PENCULIKAN 18

TOLONG... ANAKKU... TOLONG

Sebuah teriakan terdengar dengan jelas karena pendengaran Soraya sangat tajam dari manusia biasa pada umumnya.Ia bangkit, tatapan matanya mengedar mencari arah sumber suara.

"Kenapa Ya'?"tanya Pak Luyo .

"Ada orang teriak minta tolong Pak"jawab Aya'.Ia semakin mempertajam Indra pendengar, karena suara semakin ramai saja.Sepertinya orang tengah berkumpul.

"SALEH ....SALEH...."

Seorang wanita tergopoh-gopoh berjalan di pematang sawah.Salah satu bapak-bapak yang membahas tentang Soraya bangkit dari duduknya.

"Mbok Jum!!ada apa?"Saleh menjawab dengan nada nyaring.

"Anakmu Leh...anakmu diculik, istri mu pingsan"wanita yang menyingsing kan sarungnya menghentikan langkah,ia fokus dengan berita yang ia bawa.

"Apa??"

Pria yang bernama Saleh itu melangkah panjang melibas tanaman padi yang baru seminggu digarap.Ia berlari pontang-panting diikuti oleh Mbok Jum yang membiarkan Saleh mendahului nya.

"Pak...ayo"Soraya penasaran,ia turut berlari ke tempat kejadian perkara.

*

Suasana sudah ramai orang,wajah mereka panik dan tegang.Ada juga yang menjerit histeris sambil duduk selonjoran di aspal.

Soraya mendengar informasi jika anak Saleh sedang berjalan menuju ke surau untuk mengaji.Ia berangkat lebih awal karena punya tugas membaca Al-barzanji.

Anak Saleh tidak sendiri,dia bersama ketiga temannya.Tapi yang berhasil di culik hanya anak Saleh.Sedangkan yang lainnya bisa melepaskan diri sampai jeritan warga membuat para penculik kabur dengan mobil Wen hitam.

"Ini semua pasti karena dia!!"Saleh menuding Soraya,semua mata langsung tertuju pada gadis itu.

"Sudah aku bilang kan, kalau dia menginjakkan kakinya di desa kita.Desa kita pasti kena sial"sambung nya.

"Leh...kau jangan ngadi-ngadi,Aya' sama sekali tidak melakukan apa-apa "Pali membela Soraya.

"Memang...tapi kesialan akan terjadi tanpa dia berbuat apa-apa "bantah Saleh tegas.

"Pakle...ayo kita pergi "Soraya menarik tangan Pali,tapi pria itu menolak .Ia tidak terima jika Soraya selalu dijadikan kambing hitam.

"Tidak Nak...Pakle tidak akan diam saja kamu digituin"

"Iya...Tapi kita pergi saja,banyak orang disini Pakle "Soraya berbisik ke dekat telinga Pali.

"Iya Li...ayo kita pulang "Pak Luyo juga meminta Pali agar pergi.

"Sana Pergi!! Jangan pernah injakan kaki kalian di desa ini lagi"Saleh mengacung-acungkan tangan nya.

Pali memilih berkompromi,dia pergi meskipun hatinya sangat dongkol.

*

Adzan Maghrib berkumandang,Soraya pamit keluar kepada Pak Luyo sebentar.

"Kau mau kemana Ya'??"

"Ada urusan sedikit Pak"

"Sama sukri??"Pak Luyo berharap itu benar.

"Aya' cuma mau pergi kesini saja Pak, tidak jauh kok.Jadi jalan kaki saja"

"Bapak ikut "Pak Luyo melipat sarung yang tengah dipakai nya ke atas, tandanya ia hendak berjalan dengan cepat.

"Pak!!anak itu butuh pertolongan Aya'.. kalau Aya'terlambat ??dia tidak akan selamat "

"Untuk apa kamu perduli Nak???"

"Karena ini tugas Aya'..."

Kedua pasang mata itu beradu,Pak Luyo menghela nafas panjang.

"Baiklah... hati-hati Nak"Akhirnya Pak Luyo mengalah,Soraya tersenyum.Ia meraih tangan Pak Luyo lalu diciumnya.Kemudian Soraya Keluar dan berjalan ke belakang rumah, menghilang dalam kegelapan.

Sukri yang baru saja datang,heran melihat anak sang majikan pergi ke belakang rumah.

"Nona mau kemana ??"tanyanya.

"Ada urusan sebentar...Ayo...kita makan dulu.."Pak Luyo merangkul pundak Sukri lalu digiringnya masuk ke dalam rumah.

