Episode 12 "Telaga Sutra"

Fatir yang sedang kelelahan pun masih berbaring di tanah di samping pohon. Keringat yang begitu banyak keluar dari tubuhnya saat itu. Begitu juga qitmir yang saat itu tengah asyik bermain di samping pohon tempat fatir tidur.

Fatir pun mencoba bangun dari rasa lelahnya. Fatir pun bangun kemudian duduk, terdengar jelas suara terengah-engah keluar dari mulutnya menandakan bahwa dia sedang lelah.

Kemudian pada saat ia duduk, fatir pun seperti melihat cahaya dikejauhan yang mendekatinya. Tak lama cahaya itu mendekat kemudian berubah menjadi seorang laki laki yang berjubah putih dan memakai surban di kepalanya.

Wajah lelaki itu terang benderang cahayanya, saat itu fatir teringat bahwa ternyata laki laki itu adalah elang sang malaikat yang sebelumnya sudah pernah ia temui.

Kemudian elang sang malaikat itu berkata kepada fatir "Untuk membangkitkan aura mata elang yang ada pada matamu itu, kau harus berendam didalam telaga sutra itu selama 1 malam pada hari ini hingga menjelang subuh nanti. Maka aura mata elang itu akan terbuka nantinya" ucap elang sang malaikat.

Kemudian ia pun berubah menjadi cahaya dan mengecil kemudian menghilang. Fatir pun masih bertanya tanya benarkah apa yang dikatakan elang sang malaikat itu. Antara benar dan tidak fatir pun masih ragu.

Namun saat itu juga ia meyakinkan dirinya dan kemudian ia kembali mengangkat badannya yang lemas lalu berjalan menuju telaga sutra itu perlahan. Fatir pun berjalan terseok seok menuju telaga sutra itu.

Sesampainya didepan telaga sutra, fatir pun kembali meyakinkan dirinya untuk masuk kedalam telaga sutra itu. Kemudian ia pun memohon kepada Allah atas apa yang akan dilakukannya dan fatir pun mengucapkan basmalah dan perlahan lahan ia masuk kedalam telaga sutra itu sambil memejamkan matanya.

Diperjalanan menuju pesantren Al Amin, Kakek terus berlari secepatnya menuju pesantren Al Amin untuk memberitahukan tentang penyerangan pasukan bambu kuning ke pondok pesantren Al Amin besok pagi.

DiTengah perjalanan kakek Amin bertemu dengan sekelompok penjahat bertopeng. Jumlah penjahat bertopeng itu ada 3 orang. 2 masih muda dan 1 orang lebih tua dari keduanya. Ternyata yang lebih tua itu adalah pimpinan kelompok penjahat itu.

Kakek Amin pun dihentikan oleh mereka dan berkata "BERHENTI KAU, MAU PERGI KEMANA KAU? SERAHKAN DULU HARTA BENDAMU JIKA INGIN MELEWATI JALAN INI" Ucap salah satu penjahat yang lebih tua.

Kakek Amin pun tersenyum menjawab "Maafkan Aku, aku hanya ingin lewat jalan ini untuk pergi ke pondok pesantren Al Amin, silahkan saja ambil jikalau bisa. Kalau boleh tahu kalian ini siapa?" Ucap kakek amin santai.

Salah satu penjahat itu pun berteriak dan berkata "SUDAH JANGAN BANYAK OMONG,  AYO KITA HABISI DIA" ucap penjahat itu sambil mengisyaratkan rekan rekannya yang lain untuk menyerang kakek amin juga.

Pada saat itu terjadilah perkelahian antara mereka berempat ditengah jalan itu. Kakek amin terus menghindari pukulan mereka dengan mudah. Satu persatu dari para penjahat itu berjatuhan ketika dipukul oleh kakek amin.

Hingga tersisa satu orang, kemudian kakek amin pun membuatnya tersungkur ditanah dan dalam kondisi terkunci tangan dan kakinya oleh kakek amin.

Kakek Amin pun membuka topeng mereka dan bertanya "Siapa kalian ini sebenarnya?" Ucap kakek Amin.

