Ketika Wandi terdiam dua pria menghampiri ketiganya Karna memang mereka janjian mengadakan pertemuan
" Wah Dilan tambah cool aja " kata Tris
" Itu jelas ,karna dia mau menikah bulan depan dengan Naura " kata Yusuf
" What ... wah kalah lho Fer, lihat lho Yang lama pacaran saja ngak nikah nikah Dilan yang baru setahun sudah go pelaminan dia " kata Tris menyindir
" Aku batal menikah dengan Kaifa karna Wandi . Jadi kapan Wan kamu melamarnya. Maaf bila slama ini aku hanya bisa menjaga nya saja tampa harus serius " kata Ferdi terus terang .Yang membuat Wandi terdiam tak bisa berkutik .
Wandi memang sudah lama menyukai Kaifa . Tapi karna Ferdi lebih dulu dekat dengan Kaifa Wandi mengalah .Tapi sejak malam itu ketika ia tidur bersama Kaifa Wandi pun berani bersikap. Apalagi sepertinya Ferdi sudah tahu semuanya.
" Maaf Fer apa kau tak pernah ingin serius dengan Kaifa " tanya Wandi menatap Ferdi .
" Tadi nya iya tapi aku berubah pikiran , karna sepertinya dia lebih menyukai mu jadi Aku melepaskan nya " kata Ferdi santai
" Apa bukan karna Heni " kata Wandi sambil mematikan rokoknya . Karna Ferdi juga berselingkuh Dan Wandi tahu karna pernah melihatnya .
" No ..... bukan itu , aku hanya bersenang senang saja sama hal nya dengan Kaifa " kata Ferdi yang membuat Yusuf Tris dan Dilan ternganga mendengar nya.
" Kau bercanda kan Fer kau berpacaran dengan nya bagaimana kau bisa memberi wanita wanita itu harapan palsu hah ......" kata Yusuf kesal
" Mereka juga hanya memanfaatkan ku , jadi wajar saja . toh disini aku yang rugi. Mereka dapatkan uang ku Tapi aku tak mendapat kan apa apa Lagi pula aku juga tak pernah meniduri mereka Dan orang lain yang meniduri mereka lalu apa yang salah " kata Ferdi santai. Yang membuat ketiga teman nya menatap Wandi . Wandi hanya diam lalu menatap Ferdi .
" Maaf Fer aku hilap , aku akan menikahi kalo kau memang tak mau dengannya Tapi apa kau tahu sebenarnya Kaifa sangat mencintai mu " kata Wandi jujur
" Cinta , cinta tak pernah berkhianat Wan
Dan lagi aku tak pernah menyakiti nya Tapi dia yang membohongiku Hingga aku lari ke Heni " kata Ferdi
" Aish.... kalian ini , masalah wanita saja ribet . Masih banyak yang lain kan . Dan kurasa Ferdi sudah mulai bosan. Harus nya kau rajin rajin healing bro biar ngak bete " kata Dilan
" Yah kau ini lan , dia bukan bosan bro maksudnya dia yang jaga Tapi wandi yang nyerobot tuh Kaifa maksud ngak !! " kata Tris menjelas kan
" Heh..... hebat lho Wan salah Ferdi sendiri Kenapa di lewatin sih momen mantap mantap nya kan rugi bro, akhir nya Wandi yang nyoblos . Padahal Kaifa body nya seksi bro " kata Tris
" Kurasa Ferdi bukan tak mau Tris, Tapi karna dia takut dosa. Kalo Wandi dan Kaifa sudah melewati itu ya langsung menikah saja Ketimbang nanti dia hamil dan kalian makin banyak berbuat dosa " saran Yusuf
" Ya itu bagus kurasa Yusuf benar " kata Dilan yang juga tak pernah mau melewati batas .Walau dia tahu Ferdi playboy Tapi Dilan tahu betul Ferdi tak pernah macam macam .Selain cipika cipiki
" Yah berarti kita kondangan dong Wan " kata Tris pada Wandi
" Ya lihat nanti " kata Wandi .
Sedangkan Dilan Yusuf dan Ferdi hanya diam Duduk santai menikmati cemilan dan kopi panasnya.
***********
Sedangkan Aya hanya terdiam sambil menunggu pesan dari Aqila sahabatnya . Karna Via sedang sibuk kerja..
" Apa dia sibuk sampai pesan ku belum dibaca juga " kata Aya
" Ah sudah lah, pasti Qila sibuk juga " kata Aya Lalu kembali kekamarnya Karna semua pekerjaan nya sudah beres .
Lalu Aya pun membaca majalah dan buku yang ia titip lewat pa Parman karna ia mencari informasi tentang pelajaran untuk kuliah nya.
