Episode 17 "Keberhasilan"

Saat ini ayah Fatir dan jaka sahabatnya tengah berhasil melarikan diri dari tempat pasukan bambu kuning dan kini mereka bersembunyi di dalam sebuah gua yang menjadi tempat rahasia ayah Fatir sewaktu sering berburu di hutan dan hanya dialah yang mengetahui tempat itu yang berada dibawah tanah yang tersembunyi.

Mereka berdua pun berhasil melarikan diri di saat semua orang pasukan bambu kuning terfokus pada rencana penyerangan pondok pesantren al amin yang di waktu sebelumnya yang berakhir pada kegagalan itu.

Mereka berhasil melarikan diri karena memanfaatkan kelengahan para penjaga pasukan bambu kuning yang sebagian besar ditugaskan oleh ketua harimau hitam untuk membantu penyerangan ke pondok pesantren al amin itu.

Hingga pada akhirnya penjagaan yang berkurang pengawasannya itu dimanfaatkan oleh ayah Fatir dan jaka untuk mengambil kesempatan itu untuk melarikan diri dengan bersembunyi dibawah kereta kuda yang membawa peralatan di bagian paling belakang rombongan pasukan bambu kuning untuk menyerang ke pondok pesantren al amin sebelumnya meskipun jaka harus tetap menahan rasa sakit yang ia alami hingga mereka benar benar berhasil melarikan diri dari pasukan bambu kuning.

"Syam, berapa lama kita harus bersembunyi dibawah kereta kuda ini" Ucap jaka berbisik kepada syam

"Tidak terlalu lama, kita hanya akan bersembunyi hingga sampai ke sisi hutan yang terdapat semak semak dan pohon besar yang menjadi penanda bahwa itu telah mendekati tempat gua persembunyian ku" Ucap syam kepada jaka penuh yakin.

"Baiklah syam, aku akan mengikutimu, sssttthh" Ucap jaka kepada syam sambil menahan rasa sakitnya.

"Bertahanlah jaka sebentar lagi kita akan terbebas dari para pasukan bambu kuning yang tidak bermoral ini" Ucap syam kepada jaka menguatkannya agar jaka bisa bertahan lebih lama untuk rencana pelarian mereka berdua ini hingga mereka sampai di tempat yang direncanakan syam.

Setelah mereka sudah berada di posisi hutan yang ayah Fatir rencanakan, maka mereka berdua langsung menjatuhkan diri ke tepi semak semak yang ada di hutan itu dan pasukan bambu kuning pun tidak ada yang menyadari pelarian mereka berdua karena pada dasarnya mereka bersembunyi di bagian kereta kuda paling belakang yang luput dari perhatian para pasukan bambu kuning yang sedang fokus untuk menyerang pondok pesantren al amin saja.

Kemudian ayah Fatir memapah jaka yang masih terluka sekuat mungkin membawa mereka berdua bersembunyi ditempat rahasia ayah jaka itu yakni gua yang saat ini mereka gunakan untuk bersembunyi dari para pasukan bambu kuning itu.

Kini mereka berdua sudah bisa sedikit bernafas lega karena sudah terhindar dari siksaan perbudakan oleh pasukan bambu kuning terhadap mereka, meskipun para penduduk desa yang lain masih tetap dipaksa untuk terus bekerja seperti binatang oleh pasukan bambu kuning.

"Alhamdulillah akhirnya kita berdua bisa terbebas dari pasukan bambu kuning sementara ini jaka" Ucap ayah Fatir kepada jaka sambil menyeka keringat yang ada di dahinya karena kelelahan dari pelarian mereka berdua

"Benar syam, Alhamdulillah setidaknya kita sudah tidak di suruh bekerja paksa lagi untuk mereka para penjahat kejam yang tak tahu belas kasihan itu" Ucap jaka sedikit kesal karena masih teringat siksaan para anggota pasukan bambu kuning terhadapnya yang membuatnya luka luka seperti sekarang ini.

