Bowo muter-muter di dapur,ruang makan dan diruangan lainnya.Tapi tak ada satu pun barang yang jatuh.
"Aneh...barusan aku dengar dengan jelas ada piring atau gelas pecah..Tapi???"
BRAKK
Bowo refleks memegang dada karena kaget.Pintu kamarnya tiba-tiba seperti ada yang membanting dari dalam.Ia Mengangkat kakinya pelan, melangkah mendekati kamarnya.Karena selama ini ia hanya tinggal sendiri di kosannya.Anak istrinya ada di kampung.
Bowo mendorong pintu kamarnya,dan melihat siapakah yang ada di dalam.KOSONG!!Tak ada siapapun disana.Bowo menghela nafas lega, tiba-tiba ponselnya berdering.Pria itu melompat kaget.Ia seperti orang bodoh yang parno sekali.
"Hallo..."Sapa Bowo
"Bang barusan Ki Ageng nelpon, katanya akang disuruh hati-hati.Kiriman untuk teman akang balik lagi.."
"Maksudnya ??"
"Santet itu balik lagi Kang,dan sekarang nyawa akang dalam bahaya "
Bowo terbelalak lebar,jangan-jangan ke anehan yang terjadi ??Bowo buru-buru lari keluar.Namun saat ia hendak menyentuh gang-gang pintu,secara aneh anak kunci berputar mengunci.Tubuh Bowo memias,ia bagai patung yang tak dapat bergerak se inci pun.
Mendadak tenggorokannya gatal,ia berdehem untuk mengurangi rasa gatalnya.Tapi lama-kelamaan Bowo justru batuk-batuk,ia terus batuk tanpa henti.Bowo mengerak,berusaha mengeluarkan dahaknya.Ia merasa ada sesuatu yang nyangkut di kerongkongannya.Tapi tak bisa dikeluarkan hanya dengan mengerak.Bowo memasukkan tangannya ke dalam mulutnya,berusaha meraih sesuatu yang nyangkut.
YAPS!!KENA..
Bowo menariknya keluar, rupanya sebuah kain yang panjang.Bowo meluat,tapi terus saja ia menarik kain menggelikan itu.Semakin panjang saja,dan akhirnya berhasil keluar dengan sempurna.Bowo batuk-batuk hingga tubuhnya membungkuk.Dan saat batuknya mereda,ia menegakkan punggungnya.
Bowo membeliak,sosok pocong sudah berdiri di depannya.Tubuhnya gemetar ketakutan,tapi kakinya tak dapat digerakkan.Kain panjang yang masih dipegangnya, tiba-tiba menjerat leher Bowo.Menarik ke atas sampai kedua kakinya tak menapak lantai.
Bowo menerajang berusaha melepaskan diri dari jeratan tali itu.Tapi semakin kuat saja tali itu menjerat lehernya.
Pergelutan itu tak lah lama,kaki yang menerajang kemana-mana perlahan diam tak bergerak.Kain yang mencekik leher Bowo sampai tewas terlepas dan melesat terbang menempel ke tubuh si pocong.Tubuh Bowo tersungkur ke lantai dalam keadaan tak bernyawa.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Pa...Papa mau kemana ?"Aya' melihat Prabu Atmajaya sudah bersiap pergi dengan sebuah koper yang ditarik oleh Tarno.
"Papa mau keluar kota sebentar sayang...Ada masalah di pabrik tekstil Papa yang di Bandung"
"Ayak ikut Pa..."
Prabu Atmajaya mengernyitkan keningnya, tumben-tumbenan anaknya mau ikut.
"Bik cepat siapkan baju Ayak,dia mau pergi keluar kota bersama Papanya"seru Kartika yang turut ada disana.Soraya tersenyum tipis.
"Pak Luyo ..juga ikut ya"sambung Kartika
"Baik Bu..."jawab Pak Luyo patuh.
"Ma...kok langsung ngijinin Ayak ikut Papa?"
"Aku lebih tenang jika kamu pergi ditemani Ayak Mas"jawab Kartika.Soraya cengengesan saja.
"Makasih ya Ma..."
"Iya sayang..."
"Tapi aku lama loh?"Prabu Atmajaya terlihat kurang setuju.
"Ayak kan liburan kenaikan kelas Pa"sahut Ayak cepat.
"Hemmm oklah...Tarno..siapkan dua mobil ya"
"Baik Tuan"Tarno gegas keluar lebih dulu untuk menyiapkan mobil satu lagi.
*
*
Butuh waktu beberapa jam untuk sampai di pabrik yang dimaksud.Soraya keluar dari dalam mobil,ia menatap ke sekeliling.Tiba-tiba...