Ia pun berkata "Ampun tuan, kami hanya orang miskin yang ingin mencari uang untuk membeli makan dan Mereka berdua adalah anak anakku. Karena Desa kami telah hancur dan tidak ada yang tersisa dari penduduk desa kami semuanya ditangkap pasukan bambu kuning. Kami bertiga berhasil melarikan diri saat pasukan bambu kuning menyerang desa kami karena saat sebelum datang pasukan bambu kuning kami sedang keluar desa untuk mencari kayu dihutan. Itulah sebabnya kami kelaparan sehingga kami berbuat begini. Ampuni kami tuan kami hanya ingin mencari uang untuk makan, Ampuni tuan" ucap lelaki itu memohon.

Kemudian kakek amin pun melepaskan dan berkata "Masya Allah, ternyata kalian korban dari pasukan bambu kuning juga, ternyata mereka begitu beringas menghancurkan desa desa yang mereka datangi. Ini ada sedikit uang silahkan ambil dan gunakan seperlunya untuk kalian makan, semoga bisa membantu, dan ingat jangan pernah kalian berbuat seperti ini lagi. Karena Allah akan melaknat orang orang yang berbuat jahat kepada sesama makhluknya. aku sekarang ingin segera berangkat karena ada berita penting mengenai pasukan bambu kuning juga yang harus aku sampaikan. Kalau begitu sampai jumpa semoga Allah memberkahi kalian semua. Assalamu alaikum" ucap kakek amin sambil memberikan uang dan bergegas kembali melanjutkan perjalanan kepondok pesantren Al Amin.

Kemudian tak berapa lama setelah itu kakek amin pun sampai dilingkungan pondok pesantren, kemudian kakek amin pun terus berjalan menuju pintu gerbang pondok pesantren.

sesampainya kakek didepan pintu gerbang pondok pesantren Al Amin. Kakek amin pun disambut oleh cucunya yaitu guntur yang kala itu kebetulan hendak mencari angin malam diluar pondok karena belum  mengantuk pada malam itu.

Kemudian guntur yang masih dalam keadaan terkejut karena kakeknya datang ke pondok, langsung ia pun memeluk kakeknya itu. Sambil berkata "Ada apa kakek kesini malam malam? Apakah kakek rindu padaku hingga berangkat kesini tengah malam?" Ucap guntur tersenyum.

Kakek amin pun menjawab "tentu saja aku rindu padamu cucuku, namun yang menjadi sebab aku datang kesini bukan karena kakek hanya rindu padamu. Tapi karena ada sesuatu yang mendesak yang harus kakek sampaikan karena ini kondisi gawat darurat" ucap kakek amin serius.

Kakek pun melanjutkan "dimana kyai sekarang? Apakah beliau sudah tidur?" Tanya kakek.

Guntur pun menjawab "Hal gawat darurat apakah itu kek? Kyai masih berkhalwat seperti biasanya ditengah malam seperti ini kek.

Tapi jika sesuatu itu mendesak mungkin bisa saja kyai kita temui kek untuk membicarakan hal ini" ucap guntur. Belum sempat mereka berjalan hendak menuju tempat kyai berkhalwat.

Terdengar suara dari balik pintu dan berkata "Assalamu alaikum, bagaimana kabarmu Amin? Apakah sehat sehat saja?" Ucap kyai abdullah tersenyum.

Kakek amin pun segera menjawab salam kyai abdullah dan langsung mendatangi kyai seraya mencium tangan beliau.

Kemudian kakek amin pun berkata "Alhamdulillah sekarang dalam keadaan sehat wal afiat kyai. Ada yang mau saya sampaikan kepada kyai tentang hal penting kyai" ucap kakek amin tertunduk.

Kyai pun menjawab "Alhamdulillah tabarakallah, semoga Allah selalu memberi kesehatan padamu, aku sudah tahu apa tujuan kedatanganmu dan juga apa yang ingin kau sampaikan, kita semua di pondok pesantren Al Amin ini insya Allah akan Allah lindungi dari bala esok pagi, yakinlah bahwa Allah selalu bersama kita. Pulanglah kau dulu muridmu membutuhkanmu" ucap kyai tersenyum.

