Episode 18 "Kabar Buruk"

Sementara itu penjaga pasukan bambu kuning berlari tergopoh-gopoh menuju ketua harimau hitam dan ingin menyampaikan sesuatu dengan ketakutan.

"Maaf ketua harimau hitam, sepertinya ada 2 sandera yang kita tangkap telah berhasil melarikan diri, mereka adalah syamsuri dan jaka yang kemarin telah terluka badannya oleh anggota pasukan kita yang menghajarnya dikarenakan ketidakbecusan nya bekerja ketua" Ucap penjaga itu sambil terengah-engah dan tertunduk takut menyampaikan hal itu kepada ketua harimau hitam matanya melotot ke arahnya.

"APAAAA?? LAGI LAGI KALIAN SEMUA TIDAK BECUS MENJAGA PARA CECUNGUK ITU, BAHKAN SAMPAI MEREKA BISA MELARIKAN DIRI DARI TEMPAT INI!!!! TEMUKAN MEREKA BERDUA DAN BAWA MEREKA KESINI HIDUP HIDUP KARENA AKU YANG AKAN MEMBUNUHMU MEREKA LANGSUNG DENGAN TANGAN KU INI" Ucap ketua harimau hitam sambil mengepalkan kedua tangannya yang dipenuhi rasa amarah itu bahkan terlihat kilat memancar dari sorot matanya yang menyala seolah-olah ingin menerkam.

Ketua harimau hitam pun memberikan kode kepada penjaga itu dengan mengarahkan telunjuk tangan nya yang menunjukkan bahwa ia harus segera mencari mereka berdua yang telah melarikan diri dari tempat nya dengan tatapan yang beapi-api seperti api neraka.

"Ba-ba-baik ketua harimau hitam, kami akan segera menemukan mereka berdua secepatnya" Ucap penjaga yang ketakutan itu sambil bersegera berjalan mundur dari hadapan ketua harimau hitam yang tengah marah itu.

"AKU TIDAK MAU LAGI MENDENGAR KALAU ADA YANG MELARIKAN DIRI LAGI DARI TEMPAT INI, KALAU TIDAK MAKA KALIAN LAH YANG AKAN MENERIMA HUKUMANNYA KARENA TELAH CEROBOH DALAM MENJAGA MEREKA DARI TEMPAT INI" Ucap ketua Harimau Hitam penuh amarah kepada seluruh pasukan bambu kuning yang ada dihadapannya.

"BAAAAIKKKK KETUA HARIMAU HITAM" Ucap seluruh pasukannya bersama sama hingga gema suara mereka menjadi satu.

Penjaga itu pun langsung berlari keluar dan segera memberikan perintah kepada 10 pasukan bambu kuning berkuda untuk menangkap mereka berdua yang telah melarikan diri yakni syam dan jaka yang telah berani melarikan diri dari tempat mereka ini.

Dirinya pun mengatakan bahwa mereka tidak boleh pulang sebelum mereka menemukan mereka berdua yakni syam dan jaka dalam keadaan masih hidup karena ketua harimau hitam menginginkan mereka berdua dibawa hidup-hidup kehadapannya.

Karena ketua harimau hitam ingin memberikan pelajaran kepada para sandera yang lain agar tidak coba-coba berani kabur lagi dari cengkeraman ketua harimau hitam.

Penjaga itu juga mengatakan kalau waktu mereka hanya 3 hari untuk segera menemukan mereka karena jika tidak maka mereka bersepuluh itulah yang akan menerima hukuman yang diberikan oleh ketua harimau hitam.

Tak berapa lama kemudian 10 pasukan bambu kuning berkuda pun berangkat untuk mencari dan menemukan keberadaan mereka berdua dan berjalan masuk menuju hutan untuk menangkap mereka kembali dan membawanya ke hadapan ketua harimau hitam untuk dieksekusi.

"Kemanakah kiranya mereka berdua melarikan diri ya? " Ucap salah satu pasukan kepada temannya

"Mereka berdua pasti tidak akan bisa berlari jauh dari hutan ini, karena aku lah yang telah membuat badannya jaka terluka hingga seperti itu kemarin, dan aku lebih berharap mereka mati di makan binatang buas di dalam hutan ini agar kita tidak perlu capek-capek membawa mereka kembali ke hadapan ketua harimau hitam yang sedang marah" Ucap pasukan bambu kuning yang melukai jaka itu sambil terkekeh kepada temannya.

