Pengganggu 2

Benar, tidak mungkin semua hal bisa berjalan dengan lancar. Awalnya Alurra mengira bahwa menemukan keluarganya akan membuatnya bahagia, tinggal bersama keluarganya bisa membuatnya hidup dengan damai.

Pikirannya itu langsung dibantah oleh takdir, seperti sekarang, dia sedang makan malam dengan keluarga kerajaan.

Awalnya suasana makan malam ini tenang dan menyenangkan, Pangeran kedua yang tidak berhenti memberikan makanannya kepada Alurra, Ibu Suri yang terus menyuruhnya makan karena tubuh Alurra yang kurus, Raja dan Pangeran pertama yang hanya memandangnya hangat dan tersenyum.

Namun, suasana ini langsung berubah ketika seorang Ksatria melaporkan bahwa para menteri dan bangsawan ingin mengadakan pertemuan mengenai Putri yang telah di temukan.

Setelah selesai makan malam, Raja dan para Pangeran pergi ke ruang pertemuan, sedangkan Ibu Suri dan Alurra kembali ke kamar mereka masing-masing.

Mereka ingin Raja menyampaikan hal ini kepada rakyat agar mereka bisa tenang dan tidak merasa terancam lagi, tentu saja Raja menolak, akan sangat bahaya bagi Alurra jika berita ini sampai ke telinga para Divs.

"Yang Mulia, kita harus menyampaikan berita baik ini kepada rakyat, agar mereka bisa tenang"

Orang yang berbicara awalnya adalah seorang menteri keuangan, yang berasal dari keluarga bangsawan Hatrick.

"Benar, yang dikatakan bangsawan Hatrick Yang Mulia, kita harus memberi tau rakyat secepatnya dan melaksanakan upacara kebangkitan kekuatan untuk Tuan Putri"

Kali ini orang dengan rambut beruban dan memiliki jenggot tipis, orang yang berasal dari keluarga bangsawan Hadley yang berbicara.

Mereka para bangsawan hanya mengetahui ramalan bahwa Putri dari kerajaan Elves inilah yang akan memakmurkan negeri Elves dengan kekuatan kehidupannya. Mereka tidak tau mengenai buku yang ditinggalkan oleh mendiang permaisuri yang bisa mengabulkan permintaan.

"Hentikan omong kosong mu bangsawan Hadley, akan berbahaya bagi Tuan Putri jika berita ini di dengar oleh kaum Divs. Lagipula upacara kebangkitan kekuatan hanya bisa di laksanakan saat Putri berusia 20 tahun"

Iron yang mengikuti pertemuan ini merasa sangat marah dengan banyaknya omong kosong yang di bicarakan oleh para bangsawan licik ini.

Mereka hanya memikirkan tentang diri mereka sendiri, jika rakyat tau bahwa Putri telah ditemukan, mereka akan menggantungkan kehidupan mereka pada Putri, dan jika ada kesalahan maka keluarga kerajaan dan Putri yang akan terkena dampaknya.

Iron menyesal sudah membawa Alurra ke sini, seharusnya dia sembunyikan saja Alurra hanya untuk dirinya.

Raja dan para Pangeran juga merasa marah dengan para bangsawan bodoh ini. Apa mereka tidak memikirkan dampak dari ucapan mereka ini?

"Kabar bahwa Putri telah kembali belum bisa di sebarkan sekarang, kita akan memberitahu rakyat saat kita akan melaksanakan upacara kebangkitan kekuatan. Masih ada beberapa bulan lagi untuk itu"

Keputusan Raja membuat mereka diam tidak berani membantah, walaupun mereka sangat berkeinginan menyebarkan berita ini, mereka tidak berani melawan perintah Raja.

Raja adalah orang terkuat di negeri Elves, bahkan jika mereka bersatu untuk melengserkannya, itu tidak akan mungkin.

Pertemuan selesai dengan keputusan Raja bahwa berita kembalinya Putri akan diumumkan pada ulang tahunnya yang ke 20, sekaligus saat upacara kebangkitan kekuatannya.

Para bangsawan kembali ke kediamannya masing-masing, walaupun banyak dari mereka yang tidak puas dengan keputusan Raja, tidak ada yang berani menentangnya.

Iron yang juga menghadiri pertemuan itu juga meminta izin kepada Raja untuk pulang.

...****************...

Bukannya pulang, Iron malah terbang ke salah satu jendela kamar di Istana secara diam-diam, terlihat di dalam kamar itu seorang gadis sedang tertidur nyenyak dengan wajah yang damai.

Iron mengetuk jendela kamar itu beberapa kali sampai akhirnya pemilik kamar terbangun dan melihat ke arahnya.