Kakek amin pun tertunduk kembali dan memahami maksud apa yang disampaikan kyai abdullah terhadapnya. Kakek amin pun kembali mencium tangan kyai dan berpamitan untuk kembali pulang pada malam itu juga dan berpamitan pula kepada cucunya guntur.

Guntur pun kembali memeluk dan mencium tangan kakeknya. Kemudian kakek amin pun mengucapkan salam dan dijawab oleh kyai abdullah dan cucunya guntur. Pada saat itu juga kakek amin berangkat kembali menuju rumahnya dengan perasaan tenang karena telah mendengar jawaban kyai.

Episode 12

Episodes
1 Episode 1 "Anak Terpilih"
2 Episode 2 "Siapa kakek sebenarnya?"
3 Episode 3 "Awal Mula Bencana"
4 Episode 4 "Keajaiban pun Terjadi"
5 Episode 5 "Ritual Sesat"
6 Episode 6 "Wujud Asli"
7 Episode 7 "Ketua Harimau Hitam"
8 Episode 8 "Rencana Pelarian"
9 Episode 9 "Tipu Daya Iblis"
10 Episode 10 "Senjata Rahasia"
11 Episode 11 "Ujian Yang Membingungkan"
12 Episode 12 "Telaga Sutra"
13 Episode 13 "Sangat Menyedihkan"
14 Episode 14 "Kedatangan Seseorang"
15 Episode 15 "Rencana yang gagal"
16 Episode 16 "Mimpi Buruk"
17 Episode 17 "Keberhasilan"
18 Episode 18 "Kabar Buruk"
19 Episode 19 "Pesan Ayah"
20 Episode 20 "Keraguan"
21 Episode 21 "Tak Terduga"
22 Episode 22 "Apakah Aku Membunuh?"
23 Episode 23 "Tugas Rahasia"
24 Episode 24 "100 Orang Tumbal"
25 Episode 25 "Pertarungan yang berat"
26 Episode 26 "Cahaya"
27 Episode 27 "Pertarungan Kolaborasi"
28 Episode 28 "Berkorban"
29 Episode 29 "Mata Elang Legendaris"
30 Episode 30 "Terkapar"
31 Episode 31 "Racun Iblis Ular Putih"
32 Episode 32 "Tidak ada pilihan"
33 Episode 33 "Jalan Keluar"
34 Episode 34 "Mengharap Pertolongan"
35 Episode 35 "Pemberian"
36 Episode 36 "Wujud Asli Iblis Ular Putih"
37 Episode 37 "Melindungi"
38 Episode 38 "Ilmu Penyatu Sukma"
39 Episode 39 "Menyelamatkan Diri Sendiri"
40 Episode 40 "Lepas Kendali"
41 Episode 41 "Kotak Kecil"
42 Episode 42 "Kejeniusan"
43 Episode 43 "Orang Aneh"
44 Episode 44 "Pesan Ancaman"
45 Episode 45 "Pertukaran di bukit Sarang Setan"
46 Episode 46 "Telah Datang"
47 Episode 47 "Ternyata Bukan Dia"
48 Episode 48 "Pilihan Yang Membingungkan"
49 Episode 49 "Pertarungan dengan Penculik Berjubah Hitam"
50 Episode 50 "Membongkar Informasi"
51 Episode 51 "Menyelinap Ke Desa Mentaya"
52 Episode 52 "Tempat Yang Mengerikan"
53 Episode 53 "Pemakan Mayat"
54 Episode 54 "Menyusun Rencana"
55 Episode 55 "Menakutkan!!!"
56 Episode 56 "Dasar Pengecut!!!"
57 Episode 57 "Mengejutkan !!!"
58 Episode 58 "Penyelamatan"
59 Episode 59 "Kebenaran yang Terungkap"
60 Episode 60 "Pintu Rahasia!!!"
61 Episode 61 "Pertarungan Hidup Mati Di Lembah Darah"
62 Episode 62 "Pengalihan"
63 Episode 63 "Merasuk ke dalam darah"
64 Episode 64 "Kemunculan Pendekar Mata Elang"
65 Episode 65 "Api Paling Panas Di neraka"
66 Episode 66 "Lenyap Tak Berbekas"