"Kita akan bermalam disini dulu beberapa hari jaka hingga sakitmu sembuh kembali, dikarenakan kalau kita melanjutkan perjalanan dengan kondisimu seperti sekarang ini aku takut kita tidak bisa berlari lebih jauh lagi dari mereka dan mungkin kita berdua akan tertangkap lagi dan bisa mendapatkan hukuman yang jauh lebih berat lagi nantinya" Ucap ayah Fatir kepada jaka tentang rencananya.

"Aku setuju denganmu syam, aku akan menurutimu karena aku juga sudah tidak memiliki tenaga lagi saat ini dikarenakan badan ku yang memang masih penuh luka ini, Terima kasih syam telah membantu ku melarikan diri dari sini, padahal sebelumnya akulah yang berniat membantumu melarikan diri tapi sekarang malah akulah yang merepotkan mu dalam pelarian ini hingga harus merawatku seperti sekarang ini" Ucap jaka tertunduk merasa bersalah karena menjadi beban ayah Fatir.

"Sudahlah jaka, aku tidak pernah menganggap dirimu sebagai beban atas pelarian ini, justru aku bersyukur karena berkat kamu lah aku jadi memiliki semangat lagi untuk hidup dan menemukan keluargaku lagi disaat keputusan asaan tengah melandaku di sana kemarin, dan aku juga sangat senang sekali karena telah memiliki teman sepertimu karena itulah aku tidak akan pernah meninggalkan mu di sana meskipun aku harus mengorbankan nyawaku juga untuk menyelamatkanmu juga bersamaku" Ucap ayah Fatir menyemangati jaka.

"Kamu memang orang baik syam, aku tidak salah telah mempercayai mu, sungguh kau menjadi malaikat penyelamat bagiku syam, aku sangat berterima kasih padamu syam" Ucap jaka penuh haru kepada ayah Fatir yang telah membawanya melarikan diri sejauh ini dari cengkeraman pasukan bambu kuning yang telah membawa petaka bagi mereka semua.

"Berterima kasihlah kepada Tuhan jaka, karena sesungguhnya kita bisa berhasil melarikan diri saat ini itu semua berkat Tuhan yang telah menolong kita berdua hingga selamat saat ini, tiada yang bisa menolong kita berdua hingga sampai ketempat ini selain Allah Ta'ala yang memberikan perlindungan kepada hambanya yang memohon pertolongan kepada-NYA" Ucap ayah Fatir kepada jaka yang masih diliputi rasa haru dalam hatinya.

"Benar sekali syam, Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah, terimakasih Ya Allah karena telah menyelamatkan kami berdua dari kejahatan orang-orang yang berbuat jahat kepada kami, lindungi lah kami selalu agar selalu berada dalam keselamatan. Amiin Allahumma Amiin" Ucap jaka sambil menengadah kan tangannya dan menghadap ke langit sambil meneteskan air mata.

Hal itu pun disaksikan oleh ayah Fatir yang juga ikut terharu karena kata kata jaka yang menyentuh hatinya.

Kemudian mereka berdua pun bersalaman dan saling bertatapan penuh haru atas keberhasilan mereka berdua yang saat ini membuat mereka bisa bernafas lega dari sebelumnya dan mereka pun berencana beristirahat karena kelelahan yang sangat mereka rasakan dari hari - hari sebelumnya dibawah siksaan pasukan bambu kuning sebelumnya yang membuat mereka tidak bisa tidur nyenyak.

Namun baru saja mereka hendak beristirahat terdengar suara samar - samar dari luar gua tempat mereka bersembunyi seperti ada suara langkah kaki.

mereka berdua pun tidak jadi tidur bahkan mereka terlihat gugup dan takut kalau - kalau persembunyian mereka diketahui oleh pasukan bambu kuning

"syam apakah tempat ini telah diketahui mereka?" tanya jaka kepada syam dengan berbisik

"tidak mungkin jaka, tidak pernah ada yang tahu tempat ini dan gua ini pun tampak dari depan tidak seperti sebuah tempat dan mustahil mereka mengetahui nya" ucap syam dengan mengernyitkan dahinya.

syam pun melangkahkan kaki nya dan mencoba mengintip dari balik gua tempat ia bersembunyi dan ternyata itu hanyalah seekor kambing hutan yang memakan rumput yang tumbuh di depan gua mereka.