*

Aya' berdiri dalam rimbunan pohon,ia merentangkan kedua tangannya dengan mata terpejam.

"Datang lah....bawa aku ke tempat anak itu berada"Gumamnya,angin berhembus tenang.Soraya membuka matanya,ia tersenyum melihat pasukan serigalanya sudah mengelilingi.Dengan langkah mantap,Soraya mendekati sosok yang paling tegap dan besar.Menaiki punggung nya , membelai bulu nya dengan lembut.

"Berangkat lah"

Serigala tersebut mengangguk,ia melolong panjang disambut lolongan panjang oleh yang lain.

Dengan gerak yang cepat melewati frekuensi, gerombolan serigala putih dengan jenis bukan serigala biasa melesat pergi.

*

Langkah Serigala melambat saat mereka tiba di sebuah area perkebunan anggur.Ditengah kebun anggur ada sebuah lapangan yang tak jauh dari itu ada sebuah pondok.

Soraya melihat ada tiga buah mobil terparkir,karena gelap ia tak bisa menebak jenis mobil tersebut.Di tengah lapangan ada beberapa orang disana, mereka seperti sedang melakukan sesuatu yang menyenangkan karena terdengar tawa ejekan.

"Hahahahaha... akhirnya kau lemah juga"

Seorang pria yang tak begitu jelas wajah terlihat tidak baik-baik saja.Ia menahan sesuatu menggunakan kekuatan luar biasa,tapi dirinya sendiri seperti menahan sakit di perut nya.

Soraya turun dari punggung Serigala,ia berjalan ke area lapangan tanpa takut.Tawa yang bersahutan mereda,mereka menyadari kedatangan Soraya.

"Siapa ini?? seorang gadis ??"pria yg tengah duduk di sebuah kursi bangkit perlahan.Hanya dia seorang yang duduk,pasti pria berkumis tipis dan rambut sebahu adalah pemimpin gank.

Kini Aya' bisa melihat dengan jelas siapa yang dijadikan bulan-bulanan para gank penculikan anak.

IDRIS!!!Pria itu terluka, perutnya mengeluarkan darah.Sedangkan tangannya mengeluarkan cahaya merah kehitaman menahan tubuh seorang anak kecil yang melayang di udara.Tubuh anak itu seperti sengaja di lemparkan ke sebuah Empang,Yang mana disana banyak sekali buaya kelaparan.

Kilatan mata Soraya menjadi sinyal kepada para buaya.Sebagai perintah agar bergerak keluar dari Empang Yang dipagari kawat.Tangannya menunjuk pintu pagar yang secara otomatis terbuka tanpa tersentuh.

Para gank penculikan anak yang awalnya heran dengan sikap Soraya, mendadak panik melihat buaya-buaya peliharaan mereka berjalan merangkak keluar Empang.

"Bos ..bos ..."

Mereka bergerak menjauhi Empang,pria yang menjadi pemimpin mereka bergerak mundur dengan ragu-ragu.Ia digiring untuk segera menyelamatkan diri.

Soraya menghampiri Idris,ia merangkul pria yang sudah lemah itu.Kemudian Soraya mengambil alih Mengangkat tubuh anak kecil itu, membuat melayang perlahan hingga di rebahkan di tempat yang selamat.

Idris tersenyum tipis dengan wajah yang menahan sakit.

"Di dalam...masih banyak anak-anak lainnya"Idris menunjuk ke arah pondok.Soraya mengangguk mengerti.Ia membantu Idris duduk di kursi kosong bekas tempat sang pemimpin gank.

"Kau tunggu disini"

Idris menganggukkan kepalanya,Soraya bangkit.Ia berjalan masuk ke dalam pondok.Dibukanya lebar-lebar pintu pondok,benar saja.Disana banyak sekali anak kecil, mereka terlihat kaget melihat kedatangan Soraya.

Gadis itu terdiam, keadaan yang tersaji di depan mata sungguh menyedihkan.

"Anak-anak...ayo kita pulang..."

Tak ada tanggapan,mereka tak bergeming.Hanya tatapan ketakutan yang terpancar.Soraya berjongkok di sebelah anak kecil berjenis laki-laki yang lebih dekat dengan nya.Tapi anak itu menyeret tubuhnya menjauh karena takut.

"Jangan takut...Kakak akan menolong kalian.Ayo kita pulang temui orang tua kalian"

Anak-anak itu mulai terpengaruh, mereka saling berpandangan satu sama lain.Soraya menggerakkan kepalanya dengan yakin, baru lah mereka bangkit meskipun gugup.