67 Episode 67 "Kehebatan Dua Pendekar"
68 Episode 68 "Kekuatan Misterius"
69 Episode 69 "Mendekati Kematian"
70 Episode 70 "Jurus Ajian Rawa Rontek"
71 Episode 71 "Tergeletak Berserakan"
72 Episode 72 "Terselamatkan"
73 Episode 73 "Kembali Lah Ke Neraka!!!"
74 Episode 74 "Darah Yang Mendidih"
75 Episode 75 "Di Bawah Kendali"
76 Episode 76 "Tidak Terlambat"
77 Episode 77 "Sebuah Kenyataan"
78 Episode 78 "Perpisahan"
79 Episode 79 "Bayangan Misterius"
80 Episode 80 "3 Raja Jenius"
81 Episode 81 "Pertemuan Di Tebing Kalap"
82 Episode 82 "Kebohongan Terungkap"
83 Episode 83 "Pencabut Jiwa"
84 Episode 84 "Kekuatan Pendekar Mata Iblis"
85 Episode 85 "Bahaya Mengancam"
86 Episode 86 "Menuju Dua Arah Tujuan"
87 Episode 87 "Segel Dari Neraka"
88 Episode 88 "Rencana Jenius"
89 Episode 89 "Terungkapnya Penyamaran"
90 Episode 90 "Mandau Terbang vs Tombak Raja Neraka"
91 Episode 91 "Ledakan Dahsyat"
92 Episode 92 "Menjadi Pasukan Iblis"
93 Episode 93 "Sadarlah!!!"
94 Episode 94 "Selamat Dari Kematian"
95 Episode 95 "Membelah Diri"
96 Episode 96 "Kunci"
97 Episode 97 "Mantra 9 Kutukan Iblis"
98 Episode 98 "Dimensi Gaib"
99 Episode 99 "Pengkhianatan"
100 Episode 100 "Kekuatan Rahasia"
101 Episode 101 "Menyadari"
102 Episode 102 "Terkejut"
103 Episode 103 "Keras Kepala"
104 Episode 104 "Berpura-pura"
105 Episode 105 "Merasa Bersalah"
106 Episode 106 "Si Pengemis Gila"
107 Episode 107 "Pendekar Buta"
108 Episode 108 "Hampir Saja !!!"
109 Episode 109 "Fitnah"
110 Episode 110 "Rasa Curiga"
111 Episode 111 "Pengintaian"
112 Episode 112 "Keraguan"
113 Episode 113 "Terlihat Aneh"
114 Episode 114 "Berdiri Mematung"
115 Episode 115 "Lebih Bersih dan Lebih Tajam"
116 Episode 116 "Sambaran Petir"
117 Episode 117 "Tak Di Sangka"
118 Episode 118 "Hilangnya Kekuatan"
119 Episode 119 "Sebuah Tanda"
120 Episode 120 "Emosi yang Memuncak"
121 Episode 121 "Bersembunyi"
122 Episode 122 "Kosongnya Hati"
123 Episode 123 "Ancaman"
124 Episode 124 "Perebutan"
125 Episode 125 "Api Semangat"
126 Episode 126 "Hampir Saja"
127 Episode 127 "Lepaskan Ibuku!!!"
128 Episode 128 "Ternyata Bukan"
129 Episode 129 "Pikiran Kacau"
130 Episode 130 "Jalur Sungai"
131 Episode 131 "Tempat Suci"
132 Episode 132 "Telah Tiba Waktunya"
133 Episode 133 "Kedatangan!!!"
134 Episode 134 "Rencana Ledakan Air Sungai"
135 Episode 135 "Tak ada kata terlambat"
136 Episode 136 "Ke Manakah dia?"
137 Episode 137 "Bangkitnya Sang Ular Raksasa"
138 Episode 138 "Terdesak"
139 Episode 139 "Keyakinan"
140 Episode 140 "Bangkitnya Perjuangan"
141 Episode 141 "Kecepatan Cahaya"
142 Episode 142 "Sekarat"
143 Episode 143 "Pengkhianatan"
144 Episode 144 "Harapan"
145 Episode 145 "Sekejab!!!"
146 Episode 146 "Pertarungan Terakhir!!!"
147 Episode 147 "Kebinasaan!!!"
148 Episode "Akhir Dari Semuanya!!!"
Episodes

