Becca melihat kepergian Joe dengan sedikit bingung. Di rumah ini, meskipun sudah berstatus sebagai istri dari Jonathan, tetapi dia belum mengenal dengan baik keluarganya. Meskipun antara Becca dan Jessica sudah ada pertemuan sebelumnya. Namun, masa lalu menyebabkan sosok Becca yang sekarang lebih introvert, serta sulit membuka diri, apalagi berbaur dengan mudah pada orang asing. meskipun sejatinya dia memiliki rasa empati dan simpati yang tinggi.
Sarapan yang ada di depan Becca saat ini, hanya dia aduk perlahan, sedangkan pikirannya entah pergi ke mana. Hingga akhirnya acara sarapan tersebut hanya berakhir dalam kesunyian tanpa adanya satu obrolan yang berarti.
Setelah Becca dan Luna berganti dengan pakaian harian, mereka di ajak jalan-jalan memperlihatkan bagian-bagian kediaman tersebut. Bersama dengan Jessica, keduanya kini duduk di taman bersama. Hingga tidak lama kemudian, tampak Joe mulai berjalan menghampiri mereka.
“Bisa kita bicara sebentar?” tanya Joe sambil menatap Becca, sedangkan Becca tampak menoleh kepada Luna terlebih dahulu dan wanita itu hanya mengangguk kecil.
Becca lantas mengikuti langkah Jonathan. Dia membawa Becca ke kamar pribadinya yang kini menjadi kamar mereka berdua. “Ada apa?” tanya Becca ketika keduanya sudah berada di dalam kamar.
“Duduklah!” ujar Joe.
Becca lantas duduk di kursi yang tersedia di kamar tersebut, sedangkan Jonathan tanpa ragu berjongkok di hadapannya dan langsung merobek pakaian yang dikenakan Becca.
“Hei! Apa yang kau lakukan?” Becca yang terkejut sontak menampar pipi Joe dengan sangat keras. Dia segera menutup dua buah bagian dadanya yang seketika menyembul saat itu.
Jonathan yang merasakan tamparan untuk pertama kali memejamkan mata sejenak sambil menghirup napas panjang. Lagi-lagi tanpa ragu dia malah memelorotkan celananya sendiri saat itu juga.
“Hei! Apa kau gila? Kau bilang ingin mengajakku berbicara bukan bercinta!” teriak Becca mulai panik.
Mulut Jonathan masih tertutup rapat dan tidak mengatakan apa pun saat itu. Dia menahan kedua tangan Becca yang menutup bagian tubuh dan membiarkan Becca yang memberontak sambil memejamkan matanya.
“Lihatlah!”
“Tidak!”
“Lihat aku bilang!” Jonathan memaksa Becca untuk melihatnya saat ini. Sesuatu yang belum pernah dia perlihatkan pada wanita lain, kecuali ketika dia berkonsultasi dengan dokter, ataupun melakukan terapi pijat kemarin.
Untuk sesaat Becca masih memberontak dan enggan melihat Jonathan. Namun, Joe yang tampak tidak melakukan apa pun kecuali memaksanya membuka mata tentu saja menyebabkan Becca merasa penasaran. Hingga ketika kedua manik indah itu terbuka, pandangan pertama yang dia lihat adalah sosok Jonathan yang sudah tidak mengenakan pakaian di bagian pinggang ke bawah, sedangkan dirinya sendiri tidak mengenakan pakaian bagian atasnya.
“Inilah pertukaran yang aku inginkan, dan karena inilah aku menikahimu?” ujar Jonathan pada akhirnya melepaskan cengkeraman tangannya karena merasa Becca sudah lebih tenang.
“Maksudmu?” Untuk sejenak Becca mengerutkan dahinya, tentu saja dia masih belum mengerti dengan penjelasan Joe.
Perlahan Jonathan duduk di samping Becca dengan kondisi yang sama seperti sebelumnya, sedangkan Becca tanpak menutup kembali bagian inti tubuhnya tersebut dengan tangan.
“Seperti yang kau lihat. Johny tidak bereaksi apa pun meskipun kau sudah menujukkan tubuhmu dan milikmu.”
Becca sontak melebarkan mata hingga membulat sempurna dan sebuah pertanyaan kembali terlontar begitu saja dari bibirnya. “Kau gay? Dan kau menikahiku karena tidak ingin keluargamu tahu?”
Sebuah sentilan jemari lantas mendarat di dahi Becca saat itu juga. “Kau cukup cerdas bisa menebak alasan yang kedua. Tapi maaf mengecewakanmu karena alasan pertamamu salah karena aku tidak memiliki masalah dengan orientasi seGsual.”
“Lalu? Jangan bilang kau pria yang impoten?” ujar Becca sedikit hati-hati.
Jonathan menjawab dengan mengedipkan mata, sedangkan Becca langsung menunduk dan melihat si Johny yang gemandul di bawah sana. Berulang kali dia melihat ke wajah Jonathan lalu Johny secara bergantian. Namun, hasilnya sama saja, wajah dan senjata utama pria tersebut tetap datar dan tidak berubah sedikit pun.
