Chapter 18 - Kabar buruk

"Lin, ada yang mau aku bilang sama kamu." Itulah kalimat yang aku ucapkan saat Linda tengah  menjemur pakaian.

Mbak Ririn dan suaminya mungkin masih asyik di kamar dan Roby belum pulang bekerja. Mungkin menemui Yulia dulu. Ini kesempatan yang bagus untukku mengatakan semua kebusukan Roby padanya.

"Mau ngomong apa, Mas? Kalau nggak penting mending kamu pulang aja deh daripada nanti kena masalah lagi, aku juga yang bakalan kena," ucap Linda dengan nada acuh. Bahkan dia tak melihat ku yang berdiri di sampingnya.

"Ini penting, Lin. Roby selingkuh sama Yulia, teman semasa kuliah kita."

Mendengar ucapan ku, Linda langsung menghentikan aktivitasnya.

"Kamu bohong kan?"

"Aku nggak bohong. Tadi aku lihat Yulia dan Roby makan di cafe mahal. Kalau kamu nggak percaya, lihat ini." Aku mengeluarkan ponselku lalu menunjukkan foto Roby dan Yulia saat sedang makan tadi.

Mata Linda langsung basah setelah melihatnya. Aku sungguh tidak tega, tapi aku juga tidak bisa melihat Linda hidup menderita dengan semua kebohongan Roby.

"Lin, besok mereka mau jalan-jalan. Kamu lihat aja, pasti Roby akan pergi dengan baju rapi dan wangi."

"Mas, sebaiknya kamu pulang. Maaf, aku nggak ada waktu ngobrol sama kamu." Linda langsung meninggalkan aku dengan air mata yang mengalir di pipinya.

Aku hanya bisa menghela nafas pasrah. Kenapa Linda bersikap demikian? Apa sebegitu tergantungnya dia pada Roby hingga membuatnya diam saat mengetahui Roby selingkuh? Apa aku harus menyampaikan isi hatiku dulu, baru dia akan mau berpisah dengan Roby. Tapi jika aku melakukan itu, maka nama Linda yang akan hancur. Roby pasti akan mengumbar-ngumbar pada semua orang bahwa Linda yang berselingkuh. Tidak, aku tidak bisa membiarkan itu terjadi.

*****

Keesokan harinya, benar saja. Aku melihat Roby pergi dengan motornya dengan pakaian sangat rapi. Linda yang tengah menjemur pakaian hanya bisa melihatnya tanpa berbicara sepatah katapun. Sedangkan Dion berdiri di samping Roby sambil terus menatapnya. Aku tahu apa yang anak itu inginkan. Ia berharap sekali saja Roby berkata 'Ayo, Nak. Kita naik motor keliling kampung'. Namun apa daya, Roby sama sekali tak menggubris keberadaan Dion. Bahkan dia malah mendorong Dion agar menjauh dari motornya.

Aku geram sekali melihatnya. Kenapa Linda bisa tahan melihat hal seperti itu. Aku saja yang bukan orang tua Dion sangat geram melihatnya.

Tapi tunggu dulu. Ku lihat tangan Linda mengepal erat saat melihat kejadian itu. Pasti dia merasa sangat emosi namun tak bisa mengungkapkannya.

Selesai menjemur pakaian, ku dengar Mbak Ririn memanggil Linda dengan suara yang lumayan melengking. Buru-buru ia ke belakang.

Aku juga ke belakang untuk mendengar apa yang Mak lampir itu katakan pada Linda. Awas saja kalau sampai dia menyakiti Lindaku.

"Lin, beli ayam dong. Bosen banget tiap hari makan sayur sama ikan doang. Genta itu harusnya makan makanan yang bergizi, dong. 'Kan Roby udah ngasih kamu uang lebih. Kamu kemanain uangnya!"

"Maaf, Mbak. Uang itu kemampuannya cuma beli ikan. Masih mending, Mbak. Dulu kami hanya makan tahu dan tempe aja."

"Kamu mau ceramahin aku, ya. Pokoknya aku nggak mau tau! Kamu beliin ayam sekarang! Masak yang enak, kalau nggak, kamu keluar aja dari rumah ini."

"Iya, Mbak. Aku beli sekarang. Mbak bisa 'kan jagain Dela dan Dion."

"Apa? Enak aja kamu nyuruh-nyuruh. Bawa dong, itu 'kan anak kamu. Aku mau tidur!"

"Ya udah, Mbak. Aku pergi dulu."

Astaga, tega sekali Mbak Ririn menyuruh Linda berbelanja dengan membawa dua anak. Padahal setiap hari aku melihat Linda menjaga anaknya. Tapi sekarang, dia malah menolak menjaga anak Linda yang padahal itu masih keponakannya.

Ingin sekali aku mengantarnya. Namun apa kata tetangga nanti. Linda, semoga kamu sadar dan meninggalkan suamimu itu. Dia tidak pantas untukmu. Terlebih lagi kakaknya hanya memanfaatkan tenagamu saja. Cih, dasar keluarga gila. Belum lagi kalau sampai ibu Roby datang, rumah itu bisa jadi tempat berkumpulnya orang-orang egois yang tak punya hati.

Terpopuler

Comments

Desyi Alawiyah

Desyi Alawiyah

suami kamu dong suruh kerja...Genta kan anak kamu Rin,bukan anaknya Linda

2023-07-27

0

Ayas Waty

Ayas Waty

jangan diam saja Dimas ayo bertindak

2023-01-25

0

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!