Updated 148 Episodes

1
Episode 1 "Anak Terpilih"
2
Episode 2 "Siapa kakek sebenarnya?"
3
Episode 3 "Awal Mula Bencana"
4
Episode 4 "Keajaiban pun Terjadi"
5
Episode 5 "Ritual Sesat"
6
Episode 6 "Wujud Asli"
7
Episode 7 "Ketua Harimau Hitam"
8
Episode 8 "Rencana Pelarian"
9
Episode 9 "Tipu Daya Iblis"
10
Episode 10 "Senjata Rahasia"
11
Episode 11 "Ujian Yang Membingungkan"
12
Episode 12 "Telaga Sutra"
13
Episode 13 "Sangat Menyedihkan"
14
Episode 14 "Kedatangan Seseorang"
15
Episode 15 "Rencana yang gagal"
16
Episode 16 "Mimpi Buruk"
17
Episode 17 "Keberhasilan"
18
Episode 18 "Kabar Buruk"
19
Episode 19 "Pesan Ayah"
20
Episode 20 "Keraguan"
21
Episode 21 "Tak Terduga"
22
Episode 22 "Apakah Aku Membunuh?"
23
Episode 23 "Tugas Rahasia"
24
Episode 24 "100 Orang Tumbal"
25
Episode 25 "Pertarungan yang berat"
26
Episode 26 "Cahaya"
27
Episode 27 "Pertarungan Kolaborasi"
28
Episode 28 "Berkorban"
29
Episode 29 "Mata Elang Legendaris"
30
Episode 30 "Terkapar"
31
Episode 31 "Racun Iblis Ular Putih"
32
Episode 32 "Tidak ada pilihan"
33
Episode 33 "Jalan Keluar"
34
Episode 34 "Mengharap Pertolongan"
35
Episode 35 "Pemberian"
36
Episode 36 "Wujud Asli Iblis Ular Putih"
37
Episode 37 "Melindungi"
38
Episode 38 "Ilmu Penyatu Sukma"
39
Episode 39 "Menyelamatkan Diri Sendiri"
40
Episode 40 "Lepas Kendali"
41
Episode 41 "Kotak Kecil"
42
Episode 42 "Kejeniusan"
43
Episode 43 "Orang Aneh"
44
Episode 44 "Pesan Ancaman"
45
Episode 45 "Pertukaran di bukit Sarang Setan"
46
Episode 46 "Telah Datang"
47
Episode 47 "Ternyata Bukan Dia"
48
Episode 48 "Pilihan Yang Membingungkan"
49
Episode 49 "Pertarungan dengan Penculik Berjubah Hitam"
50
Episode 50 "Membongkar Informasi"
51
Episode 51 "Menyelinap Ke Desa Mentaya"
52
Episode 52 "Tempat Yang Mengerikan"
53
Episode 53 "Pemakan Mayat"
54
Episode 54 "Menyusun Rencana"
55
Episode 55 "Menakutkan!!!"
56
Episode 56 "Dasar Pengecut!!!"
57
Episode 57 "Mengejutkan !!!"
58
Episode 58 "Penyelamatan"
59
Episode 59 "Kebenaran yang Terungkap"
60
Episode 60 "Pintu Rahasia!!!"
61
Episode 61 "Pertarungan Hidup Mati Di Lembah Darah"
62
Episode 62 "Pengalihan"
63
Episode 63 "Merasuk ke dalam darah"
64
Episode 64 "Kemunculan Pendekar Mata Elang"
65
Episode 65 "Api Paling Panas Di neraka"
66
Episode 66 "Lenyap Tak Berbekas"
67
Episode 67 "Kehebatan Dua Pendekar"
68
Episode 68 "Kekuatan Misterius"
69
Episode 69 "Mendekati Kematian"
70
Episode 70 "Jurus Ajian Rawa Rontek"
71
Episode 71 "Tergeletak Berserakan"
72
Episode 72 "Terselamatkan"
73
Episode 73 "Kembali Lah Ke Neraka!!!"
74
Episode 74 "Darah Yang Mendidih"
