Di kamar Kaifa buru buru memasang pakaian nya Lalu setelah itu Kaifa menemui Ferdi di kursi kebesaran nya.
" Sayang ayo lah jangan marah aku hanya melakukan nya satu kali dengan orang lain karna aku tidak sadar " kata Kaifa merayu Ferdi .
" Satu kali, lalu.... apa arti hubungan kita selama 5 tahun ini hah......kau kira aku mesin uangmu hah..... kau gila Kaifa " kata Ferdi marah.
" Sayang ayolah, maafkan aku ya hiks...hiks ..." tangis Kaifa pura pura agar Ferdi iba padanya
" Pulang lah nanti kita akan bicara Aku akan menemui mu ditempat biasa " kata Ferdi mengusir Kaifa .
" Tapi sayang " kata Kaifa
" Pergi lah aku sedang kerja " bentak Ferdi kesal. Karna kecewa dengan Kekasihnya itu. Bagaimana tidak Lima tahun berpacaran dan sudah saling mengenal antar keluargga Kaifa mengkhianatinya
Kaifa pun lalu pergi dan menuju pintu Lalu menghilang membuat Ferdi kesal setengah mati.
" Akh........... sial " kata Ferdi menyugar rambut nya kasar.
Lalu bersandar di kursi malasnya dengan mengangkat kedua kakinya nya diatas meja
Dengan nafas turun naik menahan emosi.
" Ayana ..... gadis pelunas hutang itu. " guman Ferdi mengingat gadis polos dan masih muda itu.
" Iya ......aku akan selesai kan pekerjaan ku dulu lalu menemui Kaifa. " kata Ferdi tersenyum mengingat Aya .
Sedangkan Ayana baru selesai memasak untuk makan siang .Karna ia takut tuan nya itu pulang untuk makan.
" Hei ....apa ada untuk kami juga " kata Perman ketika Aya menata meja.
" Oh ada tuan itu di meja dapur , yang ini saya siap kan untuk tuan muda " kata Aya.
" Bagus lah kami lapar . Kau juga makan lah tuan muda tidak akan makan siang di rumah mungkin nanti sore " kata Paimo
" Oh iya tuan... tapi biar saya siapkan saja " kata Aya yang takut tuan .muda nya itu mencari makanan.
Setelah itu Aya pun makan siang Lalu membersihkan bekas piring makan nya juga piring bekas Paimo dan Parman.
Sedangkan Ferdi baru saja selesai rapat Lalu menemui Tris asisten nya.
" Tuan muda Crain " kata Tris kaget ketika Ferdi menarik kursi di depan mejanya.
" Kau ....sudah menemukan nya " kata Ferdi
menatap asistennya itu .
" Josh bilang dia sering bersama wandi teman tuan muda Mereka sering bertemu. Dan nona Kaifa sering menemuinya" kata Tris membuat nafas kasar.
" Sialan ...... dia pasti dia sengaja ingin membuat ku hancur . Tapi sayang dia keliru." kata Ferdi yang tahu teman masa kuliah nya itu memang sedikit licik Dan dia memang sudah lama mendekati Kaifa . Karna wandi memang sudah lama ingin merebut Kaifa darinya
" Baiklah Wan kau boleh menang hari ini " kata Ferdi mengepalkan tangan nya .
Lalu beranjak meninggal kan ruangan Tris Dan pergi pulang kerumah orang tuan nya Karna sudah dua hari ini Ferdi belum mampir kesana.
" Lan kita pulang kerumah mami sebentar ya .Karna ada yang ingin aku dibicarakan pada papi " kata Ferdi
" Baik tuan muda " kata Alan yang lalu mengarahkan mobilnya ke mansion besar di pinggiran kota jakarta.
Tak lama mobil pun sampai di halaman luas setelah memasuki gerbang tinggi 3 meter itu. Terlihat rumah mewah terlihat jelas Dan Ferdi pun bergegas turun dari mobil nya
Brak......
Tap......tap ......tap....
Langkah sepatu Ferdi terdengar nyaring membuat seorang wanita cantik paru baya
tersenyum mendengar nya. Karna ia tahu siapa pemilik langkah kaki itu.
" Hai....sayang dari mana saja ?" kata Mami menatap pria yang lalu menghampirinya
" Mam...... Ferdi ingin bertemu papi .Apa papi sudah pulang ?" kata Ferdi yang lalu mencium wanita masih terlihat cantik itu
" Papi mu hari ini pulang telat sayang , oh ya tadi Kaifa kesini " kata Mami seraya melirik putranya itu
" Oh ya dia bicara apa dengan mami " kata Ferdi yang lalu duduk disebelah sang mami
" Nothing ... hanya menanyakan keseriusan mu pada nya ." kata mami
" Cih...... untuk apa " kata Ferdi.