Alurra yang sebenarnya sudah tertidur kini terbangun karena ketukan di jendela kamarnya, terlihat di sana Iron yang sedang terbang dan tersenyum sangat manis ke arahnya.

Sontak Alurra langsung melompat dari kasurnya dan membuka jendela itu membiarkan Iron masuk, akan bahaya jika dia di tangkap oleh para ksatria yang menjaga Istana.

Saat jendela di buka, Iron langsung terbang ke arah Alurra dan memeluknya. Hal ini membuat Alurra terkejut tentu saja, Iron hanya diam dan memeluknya erat dan membenamkan wajahnya di ceruk leher Alurra, menghirup aroma dari tubuh Alurra, membuat Alurra merasa merinding.

"Aku merindukanmu, Al"

Dia melepaskan pelukannya dari Alurra, menuntun Alurra untuk duduk di sofa dekat jendela. Seperti waktu itu, dia duduk di lantai sambil menaruh kepalanya di pangkuan Alurra, membawa tangan Alurra untuk mengelus kepalanya.

Alurra yang mengerti bahwa Iron sedang banyak masalah pun menuruti keinginannya, kegiatan itu berlangsung selama lebih dari 5 menit, dan Iron masih menutup matanya. Alurra bahkan sempat mengiranya tidur jika saja dia tidak menggerakkan tangannya saat tangan Alurra berhenti mengelus kepalanya.

Setelah sekian lama, dia mengangkat kepalanya memandang Alurra, wajahnya memancarkan kesedihan dan penyesalan.

"Seharusnya aku tidak membawamu ke sini, banyak bangsawan brengsek yang ingin membahayakan mu"

"Seharusnya aku sembunyikan saja kamu di rumahku, Al, hanya untukku"

Alurra mengelus wajah Iron dengan lembut, menurutnya Iron tidak seharusnya merasa bersalah. Alurra merasa sangat berterima kasih kepadanya karena dia telah membawanya ke negeri Elves.

Sebelum datang ke sini, Alurra adalah orang yang tidak memiliki semangat hidup, bahkan Elle sampai menceramahinya setiap mereka bertemu.

Ngomong-ngomong tentang Elle, Alurra tidak pernah lagi mendengar kabarnya. Iron bilang, Elle adalah orang yang menculiknya, jika itu benar, dia tetap akan memaafkan Elle dan mungkin dia bisa membawa Elle kembali ke sisinya. Alurra berharap Elle menyesal dan meminta maaf padanya.

Kembali ke Iron yang masih menatapnya sedih, Alurra hanya tersenyum sambil mengelus wajahnya.

"Aku tidak akan senang dengan idemu itu Iron, aku berterima kasih kepadamu karena telah membawaku kepada keluargaku"

"Lagipula, kamu 'berbahaya' benarkan?"

Alurra terkekeh saat mengatakan itu, Iron juga tersenyum dan menyeringai melihat Alurra yang berani bercanda dengannya.

"Apa kamu tidak takut, Al? Aku masih berbahaya sekarang"

Iron melancarkan aksinya menggenggam tangan Alurra menciumnya, menghirup wangi tangannya, dan menjilatinya, seakan-akan dia sedang memegang sesuatu yang sangat indah dan manis.

Tindakannya tidak hanya sampai situ saja, tentu saja, seperti yang Alurra katakan, Iron berbahaya. Sangat berbahaya untuk jantungnya.

Iron berdiri mengurung Alurra di kursi dengan kedua tangannya, wajahnya mendekat dan sebuah ******* darinya tidak bisa di hindari. Iron **********, seolah itu sebuah permen termanis yang pernah dia makan.

Tangannya yang awalnya berada di lengan kursi berpindah ke leher Alurra, mengelusnya pelan dan memijatnya sesekali. Tanda di tengkuk Alurra sedikit bersinar saat Iron mengelusnya.

Ciuman itu akhirnya selesai karena Alurra sudah kehabisan nafas, Iron mengelus bibir Alurra yang sudah bengkak karena ulahnya.

Saat Iron ingin berbicara, pintu tiba-tiba diketuk dan terbuka. Raja melihat sekeliling kamar Alurra seolah mencari sesuatu, sedangkan Iron entah sejak kapan telah hilang dari hadapannya.

Terpopuler

Comments

Ayano

Ayano

Kukutuk orang-orang tidak berguna itu. KITA TIDAK BUTUH BANGSAWAN LEMAH YANG CUMA MIKIRIN PERUT TAPI GAK MIKIRIN ANAK ONLINE KU 😡😡😡

2023-04-04

0

Ayano

Ayano

Aduh.... mulai ngebucin mode on

2023-04-04

0

Ayano

Ayano

Kugantung juga itu mereka. Anak online ku jangan disabotase ya 😠

2023-04-04

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!