Aya yang langsung dirangkul Ferdi berjalan menuju bangku penonton. Dan mereka duduk di barisan kedua . Dengan Ferdi duduk disebelahnya. Sedangkan teman teman Ferdi sebaris dengan mereka di sebelah sisi kiri dengan batas jalan satu meter
" Siapa pria tadi " kata Ferdi menatap Aya
" Teman sekolah tuan " kata Aya yang fokus melihat panggung.
" Jangan pernah diajak bicara " kata Ferdi
" Hah......maksud tuan apa " kata Aya bingung lalu menatap Ferdi dan kedua manik mata mereka bertemu.
" Aku tidak suka " kata Ferdi lagi
" Astaga ini tuan kenapa jadi protektif banget sih , mana bisa aku tak bicara dengan teman temanku dasar aneh " kata Aya dalam hati .Karna tak .mungkin ia brani mengomeli tuan nya yang jutek itu .
Lalu Aya pun diam dan duduk tenang tanpa suara hanya fokus melihat kedepan.
Suara dentuman music Yang menggema membuat semua orang bergoyang dan berteriak histeris Melihat sang idola dipanggung bernyanyi Begitu juga dengan Aya. Yang baru pertama kali nya nonton konser music live dengan duduk di bangku vvip dengan tuannya
Ferdi sesekali melirik Aya .Namun Aya fokus melihat kedepan dan ikut menggoyangkan kalinya Yang membuat Ferdi tersenyum
Disisi lain dua wanita sedang berbisik sambil melihat Aya
" Dia siapa , seperti nya masih anak kuliah dan sekitar 19 - 20 tahun " kata Arci pada Tamara .
" Entah aku tak jelas melihat nya seperti nya ia tak mau dikenali " kata Tamara
" Iya lah selingkuhan baru, kalo Kaifa tahu bakal hancur babak belur tuh anak Berani sekali dia menampakan wajahnya ikut nonton bareng kita " kata Arci
" Biarlah kita pura pura ngak tahu saja Malas ngurusi Ferdi yang play boy kaya ngak tahu dia saja " kata Tamara
" Iya lah dia paling banyak duit nya orang usaha nya lebih maju ketimbang Dilan sama Tris dan Yusuf " kata Arci
" Ya ...kita belum beruntung saja tapi masih mending mereka setia " kata Tamara yang ngak ambil pusing Karna
tak mau ikut campur urusan sahabat kekasihnya itu .
" Yoi...... amit amit deh kalo gue juga ngak bakal sanggup jadi Kaifa Sudah lama pacaran tetap ngak naik pelaminan juga pantasan saja dia milih si Wandi " kata Arci sambil melihat Aya .
" Shut.. sudah ngak usah dibahas " kata Dilan yang tak mau mendengar gosip temannya itu Apalagi malam ini mereka ditraktir Ferdi untuk bisa dapat di barisan terdepan.
**********
Ferdi membawa Aya pulang ke mansion orang tuanya karna tadi sang papi nya sempat menelpon menyuruh nya pulang
" Kita kemana tuan " kata Aya yang melihat arah jalan mobil berbeda arah
" Kita kerumah orang tua ku dulu Ingat di sana nanti jangan banyak tanya dan bicara " kata Ferdi
" Ya tuan " kata Aya yang terdiam. Hanya melihat keluar kaca jendela.
Tak lama mereka pun sampai dirumah besar . Dan Ferdi diikuti Aya menuju ruang tengah Dan disana mami Risma sedang duduk menonton film drama korea
" Ferdi Aya hai..... sayang papi mu sudah menunggu di ruang kerja biarkan Aya disini sama mami " kata mami .
" Ya mi , jangan kemana mana aku hanya sebentar " kata Ferdi menatap .Aya.
" Ya tuan " kata Aya .
" Fer...... sudah pergi sana " kata mami menyuruh putra semata wayang nya itu menemui papinya yang baru pulang dari luar kota. Dan setelah Ferdi pergi Mami
Risma pun memanggil bi Yam .
" Bi Yam...... bi Yam......" panggil mami
" Ya nyonya " kata bi Yam yang tergopoh gopoh dari belakang.
" Ini Aya tolong antar dia kekamar Ferdi dan berikan beberapa potong piyama baru
Mereka akan menginap disini " kata mami
Risma pada bi Yam
" Ya nyonya ....." kata bi Yam
Sedangkan Aya hanya terdiam .Karna ia masih cangung di rumah besar itu .
" Nona ayo saya antar " kata bi Yam
" Ya bi , kita mau kemana ?" kata Aya bingung
" Ikut saja " kata bi Yam lalu berjalan menuju sebuah kamar dekat kolam renang. Yang membuat Yuna tertegun melihat keindahan rumah besar itu .
" Ini kamarnya nona, masuk lah Saya akan ambilkan pakaian ganti " kata bi Yam
" I....iya " kata Aya bingung Karna ia disuruh masuk kekamar .
Ceklek ........
" Ya ampun kamarnya besar sekali , Apa ngak salah mereka menyuruhku kekamar ini " kata Aya yang lalu masuk dan menutup pintu. Dan melihat lihat isi sekeliling kamar dan tempat tidur nya .
