Episode 7 "Ketua Harimau Hitam"

Semua para warga yang disandera dan dijadikan budak diminta terus melayani pasukan bambu kuning yang tengah berpesta. Para laki laki diminta bekerja serba bisa, mulai mencari kayu kemudian memotongnya dengan kapak Dan menghidupkan api untuk memasak hidangan pesta.

Mereka para budak juga harus bisa memasak dan menyajikan makanan kepada para pasukan bambu kuning. Para Wanita desa yang tertangkap oleh mereka dimasukkan kedalam penjara bawah tanah yang mereka buat. Dan para wanita itu akan dijadikan makanan peliharaan ketua bambu kuning yaitu harimau dan buaya ketika mereka kelaparan.

Pasukan bambu kuning yang dipimpin oleh si Harimau Hitam yang menjadi julukannya itu memang terkenal bengis dan kejam. Ia telah merampas kebahagiaan 29 desa, Semua desa tersebut mengalami kesengsaraan hidup semuanya.

Karena kehidupan mereka yang sebelumnya penuh dengan kebahagiaan kini semuanya hidup đibawah bayang bayang kematian dan kesengsaraan menjadi seorang budak dari pasukan bambu kuning.

Ayah fatir di sana diperintahkan untuk mencari kayu di hutan dengan kaki diikat rantai dan diawasi para prajurit bambu kuning selalu. Begitulah hari hari yang dijalani ayahnya fatir.

Mereka bisa beristirahat hanya untuk makan saja, itu pun hanya dijatahkan 2 kali dalam sehari. Saat istirahat itulah para prajurit penjaga juga meninggalkan mereka dari penjagaan dan dibiarkan makan.

Dan makanan yang diberikan pun tentunya layaknya makanan seorang budak yang sangat jauh dari kata layak. Namun itu lah yang dialami oleh ayah fatir dan warga yang lainnya. Ketika beristirahat ayah fatir dan seseorang yang juga sama sama ditangkap menjadi budak.

Ayah fatir bercerita tentang keinginan melarikan diri dari sanderaan pasukan bambu kuning. Mereka pun berbicara sambil berbisik dan pelan pelan agar tidak didengar prajurit penjaga.

Ayah fatir pun berkata "sudah berhari hari kita disini aku belum tahu namamu siapakah namamu? perkenalkan aku adalah syamsuri. Panggil saja syam. Apakah kamu memiliki keluarga?" Ucap ayah fatir.

Seseorang itu pun berkata "Aku sekarang seorang yatim piatu dan tidak memiliki keluarga lagi. Karena kedua orang tuaku telah dibunuh oleh pasukan bambu kuning ketika orang tuaku mencoba melawan sewaktu ditangkap didesa. Sehingga sekarang Aku hanya hidup untuk menghidupi diriku saja. Panggil saja aku jaka. Bagaimana denganmu apakah kau memiliki keluarga" tanya jaka.

Ayah fatir pun berkata "maafkan aku karena tidak tahu mengenai keluargamu. Aku masih memiliki seorang istri yang masih kusembunyikan entah bagaimana kabarnya sekarang semoga dia selalu dalam lindungan Allah ta'ala. Aku juga memiliki seorang anak laki laki namun dia hilang sebelum datangnya pasukan kuning kedesaku. Akupun masih tidak tahu bagaimana keadaan anakku sekarang. Aku berharap istri dan anakku semoga dalam keadaan baik baik saja. Dan Aku sekarang hanya berpikir bagaimana caranya melarikan diri dari tempat kumuh ini. Agar segera bertemu dengan keluargaku."ucap ayah fatir tertunduk sambil meneteskan air matanya.

Jaka pun berkata "berarti kau masih ada harapan untuk bertemu keluargamu. Bagaimana kalau kita berdua mengatur strategi untuk keluar dari penjagaan pasukan bambu kuning ini? Aku akan membantumu jika kau mau." Ucap jaka pada ayah fatir.

Ayah fatir pun berkata "benarkah?? Kau mau menolongku? Bagaimana kalau kau juga ikut bersamaku menemui keluargaku. Mereka pasti senang bertemu denganmu. Tapi masih ada yang aku pikirkan. Bagaimana cara kita keluar dari sini" Ucap ayah fatir sambil menopangkan tangannya kedagu.