"Ternyata dirimu yang menyiksa syam dan jaka, hahaha, kau memang tahu cara bermain dengan para cecunguk itu yah ternyata" Ucap temannya kemudian mereka berdua pun tertawa terbahak bahak sambil berjalan diatas kuda mereka dan melanjutkan pencarian mereka terhadap syam dan jaka.

"Eeeits, tapi kita harus segera menemukan berdua agar hukuman itu tidak diberikan kepada kita semua, Ayo kita segera temukan mereka berdua yang kurang ajar itu" Ucap pasukan bambu kuning yang lain mengingatkan mereka berdua yang tertawa.

"Benar juga perkataanmu, kita tidak boleh bersantai santai dalam mencari mereka agar kita tidak kena getahnya," Ucap pasukan bambu kuning yang melukai jaka.

"Aaaaaaarrh kurang ajar, kalau ku temukan mereka akan ku patahkan kaki mereka berdua" Ucap pasukan bambu kuning yang lain dengan geram hingga terdengar gemeretak giginya yang diliputi rasa kesal.

"AYOOO KITA TEMUKAN MEREKA BERDUA DAN SEGERA SERET MEREKA KEMBALI KEHADAPAN KETUA HARIMAU HITAM" Ucap salah satu pasukan bambu kuning memberi mereka semua komando.

Mereka pun langsung memacu kuda kuda mereka dengan kencang didalam hutan dan berharap segera menemukan ayah Fatir dan temannya yaitu jaka yang sedang bersembunyi ditempat persembunyian yang hanya ayah Fatir dan jaka lah yang mengetahui tempat persembunyian merek.

Dan dari kejauhan ternyata kakek amin yang tengah memantau pasukan bambu kuning itu mendengar tentang hal itu.

Yang dimana ternyata ayah Fatir dan temannya jaka telah berhasil melarikan diri dari tempat pasukan bambu kuning yang menyiksa mereka.

"Alhamdulillah ternyata ayah Fatir telah berhasil melarikan diri," Ucap kakek amin

Karena hal ini akan menjadi kabar gembira untuk Fatir dan ibunya kalau mereka mengetahui nya, dan berita itu bisa mengobati rasa gelisah Fatir yang belum mengetahui keadaan ayahnya dan juga akan membuat ibunya tenang dari kegelisahan memikirkan keadaan suaminya.

Meskipun belum diketahui di manakah ayah Fatir bersembunyi, setidaknya hal ini cukup untuk membuat mereka bersemangat kembali.

"Tapi ke manakah kiranya mereka berdua bersembunyi" Gumam kakek amin didalam hati.

"Apakah mungkin mereka akan tertangkap lagi oleh pasukan bambu kuning" Pikir kakek amin sejenak, namun pikiran itu langsung ditepis kakek amin dan berharap semoga ayah Fatir dan temannya tidak ditemukan oleh pasukan bambu kuning yang mencari mereka didalam hutan ini.

Kemudian kakek amin pun kembali melanjutkan pantauannya menuju tempat pasukan bambu kuning untuk mencari tahu rencana apa yang sebenarnya tengah direncanakan mereka lagi untuk menyerang pondok pesantren al amin nanti

perlahan-lahan kakek amin memasuki tempat mereka tanpa diketahui para penjaga bambu kuning yang tengah berjaga menjaga para sandera agar tidak ada lagi dari mereka yang melarikan diri dari tempat mereka.

itu juga disebabkan karena mereka takut kalau ada sandera yang melarikan diri lagi dari sana maka mereka lah yang harus menanggung akibatnya dan tentunya akan dihukum ketua harimau hitam karena ke teledoran mereka dalam berjaga.

karena itu penjagaan terhadap para sandera makin diperketat semenjak laporan 2 sandera yang melarikan diri dari tempat mereka itu.

kakek amin pun masuk lebih dalam dan menyelinap ke dalam dan tak diduga ternyata kakek amin sudah berada didepan kamar pendekar buaya putih dan mendengar bahwa mereka akan berencana kembali menyerang pondok pesantren al amin karena telah mempermalukan mereka semua hingga tak berdaya kemarin dengan rencana membakar pondok pesantren al amin itu hingga habis tak tersisa pada tengah malam besok hari.

mendengar hal itu sontak saja kakek amin terkejut mendengar rencana itu yang akan berlanjut mereka lakukan untuk membakar pondok pesantren al amin.

