Sinta merebahkan tubuhnya ke atas dipan yang hanya beralaskan tikar pandan.Ia ingin sekali meng- istirahat kan tubuhnya yang terasa sangat letih.
Tak butuh waktu lama,Sinta sudah terlelap.Tapi tiba-tiba ia merasa perutnya mulas.Sinta ingin bangun tapi mendadak tubuhnya tidak bisa digerakkan.
"Nyai....Nyai..."Sinta merintih memanggil Nyai, wanita tua itu muncul dari balik tirai lusuh yang menjadi pembatas ruangan.
"Ohhh sudah mau keluar ternyata.."Ujar Nyai tenang.Ia berdiri di hilir tilam, seperti menunggu sesuatu.
"To-long Nyai..."Sinta memohon karena perut nya sangat lah sakit,tapi Nyai tak bergeming.Ia tetap berdiri menunggu..
Sinta merasa seperti hendak melahirkan,ia kang-kang kakinya.
CRESSS
Sinta merasa kema-luan nya sobek,dan sesuatu ingin menerobos keluar.Sinta menggigit bibir menahan sakit, sedangkan Nyai hanya tersenyum tipis menyaksikan hal itu.
Sebuah tangan berkuku panjang keluar dari lubang Vagi-nanya.Disusul oleh tangan sebelah nya.
AKKKHHHH
Sinta menjerit sekuat tenaga,darah mengalir deras dari selang-kangannya.Kedua tangan Sinta mencengkram kuat ke tepian dipan.Kukunya menancap di serat kayu.
Makhluk yang keluar dari lubang intimnya itu terus beringsut keluar, kepalanya menyembul keluar.Memperlebar sobekan,Sinta ter-engah-engah.Ia merasa nyawanya sudah diujung tanduk.
Makhluk itu mendorong keluar,Mencekat leher Sinta hingga tidak bisa bernafas.Dan saat Makhluk berwujud kuntilanak itu telah keluar dengan sempurna.Sinta sudah tak bernyawa.
Begitulah proses pencabutan susuk yang dipasang oleh Sinta melalui perantara Nyai.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Aya' berlari kecil masuk ke dalam rumah nya,ia sedang Kejar-kejaran dengan Pak Luyo dengan menaiki sepeda gunung bersama.
Tiba-tiba langkahnya terhenti saat menangkap sosok tubuh yang sangat ia kenal.
"Om Basuki ???"
Pria yang sedang bercengkerama dengan Prabu Atmajaya menoleh,ia tersenyum manis namun terlihat sangat dipaksakan.
Aya" menghampiri..
"Om Kenapa??sakit??kok pucat sekali??"
"Iya...Dia minta cuty kerja dengan Papa"Jawab Prabu Atmajaya .Basuki tetap tersenyum..Soraya memang mudah akrab dengan orang , termasuk pekerja Prabu Atmajaya yang sering datang ke rumah.Termasuk Basuki,pria itu menjadi staf kepercayaan Prabu Atmajaya dalam hal keuangan.
Perlahan Aya' mendekat, berdiri di depan Basuki dengan tatapan menelisik.
"Aya'...kamu ngapain disitu?Om Basuki lagi kurang sehat jangan di ganggu"ucap Prabu Atmajaya .
"Aya'..."Kartikawati datang turut menegur,namun Soraya tak perduli.Ia mengulurkan tangannya,menekan kening Basuki menggunakan ibu jarinya.
WUUUSSSSS
Tubuh Basuki terbang dihantam angin kuat hingga menempel di dinding.Anehnya Ia melekat macam cecak.Prabu Atmajaya dan yang lainnya terpana melihat pemandangan ganjil itu.
Basuki mengerang kesakitan,ia meronta-ronta.
"Keluar Kau!!!Atau ku buat kau tak pernah kembali ke Alammu"seru Soraya lantang.
AKKKKHHHHH KHERRRRR
Keluar suara aneh dari mulut Basuki,ia merangkak dengan punggung menempel di dinding.Soraya mengulurkan tangannya, jemarinya merenggang.Ia memutar tangannya,tubuh Basuki pun turut berputar hingga posisi kepalanya ada dibawah.Kemudian Aya' mengepalkan tangannya.
AKKKKHHHHH AMPUN TOLONG...
Terdengar jeritan memohon, Semua saling berpandangan heran .Tiba-tiba tubuh Basuki menjadi dua, yang satu melorot ke bawah hingga tergeletak di lantai.Dan yang satu berpakaian putih lusuh dan kotor.Seluruh tubuhnya dibalut kain,hanya wajah yang menghitam terlihat.Dua sisi kain di ikat layaknya pocong,Lah emang pocong.
