Siapa wanita itu?

Kini Bianca tengah duduk di teras restoran, matanya menatap ke arah bintang-bintang. Di sampingnya ada Samuel yang ikut duduk seraya melihat pemandangan langit malam.

Jantung Bianca berdetak dengan kencang, entah kenapa untuk saat ini ia sama sekali tidak berani menggoda Samuel seperti biasanya.

Ia merasa suasana kali ini sangat berbeda, ada kenyamanan di hati Bianca. Sebuah kenyamanan yang sangat sulit untuk di katakan.

"Ayo kita pulang."

"Eh?" Bianca terdiam, baru saja ia memuji momen nyaman dengan Samuel tapi pria itu tiba-tiba langsung mengajaknya pulang.

"Kok mendadak sih, Tuan?" tanya Bianca yang kurang suka.

"Ini sudah malam dan besok aku kerja! Dan kau juga pagi-pagi harus langsung bangun lalu siapkan semua keperluan ku."

Bianca hanya memonyongkan bibirnya, ia langsung bangkit. Lalu tangannya segera menggandeng tangan Samuel yang membuat pria itu menatap tajam ke arah Bianca. "Apa yang kau lakukan? Lepaskan!"

"Enggak mau, ayo kita pulang."

Bianca langsung berjalan dengan tangan yang menggandeng tangan Samuel, pria itu hanya memasang wajah datar dengan tatapan tajam meski di dalam hatinya ia tengah berbunga-bunga.

Para pelayan yang melihat kedekatan Samuel dengan seorang wanita, diam-diam memfoto mereka berdua dan di upload ke sosial media.

***

Yurika tengah terbaring di atas ranjang, matanya terus melihat ke layar ponsel miliknya. Ia terus berusaha untuk menghubungi Samuel tapi pria itu bahkan tidak membalas satupun pesan darinya.

Lalu jarinya mulai mengklik aplikasi Instagram, tapi tatapan matanya langsung tertuju pada sebuah akun gosip yang menunjukkan foto seseorang yang sangat ia kenal.

"Arg..." Yurika teriak kesal, ia melihat foto Samuel dengan seorang wanita yang tidak bisa ia lihat wajahnya.

"Jadi selama ini pria itu berseling di belakang ku!" Yurika langsung berdiri, wajahnya menjelaskan kemarahan dan kepanikan. "Bagaimana ini, aku tidak bisa membiarkan pria itu bersama dengan wanita lain."

Lalu Yurika melihat jam masih menunjukkan pukul 01.00 dini hari, kemudian Yurika kembali membaringkan tubuhnya di atas ranjang. Ia ingin segera bertemu dengan Samuel, mau tidak mau pria itu harus menikahinya.

Keesokan harinya...

Samuel seperti biasa berangkat ke kantor di pagi hari, sesampainya di kantor ia melihat sosok wanita yang tidak asing tengah berada di ruang kerja miliknya.

"Apa yang kau lakukan?" tanya Samuel dengan tatapan tajam pada Yurika.

"Tentu saja aku menunggu mu, di sini."

"Memangnya ada apa?"

"Ada apa? Sayang, apa maksud dari semua ini?!" Yurika langsung memberikan foto yang ia dapatkan dari Instagram.

Samuel hanya diam dengan ekspresi datar saat melihat fotonya, tapi ada kelegaan di benak Samuel karena wajah Bianca tidak terlihat di foto itu.

"Sayang!?" Panggil Yurika dengan nada kesal.

"Lalu, apa yang kau inginkan?"

"Kau selingkuh dari ku?"

"Jika iya bagaimana?" tanya Samuel.

Mendengar hal itu Yurika terdiam dengan mata yang berkaca-kaca, "Kau tidak bisa meninggalkannya ku, aku sedang mengandung anak mu dan kau harus segera menikahi ku."

Samuel terdiam tidak ada ekspresi terkejut sama sekali setelah mendengar kehamilan Yurika, pria itu malah menatap tajam ke arah Yurika.

"Sayang." Panggil Yurika yang kesal karena tidak mendapatkan respon sama sekali dari Samuel.

"Apa lagi?"

"Kau harus bertanggung jawab!"

