Bab 16 : Memberitahu Tuan Luise

Setelah semalam Josh diusir oleh orang tuanya sendiri. Ia kembali ke rumahnya dengan membawa Sarah. Evelyn pun baru tahu paginya dan segera menemui Eric untuk menanyakan apa yang terjadi.

"Kenapa tuanmu membawa wanita itu lagi, Eric? Apa dia benar-benar tidak takut dengan Nyonya Irish dan Tuan Luise?"

"Sarah hamil, Nona."

Mendengar jawaban Eric, tentu wanita berusia 24 tahun itu terkejut. Begitupun dengan Nina yang sedari tadi mendengarkan, ia segera menghampiri. "Kau yakin, Eric? Apa wanita itu tidak berbohong?" tanya Nina penuh ragu.

Eric mengangkat bahunya dan menghela napas. "Aku tidak tahu dan belum menyelidikinya. Mungkin sebentar lagi Tuan Josh akan membawa wanita itu ke rumah sakit untuk memeriksa kandungannya."

"Apa Nyonya Irish dan Tuan Luise tahu?" Evelyn ingin memastikan apakah mereka tahu atau tidak tentang kehamilan Sarah.

Eric mengangguk dengan menghembuskan napasnya, lalu menjawab, "semalam Saya mengantar Tuan ke rumah orang tuanya. Dan ya, tentu saja Nyonya Irish dan Tuan Luise murka. Mereka bahkan mengusir Tuan Josh."

Evelyn tidak menyangka jika kedua orang tua Josh responnya akan tetap sama. Dia kira jika wanita itu hamil, mereka akan menerimanya karena terlanjur ada anak.

Samar-samar telinga Evelyn mendengar suara langkah kaki yang berjalan menuruni tangga. Ia segera membenarkan posisinya yang berdiri tegap di samping Eric juga Nina. Bisa dia lihat, pria itu dengan hati-hati menuntun Sarah menuruni tangga.

Sesampainya di bawah, Josh menoleh melihat Evelyn yang menatapnya dingin. Lalu, segera memerintah Eric, "Cepat siapkan mobil, Eric. Aku akan mengantar Sarah periksa kandungan."

Pria itu menatap sinis ke arah Evelyn. Ia semakin erat merangkul sang kekasih dan menuntunya berjalan melewati wanita yang berstatus istrinya itu.

Setelah ketiga orang itu pergi. Nina mulai mengomel serta menggerutu bahkan ia tidak segan mengumpat di depan Evelyn dan membuat wanita itu terkekeh mendengarnya.

"Rasanya ingin sekali menendang wajah wanita itu, Nona. Tadi Anda lihat tidak? Wajah sombongnya itu ingin sekali Saya sumpal memakai kain pel!" gerutu Nina yang entah keberapa kali.

"Sudahlah, Nina. Tidak baik menyimpan dendam di hati seperti itu. Sekarang tolong siapkan saja makanan kesukaan Mommy, ya. Baru saja dia menghubungiku, menyuruh untuk menemuinya di rumah," ucap Evelyn sembari segera berjalan menaiki tangga untuk segera bersiap-siap.

Sedangkan di perusahaan Dexter Corporation. Tuan Luise tengah menelepon Markus dan menanyakan apakah Josh benar-benar membeli lahan di Italia. Tapi, ternyata Josh menggunakan uang sang ayah untuk membelinya dan membalikan nama lahan itu atas namanya. Mendengar pernyataan Markus, tentu Tuan Luise marah dan segera menyuruhnya untuk mengurus pembatalan balik nama itu dan dipindahkan atas namanya.

Lalu, setelah itu, Tuan Luise menelepon Eric untuk menanyakan Josh. "Kau di mana? Apa kau masih menemani Josh, Eric?"

"Iya, Tuan. Tuan Josh meminta Saya untuk mengantarnya ke rumah sakit. Dan Saya sedang menunggunya di depan ruang kandungan."

"Tinggalkan mereka, dan segeralah datang ke perusahaan–ku! Ada yang perlu aku tanyakan!" titah Tuan Luise dengan tegas.

Mendengar itu Eric pun segera menuruti perintah. Ia benar-benar meninggalkan Josh, dan meluncur menuju perusahaan.