Idris tersenyum lebar melihat anak-anak itu berhasil diselamatkan.

"Kakak...."Seorang anak kecil perempuan berlari memeluk Idris.Ia menangis sesenggukan... sepertinya mereka sudah saling kenal.

Terpopuler

Comments

Ds Phone

Ds Phone

dia yang selamat kan meraka semua

2024-12-05

0

☆🅢🅐🅚🅤🅡🅐☆🇮🇩🇸🇩

☆🅢🅐🅚🅤🅡🅐☆🇮🇩🇸🇩

kq byk anak anak apa MW jual

2024-12-01

0

neng ade

neng ade

mau di jadikan apa semua anak2 yg ada di pondok itu .. syukurlah mereka semua bisa diselamatkan ..

2024-10-06

0

lihat semua
Episodes
1 BERANAK DALAM KUBUR 1
2 ADOPSI ANAK 2
3 CAKIT CETAN 3
4 FITNAH 4
5 PEMBALASAN 5
6 KEDATANGAN TAMU 6
7 JEBAKAN 7
8 MAU NIKAH LAGI 8
9 SUSUK 9
10 SANTET TANAH KUBURAN 10
11 BUNUH DIRI 11
12 SORAYA HILANG 12
13 KESAKSIAN 13
14 DENDAM ROSSI 14
15 MENGENASKAN 15
16 KENAPA?16
17 SEBUAH JAWABAN 17
18 PENCULIKAN 18
19 RASA BERSALAH 19
20 BLUE EYES 20
21 BUKAN SORAYA 21
22 KEMARAHAN SORAYA 22
23 PENUMBALAN 23
24 UNDANGAN 24
25 PESTA ULANG TAHUN 25
26 HANCUR 26
27 PEMBALASAN SOFI 27
28 OSPEK 28
29 MAKEUP 29
30 OSPEK KE 2 30
31 IDRIS SEMBUH 31
32 AMBIL DARAH 32
33 HARI PERTAMA 33
34 BUKAN PACARAN 34
35 Janji 35
36 PERKENALAN 36
37 FITRI 37
38 RENCANA SORAYA 38
39 ADA APA DENGAN POPPY 39
40 Pyta,sang pengantin 40
41 KEDATANGAN PYTA 41
42 KISAH PYTA 42
43 Ada Apa Dengan Poppy 43
44 SEBENARNYA 44
45 KEGANASAN POPPY 45
46 KETAKUTAN 46
47 SORAYA LEMAH 47
48 POPPY KALAH 48
49 Janji Betarakala 49
50 INGIN NIKAH 50
51 LUNA PUNYA RENCANA 51
52 TES PACK 52
53 DUA KEMUNGKINAN 53
54 SORAYA PERGI 54
55 KEDATANGAN ZUBAIR 55
56 ON 56
57 SAKIT 57
58 IDRIS MERAYU 58
59 PANGGILAN KAWIN 59
60 PERMINTAAN IDRIS 60
61 SERUNI DATANG 61
62 PERLINDUNGAN NENEK 62
63 KETAHUAN 63
64 SAMBUTAN 64
65 PANCINGAN HALIMAH 65
66 KEHILANGAN KESADARAN 66
67 SORAYA KESAKITAN 67
68 PERANG 68
69 CAHAYA 69
70 ULAR LEMBEK70
71 PULANG LAH 71
72 DICAPIT KEPITING 72
73 BERTEMU KANIBAL 73
74 SEGERA PULANG 74
75 NUR 75
76 TEPUK JIDAT 76
77 BIKIN EMOSI 77
78 MURRY?78
79 ANCAMAN BALIK79
80 KECEMBURUAN 80