"Yurika, aku bahkan tidak ingat pernah melakukan hubungan badan denganmu. Meski aku mabuk sekalipun, tentunya aku akan ingat apa yang pernah aku lakukan."

"Apa maksud perkataan mu? Jadi kau tidak ingin bertanggung jawab?"

"Jika iya bagaimana!?"

"Kau jahat! Kau harus bertanggung jawab, aku tidak mau tahu. Bagaimana pun ini juga anakmu," ucap Yurika dengan mata yang berkaca-kaca.

"Bisa saja itu bukan anak ku tapi anak pria lain?"

"Jadi kau menuduh ku melakukan hal itu? Samuel, aku memang melakukan hubungan terlarang denganmu sebelum menikah tapi aku juga bukan wanita seperti itu!" Yurika menangis saat mendengar kata-kata yang seakan menghina harga dirinya sebagai seorang wanita.

Samuel terdiam, ada perasaan bersalah di hatinya saat mengatakan hal itu kepada Yurika.

"Baiklah, aku akan menikahi mu."

Mendengar perkataan Samuel, Yurika tersenyum senang. "Sungguh? Jadi kapan kita menikah?" Yurika langsung mengubah ekspresi wajahnya 180 derajat.

"Setelah anak itu lahir, aku akan melakukan tes DNA jika anak itu benar anak ku. Maka aku akan menikahi mu dan jika bukan, maka aku tidak akan menikahi mu."

Yurika terdiam sesaat, "Untuk apa tes DNA, apa kau tidak percaya dengan yang ku katakan? Apa kau masih tidak percaya dengan apa yang terjadi malam itu?"

"Aku percaya, tapi aku hanya ingin berjaga-jaga. Aku tidak mau suatu saat, aku malah mengurus anak orang lain."

Yurika terdiam, "Tapi jika kau tidak ingin anak itu di tes DNA, maka kau jangan harap bisa memiliki kesempatan untuk menikah dengan ku. Lagi pula apa yang harus kau khawatirkan jika anak itu benar anak ku, maka kau tidak perlu khawatir." Sambung Samuel.

"Tentu saja aku tidak khawatir karena ini adalah anakmu, lebih tepatnya anak kita." Yurika tersenyum senang dengan tangan yang langsung menggandeng tangan kekasihnya.

Samuel hanya diam dengan ekspresi datar dan tatapan tajam. "Jadi sebaiknya kau pulang, aku masih memiliki banyak pekerjaan!"

"Tapi aku masih merindukanmu, kita baru saja bertemu."

"Yurika, jangan manja!"

"Baiklah, tapi siapa wanita itu? Wanita yang bersama mu."

Samuel kini terdiam, dia sedikit bingung harus menjawab apa. Tapi meski begitu ia adalah pria yang cukup mahir dalam menyembunyikan perasaan di hatinya.

"Dia teman ku."

"Teman, tapi kenapa harus nempel-nempel seperti itu. Sebaiknya kau jauhi wanita itu, aku tidak suka."

"Em.."

"Kau harus jauhi dia, sayang. Jika kau tidak menjauhinya, itu akan membuat ku sakit hati dan menjadi banyak pikiran. Lalu hak itu akan mempengaruhi kesehatan bayi kita." Ucap Yurika menjelaskan semuanya.

Samuel hanya menganggukkan kepalanya, melihat jawaban Samuel. Yurika tersenyum senang, ia laku berpamitan kepada kekasihnya untuk pulang.

Terpopuler

Comments

Bunga

Bunga

dasar cowok kok oon

2024-07-24

1

🌸 Airyein 🌸

🌸 Airyein 🌸

Dih cowok lemah. Bikin kesal euy

2024-04-18

1

Yulia Prihatin91

Yulia Prihatin91

Samuel masak lama mengetahui jejak kebusukan yurike tinggal detektif gt matai yurike

