Bab 16. Tidak Memiliki Tetangga

Lyodra keluar dari rumah untuk buang sampah, tetapi karena suasana masih cukup pagi dan tugasnya melayani Aiden sudah selesai. Dia pun memilih untuk berjalan-jalan sebentar.

Dia melewati beberapa rumah di samping rumah Aiden. Dan ternyata dia baru sadar, bahwa dia tidak memiliki tetangga dekat, semua rumah itu kosong, hingga rumah ke sepuluh, baru ada penghuninya.

Lyodra langsung menganga dengan keringat kecil yang jatuh dari pelipis, karena dia berjalan cukup jauh dengan terik matahari yang mulai menyapa kulitnya.

"Astaga, apakah dia semenyeramkan itu, sampai tidak ada yang mau menjadi tetangganya?" tanya Lyodra pada dirinya sendiri, sesuatu yang masih dia pertanyakan terus-menerus karena tak kunjung mendapat jawaban.

"Pantas saja mereka tidak terganggu dengan suara lolongan serigala, ternyata jaraknya memang sejauh ini," ucap Lyodra lagi, dia menatap satu persatu rumah kosong itu, hingga akhirnya dia memutuskan untuk kembali, tetapi sebelum itu ada seorang wanita yang memanggilnya, membuat dia urung untuk melangkah.

"Tunggu!"

Lyodra menoleh dan mendapati sosok wanita yang memiliki usia sebaya dengan Prima tengah berjalan ke arahnya. "Apakah Nona tinggal di sekitar sini?" Tanya wanita itu.

Kening Lyodra sedikit mengernyit, lalu dia pun menganggukkan kepala. "Benar, ada apa, Nyonya?"

"Di mana, Nona? Setahu saya, tidak ada yang mau tinggal di dekat rumah ujung sana," ucap wanita itu sambil menunjuk rumah Aiden, tatapan matanya nampak sangat serius, seolah tengah menasehati Lyodra agar pindah rumah saja. Padahal sebenarnya gadis itu tinggal satu atap dengan Aiden.

"Maksudnya yang paling besar itu, Nyonya?" tanya Lyodra memastikan, dan wanita itu langsung mengangguk tanpa ragu.

"Benar, banyak yang bilang aura di rumah itu menyeramkan. Jadi jangan sampai rumah Nona terkena aura gelapnya, bisa-bisa banyak hantu yang akan datang ke rumah Nona," ujar wanita itu kembali memberikan peringatan pada Lyodra, tetapi bagaimana bisa dia pergi begitu saja, sementara dia memiliki kontrak kerja dengan Aiden.

"Apakah itu alasan kalian mengucilkan rumah itu?"

"Maaf, Nona, tapi kami cari aman. Dan sebaiknya anda juga."

"Ya, terima kasih atas sarannya, Nyonya. Saya akan pertimbangkan," jawab Lyodra, tanpa berkata yang sebenarnya.

Wanita itu tersenyum lalu menepuk bahu Lyodra beberapa kali. "Segeralah pindah, sebelum terlambat."

Lyodra mengangguk kecil, lalu dia pun pamit untuk pulang. Sepanjang jalan dia kembali menggerutu sendirian, karena rumor dan juga hal-hal janggal terus menghampirinya.

"Benarkah yang menggangguku itu hantu?"

***

Karena bahan-bahan makanan di dapur sudah hampir habis, Prima memutuskan untuk pergi berbelanja, tetapi pada saat tiba di ambang pintu, dia bertemu dengan Lyodra, dan gadis itu memaksa ingin ikut. Tak dapat menolak, akhirnya mereka pergi bersama.

Ketika mereka berada di perjalanan, Lyodra kembali teringat dengan pembicaraannya bersama wanita tadi, hingga akhirnya dia mengajak Prima mengobrol. "Sudah berapa lama Bu Prima bekerja di sana?"

Satu buah pertanyaan itu berhasil membuat Prima menoleh. Sebelum menjawab Prima mengulum senyum, karena Lyodra memang gadis yang selalu ingin tahu apapun yang ada di rumah itu. Dia yakin Aiden memperkejakannya bukan tanpa sebab.

"Semenjak keluarga itu pindah ke negara ini," jawab Prima apa adanya. Karena sebenarnya dia dan keluarganya sudah turun temurun melayani keluarga vampir. Mereka terus mengikuti ke manapun Aiden pergi, hingga entah sudah generasi ke berapa.

Lyodra tampak manggut-manggut, dia juga jadi penasaran, kenapa Prima bekerja tanpa merasa terganggu dengan semua kebiasaan aneh Aiden dan keluarganya.

"Tadi aku sempat berjalan-jalan di sekitar komplek, ternyata kita tidak memiliki tetangga ya, Bu. Ada yang bilang, katanya rumah Tuan itu menyeramkan, apakah Bu Prima setuju?" ujar Lyodra, dia ingin terus mengorek informasi, siapa tahu Prima mengetahui sesuatu.

Namun, reaksi Prima di luar dugaan, karena wanita itu justru terkekeh kecil, seolah Lyodra baru saja memberikan sebuah lelucon padanya.

"Semua itu tidak benar, Lyo. Mereka bukan takut karena rumah Tuan menyeramkan, tapi karena peliharaannya. Kamu sudah tahu 'kan kalau Tuan memelihara beberapa ekor serigala?"

Benar, mungkinkah karena itu salah satu alasannya. Lagi pula kenapa Aiden tidak memelihara hewan yang umum dipelihara saja?

"Tapi apakah Bu Prima tidak merasakan apapun?"

Prima langsung menggelengkan kepala. Sekarang dia mulai mengerti kenapa Aiden membiarkan gadis itu berada di sisinya, ya, karena hanya Lyodra, seseorang yang begitu berani memasuki kawasan makhluk penghisap darah.

