Chapter 19 - Memergoki Robby

🥀POV LINDA🥀

Aku berjalan menuju halte untuk menunggu angkutan umum menuju pasar. Ya, Mbak Ririn menyuruh ku membelikan ayam. Enak sekali jadi Mbak Ririn. Berasa jadi nyonya besar di rumah itu. Makan, tidur dan tidak perlu memikirkan kebutuhan hidup. Pakaian ada yang mencuci, rumah dan dapur ada yang menghandel, dan anaknya ada yang mengurusi. Sedangkan dia hanya menghabiskan waktu di kamar bersama suaminya yang pemalas itu. Aneh sekali, bekerja malas, tapi buat anak, rajin.

Cepat-cepat aku naik angkot bersama Dion dan Dela serta keranjangnya bawaanku untuk menempati belanjaan yang akan ku beli nanti.

Aku masih kepikiran dengan ucapan Dimas dan foto yang ia tunjukan kemarin. Mas Roby selingkuh dengan Yulia? Setahuku, Yulia itu adalah gadis yang mengejar Mas Roby mati-matian saat kuliah dulu. Namun Mas Roby lebih memilih ku karena dulu akulah primadona kampus. Sayang, setelah menikah dan punya anak serta suami egois, aku jadi seperti Upik Abu.

Kalau memang benar Mas Roby selingkuh? Apa yang harus aku lakukan? Ah sebaiknya aku jangan menuduh dulu. Mungkin saja foto itu tidak sengaja diambil saat momen yang kebetulan terlihat mesra.

Angkutan berhenti di sebuah jalan yang akan aku gunakan menuju pasar. Mungkin hanya berjarak beberapa meter dari tempat aku berdiri. Setelah membayar ongkos, aku segera menuntun Dion berjalan menuju pasar yang tak berapa jauh. Dengan penampilan seperti pembantu, aku tetap menyusuri jalan. Jika ada teman yang bertemu dengan ku, maka mereka pasti akan terkejut melihat penampilan ku saat ini. Memakai daster, rambut semerawut, sendal jepit, bawa keranjang, belum lagi wajahku yang sangat jelek ini.

Ah, apa yang aku pikirkan! Biarlah, toh memang begini nasibku. Mau bercerai, kasihan anak-anak kalau kami hidup di jalanan. Mau bertahan, tapi harus makan hati setiap hari.

"Bu, itu Ayah!" celetuk Dion sambil menunjuk arah sebuah cafe.

Aku menoleh ke tempat yang ditunjuk Dion. Betapa terkejutnya aku saat melihat Mas Roby baru saja keluar dari cafe itu sambil merangkul mesra dengan Yulia.

Segera aku mendatanginya dan mempertanyakan ini.

"Mas!" seruku saat sudah hampir dekat.

Mas Roby terkejut melihat kedatanganku.

"Ngapain kamu kesini?" tanya Mas Roby yang masih berangkul mesra dengan Yulia yang saat ini tengah menatapku dengan tatapan merendahkan. Dapat ku lihat jelas bagaimana tatapan yang menelusuri dari atas ke bawah.

"Aku yang harusnya tanya. Ngapain kamu sama Yulia mesra-mesraan kayak gini? Kamu selingkuh, Mas?" teriakku dengan penuh emosi.

"Kalau iya kenapa?" tantang Mas Roby.

"Kenapa kamu bilang? Aku ini istri kamu, Mas. Mereka ini anak kamu!" Desisku padanya.

Beberapa orang yang ada disana menonton pertengkaran kami. Banyak yang menatap iba kepadaku, tapi ada juga yang berbisik sambil menatap sinis padaku. Mungkin saja mereka berpikir karena penampilanku yang seperti pembantu ini menyebabkan Mas Roby selingkuh dengan yang lebih cantik.

"Istri? Kamu itu lebih cocok disebut pembantu! Tau kamu! Sadar diri!" Mas Roby beteriak sambil menunjuk-nunjuk wajahku.

"Heh! Yulia! Kamu itu nggak laku, ya? Kalau mau cari suami, cari yang masih lajang, bukan malah jadi perebut suami orang! Kamu marah ya, dulu nggak bisa dapetin Mas Roby. Dan sekarang kamu mau rebut dia dari aku?" Aku menatap Yulia dengan tatapan tajam.

Terpopuler

Comments

Ayas Waty

Ayas Waty

sudah bilang saja klo kamu pisah saja dg roby

2023-01-25

0

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!