EP.04 Rencana Ailyn

Ailyn pun mencoba bertahan dari kehidupan yg menyedihkan ini. Segala upaya ia coba untuk bertahan dan menunggu waktu yg tepat untuk meninggalkan ayahnya dan rumah terkutuk ini. Dahulu dirinya hidup bahagia dengan kesederhanaan bersama ibu dan pamannya. Kini dirinya malah menderita walau hidup berkecukupan.

Ailyn pun membenci ayahnya sendiri yg tak bisa melindunginya dari ibu tirinya ataupun saudari tirinya. Belajar dan mencari pekerjaan yg bisa ia lakukan setelah lulus SMA adalah upaya Ailyn. Rencana Ailyn adalah pergi dari rumah ayahnya dengan dalih pekerjaan, hingga ia bisa bebas dari ibu tirinya yg kejam.

Ailyn juga sering berbicara dengan pamannya, karena ia tertarik ingin menjadi seperti pamannya. Menjadi anggota kepolisian, dan segera menjauh dari ibu tirinya. Erik pun mendukung apapun yg Ailyn inginkan asalkan itu membuatnya bahagia.

"Ailyn ini tidak mudah? kau mampu??" tanya Erik.

"Aku akan usahakan paman.. paman hanya perlu membimbingku.." pinta Ailyn.

"Baiklah, tapi siapkan rencana cadangan jika ini gagal.. karena tak mudah untuk masuk." ucap Erik.

"Baik paman.. aku akan mencoba segala yg aku bisa." ucap Ailyn.

"Bertahanlah keponakanku.. kau hanya menunggu 3 tahun lagi." ucap Erik.

"Aku mengerti paman." ucap Ailyn.

"Bagaimana keluarga paman?" tanya Ailyn.

"Mereka baik-baik saja.. kau jangan khawatir." ucap Erik.

"Oke paman." ucap Ailyn.

Sejak hari itu, Ailyn pun mencoba segala yg terbaik yg bisa ia lakukan. Beberapa latihan-latihan keras pun ia mulai agar usahanya tidak sia-sia. Kondisi fisik yg bagus pun menjadi kunci Ailyn dalam perjuangannya. Dan gadis itu pantang menyerah pada tujuan hidupnya.

Sementara David, dirinya hanya memikirkan perusahaan milik keluarganya. Karena hanya dengan itu semua masalah dihidupnya terselesaikan. Tuntutan istri dan kedua putri dari Anita sangatlah besar, belum lagi biaya sekolah kedua putrinya. Dan David juga tak bisa membiarkan Ailyn hidup seadanya, hingga David memberikan yg terbaik pula untuk Ailyn. Meski begitu, hidup Ailyn tidak bahagia karena ibu tirinya benar-benar kejam padanya.

Latihan demi latihan pun dijalani Ailyn, meski berat ia tetap menyanggupinya untuk bisa bebas dari ayahnya. Lalu ia juga harus memikirkan nilainya di sekolah yg harus bagus juga. Ailyn pun berusaha keras siang dan malam. Bersiaga dan menyembunyikan beberapa barang-barang miliknya agar tak tersentuh ibu tiri maupun saudari tirinya.

Setiap datang ke rumah, ibu tirinya selalu menggeledah kamar Ailyn. Mengecek setiap detailnya jika David memberi sesuatu pada Ailyn atau ada pakaian baru yg dimiliki Ailyn, maka Anita akan merusak atau merobeknya. Bagi Anita Ailyn bahkan tak pantas untuk memakai barang-barang mahal dan tinggal di rumah tersebut.

Anak haram yg berhasil muncul ke permukaan dan merebut semua perhatian suaminya darinya dan juga kedua putrinya, takkan ia biarkan hidup tenang begitu saja. Bahkan jika bisa Anita ingin Ailyn menghilang dari hidupnya, tapi pasti David takkan membiarkan hal itu terjadi.