"PRAAAAAANG" kemudian kakek amin tidak sengaja menyenggol sebuah guci yang ada di samping kamar itu hingga terjatuh dan pecah.

kakek amin pun bersegera bersembunyi dari tempat itu agar ia tidak di ketahui oleh pasukan bambu kuning.

mereka pun keluar dan menuju asal suara itu dan mencari tahu apa penyebab guci itu pecah, dan nasib baik pun masih berpihak pada kakek amin karena tanpa di duga datang seekor kucing hitam tidak jauh dari tempat guci itu jatuh yang akhirnya mereka semua berpikir kalau kucing itulah yang menjadi penyebab pecahnya guci itu.

seketika itu juga ketegangan itu menjadi kembali tenang disebabkan kucing hitam itu yang menjadi fokus para pasukan bambu kuning yang tertuju kepada kucing hitam itu karena mengira kucing itulah penyebab pecahnya guci didepan kamar pendekar buaya putih, dan kakek amin pun bisa bernafas lega dan menarik nafas panjang karena telah terbebas kecerobohan yang dirinya perbuat itu.

"Alhamdulillah" gumam kakek amin di dalam hatinya yang masih diliputi rasa ketegangan yang telah berkurang, bahkan wajah kakek amin pun dipenuhi keringat rasa panik yang membuat wajahnya basah karena ketegangan yang terjadi beberapa saat tadi.

