Bab.2

Saat membuka ponsel ternyata gambar itu sudah terkirim ke ponsel yang memiliki nama Davio, seorang dosen di kampus nya yang saat ini mengampu salah satu mata kuliah nya.

Dan betapa kagetnya saat centang dua itu berubah menjadi biru, yang artinya savio sudah melihat?!

Buru-buru Wilia menarik pesan itu kembali. Dalam hati semoga Davio kesulitan mengunduh gambar sehingga tak mengetahui foto kiriman nya.

"Oh astaga! Apa yang ku lakukan?! Dasar bodoh! Kenapa terkirim ke Mr Davio?" Wilia berupa kali mengumpat akan kebodohan nya sendiri. Hilang sudah rasa percaya diri nya saat ini terlebih pada Mr Davio. Dia sudah tak memiliki muka untuk bertemu dengan dosen itu. Dosen yang menjadi idaman banyak mahasiswa.

Meski Mr Davio baru beberapa bulan mengajar di kampus, tapi sudah berhasil menarik perhatian kaum hawa karena ketampanannya. Sebenarnya Wilia juga tertarik pada dosen nya itu, tapi dia tak pernah berpikir untuk memiliki hubungan apalagi menggoda Mr Davio selain hubungan antara mahasiswa dan dosen.

Lalu Wilia kembali mengingat jika besok akan ada mata kuliah yang di ampu Mr Davio.

"Aduh, aku nggak berani ketemu Mr Davio. Pasti dia berpikir aku ingin menggoda nya. Oh my god! apa yang harus ku lakukan?!" Wilia masih saja heboh sendiri dan memekik frustasi. Dia yakin seratus persen Mr Davio sudah melihat gambar foto itu meksi tadi dia sempat menepis pikiran itu. Tapi rasanya tidak mungkin jika hanya gambar membutuhkan waktu mengunduh, terlebih jaringan di negara ini sangat lancar.

"Ah, lebih baik besok tidak usah berangkat. Ya, keputusan yang tepat! Lebih baik besok aku belanja, ke salon, dan shopping sepuasnya dari mengikuti kelas Mr Davio." Setelah mendapatkan ide itu, Wilia akhirnya bisa tersenyum kembali. Lalu saat menatap ke arah cermin, dia melanjutkan kebiasaan buruk nya yaitu melihat tubuh telanjang nya di depan cermin.

Perlahan dia membuka bra berwarna merah terang berenda lalu memandangi dua benda di dalam nya. "Tubuh ku sangat cantik." Wilia memuji dirinya sendiri. Dia sangat puas dengan tubuh indah nya. Dia memegangi tubuh nya sendiri membayangkan sua benda itu di sentuh oleh Dario. Pria super dingin tetapi cerdas yang menurut nya semakin menambah kesan cool.

Dia sangat menyukai cool boy seperti Dario karena sejak dulu dia belum pernah berhubungan dengan seorang cool boy.

"Kira-kira rasanya seperti apa ya? kalau tubuh disentuh dia? Ah, aku lupa belum mengirimkan foto ku pada nya!" Wilia kembali berlari ke arah ranjang dan mengambil ponsel. Kali ini dia tak lagi menggunakan suara untuk mengirim foto karena tak lagi mempercayai voice robot ponsel nya yang menurut nya tidak falid.

"Perfect!" Gumam Wilia tersenyum senang menatap gambar nya sudah terkirim ke Dario.

Dia melihat centang dua itu tak berubah -berubah menjadi biru.

"Kenapa lama sekali?" Gumam nya lagi. terus menatap ponsel.

"Dibuka!" Wilia kembali memekik kegirangan melihat foto nya sudah dibuka. Tak lama setelah nya dia melihat tulisan sedang mengetik di tampilan online chat Dario.

Ting.

Benar saja, satu pesan masuk dari Dario. Wilia tak sabar melihat nya. Entah apa yang isi pesan dari so cool boy itu. Wilia sangat berharap Dario mengatakan dirinya sangat se k si dan ingin memegang nya.

Namun harapan nya pupus saat membuka pesan itu ternyata hanya dua buah tanda tanya "??" tanpa ada kalimat apapun.

"Ihhhh ... dasar cool boy!" Wilia berteriak gemas karena ternyata pesan yang di dapat tak sesuai ekspektasi.

Terpopuler

Comments

Wirda Wati

Wirda Wati

Wilia jablay

2023-06-17

0

🔵⏤͟͟͞𝐑𝕮𝖎ҋ𝖙𝖆🔰π¹¹™𒈒⃟ʟʙᴄ❤

🔵⏤͟͟͞𝐑𝕮𝖎ҋ𝖙𝖆🔰π¹¹™𒈒⃟ʟʙᴄ❤

nah lho
bisa bisanya sampe salah kirim segala

2023-03-16

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!