"Hey...ada penyusup!!"seru pria tambun itu, beberapa orang bertubuh kekar datang menghampiri.Si pria tambun menunjuk ke arah Soraya yang terus saja melangkah tak perduli.
"Hey tunggu!!"
Para bodyguard melompat turun, berlari mencegah langkah Soraya.
"Anak kecil..Kau siapa?kenapa ada di kawasan terlarang ??"
Belum sempat Soraya menjawab, terdengar tepukan tangan yang membuat ketiga pria kekar itu mendongak.
Si pria tambun memberikan arahan seperti gerakan tangan,para bodyguard mengangguk patuh.Lalu tanpa aba-aba mereka mengheret tubuh Soraya.
"Eh lepasin... kalian mau bawa aku kemana?"seru Soraya.
"Memberikan mu pelajaran karena telah lancang masuk kawasan pabrik "jawab salah satu diantara para Bodyguard.Kejadian itu sejenak memancing perhatian,tapi para pekerja kemudian melanjutkan pekerjaannya masing-masing tanpa mau perduli.
Soraya diseret kesebuah ruangan yang tertutup.Pria tambun itu ada disana juga,ia mengarahkan para bodyguard untuk keluar dan berjaga disana.
Soraya melihat nama pelikat di saku kirinya bertuliskan ROSI.Pria itu menghampiri Soraya dengan senyum menjijikkan.
"Kau masih kecil sudah berani-beraninya masuk kemari..Kau mau apa sebenarnya ?hah?"Rosi menarik kacamata yang dipakai oleh Ayak.
"Waaaahhhh cantik sekali,berapa usiamu ?"
Soraya bungkam...Matanya menjeling tajam.Rosi mencengkram rahang gadis cantik itu,ia membolak-balik wajah Soraya.Kemudian berseringai penuh nafsu.
"Kau sangat menggairahkan..."
"Eh eh..kau mau apa kesini?ini daerah terlarang"
"Saya mau bertemu pak Rosi"
"Nanti dulu,Pak Rosi tidak bisa diganggu.Dia ada kesibukan"
"Saya ingin bertemu dengan nya sekarang..atau saya teriak karena ada polisi diluar sana"
Rosi nampak kaget mendengar kalimat terakhir yang terdengar.Ia pun bangkit lalu keluar dari ruangan itu.
"Ada apa ini ribut-ribut ??"gertaknya.
"Ini Bos...ada salah satu pegawai menerobos masuk"
Rosi memperhatikan seorang anak yang kemungkinan umurnya tidak jauh berbeda dengan gadis yang ia Tawan di dalam.Tapi baju yang dikenakan menunjuk kan dia adalah pekerja nya.
"Mau apa?"tanya Rosi.Anak muda itu tak menjawab, ia justru menerobos masuk.
"Hey..hey hey!!"Semua auto panik,rupanya anak itu ingin menolong Soraya.
"Kamu nggak apa-apa ??"
Keduanya saling bertatapan,Idris terpana melihat mata indah Soraya.
"Eh...jangan lancang kamu ya,atau aku pecat kamu"ancam Pak Rosi.
"Pecat saja kalau berani,akan aku katakan kepada BIG BOS yang ada di atas sana"
Rosi tersentak,tapi ia tidak mau kalah dengan anak kecil itu.
"Tangkap dia dan beri dia pelajaran"
Para Bodyguard itu Mengangguk patuh,mereka berjalan mendekat dengan gagahnya.Tapi entah kenapa tiba-tiba ketiga algojo itu terjengkang secara bersamaan.Idris menarik tangan Soraya lalu dibawanya kabur dari tempat itu.
Sebelum keduanya keluar,Soraya sempat melihat Idris menggerakkan tangannya dengan tarian jari-jarinya.Pintu ruangan yang menyekap Soraya tiba-tiba tertutup rapat.Soraya dapat mendengar Rosi berteriak-teriak minta dibukain pintu nya.
"Ayo cepat"Idris menarik tangan Soraya, gadis itu tersenyum sembari mengangguk.Keduanya keluar dari area pabrik melewati pintu belakang.
Nafas Idris ter-engah-engah saat keduanya sudah lolos dan beristirahat sejenak.Ia memegang dua dengkul nya dan sedikit membungkuk.
"Kau siapa?kenapa bisa berada di dalam pabrik ??kau penyusup??"
"Anggap saja begitu.."
"Kau terlalu berani,kau tidak tahu betapa kejamnya Pak Rosi si pengawas itu.Dia tidak segan memukul para pekerja pabrik pria sampai babak belur,dan melecehkan pekerja wanita.Seperti yang akan terjadi padamu,untung aku segera datang "
Soraya tersenyum...
"Terimakasih..."
"Sama-sama.."
