Episode 19 "Pesan Ayah"

Fatir yang terus menerus berlatih kini makin mampu menguasai mata Elang yang ada padanya bahkan sinar merah tampak keluar dari matanya.

"DUAAAAAAR" Batu batu besar itu berhamburan dikarenakan latihan Fatir dengan mata elangnya yang mengeluarkan sinar merah pemusnah itu.

Kini ia bahkan telah bisa dengan sangat mudah memecahkan batu batu besar itu hanya dengan berfokus sebentar saja pada mata elangnya yang terus mengeluarkan cahaya kedap kedip pada huruf "LAM ALIF" yang ada pada matanya sebagai tanda bahwa kekuatan mata elangnya itu sedang aktif.

Sinta yang baru datang mengantar makanan untuk fatir pun ikut memperhatikan latihan Fatir dan sangat terpukau melihat perkembangan Fatir yang sudah semakin pesat itu.

"Waaah, hebat sekali kamu Fatir sampai bisa membuat batu batu besar itu hancur lebur menjadi batu batuan yang kecil seperti itu" Ucap Sinta kegirangan melihat perkembangan fatir.

"Alhamdulillah Sinta, ini semua tidak lain dan tidak bukan berkat pertolongan Allah yang mempermudah ku untuk melakukan latihan ini semua" Ucap Fatir dengan senyuman yang di penuhi keringat ditubuhnya karena latihannya.

"Iya Fatir alhamdulillah semoga terus berkembang pesat kemampuanmu hingga engkau bisa mengalahkan pimpinan pasukan bambu kuning itu nantinya" Ucap Sinta dengan yakin kepada fatir

"Amiiin, semoga Allah mempermudah kita semua nantinya, aku ingin beristirahat dulu sambil memakan makanan yang kau bawa itu sinta" Ucap Fatir sambil menatap makanan yang dibawa Sinta.

"Oooh iya aku hampir lupa menawarkan makanan ini kepadamu, karena terlalu terpukau melihat kehebatan mu tadi, ini silahkan dimakan makanannya semoga dapat membuat kamu kembali bertenaga untuk melanjutkan latihan mu kembali Fatir" Ucap Sinta sambil tersenyum tipis.

"Alhamdulillah akhirnya ditawarkan juga makanan itu kepadaku" Ucap Fatir sambil membalas senyuman Sinta kepadanya

Tak berapa lama kakek amin pun datang menghampiri mereka dari kejauhan. Fatir dan Sinta yang melihat kakek amin pun melambaikan tangan mereka kepada kakek amin dengan gembira.

Kemudian kakek amin pun berada dihadapan mereka sambil berkata "Waktu kita semakin menipis Fatir" Ucap kakek amin serius.

Seketika itu raut wajah mereka berdua menjadi tegang setelah mendengar apa yang dikatakan kakek Amin kepada mereka.

"Sebenarnya apa yang terjadi kek, mari duduk terlebih dahulu kek" Ucap Fatir yang terlihat mempersilahkan kakek amin untuk duduk terlebih dahulu.

Sinta pun menuangkan segelas air kemudian diberikan kepada kakek amin agar beliau tenang terlebih dahulu dan dapat menceritakan semuanya dengan lancar

"Bismillah" Ucap kakek amin sebelum meminum air itu dan "glek, glek, glek" Terdengar suara air ditenggorokan kakek amin yang meminum air itu yang kelihatan sangat kehausan sekali nampaknya.

"Tenang dulu kek, ceritakan perlahan-lahan apa sebenarnya yang terjadi kek" Ucap Fatir menenangkan kakek amin

Kakek amin pun kemudian menceritakan kepada mereka berdua kalau besok malam pada tengah malam akan dilakukan penyerangan kepada pondok pesantren al amin oleh pasukan bambu kuning yang dimana mereka rencananya akan membakar pondok pesantren al amin itu hingga habis tak tersisa sebagai serangan balasan mereka sebelumnya yang telah gagal untuk menyerang pondok pesantren al amin kemarin.