Becca lantas bertepuk tangan sambil menggeleng kecil, ternyata ada pria yang kondisinya lebih parah di bandingkan dengan Billy saat ini di negara tersebut. Padahal bisa di bilang Jonathan termasuk sosok pria yang sempurna secara fisik maupun materi. Akan tetapi, sepertinya Tuhan bertindak adil dalam membagi nikmat pada setiap umatnya.
“Lalu kau ingin aku berbuat apa? Seharusnya kau datang ke dokter, bukan malah menikahiku.” jawab Becca santai karena dirinya merasa cukup aman sekarang.
“Kau pikir sudah berapa dokter yang aku bunuh karena tidak bisa menyembuhkan aku?”
Mendengar hal itu, tentu saja Becca langsung terdiam dan tidak lagi mengeluarkan sepatah kata pun. Dia masih ingin hidup panjang dan melihat pertumbuhan Ace sampai dia dewasa.
“Baiklah. Jadi kau ingin aku berbuat apa?”
“Ku dengar banyak pria yang memiliki masalah yang sama denganku dan bisa sembuh setelah mereka melakukan terapi di tempat kerjamu. Aku tidak ingin berbagi terapis dengan orang lain. Karena itulah aku menikahimu.”
Becca tampak mengangguk kecil, alasan yang diberikan Joe kali ini terasa lebih masuk akal di bandingkan jika pria itu mengaku jatuh hati padanya. “Tapi sepertinya kau terlalu membesar-besarkan tentang kemampuan kami. Aku bukan Tuhan yang bisa menyembuhkanmu. kebanyakan dari mereka menggunakan obat demi mempertahankan keperkasaan mereka. Alhasil, mereka ketagihan dan mati karena serangan jantung. Kau pasti tahu jika obat seperti itu lebih berbahaya kalau di konsumsi secara berkala. Jadi rasanya mungkin posisi sebagai istrimu terasa akan sangat sia-sia jika kau berikan padaku.”
“Bukan masalah, lagi pula siapa pun istriku kelak, rasanya juga akan percuma jika aku tidak bisa menikmati mereka sepenuhnya. Jadi, dari pada aku terus-terusan membayarmu di tempat itu hanya untuk sekali service setiap harinya, apa salahnya jika aku membayarmu secara langsung melalui pernikahan. Aku juga tidak ingin lagi meminum jenis obat apa pun. kau cukup melatihku dengan tanganmu itu.” Sejenak Joe menghentikan kalimatnya untuk mengambil sebuah berkas perjanjian pernikahan. “Kau boleh meminta apa pun sebagai gantinya. Tapi, setelah masuk ke dalam keluarga ini, bertingkahlah selayaknya seorang tamu di rumah orang lain. Masuklah seolah kau adalah orang buta, ketika kau keluar, anggaplah dirimu bisu. Aku bukan memintamu untuk bertingkah sebagai orang asing. Jika apa yang kami lakukan ini bertentangan dengan prinsip hidupmu, maka sebaiknya kau diam saja. Tapi, jika kau menganggap kami layaknya sebuah keluarga, kami akan menyambutmu dengan tangan terbuka.”
Becca terdiam mendengar penjelasan Joe. Dia bukan tidak mengerti kehidupan apa yang akan dia alami ke depannya. Mungkin Becca harus mengulang kembali kehidupannya di masa lalu, tetapi dia cukup bersyukur karena Joe sudah memperingatkannya sejak awal, tanpa menutupi bagaimana berbahayanya kelas atas.
“Aku mengerti. Lalu apa timbal balik yang akan aku dapatkan di sini?” tanya Becca tanpa ragu.
“Seperti yang aku bilang sebelumnya. Kau bisa meminta apa pun yang kau inginkan. Rumah, mobil, perhiasan, atau apa pun itu secara materi kau bebas menikmatinya. Kau pun bebas jika berniat jatuh hati padaku. Dan satu lagi.” Joe memberikan beberapa lembar foto ke pada Becca.
Hingga membuat wanita tersebut benar-benar cukup terkejut dan menyebabkan tangannya gemetaran. “Ini?”
“Kau istriku. Ace juga putraku. Kalian berada di bawah perlindungan keluarga ini sepenuhnya mulai saat ini, tidak perlu khawatir tentang mereka. Sebagai seorang ibu, menurutku kau cukup menyayangi Ace di bandingkan dengan semua materi yang aku tawarkan itu. Hal ini lah jaminan terbaik yang bisa aku lakukan sebagai pertukaran kita.”
Becca terdiam mendengar penjelasan Jonathan. Mungkin memang benar kata pria tersebut, hal terbaik yang saat ini harus dia pikirkan adalah keselamatan Ace. Dan dia memerlukan kekuasaan serta kekuatan yang di miliki oleh keluarga Jonathan untuk hal itu.
“Baiklah, aku setuju,” kata Becca. “Tapi aku juga memiliki permintaan lainnya.”
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Comments
Vyrne S W
lanjut thor
semangat ya aq nunggu up berikutnya
2023-02-26
1
N⃟ʲᵃᵃ࿐DHE-DHE"OFF🎤🎧
Joe pengen sembuh Becca
kasian ganteng kaya raya tp si ntong nya kaga bangun 🤣🤣
2023-02-20
0