episode 18

Episodes
1 Episode 1 "Anak Terpilih"
2 Episode 2 "Siapa kakek sebenarnya?"
3 Episode 3 "Awal Mula Bencana"
4 Episode 4 "Keajaiban pun Terjadi"
5 Episode 5 "Ritual Sesat"
6 Episode 6 "Wujud Asli"
7 Episode 7 "Ketua Harimau Hitam"
8 Episode 8 "Rencana Pelarian"
9 Episode 9 "Tipu Daya Iblis"
10 Episode 10 "Senjata Rahasia"
11 Episode 11 "Ujian Yang Membingungkan"
12 Episode 12 "Telaga Sutra"
13 Episode 13 "Sangat Menyedihkan"
14 Episode 14 "Kedatangan Seseorang"
15 Episode 15 "Rencana yang gagal"
16 Episode 16 "Mimpi Buruk"
17 Episode 17 "Keberhasilan"
18 Episode 18 "Kabar Buruk"
19 Episode 19 "Pesan Ayah"
20 Episode 20 "Keraguan"
21 Episode 21 "Tak Terduga"
22 Episode 22 "Apakah Aku Membunuh?"
23 Episode 23 "Tugas Rahasia"
24 Episode 24 "100 Orang Tumbal"
25 Episode 25 "Pertarungan yang berat"
26 Episode 26 "Cahaya"
27 Episode 27 "Pertarungan Kolaborasi"
28 Episode 28 "Berkorban"
29 Episode 29 "Mata Elang Legendaris"
30 Episode 30 "Terkapar"
31 Episode 31 "Racun Iblis Ular Putih"
32 Episode 32 "Tidak ada pilihan"
33 Episode 33 "Jalan Keluar"
34 Episode 34 "Mengharap Pertolongan"
35 Episode 35 "Pemberian"
36 Episode 36 "Wujud Asli Iblis Ular Putih"
37 Episode 37 "Melindungi"
38 Episode 38 "Ilmu Penyatu Sukma"
39 Episode 39 "Menyelamatkan Diri Sendiri"
40 Episode 40 "Lepas Kendali"
41 Episode 41 "Kotak Kecil"
42 Episode 42 "Kejeniusan"
43 Episode 43 "Orang Aneh"
44 Episode 44 "Pesan Ancaman"
45 Episode 45 "Pertukaran di bukit Sarang Setan"
46 Episode 46 "Telah Datang"
47 Episode 47 "Ternyata Bukan Dia"
48 Episode 48 "Pilihan Yang Membingungkan"
49 Episode 49 "Pertarungan dengan Penculik Berjubah Hitam"
50 Episode 50 "Membongkar Informasi"
51 Episode 51 "Menyelinap Ke Desa Mentaya"
52 Episode 52 "Tempat Yang Mengerikan"
53 Episode 53 "Pemakan Mayat"
54 Episode 54 "Menyusun Rencana"
55 Episode 55 "Menakutkan!!!"
56 Episode 56 "Dasar Pengecut!!!"
57 Episode 57 "Mengejutkan !!!"
58 Episode 58 "Penyelamatan"
59 Episode 59 "Kebenaran yang Terungkap"
60 Episode 60 "Pintu Rahasia!!!"
61 Episode 61 "Pertarungan Hidup Mati Di Lembah Darah"
62 Episode 62 "Pengalihan"
63 Episode 63 "Merasuk ke dalam darah"
64 Episode 64 "Kemunculan Pendekar Mata Elang"
65 Episode 65 "Api Paling Panas Di neraka"
66 Episode 66 "Lenyap Tak Berbekas"
67 Episode 67 "Kehebatan Dua Pendekar"
68 Episode 68 "Kekuatan Misterius"
69 Episode 69 "Mendekati Kematian"
70 Episode 70 "Jurus Ajian Rawa Rontek"
71 Episode 71 "Tergeletak Berserakan"
72 Episode 72 "Terselamatkan"
73 Episode 73 "Kembali Lah Ke Neraka!!!"