"Cih, baguslah jika tak ada barang baru atau barang baru dari suamiku." ucap Anita.

"Sekarang siapkan makan siang untukku..!" ucap Anita memerintahkan Ailyn.

"Baik nyonya.. " ucap Ailyn menahan amarahnya.

Ailyn pun memasak makanan untuk Anita dan tak lama kemudian Jane pun datang untuk membantu ibunya mengacaukan tempat tinggal Ailyn.

"Mom.. aku datang.." ucap Jane.

"Putriku yg cantik sudah datang.." ucap Anita.

"Mom aku lapar.." ucap Jane.

"Tunggulah, si anak haram sedang memasak." ucap Anita.

"Memangnya masakannya enak?? kita pesan saja." ucap Jane.

"Jane, sekali-sekali gunakanlah tenaganya." ucap Anita tersenyum.

"Baiklah mom.." ucap Jane.

Makanan pun siap, dan mereka memakannya tanpa menyisakan sedikitpun untuk Ailyn. Belum lagi mereka sengaja mengotori segalanya dan menumpahkan makanan di meja agar Ailyn membersihkannya.

Setelah puas dengan hal itu, Jane berulah. Dirinya sengaja menjatuhkan televisi ke lantai hingga layarnya pecah dan berhamburan.

"Upps.. maaf ya anak haram. Aku buru-buru, sampai jumpa lagi.." ucap Jane.

"Ingat kau bersihkan semuanya.." ucap Anita lalu pergi bersama putrinya.

Kini tinggallah Ailyn harus membereskan segala kekacauannya. Tapi disisi lain Ailyn beruntung ruangan rahasia buatannya tak terdeteksi oleh ibu tirinya yg selalu mengecek kamarnya. Ruang yg berisi barang berharga seperti buku tabungan dan dokumen penting lainnya.

"Untunglah si ibu tiri jahat itu masih belum tahu ruangan rahasiaku.." gumam Ailyn dalam hati.

Setelah membereskan segalanya, Ailyn pun memilih belajar untuk mempertahankan nilainya. Tak ada yg busa ia lakukan selain itu agar rencananya berhasil.

.

.

Hari demi hari pun berlalu, Ailyn melalui masa SMA yg berat dengan hinaan yg disebarkan Jane di sekolahnya. Tapi Ailyn tak ingin menghancurkan rencana yg sudah ia persiapkan dengan matang. Ailyn terus bersabar dan berusaha, bahkan di sekolah pun Ailyn mendapat julukan anak haram karena ulah Jane.

Ailyn pun menahan semua itu dan tetap pada pendiriannya. Dirinya terus melatih fisiknya dan mempertahankan nilainya tak peduli dirinya tak memiliki teman sekalipun.

Hingga tiba saatnya Ailyn menjalani kelulusan SMA nya. Dirinya cukup senang dengan hasil dari nilainya yg bagus. Bahkan saat kelulusannya pun hanya pamannya dan istrinya yg hadir sebagai walinya bukan ayahnya. Meski begitu Ailyn tak kecewa karena memang ayahnya tak pernah ada untuknya.

Erik dan istrinya pun mengucapkan selamat pada Ailyn dan mereka tetap mendukung Ailyn. Ailyn pun terharu pada sikap pamannya dan istrinya yg menyempatkan waktu untuk datang di acara kelulusannya.

"Terimakasih paman.. bibi.. kalian sudah membantuku bertahan." ucap Ailyn.

"Kami akan selalu ada untukmu Ailyn." ucap Lastri istri dari Erik.

"Iya Ailyn, kau sudah seperti anak kami." ucap Erik tersenyum.

.

.

Setelah kelulusan, dimulailah perjuangan Ailyn yg sesungguhnya. Dirinya sudah tahu kalau ibu tirinya takkan membiarkan Ailyn kuliah seperti putrinya. Dan bahkan Ailyn diusir dari rumah tersebut. Bukannya sedih Ailyn malah bersyukur bisa oergi dari rumah tersebut.