Jaka pun berkata "baiklah aku juga akan ikut bersamamu. Bertemu dengan keluargamu. Aku berharap mendapatkan keluarga baru yang mau menerimaku. Untuk caranya nanti kita bicarakan karena para prajurit penjaga sudah datang" Ucap jaka pada ayah fatir sambil mengisyaratkan matanya kalau prajurit penjaga sudah datang.

Ketika prajurit penjaga mulai datang maka mereka pun mengalihkan pembicaraan kepada hal lain agar tak dicurigai oleh para prajurit yang menjaga mereka.

Disiang hari itu sebelum dzuhur tatkala fatir masih beristirahat untuk mengembalikan tenaganya agar dapat pulih untuk persiapan latihan sore nanti setelah ashar. "Praaaaaaangggg" Terdengar suara didalam kamar ibunya fatir.

Fatir pun terkejut dengan kepala masih sedikit pusing dan sedikit lemas fatir pun kemudian berkata "Suara apa itu kek? seperti suara pecahan kaca" ucap fatir.

Namun ketika fatir memalingkan wajahnya, ternyata fatir memandang disamping tempat istirahatnya jikalau saat itu kakek sedang melakukan sholat dan sedang dalam posisi sujud.

Fatir pun mencoba mengangkat badannya yang sedikit pusing dan lemas itu untuk melihat apa sebenarnya yang terjadi.

Baru saja fatir hendak beranjak dari tempat tidurnya dan ingin keluar dari tempat istirahatnya. Ternyata saat itu kakek juga telah menyelesaikan sholatnya.

Kakek pun membawa fatir ketempat asal suara itu. Nampaknya suara itu berasal dari tempat istirahat ibu fatir.

Ketika mereka membuka pintu kamar ibu fatir, ternyata nampak pecahan kaca berserakan dilantai. Dan ibu fatir yang tengah berusaha duduk dari istirahatnya tadi ternyata ingin berusaha mengambil air minum digelas yang ada dimeja samping tempat tidur.

Namun tanpa sengaja ibu fatir terlepas pegangan tangannya dari gelas air minum itu sehingga pecahlah gelas dan juga tumpah air yang didalamnya sehingga membasahi lantai pada saat itu.

Kemudian fatir dan kakek pun bersyukur ternyata bukan sesuatu yang mengkhawatirkan telah terjadi.

Kakek pun membersihkan pecahan kaca itu dan fatir pun duduk disamping ibunya seraya berkata "bagaimana keadaan ibu sekarang apakah sudah mulai baikan?" Tanya fatir.

Ibunya pun menjawab "Alhamdulillah ibu mulai baikan nak, tapi tadi ibu ingin minum dan tidak sengaja terlepas dari genggaman ibu sehingga memecahkan gelas itu jadinya, maafkan aku ya kek tidak sengaja" ucap ibu fatir.

Kakek pun menjawab "tidak apa apa dan itu juga hanya sebuah gelas saja. Semuanya hanyalah ketidaksengajaan dan semuanya pun juga telah terjadi jadi jangan dipikirkan" ucap kakek tersenyum sembari membersihkan pecahan kaca dilantai.

Fatir pun yang masih sedikit pusing berkata "kakek, tadi sedang sholat apa kek? Sholat sunnah dhuha ya kek?" Tanya fatir.

Kakek pun tersenyum sambil berkata "bukan, yang kau lihat tadi kakek sedang sholat sunnah taubat, & sebelumnya kakek sholat sunnah dhuha setelah itu sholat sunnah tasbih kemudian barulah kakek sholat sunnah taubat" ucap kakek.

Kemudian fatir berkata "ternyata bukan hanya sholat sunnah dhuha saja ya kek yang bisa dikerjakan pada pagi hari? Bukankah sholat sunnah dhuha itu untuk melancarkan rejeki ya kek?" Tanya fatir penasaran.

Ibunya pun hanya tersenyum melihat fatir yang penasaran bertanya. Kakek pun menjawab "betul fatir, sholat sunnah dipagi hari itu banyak yang bisa kita kerjakan selain sholat sunnah dhuha, tapi banyak jenis sholat sunnah yang lainnya juga seperti sholat sunnah tasbih dan sholat sunnah taubat tadi.

