Ide Perjodohan

Sandra yang sedang menemani Mona di kantin kaget saat melihat kedatangan Roni lalu kemudian disusul oleh Adam, sepertinya kedatangan mereka pasti ada tujuan tertentu, mengingat ini masih di jam kerja.

"Kalian kok bisa tahu kami ada disini?" Sandra menatap Roni dan Adam bergantian dengan tatapan selidik.

"Dia meminta kami datang kesini, katanya ada yang ingin dibicarakan ... penting!" Adam melirik Mona yang terlihat senang dengan kehadiran mereka.

"Awas saja kalau nggak penting! Aku sudah meninggalkan pekerjaanku demi datang kesini." Roni menatap tajam istrinya.

"Aku hanya memintamu datang kesini, tapi tatapanmu seolah ingin membunuhku." Mona memandang malas Roni yang masih menatapnya.

"Kenapa istriku yang cantik ini menggemaskan sekali sih?" Roni menarik hidung Mona dan meninggalkan bekas merah disana, membuat istrinya itu memekik karena sakit.

"Aaaawww ...! Kau ingin mencopot hidungku ya?" Mona memukul bahu Roni, membuat pria itu terkekeh.

Sandra hanya tertawa melihat tingkah laku sepasang suami istri itu.

"Hei, berhentilah menggoda istrimu!" Adam memandang sebal ke arah Roni.

"Sudah ... sudah ... biarkan aku bicara. Aku langsung saja pada intinya. Aku ingin Rey dan Zea menikah." Mona mengatakannya niatnya tanpa basa-basi dengan ekspresi wajah yang dibuat serius.

"Apaaaa ...?" Sandra, Adam dan Roni memekik kaget.

"Ssstt ... kalian ini kenapa sih? Bikin kaget saja!" Mona mengusap dadanya. "Bagaimana kalian setuju dengan ideku ini?"

"Tapi kenapa kau bisa punya ide seperti itu? Apa mereka saling menyukai? Ini bukan zaman Siti Nurbaya lagi, Mon!" Sandra menatap Mona penuh tanda tanya.

"Iya, Mon. Kenapa ide ini tiba-tiba muncul di kepalamu?" Adam mengernyit heran.

"Ayo katakan istriku, aku juga penasaran dengan ide fantastismu itu." Roni pun meatapnya lekat, membuat Mona salah tingkah.

"Zea mungkin belum mencintai Rey, tapi kalau mereka menikah dan selalu menghabiskan waktu berdua, lama-lama cinta itu pasti tumbuh." ujar Mona yakin.

"Lalu bagaimana dengan Rey? Apa dia mencintai Zea?" tanya Adam, dia masih berusaha untuk menyelidiki, mencari jawaban yang seakurat mungkin.

"Rey sudah menyukai Zea sejak dulu, dari mereka masih kecil. Aku tahu itu, tadinya ku pikir itu hanya cinta monyet. Apalagi setelah Zea pindah ke Surabaya, aku kira semuanya berakhir, tapi rupanya aku salah."

"Iya, tapi itu kan ketika Rey masih kecil, sekarang Rey sudah dewasa, mungkin saja Rey sudah menyukai orang lain." Adam mencoba menepis pernyataan Mona.

"Nggak, sampai saat ini Rey masih menyukai Zea. Dia masih sama seperti dulu, dia masih curi-curi pandang kepada Zea, dia cemburu saat Keanu mendekati Zea, bahkan dia sangat khawatir saat Zea sakit. Aku selalu memperhatikannya, dia putraku, aku tau dia seperti apa. Apalagi saat tadi malam Adam menelpon suamiku." ucap Mona.

Sandra sontak memandang Adam dan menuntut penjelasan. "Memangnya ada apa kamu menelpon Roni tadi malam, Pa?"

"Tadi malam Papa melihat Rey di parkiran rumah sakit, Ma. Papa mau samperin, tapi dia udah keburu pergi. Saat Papa ke ruangan Zea, Papa melihat kamu dan Zea masih tertidur. Mungkin karena itu Rey pergi." Adam berusaha menjelaskan pada istrinya yang terlihat penasaran.

"Saat Adam mengatakan itu, aku jadi berpikir semalaman dan memutuskan untuk menjodohkan mereka. Setidaknya aku harus membantu putraku mendapatkan cintanya." lanjut Mona.

"Maaf, kami nggak tahu kenyataannya seperti itu. Jadi apa yang akan kita lakukan sekarang?" Sandra menatap Mona yang mulai tersenyum mendengar ucapannya.

"Seperti yang aku katakan tadi, menjodohkan mereka sampai mereka menikah. Lagipula bukankah menyenangkan kalau kita bisa jadi besan?" Mona tertawa bahagia.

"Iya juga, ya? Kenapa nggak terpikirkan dari dulu? Kalau gini kan, maharnya bisa damai-damai." celetuk Roni dan disambut tawa yang lainnya.

"Baiklah, setelah Zea pulih, kita adakan makan malam bersama, kita akan bilang ke mereka rencana perjodohan ini. Aku harap mereka berdua setuju." Mona begitu antusias dengan rencananya itu.

Sandra, Adam dan Roni hanya mengangguk menyetujui usul dari Mona.

Pasti menyenangkan rasanya jika keempat sahabat ini bisa menjadi besan.

***

Terpopuler

Comments

?

?

sedih Thor

2020-08-06

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!