" Mudahan ketika tuan sudah bosan aku bisa pergi dari sini. Dan uang yang sudah terkumpul bisa untuk kuliah " kata Aya berharap tuan nya itu bosan padanya. Lalu mengambil pil anti hamilnya lalu meminum nya .Dan berbaring di tempat tidurnya untuk tidur siang Karna sedikit lelah
Sedangkan dirumah utama tuan Sandiago
terlihat mami sedang menunggu putra tunggalnya itu pulang .Dan tak lama pria tampan itu muncul dengan membawa roti pesanan sang mami
" Lama sekali " kata mami Risma
" Maaf mam, tadi nongkrong dulu sebentar sama teman lama " kata Ferdi yang lalu menaruh roti pesanan maminya diatas meja dan pergi kekamarnya .
Mami hanya mengeleng lalu mengikuti Ferdi kekamarnya
Ceklek........
" Mam ada apa ?" kata Ferdi heran
" Mami hanya mau tanya Kapan kau akan melamar Kaifa " kata mami
" Tidak ada pernikahan dengan Kaifa .Dia akan menikah dengan Wandi teman Ferdi ." kata Ferdi
Plak...... plak. dua tamparan melayang di pipi Ferdi .
" Lalu bagaimana dengan Aya ..." kata Mami menatap Ferdi
Deg.......
" Bagaimana ......akh apa slama ini mami mengawasi ku " kata Ferdi kaget
" Kalo iya kenapa ? sudah berapa kali kau menidurinya hah..... kenapa putra mami menjijikan sekali ?" kata mami Risma marah
" Maaf kan Ferdi mi, Ferdi hilap " kata Ferdi lirih .Karna kini tak mungkin lagi ia bisa membohongi mami nya Kalo sang mami turun tangan mengawasinya..
" Kau tahu itu dosa , siapa dia ? kenapa kau bisa melakukan nya dengan gadis tak berdosa itu hah..... walau pun dia cuma pelunas hutang ayahnya .Kau tak bisa seenaknya Fer . Kau lupa mami mu ini juga seorang perempuan " kata mami
" Tapi Ferdi sudah menikahinya mi , Ayahnya meminta nya padaku .Dan aku terpaksa. Dan wajar kan bila Ferdi menggaulinya " kata Ferdi
" Tapi tidak dengan memaksa , kau urus semua nya tentang Kaifa . Juga keluargga nya mami tak mau ikut campur Dan jangan sampai Kaifa tahu Aya ada di villa . Ingat itu !!! " kata mami yang tak mau gadis lugu itu di serang .Karna mami Risma tahu persis sifat Kaifa . Karna keluargga mereka juga dekat dengan keluargga Kaifa.
" Ya mi " kata Ferdi yang mengusap pipinya karna merasa kan .panas bekas tamparan sang mami
" Dan satu hal lagi mami tidak mau ada keributan dirumah ini Papi mu belum tahu apa pun , kau .atasi itu sendiri " kata mami lalu pergi meninggalkan kamar Ferdi
" Akh......sial kenapa mami bisa tahu Dari mana mami tahu ....sial pasti Alan " kata Ferdi menepuk jidat nya. Karna Alan tak mungkin bisa berbohong pada kedua orang tuannya
" Akh .......sial......Aku harus bagaimana . Kalo papi tahu tamat riwayat ku Aku harus mencari pa Kevin untuk mengambil surat nikah itu .Untuk bukti kalo tidak sang papi bisa murka padanya.
" Aku harus menyuruh orang mencari salinan surat nikah itu. Kalo tidak nama ku akan dicoret papi dari kartu keluargga kalo di tahu aku meniduri Aya apalagi sampai........." kata Ferdi bingung
" Astaga.......hamil .....apa dia ......." kata Ferdi memijat kening nya mengingat ia meniduri Aya tampa pengaman Dan Ferdi slalu mengeluarkan nya didalam.
********
" Mana Ferdi apa dia belum turun " kata papi menatap istrinya
" Mungkin sebentar lagi pi " kata mami
Tak lama Ferdi muncul dengan baju kaos rumahan nya Dan ikut bergabung di meja makan .Untuk makan malam
" Mana Kaifa Fer apa kau tak membawa nya kesini ?" tanya papi
" Hah ......Ferdi tak jadi menikah dengan nya pi " kata Ferdi
" What lalu apa maksudnya pa indra menanyakan itu pada papi hah.... apa kau main main dengan hubungan kalian " kata papi kaget.
" Dia sudah tidur dengan pria lain jadi aku membatalkan nya Dan aku tak mau aku mendapatkan sisa orang lain " kata Ferdi jujur .Yang membuat papi dan maminya kaget..
"Astaga itu sebab nya Apa itu Alasan slama ini kau menghindarinya " kata papi menatap Ferdi
" Itu salah satunya pi " jawab Ferdi Yang membuat papi nya membuang nafas kasar .
" Astaga ..... anak itu kelewat batas Kau urus sendiri masalah mu , papi ngak mau tahu " kata papi.
" Ya pi " kata Ferdi yang menatap sang mami Namun mami nya terlihat cuek saja Sambil mengisi piring makan sang papi.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 492 Episodes
Comments