Mendengar hal itu Fatir dan Sinta pun terkejut, mereka berdua nampak saling bertatap tatapan seolah tak percaya dengan apa yang mereka dengar saat ini.

Mereka takut akan terjadi hal hal yang dapat membahayakan para santri di pondok pesantren al amin dan juga kyai dari penyerangan yang akan dilakukan pasukan bambu kuning besok malam.

Kemudian kakek amin pun melanjutkan ceritanya

"Fatir, segera beritahu ibumu bahwa Alhamdulillah ternyata atau saat ini masih hidup, dan dia sekarang juga telah melarikan diri dari tempat penyanderaan oleh pasukan bambu kuning bersama temannya jaka" Ucap kakek kepada fatir.

Mendengar hal itu sontak saja Fatir terperanjat kaget sekaligus senang ketika mendengar bahwa ternyata ayahnya saat ini masih hidup dan Sinta yang juga mendengar hal itu juga ikut senang bersama Fatir.

"Benarkah kek, Alhamdulillah Masya Allah, ternyata Allah masih melindungi ayahku, terimakasih ya Allah, akan segera ku beritahukan hal ini kepada ibu kek" Ucap Fatir menahan air matanya.

"Iya Fatir beritahukan lah ibumu agar ia tidak makin gelisah, semoga saja dengan kabar ini dapat membuat kesedihan dihati ibumu menjadi berkurang" Ucap kakek menyampaikan kepada Fatir dengan tersenyum.

"Iya kek pasti akan segera ku beritahukan kepada ibu, tapi kek darimana kakek tau kalau ayahku masih hidup dan melarikan diri kek? " Ucap Fatir bertanya tanya.

"Kakek tadi pergi mengintai pasukan bambu kuning dan tanpa sengaja mendengar percakapan pasukan berkuda yang katanya ingin menangkap kembali ayahku dan temannya yang telah berhasil melarikan diri dari mereka, namun mereka juga tidak tahu ke mana ayahmu dan temannya bersembunyi didalam hutan" Ucap kakek menjelaskan sekaligus memikirkan dimana tempat persembunyian ayah Fatir dan temannya itu.

Mendengar hal itu Fatir pun langsung teringat bahwa dulu ayahnya sering sekali bercerita bahwa ayahnya memiliki tempat persembunyian khusus di dalam hutan untuk berburu binatang hutan yang tidak diketahui orang lain karena tempatnya yang tidak seperti tempat persembunyian pada umumnya.

ayahnya pun sering sekali membawa tangkapan binatang di hutan itu untuk dijual ataupun dimakan untuk kebutuhan sehari hari.

Meskipun Fatir belum pernah pergi ke tempat persembunyian ayahnya itu namun Fatir pernah diberitahukan ayahnya ciri ciri tempat persembunyian ayahnya itu.

"Aku tau kek dimana ayah bersembunyi" ucap Fatir sambil berdiri dari tempat duduknya

"benarkah?" ucap kakek terkejut sambil memandangi Fatir

"cepat katakan Fatir dimana ayahmu bersembunyi" ucap Sinta yang juga penasaran dibuatnya

"aku memang belum pernah ke tempat persembunyian ayah, tapi aku tau ciri ciri tempat itu kek, ayah pernah memberi tahu kepadaku tentang tempat persembunyiannya itu" ucap Fatir

"katakanlah" ucap kakek penasaran

"ayah pernah berkata "Satu diantara pohon besar, dua diantara semak belukar dan tiga diantara air" ucap fatir. kemudian ia melanjutkan "itulah ciri menuju tempat yang ayah beritahu kepadaku kek mari kita ke sana kek untuk menemui ayah" tegas Fatir mengatakan kepada kakek amin tentang tempat itu.