Nah, mengenai sholat sunnah dhuha terkadang banyak orang salah mengartikan dengan apa yang dimaksud melancarkan rejeki itu. Rejeki yang dimaksud itu tidak selalu harus berupa harta, namun dilancarkannya rejeki kita sebagai makhluk hidup yaitu untuk bernafas dengan bebas dan lancar itu merupakan rejeki terbesar dari Allah ta'ala kepada kita. Sehingga itu salah satu maksud dari lancarnya rejeki dan masih banyak lagi pengertiannya" ucap kakek.

Kemudian kakek melanjutkan "oh iya, bagaimana keadaanmu sekarang fatir apakah sudah mulai baikan?" Tanya kakek.

Fatir pun berkata "benar yang dikatakan kakek ternyata itu maksud mengenai dilancarkannya rejeki itu. Maha luas rejeki Allah namun terkadang banyak salah mengerti maksudnya. Termasuk aku sendiri kek." Ucap fatir sambil menundukkan kepalanya.

Kemudian fatir pun melanjutkan "Alhamdulillah aku sudah mulai baikan kek. Hanya agak sedikit pusing saja. Sepertinya sebentar lagi juga baikan kek" ucap fatir sambil tersenyum. Tak berapa lama adzan dzuhur pun berkumandang sehingga mereka segera bersiap siap menuju masjid untuk sholat berjamaah.