Sedangkan diruang kerja tuan Sandiago
Plak.....plak.....
" Apa kau kira bisa seenak nya kau bermain wanita . Kenapa melakukan dengan gadis belia " kata tuan Sandi menatap putra tunggalnya itu
" Maafkan Ferdi pi , Ferdi tak sengaja Tapi Ferdi sudah menikahinya " kata Ferdi Yang tak menampik dia tak tahan melihat kemolekan tubuh Aya malam itu. Padahal ia sudah lama berpacaran dengan Kaifa tapi niat kotor nya tak terlintas dibenak nya Tapi entah kenapa dengan Aya naluri hasrat kelakian nya seperti tertantang .
" Baik dan papi tidak mau ada urusan dengan keluargga Kaifa kau urus masalah mu " kata Papi yang mendapat cerita langsung dari istrinya .
" Ya pi " kata Ferdi
" Menginaplah disini kita saur bersama " kata tuan Sandi
" Ya pi " kata Ferdi menunduk karna tak mungkin ia bisa berkelit kalo Alan sudah melaporkan nya. papi nya itu orang yang cukup disiplin Membuat Ferdi mati langkah dalam urusan menghindar Karna kemana pun ia bersembunyi pasti
ia tetap akan tertangkap basah oleh sang papi .Dan untungnya ia sudah menikahi Aya .
Sedangkan Aya berbaring diatas ranjang besar yang membuatnya bingung .
" Ya tuhan bagaimana ini besok sudah bulan ramadhan Kenapa aku harus menginap disini " kata Aya Yang masih belum bisa memejamkan matanya .
Ceklek ......
Tek....Ceklek Ferdi langsung kembali mengunci pintu nya setelah masuk
" Tuan ....." kata Aya kaget melihat Ferdi masuk kamar yang sama
" Tidur lah " kata Ferdi yang melepaskan semua pakaian nya dengan menyisakan celana pendek dan kaos dalam nya . Lalu naik keatas ranjang dan berbaring di sebelah Aya Aya pun bangun dan ingin turun
" Mau kemana ?" kata Ferdi
" Saya tidur di sofa saja tuan tidak enak Dengan nyonya " kata Aya yang merasa aneh tidur sekamar dengan tuannya
" Tidurlah .... jangan bicara " kata Ferdi
" Tapi tuan saya ....mpt....." kata Aya yang kaget di cium Ferdi .
" Diam dan tidur disini Kau tak ku izinkan kemana mana " kata Ferdi menarik tubuh Aya dalam dekapan nya.
" Tuan ......" kata Aya Yang menelan saliva nya ketika Ferdi menatap nya .
Ferdi hanya diam lalu mengusap kepala Aya dan menatap nya intens..Jelas wajah Aya yang polos memerah karna ditatap tuannya itu.
" Kenapa apa kau belum mengantuk , apa kau masih mengingat konser tadi " kata Ferdi menatap dalam Aya .
" Aku tidak mengantuk tuan , tadi konser cukup mengesankan Dan saya senang bisa menonton nya " kata Aya gugup karna Ferdi menatap nya lekat .
" Bagus lah , kau hanya boleh keluar pergi bersama ku .ingat itu. Jangan membantah ku Aku tidak suka " kata Ferdi lalu mengecup bibir Aya.
Aya pun gelagapan. Tapi ia tak bisa menolak dan berontak. Karna percuma . Pasti tuan nya itu tak akan melepaskannya
begitu saja. Apalagi ketika hasrat nya sedang naik .
Aya hanya bisa menikmatinya .Dan mereka bermain sampai dini hari Dan ketika Aya hendak memejamkan mata
Tok....tok ..... tok....
" Buka pintunya " kata Ferdi
" Iya tuan " kata Aya yang memasang pakaian nya kembali.
Ceklek......
" Nona .... tuan dan nyonya besar menunggu kalian di meja makan .untuk sahur " kata bin Yam .
" Hah.... astagfirullah maaf saya lupa. " kata Aya kaget
" Iya bi saya akan segera kesana " kata Aya bingung karna ia lupa kalo besok sudah berpuasa
" Tuan ayo bangun " kata Aya yang memberikan pakaian Ferdi .
" Ya tunggu sebentar " kata Ferdi yang lalu mengenakan pakaian nya .Dan mereka berdua menuju ruang makan ..
" Duduk lah " kata Ferdi menarik kursi untuk Aya
" Tuan nyonya biar saya sahur di dapur saja " kata Aya .
" Duduk lah disebelah suami mu " kata mami Risma
Deg......
" Suami " kata Aya kaget lalu melirik Ferdi Namun Ferdi hanya cuek dan diam
" Ambilkan untuk ku " kata Ferdi
" I...iya .... " kata Aya .gelagapan .lalu mengisi piring Ferdi dengan makanan kesukaan tuannya Lalu setelah itu Aya pun mengambil untuk dirinya sendiri
" Aya ayo makan lah " kata mami Risma Tersenyum melihat Aya begitu hafal dengan makanan kesukaan Ferdi Dan terlihat Aya juga melayaninya Ferdi dengan baik .
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 492 Episodes
Comments
Si mamahx anak anak
ga mandi dlu kh,ko langsung sahur,,,
2023-10-31
1