"AAAH, hampir saja aku kaget, ku pikir kita telah ketahuan, ternyata itu hanya seekor kambing hutan yang kelaparan" ucap syam terkekeh kepada jaka

jaka pun tertawa tanpa suara sambil menutup mulutnya dikarenakan mengetahui hal itu.

mereka berdua pun akhirnya kembali melanjutkan rencana istirahat mereka yang sempat tertunda tadi

tak beberapa lama hujan deras pun turun di tempat mereka dan hal itu membuat mereka tampak lebih mudah untuk beristirahat.

namun mereka berdua tidak sadar ternyata sedari tadi ada sepasang mata yang memandang mereka dari dalam gua mereka bersembunyi.

episode 17

Episodes
1 Episode 1 "Anak Terpilih"
2 Episode 2 "Siapa kakek sebenarnya?"
3 Episode 3 "Awal Mula Bencana"
4 Episode 4 "Keajaiban pun Terjadi"
5 Episode 5 "Ritual Sesat"
6 Episode 6 "Wujud Asli"
7 Episode 7 "Ketua Harimau Hitam"
8 Episode 8 "Rencana Pelarian"
9 Episode 9 "Tipu Daya Iblis"
10 Episode 10 "Senjata Rahasia"
11 Episode 11 "Ujian Yang Membingungkan"
12 Episode 12 "Telaga Sutra"
13 Episode 13 "Sangat Menyedihkan"
14 Episode 14 "Kedatangan Seseorang"
15 Episode 15 "Rencana yang gagal"
16 Episode 16 "Mimpi Buruk"
17 Episode 17 "Keberhasilan"
18 Episode 18 "Kabar Buruk"
19 Episode 19 "Pesan Ayah"
20 Episode 20 "Keraguan"
21 Episode 21 "Tak Terduga"
22 Episode 22 "Apakah Aku Membunuh?"
23 Episode 23 "Tugas Rahasia"
24 Episode 24 "100 Orang Tumbal"
25 Episode 25 "Pertarungan yang berat"
26 Episode 26 "Cahaya"
27 Episode 27 "Pertarungan Kolaborasi"
28 Episode 28 "Berkorban"
29 Episode 29 "Mata Elang Legendaris"
30 Episode 30 "Terkapar"
31 Episode 31 "Racun Iblis Ular Putih"
32 Episode 32 "Tidak ada pilihan"
33 Episode 33 "Jalan Keluar"
34 Episode 34 "Mengharap Pertolongan"
35 Episode 35 "Pemberian"
36 Episode 36 "Wujud Asli Iblis Ular Putih"
37 Episode 37 "Melindungi"
38 Episode 38 "Ilmu Penyatu Sukma"
39 Episode 39 "Menyelamatkan Diri Sendiri"
40 Episode 40 "Lepas Kendali"
41 Episode 41 "Kotak Kecil"
42 Episode 42 "Kejeniusan"
43 Episode 43 "Orang Aneh"
44 Episode 44 "Pesan Ancaman"
45 Episode 45 "Pertukaran di bukit Sarang Setan"
46 Episode 46 "Telah Datang"
47 Episode 47 "Ternyata Bukan Dia"
48 Episode 48 "Pilihan Yang Membingungkan"
49 Episode 49 "Pertarungan dengan Penculik Berjubah Hitam"
50 Episode 50 "Membongkar Informasi"
51 Episode 51 "Menyelinap Ke Desa Mentaya"
52 Episode 52 "Tempat Yang Mengerikan"
53 Episode 53 "Pemakan Mayat"
54 Episode 54 "Menyusun Rencana"
55 Episode 55 "Menakutkan!!!"
56 Episode 56 "Dasar Pengecut!!!"
57 Episode 57 "Mengejutkan !!!"
58 Episode 58 "Penyelamatan"
59 Episode 59 "Kebenaran yang Terungkap"
60 Episode 60 "Pintu Rahasia!!!"
61 Episode 61 "Pertarungan Hidup Mati Di Lembah Darah"
62 Episode 62 "Pengalihan"
63 Episode 63 "Merasuk ke dalam darah"
64 Episode 64 "Kemunculan Pendekar Mata Elang"
65 Episode 65 "Api Paling Panas Di neraka"