"Kau sudah dewasa dan lulus sekolah.. suamiku sudah membesarkanmu dan membiayai hidupmu.. sekarang kemasi barangmu dan tinggalkan rumah ini." ucap Anita.

"Dengan senang hati nyonya." balas Ailyn.

Ailyn pun mengemasi barang-barangnya dan pergi dari rumah tersebut. Tak ada yg terlewatkan oleh Ailyn semua barangnya sudah ia bawa dan Anita tersenyum melihat kepergian Ailyn.

"Pergilah anak haram..!! jangan muncul lagi di hadapanku." usir Anita pada Ailyn.

Ailyn pun keluar dari rumah tersebut dengan senyuman. Dan saat ia keluar dari rumah, hujan turun dengan derasnya membuat baju Ailyn basah. Tapi gadis itu tetap berjalan mencari tempat berteduh, lalu melanjutkan perjalanannya kembali ke rumah pamannya.

Ailyn pun akhirnya bisa kembali ke rumah lamanya. Rumah yg penuh kenangan dengan ibunya. Lastri pun terkejut karena Ailyn datang dengan keadaan basah kuyub serta membawa semua barangnya.

"Astaga, Ailyn kau baik-baik saja?? apa ibu tirimu mengusirmu?" tanya Lastri.

"Aku tak apa bi, tapi memang benar aku diusir ibu tiriku." ucap Ailyn tersenyum dan tanpa sadar menitihkan air mata.

"Yasudah, kau segera mandi dan ganti pakaian ya.. bibi bersihkan kamar ibumu." ucap Lastri.

"Terimakasih bi." ucap Ailyn.

Ailyn pun diterima di rumah lamanya dengan hangat. Dan Erik justru lega Ailyn diusir ibu tirinya, hingga keponakannya itu bisa lebih leluasa saat ini. Ailyn pun melanjutkan rencananya untuk menjadi anggota polisi seperti pamannya.

