Pengganggu 3

Raja yang indra pendengarannya sensitif mendengar adanya suara orang lain di kamar Alurra, cepat-cepat bergegas ke kamar Alurra dan membukanya.

Namun, saat dia melihat sekeliling kamar Alurra, tidak ada orang lain di sana, hanya Alurra yang duduk di sofa dekat jendela dan jendela yang terbuka.

Alurra melihat ke arah Raja dengan tersenyum paksa lalu berjalan ke arah Raja. Memberinya salam formal yang telah di ajarkan oleh Ibu Suri padanya.

"Salam Yang Mulia, ada keperluan apa datang kemari?"

Raja memandang Alurra curiga, siapa yang baru saja berada di kamarnya? Dia khawatir bahwa itu adalah Imp yang selama ini ada di dekat Alurra dan memaksa Alurra untuk kembali padanya.

"Ayah mendengar suara orang lain di sini tadi, tapi sepertinya saya salah dengar. Yah, Ayah sudah terlalu tua"

Alurra mencoba mengatur mimik wajahnya agar Raja tidak terlalu curiga, dan sepertinya itu berhasil karena Raja langsung berbalik pergi setelah menyuruh Alurra tidur.

Untuk kali ini, Alurra selamat.

...****************...

Bulan pertama sudah siap lewati di Istana kerajaan, dan hampir setiap malam Iron datang menemuinya, terkadang dia hanya meletakkan kepalanya di pangkuan Alurra dan menyuruh Alurra mengelus kepalanya, atau hanya duduk tersenyum memandang Alurra sampai Alurra merasa tidak nyaman.

Terkadang dia juga membawa beberapa cokelat yang dia berikan kepada Alurra waktu dia menginap di rumah Alurra.

Rumah....

Alurra tidak tau bagaimana nasib Rumahnya di London, apa orang-orang akan sadar bahwa dia menghilang? Apa orang-orang itu menduga bahwa dia mati terbakar oleh api? Yah, Alurra berharap mereka mengira dia telah mati.

Tidak ada satupun tetangganya yang ramah kepada Alurra, kecuali paman tukang kayu dan Ell. Benar, bagaimana kabar paman tukang kayu sekarang? Pasti dia kesulitan karena tidak ada yang membeli kayunya saat musim dingin membuatnya tidak bisa mendapatkan uang.

Padahal Alurra sudah berjanji kepadanya, bahwa dia akan memberikan uang untuk paman tukang kayu selama musim dingin.

Keseharian Alurra juga biasa saja dan tidak banyak yang berubah, dia masih saja bermalas-malasan, tapi sekarang dia bermalas-malasan dengan kemewahan.

Di sini Alurra tidak lagi perduli dengan uang tagihan listrik, ataupun uang untuk makan. Semua sudah tersedia, sesekali juga Ibu Suri dan para Pangeran menyempatkan diri untuk menemuinya.

Pangeran pertama, walaupun sedikit minim ekspresi, dia adalah kakak yang sangat penyayang dan baik, beberapa kali dia memberikan perhiasan atau berlian untuk Alurra yang suka melihat sesuatu yang berkilau.

Pangeran kedua, walaupun dia tidak memberikan sesuatu yang mewah, sesekali dia memberikan makanan-makanan manis ataupun gaun-gaun indah yang sedang trend di negeri Elves. Kepribadiannya sangat berbeda dengan Pangeran pertama, Pangeran kedua sangat ceria dan mampu memecahkan suasana.

Alurra cukup puas dengan kehidupannya sekarang, walaupun terkadang dia merindukan Elle.

Baik, jangan mengingat tentang Elle lagi, sekarang Alurra sedang menjelajahi pasar Elves yang menjual berbagai barang ataupun makanan, dia ditemani oleh Iron yang sudah meminta izin Raja tadinya.

Awalnya Raja ingin menyuruh Alurra membawa ksatria, tapi Iron tiba-tiba datang dan menawarkan diri untuk menemaninya.

"Al, lihat di sana aku membeli cokelat yang biasanya kamu makan"

Alurra tentu saja merasa tertarik, di lihatnya toko kecil yang menjual berbagai macam makanan manis. Alurra menarik tangan Iron menuju toko tersebut, di pintu tertulis 'Toko Bsweet'

Saat Alurra membuka pintu ada seorang wanita paruh baya yang sedikit gemuk sedang duduk di meja kasir.

"Selamat datang pelanggan, ingin beli apa?"