Episode 7

Episodes
1 Episode 1 "Anak Terpilih"
2 Episode 2 "Siapa kakek sebenarnya?"
3 Episode 3 "Awal Mula Bencana"
4 Episode 4 "Keajaiban pun Terjadi"
5 Episode 5 "Ritual Sesat"
6 Episode 6 "Wujud Asli"
7 Episode 7 "Ketua Harimau Hitam"
8 Episode 8 "Rencana Pelarian"
9 Episode 9 "Tipu Daya Iblis"
10 Episode 10 "Senjata Rahasia"
11 Episode 11 "Ujian Yang Membingungkan"
12 Episode 12 "Telaga Sutra"
13 Episode 13 "Sangat Menyedihkan"
14 Episode 14 "Kedatangan Seseorang"
15 Episode 15 "Rencana yang gagal"
16 Episode 16 "Mimpi Buruk"
17 Episode 17 "Keberhasilan"
18 Episode 18 "Kabar Buruk"
19 Episode 19 "Pesan Ayah"
20 Episode 20 "Keraguan"
21 Episode 21 "Tak Terduga"
22 Episode 22 "Apakah Aku Membunuh?"
23 Episode 23 "Tugas Rahasia"
24 Episode 24 "100 Orang Tumbal"
25 Episode 25 "Pertarungan yang berat"
26 Episode 26 "Cahaya"
27 Episode 27 "Pertarungan Kolaborasi"
28 Episode 28 "Berkorban"
29 Episode 29 "Mata Elang Legendaris"
30 Episode 30 "Terkapar"
31 Episode 31 "Racun Iblis Ular Putih"
32 Episode 32 "Tidak ada pilihan"
33 Episode 33 "Jalan Keluar"
34 Episode 34 "Mengharap Pertolongan"
35 Episode 35 "Pemberian"
36 Episode 36 "Wujud Asli Iblis Ular Putih"
37 Episode 37 "Melindungi"
38 Episode 38 "Ilmu Penyatu Sukma"
39 Episode 39 "Menyelamatkan Diri Sendiri"
40 Episode 40 "Lepas Kendali"
41 Episode 41 "Kotak Kecil"
42 Episode 42 "Kejeniusan"
43 Episode 43 "Orang Aneh"
44 Episode 44 "Pesan Ancaman"
45 Episode 45 "Pertukaran di bukit Sarang Setan"
46 Episode 46 "Telah Datang"
47 Episode 47 "Ternyata Bukan Dia"
48 Episode 48 "Pilihan Yang Membingungkan"
49 Episode 49 "Pertarungan dengan Penculik Berjubah Hitam"
50 Episode 50 "Membongkar Informasi"
51 Episode 51 "Menyelinap Ke Desa Mentaya"
52 Episode 52 "Tempat Yang Mengerikan"
53 Episode 53 "Pemakan Mayat"
54 Episode 54 "Menyusun Rencana"
55 Episode 55 "Menakutkan!!!"
56 Episode 56 "Dasar Pengecut!!!"
57 Episode 57 "Mengejutkan !!!"
58 Episode 58 "Penyelamatan"
59 Episode 59 "Kebenaran yang Terungkap"
60 Episode 60 "Pintu Rahasia!!!"
61 Episode 61 "Pertarungan Hidup Mati Di Lembah Darah"
62 Episode 62 "Pengalihan"
63 Episode 63 "Merasuk ke dalam darah"
64 Episode 64 "Kemunculan Pendekar Mata Elang"
65 Episode 65 "Api Paling Panas Di neraka"
66 Episode 66 "Lenyap Tak Berbekas"
67 Episode 67 "Kehebatan Dua Pendekar"
68 Episode 68 "Kekuatan Misterius"
69 Episode 69 "Mendekati Kematian"
70 Episode 70 "Jurus Ajian Rawa Rontek"
71 Episode 71 "Tergeletak Berserakan"
72 Episode 72 "Terselamatkan"
73 Episode 73 "Kembali Lah Ke Neraka!!!"