81 Ular Tegak 81
82 TIBA-TIBA SESAK NAFAS 82
83 MENYAKITKAN 83
84 SORAYA PERGI 84
85 INGIN PERGI 85
86 SEMUA KARENA RASA SAKIT 86
87 TERNYATA CELINE?87
88 LANA TAK PERCAYA 88
89 KETAJAMAN CAHAYA89
90 DENDAM SEORANG IBU 90
91 TENTANG ADAM 91
92 OM DOKTER 92
93 KISAH ADAM YANG SEBENARNYA 93
94 IDE CAHAYA 94
95 KETAHUAN ELLA 95
96 PENGAKUAN CAHAYA 96
97 EPISODE SPESIAL RAMADHAN 97
98 PENOLAKAN 98
99 KEMUNGKINAN LUNA99
100 SPESIAL BAB 100
101 KEMARAHAN 101
102 RINDU102
103 ANTARA CAHAYA DAN FAJAR 103
104 KEMATIAN GIBRAN 104
105 TERKENA SIHIR 105
106 MENDADAK SUKA KUCING 106
107 PERTOLONGAN 107
108 NGGANTI AWAK 108
109 MENGHADAPI IRWAN 109
110 PEMBALASAN 110
111 ULAR KAWAT 111
112 PERDEBATAN 112
113 JANGAN PERGI 113
114 BUJUK RAYUAN114
115 PERCERAIAN 115
116 PENUKARAN 116
117 CINTA YANG TIDAK DIRESTUI 117
118 TENTANG TEMAN FAJAR 118
119 LUDAH API119
120 POCONG CANTIK 120
121 MENCARI BAYI ANIES 121
122 MAULANA??122
123 KESEDIHAN 123
124 FAJAR TIDAK PULANG 124
125 INDRA KE ENAM FAJAR 125
126 RENCANA FAJAR 126
127 MENGADOPSI ANAK 127
128 KEJAHILAN CAHAYA 128
129 PENAMPAKAN DI RUMAH MAULANA 129
130 RUMAH NOMOR LIMA 130
131 SAKARATUL MAUT 131
132 PESONA CAHAYA 132
133 CANGGUNG 133
134 PRIA GILA134
135 PINDAH RUMAH 135
136 WANITA YANG MALANG136
137 KISAH PANGERAN AS'AD 137
138 INGIN KAYA RAYA 138
139 TENTANG RASA139
140 RESPON CAHAYA 140
141 DILEMA 141
142 MENJUAL SATE 142
143 SATE GAGAK 143
144 IBLIS MERAH 144
145 IG PANGERAN AS'AD 145
146 CINTA ATAUKAH TIDAK 146
147 PERASAAN PANGERAN AS'AD 146
148 KECELAKAAN MAUT 148
149 MAYAT BANGKIT 149
150 DENDAM ANGGI 150
151 JANJI YANG TERUCAP 151
152 PERINTAH PANGERAN ARIF152
153 RENCANA PERNIKAHAN 153
154 SESUAI RENCANA 154
155 HARI PERNIKAHAN 155
156 SINGA KECIL 156
157 KASTIL TUA157
158 PERJANJIAN DENGAN SYETAN 158
159 KEGANJILAN 159
160 RATU SYAHIRA 160
161 JIWA YANG DIKORBANKAN 161
162 KEMATIAN SANG RATU162
163 ULAR DERIK BERKATA 163
164 PERTARUNGAN 164
165 PENGORBANAN PANGERAN ARIF 165
166 166
Episodes