66 Episode 66 "Lenyap Tak Berbekas"
67 Episode 67 "Kehebatan Dua Pendekar"
68 Episode 68 "Kekuatan Misterius"
69 Episode 69 "Mendekati Kematian"
70 Episode 70 "Jurus Ajian Rawa Rontek"
71 Episode 71 "Tergeletak Berserakan"
72 Episode 72 "Terselamatkan"
73 Episode 73 "Kembali Lah Ke Neraka!!!"
74 Episode 74 "Darah Yang Mendidih"
75 Episode 75 "Di Bawah Kendali"
76 Episode 76 "Tidak Terlambat"
77 Episode 77 "Sebuah Kenyataan"
78 Episode 78 "Perpisahan"
79 Episode 79 "Bayangan Misterius"
80 Episode 80 "3 Raja Jenius"
81 Episode 81 "Pertemuan Di Tebing Kalap"
82 Episode 82 "Kebohongan Terungkap"
83 Episode 83 "Pencabut Jiwa"
84 Episode 84 "Kekuatan Pendekar Mata Iblis"
85 Episode 85 "Bahaya Mengancam"
86 Episode 86 "Menuju Dua Arah Tujuan"
87 Episode 87 "Segel Dari Neraka"
88 Episode 88 "Rencana Jenius"
89 Episode 89 "Terungkapnya Penyamaran"
90 Episode 90 "Mandau Terbang vs Tombak Raja Neraka"
91 Episode 91 "Ledakan Dahsyat"
92 Episode 92 "Menjadi Pasukan Iblis"
93 Episode 93 "Sadarlah!!!"
94 Episode 94 "Selamat Dari Kematian"
95 Episode 95 "Membelah Diri"
96 Episode 96 "Kunci"
97 Episode 97 "Mantra 9 Kutukan Iblis"
98 Episode 98 "Dimensi Gaib"
99 Episode 99 "Pengkhianatan"
100 Episode 100 "Kekuatan Rahasia"
101 Episode 101 "Menyadari"
102 Episode 102 "Terkejut"
103 Episode 103 "Keras Kepala"
104 Episode 104 "Berpura-pura"
105 Episode 105 "Merasa Bersalah"
106 Episode 106 "Si Pengemis Gila"
107 Episode 107 "Pendekar Buta"
108 Episode 108 "Hampir Saja !!!"
109 Episode 109 "Fitnah"
110 Episode 110 "Rasa Curiga"
111 Episode 111 "Pengintaian"
112 Episode 112 "Keraguan"
113 Episode 113 "Terlihat Aneh"
114 Episode 114 "Berdiri Mematung"
115 Episode 115 "Lebih Bersih dan Lebih Tajam"
116 Episode 116 "Sambaran Petir"
117 Episode 117 "Tak Di Sangka"
118 Episode 118 "Hilangnya Kekuatan"
119 Episode 119 "Sebuah Tanda"
120 Episode 120 "Emosi yang Memuncak"
121 Episode 121 "Bersembunyi"
122 Episode 122 "Kosongnya Hati"
123 Episode 123 "Ancaman"
124 Episode 124 "Perebutan"
125 Episode 125 "Api Semangat"
126 Episode 126 "Hampir Saja"
127 Episode 127 "Lepaskan Ibuku!!!"
128 Episode 128 "Ternyata Bukan"
129 Episode 129 "Pikiran Kacau"
130 Episode 130 "Jalur Sungai"
131 Episode 131 "Tempat Suci"
132 Episode 132 "Telah Tiba Waktunya"
133 Episode 133 "Kedatangan!!!"
134 Episode 134 "Rencana Ledakan Air Sungai"
135 Episode 135 "Tak ada kata terlambat"
136 Episode 136 "Ke Manakah dia?"
137 Episode 137 "Bangkitnya Sang Ular Raksasa"
138 Episode 138 "Terdesak"
139 Episode 139 "Keyakinan"
140 Episode 140 "Bangkitnya Perjuangan"
141 Episode 141 "Kecepatan Cahaya"
142 Episode 142 "Sekarat"
143 Episode 143 "Pengkhianatan"
144 Episode 144 "Harapan"
145 Episode 145 "Sekejab!!!"
146 Episode 146 "Pertarungan Terakhir!!!"
147 Episode 147 "Kebinasaan!!!"
148 Episode "Akhir Dari Semuanya!!!"
Episodes

