Ferdi lalu bersiap siap untuk rapat Karna tak mungkin ia menghindari para para dewan direksi yang sudah membuat rapat dengan jadwal siang ini
Sedangan kan mami Risma cukup kaget dengan kehadiran Kaifa yang datang kerumahnya .
" Mi bicaralah dengan Ferdi .Hubungan kami sudah sangat lama Tapi dia belum mau serius juga "kata Kaifa pada mami Risma
" Kai , Kenapa kalian tak bicarakan saja baik baik , papi Ferdi sudah mengatakan itu kemaren .Karna papi mu juga meminta Keseriusan Ferdi Tapi Ferdi bilang dia belum ada rencana untuk menikah " kata mami Risma Yang tak mau ikut campur urusan putra nya itu Apalagi Ferdi sudah menikah diam diam..
" Semoga saja gadis itu cepat hamil Agar Ferdi bisa serius dengan nya " batin mami Risma dalam hati
" Tapi mami dan papi harus menegaskan nya lagi mi, kalo tidak ia masih bermain perempuan diluar sana " kata Kaifa merayu calon mertuanya itu
" Dengar Kai, mami tak mau ikut campur dengan hubungan kalian berdua . Dulu mami sudah mengingatkan mu. Kalian harus cepat menikah Tapi kau bilang santai Kini ketika kondisi begini Kau datang kepada mami Mami harus bilang apa Pada Ferdi bila dia tak mau. Mami tak mau memaksanya Karna kalian yang akan berumah tangga .bukan mami " kata mami Yang duduk santai sambil membaca majalah fashion
" Tapi Ferdi punya wanita lain mi , dia selingkuh " kata Kaifa
Mami Risma pun menatap Kaifa Lalu mengengam tangan nya .
" Dengar Kai, kalo kau berniat untuk memikat Ferdi silahkan itu hak mu kau sudah lama mengenalnya . Tapi mami tak mau ikut campur Dia anak mami satu satunya Dan mami tak pernah membatasi nya selama Ferdi tak macam macam. Apa kalian sudah pernah tidur bersama " kata mami bertanya Yang membuat Kaifa kaget dengan pertanyaan mami Risma
" Kalo kau hamil dan itu anak Ferdi Mami bisa memaksanya Tapi kalo Ferdi tak mau Dan menolak nya berarti kau melakukan kesalahan Dengan memaksa nya Karna setahu mami Ferdi pria yang bertangung jawab " kata mami Risma membuat Kaifa tersudut
" Kai ....... pernah tidur sekali dengannya mi Tapi ......." kata Kaifa menggantung
" Bicara lah dengan nya baik baik hubungan kalian sudah lama. Dan hanya kalian sendiri yang bisa menyelamatkan nya Kau tahu pria itu bisa kau dapatkan Bila kau bisa melayani dengan baik. Karna dia akan merasa nyaman di dekatmu . kalo Ferdi selingkuh di luar sana berarti kau tak bisa menjaganya dengan baik " kata mami Risma. Yang sangat tahu watak putranya itu. Apalagi setelah melihat Vidio panas Ferdi dengan Aya .Itu membuatnya Yakin putranya itu pasti takkan bisa jauh dengan Aya. Walau Ferdi belum mengakui nya secara terang terangan
" Tapi mi , papi dan mami ingin keluargga kita tetap dekat. " kata Kaifa
" Iya Mami tahu itu ,.Lepas Ferdi dan kau tak berjodoh hubungan mami dan mami mu tetap akan baik baik saja. Karna kami sepakat tak mencampur adukan urusan persahabatan dengan percintaan kalian " kata mami Risma .
Kaifa terdiam karna Kaifa juga sudah Mendengar kata yang sama dari mami nya sendiri .Karna kalo ia dan Ferdi putus maka maminya tak akan mengubah apapun.
" Baiklah mi maaf kan Kaifa " kata Kaifa menahan kesal Karna tak bisa membuat calon mertuanya itu bersikap tegas.
" Ya sayang maaf mami tak ingin kau juga sakit hati dengan sikap anak mami " kata mami Risma
" Ya mi kalo begitu Kaifa pulang dulu ya " kata Kaifa pamit
" Ya hati hati sayang, salam buat mami mu ya Kai " kata mami Risma Membiarkan Kaifa pergi tampa mengantarnya.