"sabar Fatir, itu harus kita cari tahu dulu dimana tempat yang ayahmu maksud terkait perkataan ayahmu itu, kita harus benar - benar lebih dahulu menemukan ayahmu sebelum para pasukan bambu kuning itu terlebih dahulu menemukan ayahmu, sebelum itu baiknya engkau katakan kabar ayahmu ini terlebih kepada ibumu agar hati ibumu tidak gelisah dan sedih lagi Fatir" ucap kakek menenangkan Fatir yang sudah tidak sabar untuk menemui ayahnya

"benar kata kakek, sebaiknya aku memberitahu ibu terlebih dahulu perihal tentang ayah padanya" ucap Fatir sambil menganggukan kepalanya

Fatir pun segera berlari menuju rumah kakek amin dimana tempat ibunya berada agar ia bisa segera memberitahukan kepada ibunya tentang keadaan ayahnya yang saat ini masih hidup dan telah berhasil melarikan diri

episode 19

Episodes
1 Episode 1 "Anak Terpilih"
2 Episode 2 "Siapa kakek sebenarnya?"
3 Episode 3 "Awal Mula Bencana"
4 Episode 4 "Keajaiban pun Terjadi"
5 Episode 5 "Ritual Sesat"
6 Episode 6 "Wujud Asli"
7 Episode 7 "Ketua Harimau Hitam"
8 Episode 8 "Rencana Pelarian"
9 Episode 9 "Tipu Daya Iblis"
10 Episode 10 "Senjata Rahasia"
11 Episode 11 "Ujian Yang Membingungkan"
12 Episode 12 "Telaga Sutra"
13 Episode 13 "Sangat Menyedihkan"
14 Episode 14 "Kedatangan Seseorang"
15 Episode 15 "Rencana yang gagal"
16 Episode 16 "Mimpi Buruk"
17 Episode 17 "Keberhasilan"
18 Episode 18 "Kabar Buruk"
19 Episode 19 "Pesan Ayah"
20 Episode 20 "Keraguan"
21 Episode 21 "Tak Terduga"
22 Episode 22 "Apakah Aku Membunuh?"
23 Episode 23 "Tugas Rahasia"
24 Episode 24 "100 Orang Tumbal"
25 Episode 25 "Pertarungan yang berat"
26 Episode 26 "Cahaya"
27 Episode 27 "Pertarungan Kolaborasi"
28 Episode 28 "Berkorban"
29 Episode 29 "Mata Elang Legendaris"
30 Episode 30 "Terkapar"
31 Episode 31 "Racun Iblis Ular Putih"
32 Episode 32 "Tidak ada pilihan"
33 Episode 33 "Jalan Keluar"
34 Episode 34 "Mengharap Pertolongan"
35 Episode 35 "Pemberian"
36 Episode 36 "Wujud Asli Iblis Ular Putih"
37 Episode 37 "Melindungi"
38 Episode 38 "Ilmu Penyatu Sukma"
39 Episode 39 "Menyelamatkan Diri Sendiri"
40 Episode 40 "Lepas Kendali"
41 Episode 41 "Kotak Kecil"
42 Episode 42 "Kejeniusan"
43 Episode 43 "Orang Aneh"
44 Episode 44 "Pesan Ancaman"
45 Episode 45 "Pertukaran di bukit Sarang Setan"
46 Episode 46 "Telah Datang"
47 Episode 47 "Ternyata Bukan Dia"
48 Episode 48 "Pilihan Yang Membingungkan"
49 Episode 49 "Pertarungan dengan Penculik Berjubah Hitam"
50 Episode 50 "Membongkar Informasi"
51 Episode 51 "Menyelinap Ke Desa Mentaya"
52 Episode 52 "Tempat Yang Mengerikan"
53 Episode 53 "Pemakan Mayat"
54 Episode 54 "Menyusun Rencana"
55 Episode 55 "Menakutkan!!!"
56 Episode 56 "Dasar Pengecut!!!"
57 Episode 57 "Mengejutkan !!!"
58 Episode 58 "Penyelamatan"
59 Episode 59 "Kebenaran yang Terungkap"
60 Episode 60 "Pintu Rahasia!!!"
61 Episode 61 "Pertarungan Hidup Mati Di Lembah Darah"
62 Episode 62 "Pengalihan"
63 Episode 63 "Merasuk ke dalam darah"