Sesampainya di sana. Eric segera menuju ruangan sang tuan dan masuk ke dalam. Tidak lupa Tuan Luise memerintahkan asistennya untuk mengunci pintu dan melarang siapapun yang ingin datang ke ruangannya satu jam ke depan.

"Katakan padaku apa yang belum kau katakan, Eric. Sebelum aku murka padamu," kata Tuan Luise dengan tatapan tajam bak seekor elang yang hendak menerkam mangsanya.

Tentu Eric terkejut, karena tidak tahu tuannya itu menanyakan perihal apa. Mungkin, tentang kejadian beberapa waktu lalu. Ia pun segera bertanya untuk memastikan, "maaf, Tuan. Tentang apa? Saya harus mengatakan perihal apa?"

"Tentang perawat palsu yang mencoba mencelakakan Evelyn. Kau tahu bukan siapa pelakunya?" tanya Tuan Luise dengan alis yang terangkat sebelah.

Ya, benar saja dugaan Eric. Tentu ia belum memberitahu tentang itu. Mungkin memang Markus—seniornya—tidak memberitahu perihal ini karena Nyonya Irish masih melarang. Tapi, ini saatnya bagi Eric untuk menceritakan tentang kelakuan Sarah. Karena jika tidak, mungkin hukumannya akan double dari Tuan Luise.

"Maaf Tuan karena terlambat memberitahu, Anda. Saat itu, sesuai dengan perintah Anda untuk mencari pelaku perawat palsu, Saya mencoba mengawasi Nona Sarah hingga wanita itu melajukan mobilnya ke suatu tempat. Dia tiba di sebuah rumah yang terlihat cukup sederhana dan saya tidak mengetahui siapa pemilik rumah itu. Tiba-tiba Tuan Markus datang sesuai perintah Anda untuk membuntuti Nona Sarah. Beliau mengatakan jika pemilik rumah itu adalah orang tua Nona Evelyn. Lalu, Saya mendekati dengan cara mengendap ke samping rumahnya dan mendengarkan percakapan mereka meski tampak samar." Eric menjeda ucapannya dan menghela napas terlebih dulu lalu melanjutkannya. "Nona Sarah memarahi wanita paruh baya itu karena tidak becus menjalankan tugasnya. Ia hanya membayarkan 5% uang yang dirinya janjikan. Setelah itu, Saya kembali dan hendak menemui Anda. Tapi, hanya ada Nyonya Irish dan terpaksa memberitahunya lebih dulu."

"Lalu, apa kata istriku?" tanya Tuan Luise yang sudah terlihat geram karena baru diberitahu.

"Nyonya Irish ingin memberi kesempatan pada Tuan Josh untuk berjanji tidak akan menemui wanita itu lagi. Itulah alasannya kenapa Nyonya Irish tidak membiarkan Saya memberitahu Anda, Tuan," jawab Eric penuh penyesalan dan menunduk.

"Wanita itu memang licik sekali. Dia mendatangi rumah keluarga Bennet dan menyuruh istrinya untuk mencelakai Evelyn! Sialan! Seharusnya kau memberitahuku agar aku bisa memberinya perhitungan saat itu juga!"

"Maaf, Tuan." hanya itu yang bisa Eric katakan. Karena ia pun merasa takut sekaligus merasa bersalah saat ini.

"Lalu, apa semalam Josh dan Sarah tidur di rumah itu?

Eric mengangguk dan menjawab, "iya, Tuan."

"Kenapa istriku harus melahirkan pria bodoh seperti, Joshi. Ah sial, maksudku, dia terlalu gampang menaruh hati pada wanita."

"Maaf, Tuan. Bukankah Tuan Josh pernah trauma dengan wanita?" tanya Eric memastikan.

"Ya. Itu hanya masa kecilnya. Dia kehilangan teman kecil perempuannya karena sebuah tragedi. Cukup lama dia trauma tapi entah kenapa dia tiba-tiba jadi pria bodoh yang mencintai wanita seperti Sarah."

"Ah satu lagi, aku ingin memberimu perintah," ucap Tuan Luise sembari memberi isyarat agar Eric mendekat. Lalu, ia pun berbisik merencanakan sesuatu.