Episodes
1 EP.01 Prolog
2 EP.02 Ayah
3 EP.03 Ibu Tiri
4 EP.04 Rencana Ailyn
5 EP.05 Sebuah Pertaruhan
6 EP.06 Pertemuan dengan tuan Alonso
7 EP. 07 Masalah Jini
8 EP.08 Pembalasan Ailyn pada Jini
9 EP.09 Kebangkrutan David
10 EP.10 Bujuk Rayu
11 EP.11 TEROR
12 EP.12 Bahagia di atas penderitaan orang lain
13 EP.13 Misi sukses
14 EP.14 Rumah
15 EP.15 Tugas baru
16 EP.16 Tertangkap
17 EP.17 Sudah berakhir
18 EP.18 Trauma masa lalu..
19 EP.19 Luka
20 EP.20 WASPADA
21 EP.21 Saling membalas
22 EP.22 Kembali
23 EP.23 TAK ADA AMPUN
24 EP.24 Tak peduli
25 EP.25 Berpikir
26 EP.26 Kehamilan Jane
27 EP.27 Pertemuan dengan Kakek
28 EP.28 John Muller
29 EP.29 Simbiosis Mutualisme
30 EP.30 Sebuah Penyesalan
31 EP.31 Istri atau Pengawal??
32 EP.32 Jalan-jalan
33 EP.33 Penyerangan
34 EP.34 Rehat
35 EP.35 Kemunculan Orang Ketiga
36 EP.36 Istri rasa pelakor
37 EP.37 Mencari tempat baru
38 EP.38 Bertemu
39 EP.39 Rahasia Anita
40 EP.40 Kerinduan
41 EP.41 Tidur di sofa
42 EP.42 Kebahagiaan Sederhana
43 EP.43 Menunggumu
44 EP.44 Kembali ke Rumah
45 EP.45 Obat Tidur
46 EP.46 Trauma
47 EP.47 Ingin Tau
48 EP.48 EGO
49 EP.49 Penyelamatan
50 EP.50 Istriku aku datang!!
51 EP.51 Terkejut
52 EP.52 Standby
53 EP.53 Arti Cinta
54 EP.54 Sebuah Penjagaan
55 EP.55 Perlawanan
56 EP.56 Perhatian
57 EP.57 Dinner
58 EP.58 Belajar Berjalan
59 EP.59 Sebuah Pesta
60 EP.60 Iri hati
61 EP.61 Kembali Bekerja
62 EP.62 Serangan Anita
63 EP.63 Sebuah Mistery
64 EP.64 Musuh dalam selimut
65 EP.65 Agen Ganda
66 EP.66 Tugas Jery
67 EP.67 Kepulangan Ailyn
68 EP.68 Kunjungan
69 EP.69 Nihil
70 EP.70 Terjebak
71 EP.71 Kecelakaan maut
72 EP.72 Berita Duka
73 EP.73 Acara Pemakaman
74 EP.74 Kembalinya Pelakor
75 EP.75 Kemunculan Cloe
76 EP.76 Maaf aku bukan pria bodoh
77 EP.77 Kondisi Ailyn
78 EP.78 Black Shadow
79 EP.79 Tipuan..
80 EP.80 Menipu atau ditipu
81 EP.81 Drama
82 EP.82 Tragedi di hotel
83 EP.83 Pengakuan Dosa
84 EP.84 Berkhianat
85 EP.85 Peran
86 EP.86 Salah sangka
87 EP.87 Perasaan Lega
88 EP.88 Pencarian
89 EP.89 Sebuah penyamaran sempurna
90 EP.90 Penyerangan
91 EP.91 Tumbang
92 EP.92 Kabar Mengejutkan
93 EP.93 Tertangkap
94 EP.94 Hukuman
95 EP.95 Pertemuan
96 EP.96 Persidangan
97 EP.97 Pertengkaran dua wanita
98 EP.98 Penjelasan
99 EP.99 Fakta
100 EP.100 Kebahagiaan
101 EP.101 Mengundurkan diri
102 EP.102 Keputusan Tom
103 EP.103 Perjuangan
104 EP.104 Kebohongan
105 EP.105 Karma
106 EP.106 Pesta Perpisahan
107 EP.107 Kebebasan Jini
108 EP.108 Kelahiran anak pertama
109 EP.109 Alexander Damian
110 EP.110 Masalah Pengasuh
111 EP.111 Mulai bekerja
112 EP.112 Ayah dan anak
113 EP.113 Menyerah
114 EP.114 Stalker
115 EP.115 Penyerangan
116 EP.116 Kekacauan
117 EP.117 Aib Jane
118 EP.118 Misi Penyelamatan
119 EP.119 Tuntutan
120 EP.120 Petunjuk
121 EP.121 Barang bukti
122 EP.122 Akhir dari kejahatan Jini
123 EP.123 Akhir Bahagia -END
124 Pengumuman Novel baru
Episodes