64 Episode 64 "Kemunculan Pendekar Mata Elang"
65 Episode 65 "Api Paling Panas Di neraka"
66 Episode 66 "Lenyap Tak Berbekas"
67 Episode 67 "Kehebatan Dua Pendekar"
68 Episode 68 "Kekuatan Misterius"
69 Episode 69 "Mendekati Kematian"
70 Episode 70 "Jurus Ajian Rawa Rontek"
71 Episode 71 "Tergeletak Berserakan"
72 Episode 72 "Terselamatkan"
73 Episode 73 "Kembali Lah Ke Neraka!!!"
74 Episode 74 "Darah Yang Mendidih"
75 Episode 75 "Di Bawah Kendali"
76 Episode 76 "Tidak Terlambat"
77 Episode 77 "Sebuah Kenyataan"
78 Episode 78 "Perpisahan"
79 Episode 79 "Bayangan Misterius"
80 Episode 80 "3 Raja Jenius"
81 Episode 81 "Pertemuan Di Tebing Kalap"
82 Episode 82 "Kebohongan Terungkap"
83 Episode 83 "Pencabut Jiwa"
84 Episode 84 "Kekuatan Pendekar Mata Iblis"
85 Episode 85 "Bahaya Mengancam"
86 Episode 86 "Menuju Dua Arah Tujuan"
87 Episode 87 "Segel Dari Neraka"
88 Episode 88 "Rencana Jenius"
89 Episode 89 "Terungkapnya Penyamaran"
90 Episode 90 "Mandau Terbang vs Tombak Raja Neraka"
91 Episode 91 "Ledakan Dahsyat"
92 Episode 92 "Menjadi Pasukan Iblis"
93 Episode 93 "Sadarlah!!!"
94 Episode 94 "Selamat Dari Kematian"
95 Episode 95 "Membelah Diri"
96 Episode 96 "Kunci"
97 Episode 97 "Mantra 9 Kutukan Iblis"
98 Episode 98 "Dimensi Gaib"
99 Episode 99 "Pengkhianatan"
100 Episode 100 "Kekuatan Rahasia"
101 Episode 101 "Menyadari"
102 Episode 102 "Terkejut"
103 Episode 103 "Keras Kepala"
104 Episode 104 "Berpura-pura"
105 Episode 105 "Merasa Bersalah"
106 Episode 106 "Si Pengemis Gila"
107 Episode 107 "Pendekar Buta"
108 Episode 108 "Hampir Saja !!!"
109 Episode 109 "Fitnah"
110 Episode 110 "Rasa Curiga"
111 Episode 111 "Pengintaian"
112 Episode 112 "Keraguan"
113 Episode 113 "Terlihat Aneh"
114 Episode 114 "Berdiri Mematung"
115 Episode 115 "Lebih Bersih dan Lebih Tajam"
116 Episode 116 "Sambaran Petir"
117 Episode 117 "Tak Di Sangka"
118 Episode 118 "Hilangnya Kekuatan"
119 Episode 119 "Sebuah Tanda"
120 Episode 120 "Emosi yang Memuncak"
121 Episode 121 "Bersembunyi"
122 Episode 122 "Kosongnya Hati"
123 Episode 123 "Ancaman"
124 Episode 124 "Perebutan"
125 Episode 125 "Api Semangat"
126 Episode 126 "Hampir Saja"
127 Episode 127 "Lepaskan Ibuku!!!"
128 Episode 128 "Ternyata Bukan"
129 Episode 129 "Pikiran Kacau"
130 Episode 130 "Jalur Sungai"
131 Episode 131 "Tempat Suci"
132 Episode 132 "Telah Tiba Waktunya"
133 Episode 133 "Kedatangan!!!"
134 Episode 134 "Rencana Ledakan Air Sungai"
135 Episode 135 "Tak ada kata terlambat"
136 Episode 136 "Ke Manakah dia?"
137 Episode 137 "Bangkitnya Sang Ular Raksasa"
138 Episode 138 "Terdesak"
139 Episode 139 "Keyakinan"
140 Episode 140 "Bangkitnya Perjuangan"
141 Episode 141 "Kecepatan Cahaya"
142 Episode 142 "Sekarat"
143 Episode 143 "Pengkhianatan"
144 Episode 144 "Harapan"
145 Episode 145 "Sekejab!!!"
146 Episode 146 "Pertarungan Terakhir!!!"
147 Episode 147 "Kebinasaan!!!"
148 Episode "Akhir Dari Semuanya!!!"
Episodes