74 Episode 74 "Darah Yang Mendidih"
75 Episode 75 "Di Bawah Kendali"
76 Episode 76 "Tidak Terlambat"
77 Episode 77 "Sebuah Kenyataan"
78 Episode 78 "Perpisahan"
79 Episode 79 "Bayangan Misterius"
80 Episode 80 "3 Raja Jenius"
81 Episode 81 "Pertemuan Di Tebing Kalap"
82 Episode 82 "Kebohongan Terungkap"
83 Episode 83 "Pencabut Jiwa"
84 Episode 84 "Kekuatan Pendekar Mata Iblis"
85 Episode 85 "Bahaya Mengancam"
86 Episode 86 "Menuju Dua Arah Tujuan"
87 Episode 87 "Segel Dari Neraka"
88 Episode 88 "Rencana Jenius"
89 Episode 89 "Terungkapnya Penyamaran"
90 Episode 90 "Mandau Terbang vs Tombak Raja Neraka"
91 Episode 91 "Ledakan Dahsyat"
92 Episode 92 "Menjadi Pasukan Iblis"
93 Episode 93 "Sadarlah!!!"
94 Episode 94 "Selamat Dari Kematian"
95 Episode 95 "Membelah Diri"
96 Episode 96 "Kunci"
97 Episode 97 "Mantra 9 Kutukan Iblis"
98 Episode 98 "Dimensi Gaib"
99 Episode 99 "Pengkhianatan"
100 Episode 100 "Kekuatan Rahasia"
101 Episode 101 "Menyadari"
102 Episode 102 "Terkejut"
103 Episode 103 "Keras Kepala"
104 Episode 104 "Berpura-pura"
105 Episode 105 "Merasa Bersalah"
106 Episode 106 "Si Pengemis Gila"
107 Episode 107 "Pendekar Buta"
108 Episode 108 "Hampir Saja !!!"
109 Episode 109 "Fitnah"
110 Episode 110 "Rasa Curiga"
111 Episode 111 "Pengintaian"
112 Episode 112 "Keraguan"
113 Episode 113 "Terlihat Aneh"
114 Episode 114 "Berdiri Mematung"
115 Episode 115 "Lebih Bersih dan Lebih Tajam"
116 Episode 116 "Sambaran Petir"
117 Episode 117 "Tak Di Sangka"
118 Episode 118 "Hilangnya Kekuatan"
119 Episode 119 "Sebuah Tanda"
120 Episode 120 "Emosi yang Memuncak"
121 Episode 121 "Bersembunyi"
122 Episode 122 "Kosongnya Hati"
123 Episode 123 "Ancaman"
124 Episode 124 "Perebutan"
125 Episode 125 "Api Semangat"
126 Episode 126 "Hampir Saja"
127 Episode 127 "Lepaskan Ibuku!!!"
128 Episode 128 "Ternyata Bukan"
129 Episode 129 "Pikiran Kacau"
130 Episode 130 "Jalur Sungai"
131 Episode 131 "Tempat Suci"
132 Episode 132 "Telah Tiba Waktunya"
133 Episode 133 "Kedatangan!!!"
134 Episode 134 "Rencana Ledakan Air Sungai"
135 Episode 135 "Tak ada kata terlambat"
136 Episode 136 "Ke Manakah dia?"
137 Episode 137 "Bangkitnya Sang Ular Raksasa"
138 Episode 138 "Terdesak"
139 Episode 139 "Keyakinan"
140 Episode 140 "Bangkitnya Perjuangan"
141 Episode 141 "Kecepatan Cahaya"
142 Episode 142 "Sekarat"
143 Episode 143 "Pengkhianatan"
144 Episode 144 "Harapan"
145 Episode 145 "Sekejab!!!"
146 Episode 146 "Pertarungan Terakhir!!!"
147 Episode 147 "Kebinasaan!!!"
148 Episode "Akhir Dari Semuanya!!!"
Episodes

