Chapter 16 - Ada-ada saja

Setelah mencuci, aku menjemur pakaian yang berjenis jeans ke luar. Aku hanya ingin mengeringkan airnya saja agar tak menetes. Kalau mengandalkan matahari, tentu sudah terlambat karena ini sudah sore.

Saat tengah menjemur, ku lihat Dimas tengah duduk di depan terasnya dengan laptop miliknya. Rajin sekali dia, sudah pulang bekerja pun, masih sempat-sempatnya melanjutkan pekerjaannya. Aku jadi merasa bersalah karena telah mengusirnya kemarin. Meski niatku baik, agar dia tidak terluka, tapi yang hanya dia tau, aku mengusirnya.

Ah, apa yang aku pikirkan. Dia itu teman Mas Roby, kenapa aku jadi memikirkannya? Segera ku masukkan ember cucianku ke dalam. Setelah itu, aku memandikan Genta dan Dion secara bersamaan. Syukurlah mereka akur, meski Genta pemalas seperti ibunya, tetapi dia juga pendiam seperti ayahnya. Lengkap sekali, sudah pemalas, pendiam pula. Tak seperti Dion anakku. Dia begitu rajin dan pengertian.

Seusai memandikan Dion dan Genta, aku memakaikan mereka pakaian lalu membiarkan mereka bermain bersama. Untungnya kemarin Dimas memberikan dua robot untuk Dion, jadi Genta dan Dion tidak akan berebut mainan canggih itu.

Aku beralih ke Dela yang sudah mulai merengek dan menggeliat. Ia pun bangun dengan tidur yang cukup puas menurutku.

Setelah menunggu dia benar-benar tersadar, barulah aku membawanya ke kamar mandi. Ku mandikan dia dengan air hangat. Setelah itu aku memakaikan pakaian untuknya.

Semua sudah beres. Piring, pakaian, anak-anak. Sekarang saatnya aku membersihkan diri. Aku meletakkan Dela di samping Dion. Meski Dion baru berusia lima tahun, namun dia mengerti untuk menjaga Dela.

Seusai mandi, aku langsung pergi ke kamar. Mengganti pakaianku dengan daster. Setelah itu, aku mulai memoles wajahku dengan bedak bayi milik Dela. Wajar saja aku jelek, tidak ada cream mahal seperti yang aku punya dulu.

"Ah, jadi teringat saat-saat dulu. Andai saja aku tidak pilih suami, pasti aku takkan bernasib seperti ini," ucapku sambil melihat pantulan diriku di cermin. Menyesal tidak ada gunanya, toh, ini memang kebodohan ku yang menikah dengan buaya darat seperti Mas Robby.

Setelah siap, aku kembali mengangkat pakaian yang airnya sudah tak menetes lagi. Bersamaan dengan itu, Mas Roby baru saja pulang entah darimana.

Aku masuk dan menaruh pakaian tadi di jemuran yang ada di dapur. Saat aku melewati kamar mandi, aku mendengar suara d*****n dari dalam. Dasar orang gila, lagi mandi sempat-sempatnya bercinta. Padahal sudah seharian ini mereka di kamar. Keluar pun hanya untuk makan, setelah itu ke kamar lagi.

Aku pergi ke tempat Dion, Genta dan Dela bermain. Ku lihat Dela masih anteng bersama dua kakaknya. Sedangkan Mas Roby asyik memainkan ponselnya. Sebenarnya apa yang dia lihat? Apa dia sedang mengalami puber kedua? Benar juga, jika uangnya yang selama ini ia sembunyikan dariku habis, lantas perginya kemana kalau tidak ke wanita lain.

Dia itu 'kan pria normal. Dia tidak menyentuh ku selama beberapa bulan ini. Apa itu wajar sebagai pria normal. Kecuali jika dia punya gundik di luar sana. Apa yang harus aku lakukan? Apa aku harus menguntitnya? Ah, aku jadi serba salah. Kalau saja aku masih punya orang tua dan keluarga yang peduli padaku, pasti sudah sejak dulu aku meninggalkan laki-laki egois yang tak berguna itu!

Terpopuler

Comments

Desyi Alawiyah

Desyi Alawiyah

cerai aja sama Roby,Lin,,,trus kamu nikah deh sama Dimas....ga ada untungnya juga kamu bertahan dengan Roby,dia udh selingkuh dibelakang kamu dan perlakuan dia juga kasar ke kamu dan anak" kamu...😏

2023-07-27

0

Ayas Waty

Ayas Waty

berusaha cari kerja ato gimana pokok pisah saja sama Roby

2023-01-25

0

Lie naa

Lie naa

berharap Linda bisa JD wanita mandiri dan lepas dr roby

2023-01-24

0

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!