2023-07-12

1

lihat semua
Episodes
1 Pertemuan pertama yang membawa kesan buruk
2 Apa kau pikir aku seperti sebuah kotoran!
3 Kabur dari rumah berujung jadi pembantu
4 Terang-terangan menggoda
5 Calon suami Yurika
6 Terang-terangan menggoda 2
7 Teman munafik
8 Ada yang berdiri tegak tapi bukan keadilan
9 Menyita handphone
10 Terpeleset
11 Antara senang dan kesal
12 Gara-gara kemampuan abal-abal mu!
13 Bilang gak mau tapi nyatanya mau
14 Saran dari Daniela
15 Pelayan cantik
16 Berita besar dari Yurika
17 Tangisan Bianca
18 Apakah ini kencan kita?
19 Siapa wanita itu?
20 Kecewa
21 Ada yang berubah
22 Sedang tidak mood
23 Teman lama
24 Jangan menangis!
25 Ciuman
26 Mabuk
27 Mabuk 2
28 Rupanya itu bukan mimpi
29 Seperti hantu yang bergentayangan
30 Surat wasiat Samuel
31 Kenyataan yang menyakitkan
32 Kekasih Bianca
33 Makan malam
34 Amarah Samuel
35 Sakit tapi tak berdarah
36 Emosi Bianca yang meluap-luap
37 Menahan rasa malu
38 Rahasia Yurika
39 Di grebek
40 Tidak tahu terimakasih
41 Awal pertemuan Bianca dan Yurika
42 Mengusir secara terhormat
43 Klarifikasi
44 Penolakan keras
45 Menginginkan bukti
46 DP duluan
47 Menyamar
48 Pertemuan tak terduga
49 Ajakan makan malam
50 Apa yang kau dapatkan dari Yurika.
51 Kejutan di pagi hari yang cerah
52 Pukulan dari ayah mertua
53 Kunjungan ke rumah sakit
54 Hidup melarat
55 Hadiah
56 Tidak merestui
57 Bianca yang mesum
58 Merestui
59 Pergi ke orang tua Samuel
60 Jatuh sakit
61 Mengunjungi diam-diam
62 Pernikahan
63 Malam pertama
64 Setelah menikah
65 Di prank
66 Bulan madu
67 Penutup
Episodes

Updated 67 Episodes

1
Pertemuan pertama yang membawa kesan buruk
2
Apa kau pikir aku seperti sebuah kotoran!
3
Kabur dari rumah berujung jadi pembantu
4
Terang-terangan menggoda
5
Calon suami Yurika
6
Terang-terangan menggoda 2
7
Teman munafik
8
Ada yang berdiri tegak tapi bukan keadilan
9
Menyita handphone
10
Terpeleset
11
Antara senang dan kesal
12
Gara-gara kemampuan abal-abal mu!
13
Bilang gak mau tapi nyatanya mau
14
Saran dari Daniela
15
Pelayan cantik
16
Berita besar dari Yurika
17
Tangisan Bianca
18
Apakah ini kencan kita?
19
Siapa wanita itu?
20
Kecewa
21
Ada yang berubah
22
Sedang tidak mood
23
Teman lama
24
Jangan menangis!
25
Ciuman
26
Mabuk
27
Mabuk 2
28
Rupanya itu bukan mimpi
29
Seperti hantu yang bergentayangan
30
Surat wasiat Samuel
31
Kenyataan yang menyakitkan
32
Kekasih Bianca
33
Makan malam
34
Amarah Samuel
35
Sakit tapi tak berdarah
36
Emosi Bianca yang meluap-luap
37
Menahan rasa malu
38
Rahasia Yurika
39
Di grebek
40
Tidak tahu terimakasih
41
Awal pertemuan Bianca dan Yurika
42
Mengusir secara terhormat
43
Klarifikasi
44
Penolakan keras
45
Menginginkan bukti
46
DP duluan
47
Menyamar
48
Pertemuan tak terduga
49
Ajakan makan malam
50
Apa yang kau dapatkan dari Yurika.
51
Kejutan di pagi hari yang cerah
52
Pukulan dari ayah mertua
53
Kunjungan ke rumah sakit
54
Hidup melarat
55
Hadiah
56
Tidak merestui
57
Bianca yang mesum
58
Merestui
59
Pergi ke orang tua Samuel
60
Jatuh sakit
61
Mengunjungi diam-diam
62
Pernikahan
63
Malam pertama
64
Setelah menikah
65
Di prank
66
Bulan madu
67
Penutup

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!