"Namamu Idris ?"Soraya menunjuk pelikat nama di dada pria yang baru dikenalnya.Idris mengangguk..
"Namamu siapa?"
"Soraya...tapi lebih akrab dipanggil Ayak"
Idris tersenyum tipis...Soraya sedikit mencium bau sesuatu yang khas..Amis dan anyir.Tapi ia tidak tahu dari mana asal bau itu??Apa dari tubuh Idris ??
"Kau kerja di pabrik itu??"
Idris menjawab dengan anggukan kepala.
"Berapa usiamu ??"
"Baru 14tahun"
"Berarti seumuran dengan ku... kenapa kamu bekerja disini?Apa kamu nggak sekolah ?"
Idris tersenyum.
"Dikawasan ini pendidikan tidak terlalu penting, yang penting bisa menghasilkan uang "
"Jadi kamu memilih bekerja daripada sekolah..sudah berapa lama kamu kerja disini ?"
"Baru beberapa bulan...Kamu sebenarnya masuk mau ke dalam pabrik mau apa?Kalau aku lihat dari penampilan mu,kau datang bukan untuk bekerja "
"Papa ku pemilik pabrik itu "
"Apa??jadi kamu anak BIG BOS?"
Soraya mengiyakan,Idris tersenyum miring.
"Mampus sekarang Rosi,dia hampir melecehkan mu"
"Ohya...kamu bekerja disini udah beberapa bulan, pasti kamu tahu tentang gadis yang bunuh diri tadi?"
"Oh itu...Iya aku tahu..Namanya Intan"
"Kenapa dia bunuh diri ??"
"Biasalah..tadi tak sengaja dia ketahuan pacaran,saat ditanya dia pacaran sama siapa?Intan menunjuk Aldo,tapi pria itu tidak mengaku.Malah bilang Intan sudah memfitnah dirinya.Mungkin Intan sakit hati dan malu, tiba-tiba dia melompat menerobos jendela kaca"
"Hah??hanya karena itu dia sampai bunuh diri ??"
"Di pabrik banyak peraturan nggak masuk akal, termasuk pacaran.Hukumannya bisa dipecat.Aldo mungkin tidak mau dipecat ,jadi dia memilih untuk berbohong "
Soraya mengangguk mengerti.
*
*
"Pak Luyo ..kemana Ayak?"tanya Prabu Atmajaya saat baru saja keluar dari ruangan rapat.
"Dia bilang mau jalan-jalan Pak Prabu"
"Kau tidak menemani nya??"
"Dia ingin jalan-jalan sendirian"
"Pak Luyo ...kalau terjadi apa-apa sama Ayak gimana ??cepat cari Ayak!!"
"Baik Pak..."Pak Luyo menganggukkan kepalanya,lalu gegas pergi.
Pak Luyo meminta bantuan satpam disana untuk mencari Ayak.Dengan ciri-ciri yang sudah dijelaskan.Tapi tak ketemu, sampai berita tentang pencarian seorang gadis bermata biru di dalam pabrik terdengar oleh Rosi dan bodyguard nya.
"Apa??gadis bermata biru ??"Rosi langsung pias.
"Di-dia anak Big Bos"gemetar seluruh tubuh pria tambun itu.
"Gimana nih Pak... bisa mampus kita kalau gadis itu ketemu dan ngadu"
"Kenapa kalian tidak tanyakan dulu dia siapa??kenapa langsung main bawa ke ruang eksekusi ?hah?"Rosi sangat marah kepada tiga bodyguard nya.
"Bu-bukan kah Pak Rossi yang meminta kami bawa dia"salah satu dari pria yang berbadan kekar itu membela diri.
"Kau malah menyalahkan aku sekarang ?hah??"
Mereka terlihat takut dengan Rossi.
"Pokoknya aku tidak mau tahu, cepat cari gadis itu.Bunuh saja dia... setidaknya kalau yang ditemukan adalah mayat,kita akan selamat "
"Baik Pak.."Tiga bodyguard itu pun pamit undur diri.Rosi meremas tangan nya sendiri...ia jadi khawatir Soraya akan ditemukan dan mengadu tentang perbuatannya kepada Ayahnya.Kalau itu sampai terjadi,maka tamatlah riwayatnya!!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 166 Episodes
Comments
Ds Phone
dia bukan lawan kau
2024-12-05
0
V3
knp penulisan nama Aya' gnti mjd Ayak 🤣🤣🤣 Aneh aja sich baca nya 🤣
2024-05-25
0
Nor Azlin
banyak yang salah juga ni aya jadik ayak mana yang betul tapi aku baca aja 😂😂😂 kerana aku tau nama nya soraya panggilan nya aya 😁😁😁😉 semoga tidak terjadi apa2 deh sama soraya nya ...lanjutkan thor
2024-05-11
0