Updated 148 Episodes

1
Episode 1 "Anak Terpilih"
2
Episode 2 "Siapa kakek sebenarnya?"
3
Episode 3 "Awal Mula Bencana"
4
Episode 4 "Keajaiban pun Terjadi"
5
Episode 5 "Ritual Sesat"
6
Episode 6 "Wujud Asli"
7
Episode 7 "Ketua Harimau Hitam"
8
Episode 8 "Rencana Pelarian"
9
Episode 9 "Tipu Daya Iblis"
10
Episode 10 "Senjata Rahasia"
11
Episode 11 "Ujian Yang Membingungkan"
12
Episode 12 "Telaga Sutra"
13
Episode 13 "Sangat Menyedihkan"
14
Episode 14 "Kedatangan Seseorang"
15
Episode 15 "Rencana yang gagal"
16
Episode 16 "Mimpi Buruk"
17
Episode 17 "Keberhasilan"
18
Episode 18 "Kabar Buruk"
19
Episode 19 "Pesan Ayah"
20
Episode 20 "Keraguan"
21
Episode 21 "Tak Terduga"
22
Episode 22 "Apakah Aku Membunuh?"
23
Episode 23 "Tugas Rahasia"
24
Episode 24 "100 Orang Tumbal"
25
Episode 25 "Pertarungan yang berat"
26
Episode 26 "Cahaya"
27
Episode 27 "Pertarungan Kolaborasi"
28
Episode 28 "Berkorban"
29
Episode 29 "Mata Elang Legendaris"
30
Episode 30 "Terkapar"
31
Episode 31 "Racun Iblis Ular Putih"
32
Episode 32 "Tidak ada pilihan"
33
Episode 33 "Jalan Keluar"
34
Episode 34 "Mengharap Pertolongan"
35
Episode 35 "Pemberian"
36
Episode 36 "Wujud Asli Iblis Ular Putih"
37
Episode 37 "Melindungi"
38
Episode 38 "Ilmu Penyatu Sukma"
39
Episode 39 "Menyelamatkan Diri Sendiri"
40
Episode 40 "Lepas Kendali"
41
Episode 41 "Kotak Kecil"
42
Episode 42 "Kejeniusan"
43
Episode 43 "Orang Aneh"
44
Episode 44 "Pesan Ancaman"
45
Episode 45 "Pertukaran di bukit Sarang Setan"
46
Episode 46 "Telah Datang"
47
Episode 47 "Ternyata Bukan Dia"
48
Episode 48 "Pilihan Yang Membingungkan"
49
Episode 49 "Pertarungan dengan Penculik Berjubah Hitam"
50
Episode 50 "Membongkar Informasi"
51
Episode 51 "Menyelinap Ke Desa Mentaya"
52
Episode 52 "Tempat Yang Mengerikan"
53
Episode 53 "Pemakan Mayat"
54
Episode 54 "Menyusun Rencana"
55
Episode 55 "Menakutkan!!!"
56
Episode 56 "Dasar Pengecut!!!"
57
Episode 57 "Mengejutkan !!!"
58
Episode 58 "Penyelamatan"
59
Episode 59 "Kebenaran yang Terungkap"
60
Episode 60 "Pintu Rahasia!!!"
61
Episode 61 "Pertarungan Hidup Mati Di Lembah Darah"
62
Episode 62 "Pengalihan"
63
Episode 63 "Merasuk ke dalam darah"
64
Episode 64 "Kemunculan Pendekar Mata Elang"
65
Episode 65 "Api Paling Panas Di neraka"
66
Episode 66 "Lenyap Tak Berbekas"
67
Episode 67 "Kehebatan Dua Pendekar"
68
Episode 68 "Kekuatan Misterius"
69
Episode 69 "Mendekati Kematian"
70
Episode 70 "Jurus Ajian Rawa Rontek"
71
Episode 71 "Tergeletak Berserakan"
72
Episode 72 "Terselamatkan"
73
Episode 73 "Kembali Lah Ke Neraka!!!"
74
