Bab 3. Bolos Kuliah

Sesuai dengan rencana Wilia sebelumnya, hari ini dia tidak akan pergi ke kampus mengingat kuliah hari ini di ampu oleh si dosen tampan yang sayangnya akibat kecerobohan nya itu dia menjadi malu.

Wilia benar-benar melu jika mengingat dia telah salah mengirim foto, dan yang paling menyebalkan kenapa dia harus salah kirim ke Mr Davio? Padahal dia ingin memanjakan mata dengan memandang pria bule tampan yang sangat disayangkan jika dibiarkan menganggur. Padahal kan itu merupakan nikmat Tuhan yang tidak boleh disia-siakan.

Tapi mau bagaimana lagi? Daripada Wilia malu bukan kepalang lebih baik menghindar saja. Ya, menghindar! Lagian dia akan menghindar untuk beberapa kali. Jika dirasa Mr Davio lupa dengan kejadian dia mengirim foto bugil nya maka Wilia akan kembali berangkat.

Huh, sebenarnya bolos kuliah juga bukan ide yang bagus. Bagaimana tidak? Kuliah itu merupakan suatu anugerah yang sangat disayangkan jika dilewatkan. Selain mendapatkan ilmu, disana juga ada banyak laki-laki tampan yang begitu menggoda dan dapat dijadikan fantasi liar nya saat di kamar sendirian. Apalagi saat melihat para pria yang hanya memakai kaus ketat sehingga menampilkan otot-otot kekarnya itu. Huh, benar-benar menambah koleksi di otak nya untuk berfantasi liar.

Tapi karena terlanjur memutuskan untuk tidak berangkat kuliah, maka dia memutuskan untuk bersenang-senang dengan cara lain. Dan inilah saat nya dia menguras seluruh ATM nya yang bahkan sudah sangat tidak muat di kartu nya itu.

Hah, begini lah kalau terlahir dari orang tua terlanjur kaya, bahkan saldo masih menumpuk saja masih terus-terusan di transfer uang, padahal Wilia jarang sekali mendapat kesempatan untuk menghabiskan uang nya karena tak mungkin habis meski dia membeli seluruh barang di mall itu.

Sebenarnya orang tua Wilia melakukan hal itu karena tahu anaknya ini hobi sekali belanja barang-barang mewah, liburan, bersenang-senang. Intinya Wilia itu hobi sekali menghamburkan uang, maka dari itu ayah Wilia terus-terusan mentransfer uang agar anaknya itu betah di sini meski hidup sendiri untuk menimba ilmu.

Sebagai anak urakan yang sering mangkir pelajaran tapi sialnya memiliki kecerdasan di atas teman-teman nya membuat ayah Wilia harus bersusah payah membujuk anak nya agar tetap melanjutkan studi. Dan saat Wilia mau mengikuti perintah orang tuanya untuk melanjutkan kuliah, ayah Wilia benar-benar sangat bahagia dan begitu bangga. Dia bahkan akan membelikan apa saja keinginan Wilia.

Semua fasilitas selama tinggal di negeri ini pun sudah terjamin, bahkan Wilia sebenarnya tak membutuhkan satu barang pun untuk dibelinya karena semuanya sudah ada, tetapi karena Wilia di hobi belanja, tentu saja tidak mungkin sekali jika tidak memborong seisi mall di kota ini.

"Selesai!" Pekik nya menatap tubuh seksinya di depan cermin.

Wilia hanya memakai rok mini yang sangat ketat dan mungkin hanya bisa menutupi pantat nya karena celana yang ada didalam nya pun sampai terlihat, dan atasan crop yang dipakainya pun sangat tidak wajar. Bagian atasnya itu terlalu rendah dan sangat ketat hingga dua benda menonjol semakin terlihat, sedangkan bagian pusar hingga perut bagian atasnya pun terekspos sempurna karena baju yang dikenakan hanya mampu menutupi dua bagian menonjol itu. Memang benar-benar biang onar.

Mungkin, andai tiba-tiba ada yang memperkosanya maka yang wajib disalahkan adalah Wilia sendiri karena dengan sengaja telah memancing gairah para lelaki yang melihat nya.