74 Episode 74 "Darah Yang Mendidih"
75 Episode 75 "Di Bawah Kendali"
76 Episode 76 "Tidak Terlambat"
77 Episode 77 "Sebuah Kenyataan"
78 Episode 78 "Perpisahan"
79 Episode 79 "Bayangan Misterius"
80 Episode 80 "3 Raja Jenius"
81 Episode 81 "Pertemuan Di Tebing Kalap"
82 Episode 82 "Kebohongan Terungkap"
83 Episode 83 "Pencabut Jiwa"
84 Episode 84 "Kekuatan Pendekar Mata Iblis"
85 Episode 85 "Bahaya Mengancam"
86 Episode 86 "Menuju Dua Arah Tujuan"
87 Episode 87 "Segel Dari Neraka"
88 Episode 88 "Rencana Jenius"
89 Episode 89 "Terungkapnya Penyamaran"
90 Episode 90 "Mandau Terbang vs Tombak Raja Neraka"
91 Episode 91 "Ledakan Dahsyat"
92 Episode 92 "Menjadi Pasukan Iblis"
93 Episode 93 "Sadarlah!!!"
94 Episode 94 "Selamat Dari Kematian"
95 Episode 95 "Membelah Diri"
96 Episode 96 "Kunci"
97 Episode 97 "Mantra 9 Kutukan Iblis"
98 Episode 98 "Dimensi Gaib"
99 Episode 99 "Pengkhianatan"
100 Episode 100 "Kekuatan Rahasia"
101 Episode 101 "Menyadari"
102 Episode 102 "Terkejut"
103 Episode 103 "Keras Kepala"
104 Episode 104 "Berpura-pura"
105 Episode 105 "Merasa Bersalah"
106 Episode 106 "Si Pengemis Gila"
107 Episode 107 "Pendekar Buta"
108 Episode 108 "Hampir Saja !!!"
109 Episode 109 "Fitnah"
110 Episode 110 "Rasa Curiga"
111 Episode 111 "Pengintaian"
112 Episode 112 "Keraguan"
113 Episode 113 "Terlihat Aneh"
114 Episode 114 "Berdiri Mematung"
115 Episode 115 "Lebih Bersih dan Lebih Tajam"
116 Episode 116 "Sambaran Petir"
117 Episode 117 "Tak Di Sangka"
118 Episode 118 "Hilangnya Kekuatan"
119 Episode 119 "Sebuah Tanda"
120 Episode 120 "Emosi yang Memuncak"
121 Episode 121 "Bersembunyi"
122 Episode 122 "Kosongnya Hati"
123 Episode 123 "Ancaman"
124 Episode 124 "Perebutan"
125 Episode 125 "Api Semangat"
126 Episode 126 "Hampir Saja"
127 Episode 127 "Lepaskan Ibuku!!!"
128 Episode 128 "Ternyata Bukan"
129 Episode 129 "Pikiran Kacau"
130 Episode 130 "Jalur Sungai"
131 Episode 131 "Tempat Suci"
132 Episode 132 "Telah Tiba Waktunya"
133 Episode 133 "Kedatangan!!!"
134 Episode 134 "Rencana Ledakan Air Sungai"
135 Episode 135 "Tak ada kata terlambat"
136 Episode 136 "Ke Manakah dia?"
137 Episode 137 "Bangkitnya Sang Ular Raksasa"
138 Episode 138 "Terdesak"
139 Episode 139 "Keyakinan"
140 Episode 140 "Bangkitnya Perjuangan"
141 Episode 141 "Kecepatan Cahaya"
142 Episode 142 "Sekarat"
143 Episode 143 "Pengkhianatan"
144 Episode 144 "Harapan"
145 Episode 145 "Sekejab!!!"
146 Episode 146 "Pertarungan Terakhir!!!"
147 Episode 147 "Kebinasaan!!!"
148 Episode "Akhir Dari Semuanya!!!"
Episodes

