Ailyn pun benar-benar memulai segalanya dari bawah. Dirinya merintis karirnya dari nol, dan jatuh bangun dalam pekerjaannya. Paman dan Bibinya pun selalu mendukung kegigihannya tersebut. Meski kadang Ailyn harus siap ditempatkan dimana saja.
Erik pun bangga pada Ailyn yg tak pernah mengeluh padanya. Bahkan menjalankan pekerjaannya dengan sepenuh hati. Walau kadang Erik merasa Ailyn terlalu keras pada dirinya sendiri.
"Ailyn.. selama bekerja kau belum pernah mengajukan cuti." ucap Erik.
"Aku belum membutuhkannya paman." ucap Ailyn.
"Baiklah, tapi kadang kau juga harus punya waktu untuk dirimu sendiri." ucap Erik.
"Iya itu pasti, aku akan selalu mengingatnya paman." ucap Ailyn
"Besok kau akan ditugaskan di kota C?" tanya Erik.
"Benar, mungkin akan memakan waktu 3 bulan." ucap Ailyn.
"Baiklah, selalu hati-hati setiap bertugas." ucap Erik.
"Tentu paman.. itu hal utama." ucap Ailyn.
Keesokannya Ailyn pun pergi ke kota C tersebut. Dan Ailyn menjalani tugasnya sesuai jadwal. Dirinya berkenalan dengan orang-orang baru dan mencoba berbaur dengan mereka. Pekerjaan mereka pun bisa diselesaikan dengan cepat karena komunikasi dan kerjasama yg baik di dalam tim.
Di dalam tim Ailyn mengerahkan segala kemampuannya untuk membantu rekannya. Dan Ailyn mendapatkan banyak keunggulan yg dilihat oleh para atasannya. Beberapa atasannya pun merekomendasikan Ailyn untuk sebuah posisi bagus setelah melihat kinerjanya selama beberapa tahun.
Dan dalam waktu beberapa bulan Ailyn pindah ke divisi penanganan obat-obatan terlarang. Disana Ailyn akan bekerjasama dengan rekannya menemukan para pengedar dan pemakai. Ailyn juga harus banyak belajar dari para seniornya tentang hal itu.
Ailyn pun mengikuti instruksi dari para seniornya dan bekerja keras membantu memecahkan berbagai kasus bersama. Sepak terjang timnya pun menjadi terkenal karena selalu berhasil menangkap target mereka. Pelaku mulai dari orang biasa, pejabat, selebritis dan orang berpengaruh pun berhasil mereka tangani. Kebenaran pun mereka ungkap dan berharap pelaku jera dari perbuatan buruknya.
Ailyn pun semakin terkenal karena timnya yg hebat. Dan dirinya juga diakui oleh semua rekannya. Keberhasilan setiap misinya pun mendapatkan banyak apresiasi dari para atasan. Dan hal itu membuat tim mereka semakin kuat dan pantang mundur dalam mengerjakan tugasnya.
Kemudian, pada misi kali ini target mereka adalah seorang pebisnis yg terkenal kejam dan tagas. Tak banyak orang yg berani pada pria tersebut. Tapi Ailyn dan timnya tetap memeriksa orang tersebut untuk mengungkap sebuah fakta berdasarkan bukti dari informan mereka.
Mereka pun mendatangi pebisnis tersebut dan memberikan surat pemeriksaan resminya. Pria yg terkenal tegas dan kejam itu pun langsung menatap tajam pada tim Ailyn yg datang ke ruangannya.
"Jadi kalian mencurigaiku.?" tanya pria bernama Alonso tersebut.
"Benar, tapi kami belum menetapkan apapun pada anda.. Kami hanya akan melakukan pemeriksaan menyeluruh." ucap Ailyn.
"Cih.. berani sekali kalian? siapa yg memberi kalian informasi?" tanya Alonso kesal.
"Maaf tuan, soal itu sifatnya sangat rahasia demi keamanannya." ucap salah satu rekan Ailyn bernama Bram.
"Begini tuan, untuk menghilangkan semua kecurigaan.. lebih baik tuan mempersilahkan kami memeriksa anda termasuk pengecekan apakah anda mengkonsumsi barang tersebut atau tidak. Atau bisa juga anda telah dijebak oleh seseorang." ucap Ailyn.
"Itu lebih masuk akal, aku tak mungkin membuang-buang uangku demi hal bodoh semacam itu." ucap Alonso.
"Baiklah, kurasa kami bisa memulainya tuan." ucap Bram.
"Silahkan, dan jika aku tak bersalah tolong beritahu aku siapa yg berusaha menjebakku." ucap Alonso.
"Baik tuan, akan kami beritahu pada anda nanti." ucap Ailyn.
Pemeriksaan pun dilakukan di kantor dan rumah tuan Alonso. Termasuk pemeriksaan urine, darah, dan rambut untuk memastikan siapa yg mengkonsumsi barang haram tersebut.