Episode 74 "Darah Yang Mendidih"
75
Episode 75 "Di Bawah Kendali"
76
Episode 76 "Tidak Terlambat"
77
Episode 77 "Sebuah Kenyataan"
78
Episode 78 "Perpisahan"
79
Episode 79 "Bayangan Misterius"
80
Episode 80 "3 Raja Jenius"
81
Episode 81 "Pertemuan Di Tebing Kalap"
82
Episode 82 "Kebohongan Terungkap"
83
Episode 83 "Pencabut Jiwa"
84
Episode 84 "Kekuatan Pendekar Mata Iblis"
85
Episode 85 "Bahaya Mengancam"
86
Episode 86 "Menuju Dua Arah Tujuan"
87
Episode 87 "Segel Dari Neraka"
88
Episode 88 "Rencana Jenius"
89
Episode 89 "Terungkapnya Penyamaran"
90
Episode 90 "Mandau Terbang vs Tombak Raja Neraka"
91
Episode 91 "Ledakan Dahsyat"
92
Episode 92 "Menjadi Pasukan Iblis"
93
Episode 93 "Sadarlah!!!"
94
Episode 94 "Selamat Dari Kematian"
95
Episode 95 "Membelah Diri"
96
Episode 96 "Kunci"
97
Episode 97 "Mantra 9 Kutukan Iblis"
98
Episode 98 "Dimensi Gaib"
99
Episode 99 "Pengkhianatan"
100
Episode 100 "Kekuatan Rahasia"
101
Episode 101 "Menyadari"
102
Episode 102 "Terkejut"
103
Episode 103 "Keras Kepala"
104
Episode 104 "Berpura-pura"
105
Episode 105 "Merasa Bersalah"
106
Episode 106 "Si Pengemis Gila"
107
Episode 107 "Pendekar Buta"
108
Episode 108 "Hampir Saja !!!"
109
Episode 109 "Fitnah"
110
Episode 110 "Rasa Curiga"
111
Episode 111 "Pengintaian"
112
Episode 112 "Keraguan"
113
Episode 113 "Terlihat Aneh"
114
Episode 114 "Berdiri Mematung"
115
Episode 115 "Lebih Bersih dan Lebih Tajam"
116
Episode 116 "Sambaran Petir"
117
Episode 117 "Tak Di Sangka"
118
Episode 118 "Hilangnya Kekuatan"
119
Episode 119 "Sebuah Tanda"
120
Episode 120 "Emosi yang Memuncak"
121
Episode 121 "Bersembunyi"
122
Episode 122 "Kosongnya Hati"
123
Episode 123 "Ancaman"
124
Episode 124 "Perebutan"
125
Episode 125 "Api Semangat"
126
Episode 126 "Hampir Saja"
127
Episode 127 "Lepaskan Ibuku!!!"
128
Episode 128 "Ternyata Bukan"
129
Episode 129 "Pikiran Kacau"
130
Episode 130 "Jalur Sungai"
131
Episode 131 "Tempat Suci"
132
Episode 132 "Telah Tiba Waktunya"
133
Episode 133 "Kedatangan!!!"
134
Episode 134 "Rencana Ledakan Air Sungai"
135
Episode 135 "Tak ada kata terlambat"
136
Episode 136 "Ke Manakah dia?"
137
Episode 137 "Bangkitnya Sang Ular Raksasa"
138
Episode 138 "Terdesak"
139
Episode 139 "Keyakinan"
140
Episode 140 "Bangkitnya Perjuangan"
141
Episode 141 "Kecepatan Cahaya"
142
Episode 142 "Sekarat"
143
Episode 143 "Pengkhianatan"
144
Episode 144 "Harapan"
145
Episode 145 "Sekejab!!!"
146
Episode 146 "Pertarungan Terakhir!!!"
147
Episode 147 "Kebinasaan!!!"
148
Episode "Akhir Dari Semuanya!!!"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!