Updated 148 Episodes

1
Episode 1 "Anak Terpilih"
2
Episode 2 "Siapa kakek sebenarnya?"
3
Episode 3 "Awal Mula Bencana"
4
Episode 4 "Keajaiban pun Terjadi"
5
Episode 5 "Ritual Sesat"
6
Episode 6 "Wujud Asli"
7
Episode 7 "Ketua Harimau Hitam"
8
Episode 8 "Rencana Pelarian"
9
Episode 9 "Tipu Daya Iblis"
10
Episode 10 "Senjata Rahasia"
11
Episode 11 "Ujian Yang Membingungkan"
12
Episode 12 "Telaga Sutra"
13
Episode 13 "Sangat Menyedihkan"
14
Episode 14 "Kedatangan Seseorang"
15
Episode 15 "Rencana yang gagal"
16
Episode 16 "Mimpi Buruk"
17
Episode 17 "Keberhasilan"
18
Episode 18 "Kabar Buruk"
19
Episode 19 "Pesan Ayah"
20
Episode 20 "Keraguan"
21
Episode 21 "Tak Terduga"
22
Episode 22 "Apakah Aku Membunuh?"
23
Episode 23 "Tugas Rahasia"
24
Episode 24 "100 Orang Tumbal"
25
Episode 25 "Pertarungan yang berat"
26
Episode 26 "Cahaya"
27
Episode 27 "Pertarungan Kolaborasi"
28
Episode 28 "Berkorban"
29
Episode 29 "Mata Elang Legendaris"
30
Episode 30 "Terkapar"
31
Episode 31 "Racun Iblis Ular Putih"
32
Episode 32 "Tidak ada pilihan"
33
Episode 33 "Jalan Keluar"
34
Episode 34 "Mengharap Pertolongan"
35
Episode 35 "Pemberian"
36
Episode 36 "Wujud Asli Iblis Ular Putih"
37
Episode 37 "Melindungi"
38
Episode 38 "Ilmu Penyatu Sukma"
39
Episode 39 "Menyelamatkan Diri Sendiri"
40
Episode 40 "Lepas Kendali"
41
Episode 41 "Kotak Kecil"
42
Episode 42 "Kejeniusan"
43
Episode 43 "Orang Aneh"
44
Episode 44 "Pesan Ancaman"
45
Episode 45 "Pertukaran di bukit Sarang Setan"
46
Episode 46 "Telah Datang"
47
Episode 47 "Ternyata Bukan Dia"
48
Episode 48 "Pilihan Yang Membingungkan"
49
Episode 49 "Pertarungan dengan Penculik Berjubah Hitam"
50
Episode 50 "Membongkar Informasi"
51
Episode 51 "Menyelinap Ke Desa Mentaya"
52
Episode 52 "Tempat Yang Mengerikan"
53
Episode 53 "Pemakan Mayat"
54
Episode 54 "Menyusun Rencana"
55
Episode 55 "Menakutkan!!!"
56
Episode 56 "Dasar Pengecut!!!"
57
Episode 57 "Mengejutkan !!!"
58
Episode 58 "Penyelamatan"
59
Episode 59 "Kebenaran yang Terungkap"
60
Episode 60 "Pintu Rahasia!!!"
61
Episode 61 "Pertarungan Hidup Mati Di Lembah Darah"
62
Episode 62 "Pengalihan"
63
Episode 63 "Merasuk ke dalam darah"
64
Episode 64 "Kemunculan Pendekar Mata Elang"
65
Episode 65 "Api Paling Panas Di neraka"
66
Episode 66 "Lenyap Tak Berbekas"
67
Episode 67 "Kehebatan Dua Pendekar"
68
Episode 68 "Kekuatan Misterius"
69
Episode 69 "Mendekati Kematian"
70
Episode 70 "Jurus Ajian Rawa Rontek"
71
Episode 71 "Tergeletak Berserakan"
72
Episode 72 "Terselamatkan"
73
Episode 73 "Kembali Lah Ke Neraka!!!"
74