Updated 166 Episodes

1
BERANAK DALAM KUBUR 1
2
ADOPSI ANAK 2
3
CAKIT CETAN 3
4
FITNAH 4
5
PEMBALASAN 5
6
KEDATANGAN TAMU 6
7
JEBAKAN 7
8
MAU NIKAH LAGI 8
9
SUSUK 9
10
SANTET TANAH KUBURAN 10
11
BUNUH DIRI 11
12
SORAYA HILANG 12
13
KESAKSIAN 13
14
DENDAM ROSSI 14
15
MENGENASKAN 15
16
KENAPA?16
17
SEBUAH JAWABAN 17
18
PENCULIKAN 18
19
RASA BERSALAH 19
20
BLUE EYES 20
21
BUKAN SORAYA 21
22
KEMARAHAN SORAYA 22
23
PENUMBALAN 23
24
UNDANGAN 24
25
PESTA ULANG TAHUN 25
26
HANCUR 26
27
PEMBALASAN SOFI 27
28
OSPEK 28
29
MAKEUP 29
30
OSPEK KE 2 30
31
IDRIS SEMBUH 31
32
AMBIL DARAH 32
33
HARI PERTAMA 33
34
BUKAN PACARAN 34
35
Janji 35
36
PERKENALAN 36
37
FITRI 37
38
RENCANA SORAYA 38
39
ADA APA DENGAN POPPY 39
40
Pyta,sang pengantin 40
41
KEDATANGAN PYTA 41
42
KISAH PYTA 42
43
Ada Apa Dengan Poppy 43
44
SEBENARNYA 44
45
KEGANASAN POPPY 45
46
KETAKUTAN 46
47
SORAYA LEMAH 47
48
POPPY KALAH 48
49
Janji Betarakala 49
50
INGIN NIKAH 50
51
LUNA PUNYA RENCANA 51
52
TES PACK 52
53
DUA KEMUNGKINAN 53
54
SORAYA PERGI 54
55
KEDATANGAN ZUBAIR 55
56
ON 56
57
SAKIT 57
58
IDRIS MERAYU 58
59
PANGGILAN KAWIN 59
60
PERMINTAAN IDRIS 60
61
SERUNI DATANG 61
62
PERLINDUNGAN NENEK 62
63
KETAHUAN 63
64
SAMBUTAN 64
65
PANCINGAN HALIMAH 65
66
KEHILANGAN KESADARAN 66
67
SORAYA KESAKITAN 67
68
PERANG 68
69
CAHAYA 69
70
ULAR LEMBEK70
71
PULANG LAH 71
72
DICAPIT KEPITING 72
73
BERTEMU KANIBAL 73
74
SEGERA PULANG 74
75
NUR 75
76
TEPUK JIDAT 76
77
BIKIN EMOSI 77
78
MURRY?78
79
ANCAMAN BALIK79
80
KECEMBURUAN 80
81
Ular Tegak 81
82
TIBA-TIBA SESAK NAFAS 82
83
MENYAKITKAN 83
84
SORAYA PERGI 84
85
INGIN PERGI 85
86
SEMUA KARENA RASA SAKIT 86
87
TERNYATA CELINE?87
88
LANA TAK PERCAYA 88
89
KETAJAMAN CAHAYA89
90
DENDAM SEORANG IBU 90
91
TENTANG ADAM 91
92
OM DOKTER 92
93
KISAH ADAM YANG SEBENARNYA 93
94
IDE CAHAYA 94
95
KETAHUAN ELLA 95
96
PENGAKUAN CAHAYA 96
97
EPISODE SPESIAL RAMADHAN 97
98
PENOLAKAN 98
99
KEMUNGKINAN LUNA99
100
SPESIAL BAB 100
101
KEMARAHAN 101
102
RINDU102
103
ANTARA CAHAYA DAN FAJAR 103
104
KEMATIAN GIBRAN 104
105
TERKENA SIHIR 105
106
MENDADAK SUKA KUCING 106
107
PERTOLONGAN 107
108
NGGANTI AWAK 108
109
MENGHADAPI IRWAN 109
110
PEMBALASAN 110
111
ULAR KAWAT 111
112
PERDEBATAN 112
113
JANGAN PERGI 113
114
BUJUK RAYUAN114
115
PERCERAIAN 115
116
PENUKARAN 116
117
CINTA YANG TIDAK DIRESTUI 117
118
TENTANG TEMAN FAJAR 118
119
LUDAH API119
120
POCONG CANTIK 120
121
MENCARI BAYI ANIES 121
122
MAULANA??122
123
KESEDIHAN 123
124
FAJAR TIDAK PULANG 124
125
INDRA KE ENAM FAJAR 125
126
RENCANA FAJAR 126
127
MENGADOPSI ANAK 127
128
KEJAHILAN CAHAYA 128
129
PENAMPAKAN DI RUMAH MAULANA 129
130
RUMAH NOMOR LIMA 130
131
SAKARATUL MAUT 131
132
PESONA CAHAYA 132
133
CANGGUNG 133
134
PRIA GILA134
135
PINDAH RUMAH 135
136
WANITA YANG MALANG136
137
KISAH PANGERAN AS'AD 137
138
INGIN KAYA RAYA 138
139
TENTANG RASA139
140
RESPON CAHAYA 140
141
DILEMA 141
142
MENJUAL SATE 142
143
SATE GAGAK 143
144
IBLIS MERAH 144
145
IG PANGERAN AS'AD 145
146
CINTA ATAUKAH TIDAK 146
147
PERASAAN PANGERAN AS'AD 146
148
KECELAKAAN MAUT 148
149
MAYAT BANGKIT 149
150
DENDAM ANGGI 150
151
JANJI YANG TERUCAP 151
152
PERINTAH PANGERAN ARIF152
153
RENCANA PERNIKAHAN 153
154
SESUAI RENCANA 154
155
HARI PERNIKAHAN 155
156
SINGA KECIL 156
157
KASTIL TUA157
158
PERJANJIAN DENGAN SYETAN 158
159
KEGANJILAN 159
160
RATU SYAHIRA 160
161
JIWA YANG DIKORBANKAN 161
162
KEMATIAN SANG RATU162
163
ULAR DERIK BERKATA 163
164
PERTARUNGAN 164
165
PENGORBANAN PANGERAN ARIF 165
166
166

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!