BRUK!!!
AAAAKKKKHHH
Semua menjerit histeris saat menyadari seonggok tubuh terbanting keras ke tanah yang beraspal.Soraya mendongak ke atas.Bangunan pabrik tidaklah setinggi mana?tapi gadis yang terjun bebas itu langsung mati di tempat.Kepanikan terjadi saat itu juga.
Prabu Atmajaya memerintahkan untuk memanggil ambulans dan polisi.Ia perlu mengetahui kenapa gadis itu bunuh diri??jika diperhatikan dari baju yang dikenakan oleh korban, sepertinya ia adalah buruh di pabrik tersebut.
Semua staf di pabrik tersebut dikumpulkan,mereka tak menyangka jika inseden ini terjadi di depan Bos besar mereka.
"Apa yang terjadi sebenarnya ??kenapa gadis itu bisa bunuh diri?hah??"
Semua tak ada yang berani mengangkat kepalanya.
"Saiful!!!"
"Iya Tuan"
"Kau adalah manager di Pabrik ini,dan semua apa yang terjadi di sini adalah tanggung jawabmu..Jika kamu tidak bisa mencari tahu kenapa gadis itu bunuh diri ?maka tanggalkan seragam mu sekarang juga"tegas Prabu Atmajaya .
"Baik Tuan.."
"Satu lagi!!aku mau minta laporan keuangan di pabrik ini.Karena itulah aku datang ke tempat ini secara langsung.Tim audit sudah melaporkan semua masalah yang terjadi,bahwa ada pembengkakan secara material besar-besaran.Jika aku bisa tahu siapa yang berulah,maka jangan salahkan aku jika ku bantai semua keluarganya.Paham!!"
Semua tertunduk tak menjawab...
*
Ayak berjalan mengelilingi pabrik,ia memperhatikan semua karyawan yang bekerja disana.Dan Ayak sama sekali tidak ingin ditemani oleh siapapun.Jadi disana tidak ada yang tahu siapa Ayak sebenarnya.
Gadis manis itu memakai kacamata hitam,agar cahaya matanya jika melihat sesuatu tidak memancing perhatian.
Seorang pria menangis di pojokan,ia memeluk tubuh dengan wajah tenggelam di antara dua lututnya.Pria itu tidak menyadari kehadiran Ayak.Karena Ayak hanya diam mematung memperhatikan dari kejauhan.
"Do...jangan menangis begini..nanti kalau ada pengawas gimana?"seorang pria dengan pakaian yang sama berusaha menenangkan.
"Aku menyesal Than...aku menyesal "Aldo Mengangkat sedikit wajahnya.
"Semua sudah terjadi Do..kamu harus ikhlas.."
"Bagaimana aku bisa ikhlas Than??Kinan bunuh diri karena aku...Kalau aku mengaku,dia tidak akan sampai melakukan hal bodoh itu "
"HEY!!!KALIAN NGAPAIN NONGKRONG DI POJOKAN.BANGUN!!".Sebuah teriakan cukup mengagetkan, membuat Ayak mengalihkan perhatian.
Aldo dan Nathan gegas bangun, mereka berdiri dengan wajah tertunduk dan tangan menyatu di bawah perut.Seperti mereka sangat ketakutan sekali.
Pria tambun yang berteriak tadi datang menghampiri,tanpa ba-bi-bu ia menampar Aldo dan Nathan secara bergantian.
"Mau gaji mahal,tapi kerja nongkrong mulu!!"
Dua pria itu tak berani mengangkat kepalanya.
"Mau aku masukkan ke ruang eksekusi ??hah??!!"
Keduanya menggeleng kompak.
"Untung ya, sekarang ada Bige Bos.Kalau tidak??sudah ku makan kalian!!Cepat kembali ke tempat kerja kalian "
Aldo dan Nathan mengangguk patuh, keduanya berlari dengan cepat kembali ke kerumunan teman-temannya yang tengah memintal kapas.
Soraya menangkap sesuatu yang tidak beres,ia sengaja ngeronda pabrik agar bisa tahu apa penyebab gadis tadi bunuh diri?
"Hey!!!"
Soraya menoleh ke arah suara yang menggertak nya.
"Kau siapa?? ngapain disini ??"
Soraya tak menjawab,ia justru melangkah pergi dari tempat itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 166 Episodes
Comments
Ds Phone
ada lagi orang tak guna
2024-12-05
0
neng ade
Aya pasti bisa ungkap kematian gadis yang bunuh diri itu dan juga masalah yang menimpa pabrik papa nya
2024-10-05
0
V3
ada paa nich pabrik tekstil itu ❓❓
2024-05-24
0