁
2023-03-29
1
🍭ͪ ͩ🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦ꍏꋪꀤ_💜❄
sabar mas bro.....
2023-03-28
1