75
Episode 75 "Di Bawah Kendali"
76
Episode 76 "Tidak Terlambat"
77
Episode 77 "Sebuah Kenyataan"
78
Episode 78 "Perpisahan"
79
Episode 79 "Bayangan Misterius"
80
Episode 80 "3 Raja Jenius"
81
Episode 81 "Pertemuan Di Tebing Kalap"
82
Episode 82 "Kebohongan Terungkap"
83
Episode 83 "Pencabut Jiwa"
84
Episode 84 "Kekuatan Pendekar Mata Iblis"
85
Episode 85 "Bahaya Mengancam"
86
Episode 86 "Menuju Dua Arah Tujuan"
87
Episode 87 "Segel Dari Neraka"
88
Episode 88 "Rencana Jenius"
89
Episode 89 "Terungkapnya Penyamaran"
90
Episode 90 "Mandau Terbang vs Tombak Raja Neraka"
91
Episode 91 "Ledakan Dahsyat"
92
Episode 92 "Menjadi Pasukan Iblis"
93
Episode 93 "Sadarlah!!!"
94
Episode 94 "Selamat Dari Kematian"
95
Episode 95 "Membelah Diri"
96
Episode 96 "Kunci"
97
Episode 97 "Mantra 9 Kutukan Iblis"
98
Episode 98 "Dimensi Gaib"
99
Episode 99 "Pengkhianatan"
100
Episode 100 "Kekuatan Rahasia"
101
Episode 101 "Menyadari"
102
Episode 102 "Terkejut"
103
Episode 103 "Keras Kepala"
104
Episode 104 "Berpura-pura"
105
Episode 105 "Merasa Bersalah"
106
Episode 106 "Si Pengemis Gila"
107
Episode 107 "Pendekar Buta"
108
Episode 108 "Hampir Saja !!!"
109
Episode 109 "Fitnah"
110
Episode 110 "Rasa Curiga"
111
Episode 111 "Pengintaian"
112
Episode 112 "Keraguan"
113
Episode 113 "Terlihat Aneh"
114
Episode 114 "Berdiri Mematung"
115
Episode 115 "Lebih Bersih dan Lebih Tajam"
116
Episode 116 "Sambaran Petir"
117
Episode 117 "Tak Di Sangka"
118
Episode 118 "Hilangnya Kekuatan"
119
Episode 119 "Sebuah Tanda"
120
Episode 120 "Emosi yang Memuncak"
121
Episode 121 "Bersembunyi"
122
Episode 122 "Kosongnya Hati"
123
Episode 123 "Ancaman"
124
Episode 124 "Perebutan"
125
Episode 125 "Api Semangat"
126
Episode 126 "Hampir Saja"
127
Episode 127 "Lepaskan Ibuku!!!"
128
Episode 128 "Ternyata Bukan"
129
Episode 129 "Pikiran Kacau"
130
Episode 130 "Jalur Sungai"
131
Episode 131 "Tempat Suci"
132
Episode 132 "Telah Tiba Waktunya"
133
Episode 133 "Kedatangan!!!"
134
Episode 134 "Rencana Ledakan Air Sungai"
135
Episode 135 "Tak ada kata terlambat"
136
Episode 136 "Ke Manakah dia?"
137
Episode 137 "Bangkitnya Sang Ular Raksasa"
138
Episode 138 "Terdesak"
139
Episode 139 "Keyakinan"
140
Episode 140 "Bangkitnya Perjuangan"
141
Episode 141 "Kecepatan Cahaya"
142
Episode 142 "Sekarat"
143
Episode 143 "Pengkhianatan"
144
Episode 144 "Harapan"
145
Episode 145 "Sekejab!!!"
146
Episode 146 "Pertarungan Terakhir!!!"
147
Episode 147 "Kebinasaan!!!"
148
Episode "Akhir Dari Semuanya!!!"

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!