Setelah keluar hasilnya, ternyata benar Alonso memang dijebak seseorang. Dan hasilnya tentu saja negatif karena memang Alonso tak mengkonsumsi barang tersebut.
"Sudah kubilang kan, aku tak mengkonsumsinya." ucap Alonso.
"Benar, maaf atas ketidaknyamanannya. Tapi pemeriksaan itu penting untuk membuktikan kebenaran. Dengan begitu nama baik anda tak tercemar dan keberanian anda membuktikan kalau anda orang yg jujur." ucap Ailyn mencoba mengambil hati Alonso agar pria kejam itu mau bekerjasama.
"Baguslah, sekarang tugasmu menangkap siapa baj**an itu dan beritahu padaku siapa dia agar aku bisa menghukumnya juga." ucap Alonso.
"Baik tuan.. akan kami beritahu saat kami sudah menangkapnya." ucap Bram.
"Apa ada orang terdekat anda yg mencurigakan tuan? karena mungkin saja yg menjebak anda orang terdekat anda sendiri." ucap Ailyn.
"Ada banyak orang yg kucurigai di dunia ini.. kau mau kuberikan datanya?" tanya Alonso tersenyum.
"Yah boleh, terutama orang yg beberapa bulan terakhir melakukan kontak dengan anda." ucap Ailyn.
"Oke.. jika salah satu diantara mereka pelakunya aku akan sangat senang." ucap Alonso.
Penyelidikan pun berlangsung dan Ailyn mendapatkan data-data dari Alonso. Data-data yg cukup akurat, hingga tak bisa terbantahkan. Ailyn dan tim pun serasa mendapatkan jackpot besar. Namun, Ailyn justru malah curiga pada tuan Alonso.
"Apa jangan-jangan ini hanyalah siasat tuan Alonso untuk menjatuhkan lawannya dengan mengetahui kelemahannya.??" gumam Ailyn dengan data-data tersebut.
Pemeriksaan pun berlanjut dan setelah ditelusuri memang benar bahwa mereka adalah pemakai barang haram tersebut. Disanalah Ailyn beserta timnya menangkap banyak orang yg memakai barang haram tersebut. Ailyn juga menemui Alonso untuk memberikan hasil investigasinya.
"Tuan, nona Ailyn dari divisi itu datang." ucap Jery sekertaris Alonso.
"Suruh dia masuk, dia punya berita bagus untukku.." ucap Alonso tersenyum menyeringai membuat Jery merinding.
"Selamat siang tuan Alonso, aku datang sesuai janjiku." ucap Ailyn lalu memberikan berkas mengenai pelaku yg sebenarnya.
"Kerja bagus nona Ailyn.. nampaknya kau memang punya intuisi yg tajam." ucap Alonso tersenyum penuh kemenangan.
"Tapi.. rasanya ini terlalu mudah atau anda memang sengaja mengundang kami untuk memburu mereka?" tanya Ailyn memancing Alonso.
"Hahaha.. kau memang cerdas.. aku suka wanita yg pintar." ucap Alonso.
"Jadi itu semua benar? anda sengaja membuat diri anda seperti pelaku lalu membersihkan nama anda dengan berani, dan menunjukkan pada kami orang-orang tersebut yg merupakan pesaing anda?" tanya Ailyn.
"Itu benar, bukankah ini simbiosis mutualisme?? kalian punya pekerjaan dan pekerjaan kalian membantuku." ucap Alonso licik.
"Anda benar, terimakasih atas informasi menariknya." balas Ailyn tersenyum.
"Jika aku punya informasi lagi, maukah kau menangkap para baj**an tersebut?" tanya Alonso.
"Nampaknya, anda informan yg handal.. Terimakasih aku akan menantikannya." ucap Ailyn.
"Tentu nona, anda sangat pintar membaca situasi.. mungkin kita bisa bertemu di tempat yg bagus bukan di kantorku." ucap Alonso.
"Baiklah, hubungi aku jika anda punya informasinya.. aku akan meninggalkan kartu namaku." ucap Ailyn.
"Oke.. aku senang berbisnis denganmu." ucap Alonso.
Inilah yg membuat Alonso terkenal kejam, karena dirinya tak segan-segan melakukan apapun demi menjatuhkan pesaingnya yg selalu mengganggunya. Alonso akan mencari kelemahan mereka dan menjatuhkannya bahkan tanpa menyentuhnya. Sifatnya yg licik dan berdarah dingin itupun yg membuat dirinya ditakuti dan disegani.
Sedangkan Alonso melihat Ailyn yg pintar menganalisa dan melihat keadaan, membuatnya terpukau. Dan Alonso tak segan-segan akan memanfaatkan wanita itu jika diperlukan.
"Wanita yg menarik.. dia bukan hanya pintar tapi juga pemberani,. Baru kali ini ada wanita yg terang-terangan bicara begitu padaku.. " gumam Alonso dalam hati.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 124 Episodes
Comments