Kaifa pun keluar dengan hati kesal .Karna ia harus pulang dengan hati kecewa Karna ia tak mendapat dukungan dari calon mertuanya
" Awas kau Fer lihat saja nanti .Pasti kau sudah mempengaruhi mami Risma " kata Kaifa kesal sambil mengepalkan tangannya
Brak........
Setelah masuk kedalam mobil Kaifa pun membawa mobilnya pulang kerumah.
" Aku harus membuat rencana malam ini . Akan ku buat Heni tak bisa berkutik .Kalo aku tak bisa mendapatkan nya Heni pun tidak " kata Kaifa penuh emosi
Sedangkan Heni sedang berada di salon karna malam ini Ia yakin Ferdi akan memilihnya . Dan meninggalkan Kaifa karna ia juga punya bukti perselingkuhan Kaifa dengan Wandi teman dekat Ferdi .
" Akan ku buat kau menyesal Kai sudah memancing kemarahan ku " kata Heni
Sedangkan Ferdi baru keluar dari ruang rapat Dan langsung kembali kedalam ruangannya
" Tuan presdir tadi tuan Dilan dan tuan Tris datang kesini " kata Tris asisten Ferdi yang bernama sama dengan salah satu teman atasannya itu
" Lalu " kata Ferdi yang duduk dikursi kebesarannya.
" Mereka mengantar undangan " kata Tris Yang memberikan sebuah undangan untuk Ferdi Dan Ferdi menerimanya
" Tamara dan Dilan " kata Ferdi yang lalu meletakan undangan itu diatas meja Dan hanya melihat tanggal pernikahan Dilan .
"Aku akan datang kesana Acara resepsinya minggu depan kan " kata Ferdi
" Ya tuan apa saya harus menyiapkan jas dan gaun untuk nona Kaifa " kata Tris Sambil menyusun berkas berkas didepan Ferdi
" Tak perlu Tris " kata Ferdi cuek lalu mengecek berkas yang diberikan Tris dan mulai membacanya.
********
Di villa Aya duduk dimeja belajar nya seorang diri .Karna itu kesempatannya . Mumpung tuannya pergi bekerja ia bisa fokus belajar .Karna bila Ferdi datang pasti ia harus melayani tuannya itu. Dalam urusan rumah sampai pribadi bahkan urusan ranjang . Yang kadang membuat Aya bingung sendiri.
Cukup lama Aya membaca buku yang ia dapat Lalu ia menutupnya Dan duduk untuk mengirim pesan pada Via temannya .
" Apa Via masih sibuk ya " kata Aya yang menunggu balasan pesan Via . Karna Via kerja disebuah restoran cepat saji sampai sore Dan pulang malam
" Ya mungkin masih sibuk " kata Aya lalu berbaring diatas ranjang nya . Tampa sadar Aya pun ketiduran.
Menjelang sore Aya terbangun dan sholat lalu bergegas kedapur .
" Astaga untung tuan belum pulang " kata Aya yang laku memanas kan makanan yang masih banyak tersisa
" Aya ....." panggil seseorang
" Eh pa Parman ada apa ?" kata Aya .
" Tuan bilang jangan menunggunya ,kau makan lah duluan Karna tuan ada urusan diluar " kata pa Parman
" Ya pa " kata Aya . Karna memang tuannya itu sering pulang larut malam .
Parman pun lalu pergi Dan hanya mengeleng kepalanya . ketika Aya sibuk memanasi masakan didapur Untuk makan malam.
" Mudahan tuan tak membuat mu hamil kasihan sekali kau " kata Parman Yang kemaren sempat di interogasi oleh nyonya nya Karna ulah Alan.
" Ada apa ?" kata Paimo
" Tidak ada apa apa tuan hanya pulang malam Dan aku hanya disuruh untuk menyampaikan nya pada Aya. ." kata Parman
" Oh ya..... wah kita bisa mengintipnya " kata Paimo .
" Jangan macam macam mo, Tuan muda akan marah pada kita Kau tahu walau Aya hanya pelayan .Nyonya menyuruh kita menjaganya dengan baik. Agar dia aman
Jadi jangan macam macam kalo kau tak ingin dipecat " kata Parman .
" Iya ya ... aku tahu " kata Paimo yang memang penasaran dengan Aya.Karna gadis itu terlihat sangat polos Tapi juga cantik . Yang membuat Paimo tertarik
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 492 Episodes
Comments