Updated 124 Episodes

1
EP.01 Prolog
2
EP.02 Ayah
3
EP.03 Ibu Tiri
4
EP.04 Rencana Ailyn
5
EP.05 Sebuah Pertaruhan
6
EP.06 Pertemuan dengan tuan Alonso
7
EP. 07 Masalah Jini
8
EP.08 Pembalasan Ailyn pada Jini
9
EP.09 Kebangkrutan David
10
EP.10 Bujuk Rayu
11
EP.11 TEROR
12
EP.12 Bahagia di atas penderitaan orang lain
13
EP.13 Misi sukses
14
EP.14 Rumah
15
EP.15 Tugas baru
16
EP.16 Tertangkap
17
EP.17 Sudah berakhir
18
EP.18 Trauma masa lalu..
19
EP.19 Luka
20
EP.20 WASPADA
21
EP.21 Saling membalas
22
EP.22 Kembali
23
EP.23 TAK ADA AMPUN
24
EP.24 Tak peduli
25
EP.25 Berpikir
26
EP.26 Kehamilan Jane
27
EP.27 Pertemuan dengan Kakek
28
EP.28 John Muller
29
EP.29 Simbiosis Mutualisme
30
EP.30 Sebuah Penyesalan
31
EP.31 Istri atau Pengawal??
32
EP.32 Jalan-jalan
33
EP.33 Penyerangan
34
EP.34 Rehat
35
EP.35 Kemunculan Orang Ketiga
36
EP.36 Istri rasa pelakor
37
EP.37 Mencari tempat baru
38
EP.38 Bertemu
39
EP.39 Rahasia Anita
40
EP.40 Kerinduan
41
EP.41 Tidur di sofa
42
EP.42 Kebahagiaan Sederhana
43
EP.43 Menunggumu
44
EP.44 Kembali ke Rumah
45
EP.45 Obat Tidur
46
EP.46 Trauma
47
EP.47 Ingin Tau
48
EP.48 EGO
49
EP.49 Penyelamatan
50
EP.50 Istriku aku datang!!
51
EP.51 Terkejut
52
EP.52 Standby
53
EP.53 Arti Cinta
54
EP.54 Sebuah Penjagaan
55
EP.55 Perlawanan
56
EP.56 Perhatian
57
EP.57 Dinner
58
EP.58 Belajar Berjalan
59
EP.59 Sebuah Pesta
60
EP.60 Iri hati
61
EP.61 Kembali Bekerja
62
EP.62 Serangan Anita
63
EP.63 Sebuah Mistery
64
EP.64 Musuh dalam selimut
65
EP.65 Agen Ganda
66
EP.66 Tugas Jery
67
EP.67 Kepulangan Ailyn
68
EP.68 Kunjungan
69
EP.69 Nihil
70
EP.70 Terjebak
71
EP.71 Kecelakaan maut
72
EP.72 Berita Duka
73
EP.73 Acara Pemakaman
74
EP.74 Kembalinya Pelakor
75
EP.75 Kemunculan Cloe
76
EP.76 Maaf aku bukan pria bodoh
77
EP.77 Kondisi Ailyn
78
EP.78 Black Shadow
79
EP.79 Tipuan..
80
EP.80 Menipu atau ditipu
81
EP.81 Drama
82
EP.82 Tragedi di hotel
83
EP.83 Pengakuan Dosa
84
EP.84 Berkhianat
85
EP.85 Peran
86
EP.86 Salah sangka
87
EP.87 Perasaan Lega
88
EP.88 Pencarian
89
EP.89 Sebuah penyamaran sempurna
90
EP.90 Penyerangan
91
EP.91 Tumbang
92
EP.92 Kabar Mengejutkan
93
EP.93 Tertangkap
94
EP.94 Hukuman
95
EP.95 Pertemuan
96
EP.96 Persidangan
97
EP.97 Pertengkaran dua wanita
98
EP.98 Penjelasan
99
EP.99 Fakta
100
EP.100 Kebahagiaan
101
EP.101 Mengundurkan diri
102
EP.102 Keputusan Tom
103
EP.103 Perjuangan
104
EP.104 Kebohongan
105
EP.105 Karma
106
EP.106 Pesta Perpisahan
107
EP.107 Kebebasan Jini
108
EP.108 Kelahiran anak pertama
109
EP.109 Alexander Damian
110
EP.110 Masalah Pengasuh
111
EP.111 Mulai bekerja
112
EP.112 Ayah dan anak
113
EP.113 Menyerah
114
EP.114 Stalker
115
EP.115 Penyerangan
116
EP.116 Kekacauan
117
EP.117 Aib Jane
118
EP.118 Misi Penyelamatan
119
EP.119 Tuntutan
120
EP.120 Petunjuk
121
EP.121 Barang bukti
122
EP.122 Akhir dari kejahatan Jini
123
EP.123 Akhir Bahagia -END
124
Pengumuman Novel baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!