Wanita itu tersenyum ramah, Alurra membalas senyumnya lebih ramah lagi. Lalu wanita itu melihat ke arah Iron yang menganggukkan kepalanya.

"Kami ingin membeli beberapa cokelat dan makanan manis lainnya"

"Baik, silahkan melihat. Saya merekomendasikan cokelat terbaru kami yaitu cokelat apel hijau, itu sangat enak, ada jelly apel di dalam cokelatnya dan ada sedikit rasa asam"

Alurra mengangguk, dia mengambil beberapa cokelat apel dan cokelat lainnya, melihat ke sisi rak permen, dia juga membeli beberapa untuk dia makan di Istana nanti.

Setelah selesai membeli makanan manis yang cukup banyak, mereka meninggalkan toko itu dengan senyum manis. Alurra senang, hidupnya memang sangat sulit sebelum ini, walaupun dia cukup sanggup membeli beberapa cokelat atau permen, namun dia harus menahan diri karena banyaknya tagihan di rumahnya.

Iron yang melihat Alurra tersenyum juga ikut tersenyum, mereka kembali berjalan di sekitar pasar Elves sampai tiba-tiba sebuah apo hitam melesat ke arah Alurra dan Iron, untung saja Iron dengan cepat menarik Alurra untuk menghindar.

Api hitam itu menghantam sebuah kedai makan yang berada di dekat mereka tadi, Iron melihat Alurra memastikan bahwa dia tidak terluka.

"Al, apa ada yang terluka? Sial, Divs sangat berani"

Alurra mengangguk saat Iron menanyai kondisinya, dia sendiri juga memandang Iron memastikan bahwa Iron tidak terluka.

"Kita harus cepat kembali ke Istana. Berbahaya sekarang"

Tentu saja Alurra setuju, dia mengerti bahwa keadaan sekarang darurat dan Iron harus cepat-cepat melaporkan hal ini kepada Raja.

Mereka akhirnya kembali ke Istana, saat sampai di Istana, Iron menyuruh Alurra untuk kembali ke kamarnya sedangkan dia akan menemui Raja.

Di ruang kerja, Raja sedang mengerjakan pekerjaannya, namun seorang ksatria memberitahunya bahwa Iron ingin menemuinya.

"Salam Yang Mulia Raja, saya di sini ingin menyampaikan sesuatu yang sangat penting"

"Hal penting apa yang ingin di sampaikan oleh bangsawan York?"

"Saat hamba menemani Tuan Putri untuk berjalan-jalan di sekitar pasar, tiba-tiba kami di serang oleh api hitam, api para Divs, untung saja kami bisa menghindarinya"

Ucapan Iron membuat Raja marah, dia menggebrak mejanya yang berisi kertas-kertas yang tertumpuk.

"Berani sekali para bajingan itu!"

"Bukan itu yang terpenting sekarang Yang Mulia, darimana mereka tau bahwa Putri telah kembali"

Benar, bagaimana mereka tau? Tidak mungkin para Divs tau secepat ini, selain para menteri dan bangsawan, tidak ada orang lain yang mengetahui bahwa Putri telah kembali.

Bahkan meski Elle mengetahui bahwa Alurra menghilang, dia tidak akan tau bahwa Alurra dibawa ke negeri Elves, setidaknya dia tidak akan tau secepat ini, karena dia bahkan tidak tau bahwa Iron telah menemukan Alurra sebelumnya.

"Benar, bagaimana mungkin para bajingan itu tau. Ada pengkhianat di antar para bangsawan dan menteri ini"

"Ya, pasti ada seseorang yang menyebarkan berita kembalinya sang Putri, saat di pasar tadi bahkan ada beberapa orang yang bergosip mengenai kembalinya Putri"

Raja harus mengatasi hal ini, sekitar satu bulan lagi upacara kebangkitan kekuatan untuk sang Putri akan dilaksanakan, dan berita ini seharusnya tidak boleh menyebar sebelum hari itu.

Para Divs bisa saja menculik Putri setelah upacara kebangkitan kekuatan selesai, ini adalah hal yang sangat penting.

Raja harus memikirkan cara mengatasi hal ini.

Terpopuler

Comments

Ayano

Ayano

Kuanggap para menteri itu pengkhianat

2023-04-04

0

bulan merah

bulan merah

mau maling

2023-03-26

0

Anonymous

Anonymous

nama marga iron York ya? kayak new york

2023-03-26

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!