"Ampun tolong we...kepalaku nyungsang"seru si pocong memohon.Ia tidak berdaya, sudahlah tubuh nya digulung pakai kain,susah gerak,malah nyungsang.
"Siapa yang menyuruh mu menempel pada manusia?"
"Anu...aduhhh aku tidak bisa menjawab, otakku tidak bisa bekerja dengan optimal kalau posisi begini"
"Kau jangan main-main dengan ku,,,paham!!!"
"Aku tidak main-main...aku serius "
"Kau tahu siapa aku??"
"Aku tahu..aku tahu..."
"Kalau kau tahu??masih berani kau main-main dengan ku??"
Pocong itu menggeleng...
"Tolong aku lah wey... setidaknya buat benar posisi ku..aku dah macam kue lepet nyungsang begini...Mau naik nggak bisa...mau turun juga nggak berdaya...cecak saja sampai batuk ketawain aku wey.. hilang harga diriku "
Soraya tersenyum tipis,ia pun memutar tangannya membenarkan letak posisi si Pocong.
"Hadeeehhhh terimakasih.."
"Sekarang jelaskan semuanya!!"
"Iya ..iya nggak sabaran amat, tenggorokan ku Keselek,ada air wey?mau minum aku..."
"Aku tidak menyediakan air dedemit"jawab Soraya ketus.
"Ok ok aku paham...hemmmm baiklah akan aku ceritakan kenapa aku menempel di tubuh pria ini?"Si pocong menunjuk tubuh Basuki yang tergeletak pingsan.
"Seseorang telah mengambil tanah kubur ku,mencuri tali pocong ku.Lalu mereka memanggil ku untuk membuat pria ini lumpuh"
"Siapa?"
"Teman sekantor nya"
"Kau tahu namanya ??"."
"Itu melanggar privasi Wey..bisa kena pasal berlapis aku"
Soraya terdiam,ia menatap ke sekeliling.
"Baiklah... sekarang kau pergilah..."
"Bagaimana dengan tali pocong ku wey?"
"Minta sama yang ngambil "
"Kau tidak bisa membantu ku Wey..?"
"Aku tidak melenyapkan mu,itu sudah bagus untuk mu"
"Ok ok..aku paham..."
Si pocong itu merayap bagai ular jengkal menembus plafon rumah.Soraya meluruh untuk menolong Basuki.Ia melakukannya sendiri an karena Ibu dan Ayahnya diam terpaku melihat pocong.
"Bapak...tolong bantu Aya'"pinta Soraya kepada Pak Luyo .Pria itu mengangguk,ia pun membantu Aya' Mengangkat tubuh Basuki yang pingsan.
"Orang tua mu gimana ?"tanya Pak Luyo .Soraya tak menjawab,ia cukup menjentikkan jarinya,Kartika dan Prabu Atmajaya langsung tersadar dari lamunannya.Mereka merasa heran,kenapa mereka berdiri terlalu lama disana? Rupanya Soraya membuat Kartika dan Prabu Atmajaya lupa akan kejadian yang baru saja terjadi.
"Eh...Basuki kenapa?"Prabu Atmajaya menghampiri staf kepercayaan nya itu.
"Dia pingsan Pa"
"Apa perlu ke dokter ??"
"Kita tunggu dia siuman dulu Pa"
Prabu Atmajaya mengangguk setuju.
"Aya'..kamu ganti baju dulu gih,terus mandi...tubuhmu bau keringat "
"Baik Ma..."
Soraya bangkit lalu masuk ke dalam.Ia lega Basuki bisa lepas dari pengaruh santet tanah kubur dan tali pocong.
*
*
Bowo baru saja sampai di rumah nya sesaat setelah adzan Maghrib berkumandang.Ia meletakkan tas nya di kursi lalu duduk dengan lelahnya.
Tiba-tiba Ia teringat akan Basuki,pria berkumis tebal itu tersenyum senang.Ia yakin sebentar lagi,Basuki akan mati karena santet yang ia kirim.Lalu posisinya sebagai bendahara perusahaan akan diganti oleh nya,secara dialah yang paling mengerti akan hal itu setelah Basuki.Prabu Atmajaya tidak akan berani mengangkat orang lain, karena akan sangat merepotkan untuk mengajar ulang orang baru.
"Semoga setelah pekan ini,aku bisa mendengar kabar baik...."Gumamnya penuh harap.
THARRR
Bowo kaget mendengar suara barang jatuh ke lantai.Ia segera bangkit untuk memeriksa apakah yang sudah berkecai?
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 166 Episodes
Comments
Ds Phone
orang kau datang
2024-12-05
0
Ricka Monika
🤣 ngakak
2024-11-24
1
Ricka Monika
hiiiii serem 👻
2024-11-24
0