Dia mengambilnya tas selempang kecil nya lalu meraih kunci mobil yang berada di depan cermin, dia sedikit membenarkan rok ketatnya itu yang belum apa-apa sudah naik dan memperlihatkan celana bagian dalam Wilia. Setelah dirasa sudah benar, Wilia bergegas meninggalkan apartemen.

Tujuan utama nya yang pertama adalah ke salon, dia akan melakukan perawatan tubuh dan wajahnya lagi. Padahal baru tiga hari yang lalu dia melakukan nya, tetapi kali ini dia akan kembali ke sana untuk mengencangkan bagian-bagian tubuhnya agar terlihat semakin menantang.

Dan setelah selesai dari sana, dia akan langsung ke mall terbesar di kota ini untuk membeli seluruh benda-benda tak berguna yang ada si sana.

Sebenarnya ke salon dan ke mall sendiri itu tidak seru, karena biasanya Wilia akan mengajak geng nya kumpulan para wanita cantik dan se k si. Sayangi sekarang dia harus sendiri, karena meksipun dia manusia laknat, tetapi tak akan menambah kelaknatan nya dengan menghasut para sahabat laknat nya itu untuk berbuat sesat.

Meskipun Wilia sangat tahu tabiat para sahabat nya yang tak akan mungkin menolak untuk berbuat kelaknatan yang satu ini. Bahkan sahabat-sahabat Wilia justru lebih laknat darinya. Se k s bebas sudah bukan tabu lagi bagi mereka. Sering melakukan party di night club bersama beberapa teman prianya membuat mereka terjerumus ke hal-hal seperti itu.

Sebenarnya ini bukan masalah besar mengingat mereka hidup di negara bebas. Meksi demikian, Wilia tetap menjaga komitmen nya. Dia sudah berjanji pada dirinya sendiri hanya akan melakukan se k s pada suaminya nanti. Akan sangat menjijikkan rasanya jika harus celap celup dengan banyak pria. Dan Wilia sangat tidak menyukai nya. Itulah sebabnya Wilia tidak tertarik meski teman-teman nya seringkali mengajak seperti itu dan selalu berkata melakukan se ks itu sangat menyenangkan.

Wilia tidak menampik jika melakukan hak itu memang menyenangkan, tetapi akan menjadi tidak menyenangkan jika dia melakukan dengan pria sembarangan apalagi sampai bergonta-ganti pria. Akhirnya, sampai sekarang Wilia berani melakukan foreplay.

.

Disisi lain, seorang dosen tampan yang digandrungi banyak mahasiswi nya saat ini sedang mengabsen seluruh mahasiswa. Mr Davio tampak mengamati seluler ruangan saat memanggil nama Wilia Anderson tak ada jawaban.

"Dimana Wilia?" Tanya Mr Davio dengan raut wajah menakutkan. Ya, seperti ini lah Davio. Saat di kelas dia akan menjadi dosen yang sangat menyebalkan bagi para mahasiswa nya terutama mahasiswa pria. Jika mahasiswa perempuan, mereka masih memaklumi karena wajah nya sangat tampan. Jadi akan mereka hapus dari deretan dosen killer karena terselamatkan oleh wajah tampan nya. Ah, sebenarnya bukan wajahnya saja yang tampan, otot-otot nya yang menonjol dengan tubuh tegap dan begitu kekar membuat para mahasiswi semakin tergila-gila padanya.

Apalagi dada bidang nya, uhhh pasti akan sangat nyaman jika menyandarkan kepalanya disana lalu menghirup wangi tubuh itu dalam-dalam. Hah, seketika otak para mahasiswi berkelana ria dengan hanya melihat dada bidang saja yang masih terbungkus kemeja putihnya.

"Apa dia tak berangkat?" Tanya Mr Davio lagi saya tak mendapati satu jawaban pun para mahasiswa.

Terpopuler

Comments

Wirda Wati

Wirda Wati

wilia malu pak dosen 😂😂😂

2023-06-17

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!