Updated 148 Episodes

1
Episode 1 "Anak Terpilih"
2
Episode 2 "Siapa kakek sebenarnya?"
3
Episode 3 "Awal Mula Bencana"
4
Episode 4 "Keajaiban pun Terjadi"
5
Episode 5 "Ritual Sesat"
6
Episode 6 "Wujud Asli"
7
Episode 7 "Ketua Harimau Hitam"
8
Episode 8 "Rencana Pelarian"
9
Episode 9 "Tipu Daya Iblis"
10
Episode 10 "Senjata Rahasia"
11
Episode 11 "Ujian Yang Membingungkan"
12
Episode 12 "Telaga Sutra"
13
Episode 13 "Sangat Menyedihkan"
14
Episode 14 "Kedatangan Seseorang"
15
Episode 15 "Rencana yang gagal"
16
Episode 16 "Mimpi Buruk"
17
Episode 17 "Keberhasilan"
18
Episode 18 "Kabar Buruk"
19
Episode 19 "Pesan Ayah"
20
Episode 20 "Keraguan"
21
Episode 21 "Tak Terduga"
22
Episode 22 "Apakah Aku Membunuh?"
23
Episode 23 "Tugas Rahasia"
24
Episode 24 "100 Orang Tumbal"
25
Episode 25 "Pertarungan yang berat"
26
Episode 26 "Cahaya"
27
Episode 27 "Pertarungan Kolaborasi"
28
Episode 28 "Berkorban"
29
Episode 29 "Mata Elang Legendaris"
30
Episode 30 "Terkapar"
31
Episode 31 "Racun Iblis Ular Putih"
32
Episode 32 "Tidak ada pilihan"
33
Episode 33 "Jalan Keluar"
34
Episode 34 "Mengharap Pertolongan"
35
Episode 35 "Pemberian"
36
Episode 36 "Wujud Asli Iblis Ular Putih"
37
Episode 37 "Melindungi"
38
Episode 38 "Ilmu Penyatu Sukma"
39
Episode 39 "Menyelamatkan Diri Sendiri"
40
Episode 40 "Lepas Kendali"
41
Episode 41 "Kotak Kecil"
42
Episode 42 "Kejeniusan"
43
Episode 43 "Orang Aneh"
44
Episode 44 "Pesan Ancaman"
45
Episode 45 "Pertukaran di bukit Sarang Setan"
46
Episode 46 "Telah Datang"
47
Episode 47 "Ternyata Bukan Dia"
48
Episode 48 "Pilihan Yang Membingungkan"
49
Episode 49 "Pertarungan dengan Penculik Berjubah Hitam"
50
Episode 50 "Membongkar Informasi"
51
Episode 51 "Menyelinap Ke Desa Mentaya"
52
Episode 52 "Tempat Yang Mengerikan"
53
Episode 53 "Pemakan Mayat"
54
Episode 54 "Menyusun Rencana"
55
Episode 55 "Menakutkan!!!"
56
Episode 56 "Dasar Pengecut!!!"
57
Episode 57 "Mengejutkan !!!"
58
Episode 58 "Penyelamatan"
59
Episode 59 "Kebenaran yang Terungkap"
60
Episode 60 "Pintu Rahasia!!!"
61
Episode 61 "Pertarungan Hidup Mati Di Lembah Darah"
62
Episode 62 "Pengalihan"
63
Episode 63 "Merasuk ke dalam darah"
64
Episode 64 "Kemunculan Pendekar Mata Elang"
65
Episode 65 "Api Paling Panas Di neraka"
66
Episode 66 "Lenyap Tak Berbekas"
67
Episode 67 "Kehebatan Dua Pendekar"
68
Episode 68 "Kekuatan Misterius"
69
Episode 69 "Mendekati Kematian"
70
Episode 70 "Jurus Ajian Rawa Rontek"
71
Episode 71 "Tergeletak Berserakan"
72
Episode 72 "Terselamatkan"
73
Episode 73 "Kembali Lah Ke Neraka!!!"
74
Episode 74 "Darah Yang Mendidih"
75
Episode 75 "Di Bawah Kendali"
76
Episode 76 "Tidak Terlambat"
77
Episode 77 "Sebuah Kenyataan"
78
Episode 78 "Perpisahan"
79
Episode 79 "Bayangan Misterius"
80
Episode 80 "3 Raja Jenius"
81
Episode 81 "Pertemuan Di Tebing Kalap"
82
Episode 82 "Kebohongan Terungkap"
83
Episode 83 "Pencabut Jiwa"
84
Episode 84 "Kekuatan Pendekar Mata Iblis"
85
Episode 85 "Bahaya Mengancam"
86
Episode 86 "Menuju Dua Arah Tujuan"
87
Episode 87 "Segel Dari Neraka"
88
Episode 88 "Rencana Jenius"
89
Episode 89 "Terungkapnya Penyamaran"
90
Episode 90 "Mandau Terbang vs Tombak Raja Neraka"
91
Episode 91 "Ledakan Dahsyat"
92
Episode 92 "Menjadi Pasukan Iblis"
93
Episode 93 "Sadarlah!!!"
94
Episode 94 "Selamat Dari Kematian"
95
Episode 95 "Membelah Diri"
96
Episode 96 "Kunci"
97
Episode 97 "Mantra 9 Kutukan Iblis"
98
Episode 98 "Dimensi Gaib"
99
Episode 99 "Pengkhianatan"
100
Episode 100 "Kekuatan Rahasia"
101
Episode 101 "Menyadari"
102
Episode 102 "Terkejut"
103
Episode 103 "Keras Kepala"
104
Episode 104 "Berpura-pura"
105
Episode 105 "Merasa Bersalah"
106
Episode 106 "Si Pengemis Gila"
107
Episode 107 "Pendekar Buta"
108
Episode 108 "Hampir Saja !!!"
109
Episode 109 "Fitnah"
110
Episode 110 "Rasa Curiga"
111
Episode 111 "Pengintaian"
112
Episode 112 "Keraguan"
113
Episode 113 "Terlihat Aneh"
114
Episode 114 "Berdiri Mematung"
115
Episode 115 "Lebih Bersih dan Lebih Tajam"
116
Episode 116 "Sambaran Petir"
117
Episode 117 "Tak Di Sangka"
118
Episode 118 "Hilangnya Kekuatan"
119
Episode 119 "Sebuah Tanda"
120
Episode 120 "Emosi yang Memuncak"
121
Episode 121 "Bersembunyi"
122
Episode 122 "Kosongnya Hati"
123
Episode 123 "Ancaman"
124
Episode 124 "Perebutan"
125
Episode 125 "Api Semangat"
126
Episode 126 "Hampir Saja"
127
Episode 127 "Lepaskan Ibuku!!!"
128
Episode 128 "Ternyata Bukan"
129
Episode 129 "Pikiran Kacau"
130
Episode 130 "Jalur Sungai"
131
Episode 131 "Tempat Suci"
132
Episode 132 "Telah Tiba Waktunya"
133
Episode 133 "Kedatangan!!!"
134
Episode 134 "Rencana Ledakan Air Sungai"
135
Episode 135 "Tak ada kata terlambat"
136
Episode 136 "Ke Manakah dia?"
137
Episode 137 "Bangkitnya Sang Ular Raksasa"
138
Episode 138 "Terdesak"
139
Episode 139 "Keyakinan"
140
Episode 140 "Bangkitnya Perjuangan"
141
Episode 141 "Kecepatan Cahaya"
142
Episode 142 "Sekarat"
143
Episode 143 "Pengkhianatan"
144
Episode 144 "Harapan"
145
Episode 145 "Sekejab!!!"
146
Episode 146 "Pertarungan Terakhir!!!"
147
Episode 147 "Kebinasaan!!!"
148
Episode "Akhir Dari Semuanya!!!"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!