Dia benar-benar tidak mundur, meskipun sudah merasakan banyak keanehan di rumah Tuan. Aku harap dia akan bertahan sampai akhir.

Hingga tak terasa mereka pun tiba di salah satu pusat perbelanjaan yang ada di kota itu. Ketika Lyodra turun, semua pasang mata yang tersembunyi seolah sudah menyambutnya.

Terpopuler

Comments

Fitri Fitri melay

Fitri Fitri melay

lanjut thor...ceritabya mulai menarik

2023-04-11

2

Aminah Adam

Aminah Adam

lanjut..

2023-03-15

0

HNF G

HNF G

hayo looo... awas diculik vampir lain

2023-03-10

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Jangan Menyesal!
2 Bab 2. Jangan Halangi Aku
3 Bab 3. Menjadi Pelayan
4 Bab 4. Dua Kali Lipat
5 Bab 5. Aku Pasti Bisa
6 Bab 6. Dia Istimewa
7 Bab 7. Frustasi
8 Bab 8. Tugas Baru
9 Bab 9. Botol Ramuan
10 Bab 10. Bagaimana Kalau Benar?
11 Bab 11. Aku Suka
12 Bab 12. Kalung Permata
13 Bab 13. Milik Aiden
14 Bab 14. Sosok Pengganggu
15 Bab 15. Kau Akan Segera Sembuh
16 Bab 16. Tidak Memiliki Tetangga
17 Bab 17. Dia Seperti Candu
18 Bab 18. Dasar Lemah
19 Bab 19. Lehermu Jadi Lebih Cantik
20 Bab 20. Benar-benar Masih Ada
21 Bab 21. Diserang
22 Bab 22. Berbohong
23 Bab 23. Bagaimana Kalau Begini?
24 Bab 24. Aku Setuju
25 Bab 25. Meninggalkan Rumah
26 Bab 26. Bimbang
27 Bab 27. Dia Telah Kembali
28 Bab 28. Tidak Akan Selamat
29 Bab 29. Itukan Yang Kau Mau?
30 Bab 30. Maafkan Aku Daddy
31 Bab 31. Tidak Ada Bayangan
32 Bab 32. Bulan Purnama
33 Bab 33. Panggilan Dari Jayden
34 Bab 34. Sebuah Gedung
35 Bab 35. Anggap Aku Sebagai Musuh
36 Bab 36. Pengkhianatan
37 Bab 37. Aiden, Kembali!
38 Bab 38. Kita Berbeda
39 Bab 39. Tidak Bisa
40 Bab 40. Matre Sejak Lahir
41 Bab 41. Tidak Bersalah Sepenuhnya
42 Bab 42. Tanganmu Nakal
43 My Beautiful Police by Lunoxs
44 Bab 43. Ayah Mertua
45 Bab 44. Menjenguk Jayden
46 Bab 45. Purnama Tiba
47 Bab 46. Menghancurkan Kalung
48 Bab 47. Jiwanya Hilang
49 Bab 48. Buka Matamu!
50 Bab 49. Menjadi Manusia
51 Bab 50. Bayi Manusia
52 New Novel
53 New Novel
Episodes

Updated 53 Episodes

1
Bab 1. Jangan Menyesal!
2
Bab 2. Jangan Halangi Aku
3
Bab 3. Menjadi Pelayan
4
Bab 4. Dua Kali Lipat
5
Bab 5. Aku Pasti Bisa
6
Bab 6. Dia Istimewa
7
Bab 7. Frustasi
8
Bab 8. Tugas Baru
9
Bab 9. Botol Ramuan
10
Bab 10. Bagaimana Kalau Benar?
11
Bab 11. Aku Suka
12
Bab 12. Kalung Permata
13
Bab 13. Milik Aiden
14
Bab 14. Sosok Pengganggu
15
Bab 15. Kau Akan Segera Sembuh
16
Bab 16. Tidak Memiliki Tetangga
17
Bab 17. Dia Seperti Candu
18
Bab 18. Dasar Lemah
19
Bab 19. Lehermu Jadi Lebih Cantik
20
Bab 20. Benar-benar Masih Ada
21
Bab 21. Diserang
22
Bab 22. Berbohong
23
Bab 23. Bagaimana Kalau Begini?
24
Bab 24. Aku Setuju
25
Bab 25. Meninggalkan Rumah
26
Bab 26. Bimbang
27
Bab 27. Dia Telah Kembali
28
Bab 28. Tidak Akan Selamat
29
Bab 29. Itukan Yang Kau Mau?
30
Bab 30. Maafkan Aku Daddy
31
Bab 31. Tidak Ada Bayangan
32
Bab 32. Bulan Purnama
33
Bab 33. Panggilan Dari Jayden
34
Bab 34. Sebuah Gedung
35
Bab 35. Anggap Aku Sebagai Musuh
36
Bab 36. Pengkhianatan
37
Bab 37. Aiden, Kembali!
38
Bab 38. Kita Berbeda
39
Bab 39. Tidak Bisa
40
Bab 40. Matre Sejak Lahir
41
Bab 41. Tidak Bersalah Sepenuhnya
42
Bab 42. Tanganmu Nakal
43
My Beautiful Police by Lunoxs
44
Bab 43. Ayah Mertua
45
Bab 44. Menjenguk Jayden
46
Bab 45. Purnama Tiba
47
Bab 46. Menghancurkan Kalung
48
Bab 47. Jiwanya Hilang
49
Bab 48. Buka Matamu!
50
Bab 49. Menjadi Manusia
51
Bab 50. Bayi Manusia
52
New Novel
53
New Novel

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!