Episode 74 "Darah Yang Mendidih"
75
Episode 75 "Di Bawah Kendali"
76
Episode 76 "Tidak Terlambat"
77
Episode 77 "Sebuah Kenyataan"
78
Episode 78 "Perpisahan"
79
Episode 79 "Bayangan Misterius"
80
Episode 80 "3 Raja Jenius"
81
Episode 81 "Pertemuan Di Tebing Kalap"
82
Episode 82 "Kebohongan Terungkap"
83
Episode 83 "Pencabut Jiwa"
84
Episode 84 "Kekuatan Pendekar Mata Iblis"
85
Episode 85 "Bahaya Mengancam"
86
Episode 86 "Menuju Dua Arah Tujuan"
87
Episode 87 "Segel Dari Neraka"
88
Episode 88 "Rencana Jenius"
89
Episode 89 "Terungkapnya Penyamaran"
90
Episode 90 "Mandau Terbang vs Tombak Raja Neraka"
91
Episode 91 "Ledakan Dahsyat"
92
Episode 92 "Menjadi Pasukan Iblis"
93
Episode 93 "Sadarlah!!!"
94
Episode 94 "Selamat Dari Kematian"
95
Episode 95 "Membelah Diri"
96
Episode 96 "Kunci"
97
Episode 97 "Mantra 9 Kutukan Iblis"
98
Episode 98 "Dimensi Gaib"
99
Episode 99 "Pengkhianatan"
100
Episode 100 "Kekuatan Rahasia"
101
Episode 101 "Menyadari"
102
Episode 102 "Terkejut"
103
Episode 103 "Keras Kepala"
104
Episode 104 "Berpura-pura"
105
Episode 105 "Merasa Bersalah"
106
Episode 106 "Si Pengemis Gila"
107
Episode 107 "Pendekar Buta"
108
Episode 108 "Hampir Saja !!!"
109
Episode 109 "Fitnah"
110
Episode 110 "Rasa Curiga"
111
Episode 111 "Pengintaian"
112
Episode 112 "Keraguan"
113
Episode 113 "Terlihat Aneh"
114
Episode 114 "Berdiri Mematung"
115
Episode 115 "Lebih Bersih dan Lebih Tajam"
116
Episode 116 "Sambaran Petir"
117
Episode 117 "Tak Di Sangka"
118
Episode 118 "Hilangnya Kekuatan"
119
Episode 119 "Sebuah Tanda"
120
Episode 120 "Emosi yang Memuncak"
121
Episode 121 "Bersembunyi"
122
Episode 122 "Kosongnya Hati"
123
Episode 123 "Ancaman"
124
Episode 124 "Perebutan"
125
Episode 125 "Api Semangat"
126
Episode 126 "Hampir Saja"
127
Episode 127 "Lepaskan Ibuku!!!"
128
Episode 128 "Ternyata Bukan"
129
Episode 129 "Pikiran Kacau"
130
Episode 130 "Jalur Sungai"
131
Episode 131 "Tempat Suci"
132
Episode 132 "Telah Tiba Waktunya"
133
Episode 133 "Kedatangan!!!"
134
Episode 134 "Rencana Ledakan Air Sungai"
135
Episode 135 "Tak ada kata terlambat"
136
Episode 136 "Ke Manakah dia?"
137
Episode 137 "Bangkitnya Sang Ular Raksasa"
138
Episode 138 "Terdesak"
139
Episode 139 "Keyakinan"
140
Episode 140 "Bangkitnya Perjuangan"
141
Episode 141 "Kecepatan Cahaya"
142
Episode 142 "Sekarat"
143
Episode 143 "Pengkhianatan"
144
Episode 144 "Harapan"
145
Episode 145 "Sekejab!!!"
146
Episode 146 "Pertarungan Terakhir!!!"
147
Episode 147 "Kebinasaan!!!"
148
Episode "Akhir Dari Semuanya!!!"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!