Updated 148 Episodes

1
Episode 1 "Anak Terpilih"
2
Episode 2 "Siapa kakek sebenarnya?"
3
Episode 3 "Awal Mula Bencana"
4
Episode 4 "Keajaiban pun Terjadi"
5
Episode 5 "Ritual Sesat"
6
Episode 6 "Wujud Asli"
7
Episode 7 "Ketua Harimau Hitam"
8
Episode 8 "Rencana Pelarian"
9
Episode 9 "Tipu Daya Iblis"
10
Episode 10 "Senjata Rahasia"
11
Episode 11 "Ujian Yang Membingungkan"
12
Episode 12 "Telaga Sutra"
13
Episode 13 "Sangat Menyedihkan"
14
Episode 14 "Kedatangan Seseorang"
15
Episode 15 "Rencana yang gagal"
16
Episode 16 "Mimpi Buruk"
17
Episode 17 "Keberhasilan"
18
Episode 18 "Kabar Buruk"
19
Episode 19 "Pesan Ayah"
20
Episode 20 "Keraguan"
21
Episode 21 "Tak Terduga"
22
Episode 22 "Apakah Aku Membunuh?"
23
Episode 23 "Tugas Rahasia"
24
Episode 24 "100 Orang Tumbal"
25
Episode 25 "Pertarungan yang berat"
26
Episode 26 "Cahaya"
27
Episode 27 "Pertarungan Kolaborasi"
28
Episode 28 "Berkorban"
29
Episode 29 "Mata Elang Legendaris"
30
Episode 30 "Terkapar"
31
Episode 31 "Racun Iblis Ular Putih"
32
Episode 32 "Tidak ada pilihan"
33
Episode 33 "Jalan Keluar"
34
Episode 34 "Mengharap Pertolongan"
35
Episode 35 "Pemberian"
36
Episode 36 "Wujud Asli Iblis Ular Putih"
37
Episode 37 "Melindungi"
38
Episode 38 "Ilmu Penyatu Sukma"
39
Episode 39 "Menyelamatkan Diri Sendiri"
40
Episode 40 "Lepas Kendali"
41
Episode 41 "Kotak Kecil"
42
Episode 42 "Kejeniusan"
43
Episode 43 "Orang Aneh"
44
Episode 44 "Pesan Ancaman"
45
Episode 45 "Pertukaran di bukit Sarang Setan"
46
Episode 46 "Telah Datang"
47
Episode 47 "Ternyata Bukan Dia"
48
Episode 48 "Pilihan Yang Membingungkan"
49
Episode 49 "Pertarungan dengan Penculik Berjubah Hitam"
50
Episode 50 "Membongkar Informasi"
51
Episode 51 "Menyelinap Ke Desa Mentaya"
52
Episode 52 "Tempat Yang Mengerikan"
53
Episode 53 "Pemakan Mayat"
54
Episode 54 "Menyusun Rencana"
55
Episode 55 "Menakutkan!!!"
56
Episode 56 "Dasar Pengecut!!!"
57
Episode 57 "Mengejutkan !!!"
58
Episode 58 "Penyelamatan"
59
Episode 59 "Kebenaran yang Terungkap"
60
Episode 60 "Pintu Rahasia!!!"
61
Episode 61 "Pertarungan Hidup Mati Di Lembah Darah"
62
Episode 62 "Pengalihan"
63
Episode 63 "Merasuk ke dalam darah"
64
Episode 64 "Kemunculan Pendekar Mata Elang"
65
Episode 65 "Api Paling Panas Di neraka"
66
Episode 66 "Lenyap Tak Berbekas"
67
Episode 67 "Kehebatan Dua Pendekar"
68
Episode 68 "Kekuatan Misterius"
69
Episode 69 "Mendekati Kematian"
70
Episode 70 "Jurus Ajian Rawa Rontek"
71
Episode 71 "Tergeletak Berserakan"
72
Episode 72 "Terselamatkan"
73
Episode 73 "Kembali Lah Ke Neraka!!!"
74
Episode 74 "Darah Yang Mendidih"
75
Episode 75 "Di Bawah Kendali"
76
Episode 76 "Tidak Terlambat"
77
Episode 77 "Sebuah Kenyataan"
78
Episode 78 "Perpisahan"
79
Episode 79 "Bayangan Misterius"
80
Episode 80 "3 Raja Jenius"
81
Episode 81 "Pertemuan Di Tebing Kalap"
82
Episode 82 "Kebohongan Terungkap"
83
Episode 83 "Pencabut Jiwa"
84
Episode 84 "Kekuatan Pendekar Mata Iblis"
85
Episode 85 "Bahaya Mengancam"
86
Episode 86 "Menuju Dua Arah Tujuan"
87
Episode 87 "Segel Dari Neraka"
88
Episode 88 "Rencana Jenius"
89
Episode 89 "Terungkapnya Penyamaran"
90
Episode 90 "Mandau Terbang vs Tombak Raja Neraka"
91
Episode 91 "Ledakan Dahsyat"
92
Episode 92 "Menjadi Pasukan Iblis"
93
Episode 93 "Sadarlah!!!"
94
Episode 94 "Selamat Dari Kematian"
95
Episode 95 "Membelah Diri"
96
Episode 96 "Kunci"
97
Episode 97 "Mantra 9 Kutukan Iblis"
98
Episode 98 "Dimensi Gaib"
99
Episode 99 "Pengkhianatan"
100
Episode 100 "Kekuatan Rahasia"
101
Episode 101 "Menyadari"
102
Episode 102 "Terkejut"
103
Episode 103 "Keras Kepala"
104
Episode 104 "Berpura-pura"
105
Episode 105 "Merasa Bersalah"
106
Episode 106 "Si Pengemis Gila"
107
Episode 107 "Pendekar Buta"
108
Episode 108 "Hampir Saja !!!"
109
Episode 109 "Fitnah"
110
Episode 110 "Rasa Curiga"
111
Episode 111 "Pengintaian"
112
Episode 112 "Keraguan"
113
Episode 113 "Terlihat Aneh"
114
Episode 114 "Berdiri Mematung"
115
Episode 115 "Lebih Bersih dan Lebih Tajam"
116
Episode 116 "Sambaran Petir"
117
Episode 117 "Tak Di Sangka"
118
Episode 118 "Hilangnya Kekuatan"
119
Episode 119 "Sebuah Tanda"
120
Episode 120 "Emosi yang Memuncak"
121
Episode 121 "Bersembunyi"
122
Episode 122 "Kosongnya Hati"
123
Episode 123 "Ancaman"
124
Episode 124 "Perebutan"
125
Episode 125 "Api Semangat"
126
Episode 126 "Hampir Saja"
127
Episode 127 "Lepaskan Ibuku!!!"
128
Episode 128 "Ternyata Bukan"
129
Episode 129 "Pikiran Kacau"
130
Episode 130 "Jalur Sungai"
131
Episode 131 "Tempat Suci"
132
Episode 132 "Telah Tiba Waktunya"
133
Episode 133 "Kedatangan!!!"
134
Episode 134 "Rencana Ledakan Air Sungai"
135
Episode 135 "Tak ada kata terlambat"
136
Episode 136 "Ke Manakah dia?"
137
Episode 137 "Bangkitnya Sang Ular Raksasa"
138
Episode 138 "Terdesak"
139
Episode 139 "Keyakinan"
140
Episode 140 "Bangkitnya Perjuangan"
141
Episode 141 "Kecepatan Cahaya"
142
Episode 142 "Sekarat"
143
Episode 143 "Pengkhianatan"
144
Episode 144 "Harapan"
145
Episode 145 "Sekejab!!!"
146
Episode 146 "Pertarungan Terakhir!!!"
147
Episode 147 "Kebinasaan!!!"
148
Episode "Akhir Dari Semuanya!!!"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!