" Hei ..... ada apa dengan mu sayang apa kalian bertengkar lagi hah.... ayo lah nak jangan mulai .Kaifa itu gadis yang luar biasa dan dia cantik juga pintar.
" Itu menurut mami kan " kata Ferdi tersenyum kecut.
" Kau ini...... bukan nya hubungan kalian sudah lama kenapa masih bertengkar juga " kata Mami
" Kaifa selingkuh mi" kata Ferdi
" Cih..... bukan kau juga selingkuh dengan Heni " kata mami.
Deg......
" Mami tahu dari mana ?" kata Ferdi kaget
" Mami kan punya banyak mata Fer, jadi wajar Kalo dia juga berselingkuh " kata mami santai .
" Akh ...... " kata Ferdi lalu menghempaskan tubuhnya disofa .Sedangkan mami nya hanya mengeleng.
Ferdi lupa kalo papi dan mami nya slalu .mengawasi nya . Apalagi tentang kehidupan nya di luar sana
" Tunggu apa mami tahu kalo Ferdi ......." kata Ferdi menggantung
" Apa " kata mami menatap putra semata wayang nya itu.
" Akh bukan apa apa " kata Ferdi yang mengingat Ayana ada di villa nya.
.
" Ya sudah Ferdi mau ganti baju dulu " kata Ferdi lalu beranjak dari sofa dan menuju lantai ,dua .Karna kamarnya berada di atas
" Dasar anak nakal , dia yang selingkuh malah menyalahkan orang lain dasar egois .Entah sampai kapan kau bisa berubah Fer ....Fer " guman mami sambil menggeleng kan kepalanya . Lalu kembali mendesain gambarnya
*********"
Sedangkan Ayana baru saja selesai sholat isya ketika ia mendapat pesan dari teman nya Mengatakan ada universitas terbuka online yang bisa untuk kuliah Dan Aya bisa mengikutinya dari ponsel saja. Karna teman nya juga kuliah nyambi kerja karna terbentur biaya.
" Alhamdulilah " kata Aya yang senang lalu memeluk ponselnya yang ia beli dari uang memberikan Ferdi Yang ia simpan di tas pakaian nya.
" Syukurlah aku juga bisa kuliah walau cuma di UT " kata Aya yang ingin bisa berkuliah lagi .
" Tapi......" kata Aya yang lalu memegang perutnya Karna sudah beberapa kali ia berhubungan badan dengan tuan nya itu.
" Apa aku.......Akh...... aku harus minta tolong siapa agar bisa membuat obat anti .......
Ceklek.........
Aya menoleh ketika pintu kamarnya di buka seseorang .
" Tuan ..... " kata Ayana kaget .
" Kekamar ku sekarang !!!" perintah Ferdi lalu pergi begitu saja.
" Astaga .... jangan jangan tuan " kata Aya Yang takut namun ia tak bisa menghindar dari Ferdi Karna ia juga tak bisa lari kemana pun .
Aya pun lalu beranjak dari tempat duduk nya dan menyisir rambut nya . Lalu ia pun keluar dari kamarnya .Dengan perasaan takut tapi juga bingung.
Tok....tok....tok......
" Masuk ..... " kata Ferdi dari dalam kamar
Ceklek.....
" Apa tuan butuh sesuatu " kata Aya menunduk kan kepala melihat Ferdi yang hanya bertelanjang dada dan celana pendek rebahan sambil memegang ponselnya.
" Kemari lah pijat aku, tapi kunci pintu nya dulu " kata Ferdi
" Tapi tuan " kata Aya gugup
" Kenapa apa kau menolak ku , kau pilih apa kau ingin di jual ke rumah pelacuran atau cukup dengan ku saja " ancam Ferdi Yang membuat Aya menelan saliva. Lalu dengan pelan ia mengunci pintu dan mendekati tuan mudanya itu .
" Yang mana tuan " kata Aya gugup menatap mata elang pria tampan itu. Walau Ferdi tampan dan bertubuh atletis Tapi bagi Aya. Ferdi termasuk pria pemaksa dan pemarah. Juga sedikit kasar dan menakut kan bila marah
-" Disini " kata Ferdi menujuk dadanya tersenyum penuh arti
Aya pun mendekatinya pelan lalu ingin memijat tangan Ferdi Namun belum mulai Ferdi sudah menarik tubuh nya dan Aya pun sudah berada dalam kungkungan pria itu.
" Jangan berontak, santai lah aku tak akan mengasari mu " kata Ferdi lalu mencumbu Aya pelan. Dan Aya hanya bisa pasrah.
***** Maaf baru update lagi karna author lagi berduka. Mertua author kritis dan baru meninggal minta doanya readers 🤩🤩😍😍😍😍trimakasih sudah setia menunggu
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 492 Episodes
Comments