Sedangkan di rumah sakit. Josh tengah mencari Eric ke sana-kemari karena susah dihubungi.

Ia pun mencoba meminta Sarah untuk menelepon sang manager. "Telepon manager–mu, katakan jemput kita sekarang. Sepertinya Eric sudah diperintah oleh Daddy untuk pulang dan tidak bisa menjemput kita ke sini."

"Lalu, kita akan pulang ke mana?" tanya Sarah dengan kening yang mengerut.

"Menurutmu? Kita tidak mungkin kembali ke rumahku, karena pasti Mommy dan Daddy ada di sana. Lebih baik kita ke apartemen–mu."

Mendengar itu Sarah berdecak, kesal. "Kenapa harus tinggal di apartemen–ku? Mau sampai kapan kau tinggal di sana?"

Josh menatap Sarah dengan bingung. "Apa kau tidak mau menumpangku, Sarah? Ini tentu hanya sementara, sampai suasana reda. Karena aku yakin, Mommy dsn Daddy pasti akan luluh nantinya."

Sarah menghela napas. Ia segera menelepon managernya untuk segera menjemputnya di rumah sakit. Tapi ia tetap menggerutu dalam hatinya, karena kesal dengan Josh.

Terpopuler

Comments

merry jen

merry jen

tuan play joshh knp ngk secptt bngkrr si licik sarahh seblm Josh jdii korbann yy harta diporotin klo terllu bucinn tkty nntii Josh truma lgg nntii yg repot kn Klian sbgaii orgtuaa tunjkin buktii Sarah wnita gk bnrr jalang jhtt jggg....hncriin karier yy biar gk bs berkutikk blm AP AP ajj UD mau bnuh menantu ksygnn muu gmn nntii msilyy manntu hmill tmbh jhtt si sarahh ....UD ad buktiin ngpn diam cbb ....kshn menantuu muu UD mndrta SM orgtua yy msk mau dsiksa lgg SM jos h ankmuu ituu yg bdohh......😂😂😂😂

2023-01-30

1

Dewi Ansyari

Dewi Ansyari

Astaga 😱 jangan2 Evelyn adalah gadis kecil yg meninggalkan Josh kecil makanya Dy merasa kehilangan,,dan pada akhirnya Dy menikahi gadis kecilnya yg Dy cintai,,dan tentang ingatan Evelyn pasti juga itu Josh kecil

2023-01-29

0

Lily

Lily

pembaca harus punya ekstra sabar menghadapi orang² bodoh dalam cerita ini. ke 2 pemeran utamanya( Evelyn&Josh) bodoh 😁🤭

2023-01-29

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 : Hutang Milyaran
2 Bab 2 : Menjadi Pelunas Hutang
3 Bab 3 : Bukan Pernikahan Impian
4 Bab 4 : Kekasih Suamiku
5 Bab 5 : Mencurigakan
6 Bab 6 : Perlakuan Josh
7 Bab 7 : Mencari Evelyn
8 Bab 8 : Murka Tuan Luise
9 Bab 9 : Tamparan Nyonya Irish
10 Bab 10 : Permintaan Maaf
11 Bab 11 : Keresahan Sarah
12 Bab 12 : Pertengkaran
13 Bab 13 : Hukuman Josh
14 Bab 14 : Mengejutkan
15 Bab 15 : Permintaan Josh
16 Bab 16 : Memberitahu Tuan Luise
17 Bab 17 : Kotak Misterius
18 Bab 18 : Skandal Sarah
19 Bab 19 : Karir Yang Hancur
20 Bab 20 : Flashback
21 Bab 21 : Syarat Untuk Josh
22 Bab 22 : Terluka
23 Bab 23 : Kondisi Tuan Luise
24 Bab 24 : Kegelisahan Evelyn
25 Bab 25 : Rooftop
26 Bab 26 : Jabatan Sementara
27 Bab 27 : Mulai Terbiasa
28 Bab 28 : Salah Tingkah
29 Bab 29 : Meresahkan
30 Bab 30 : Diam-Diam
31 Bab 31 : Sama-sama Aneh
32 Bab 32 : Menuju Roma
33 Bab 33 : Makan Malam
34 Bab 34 : Rencana Nina
35 Bab 35 : Jalan-jalan
36 Bab 36 : Kembali ke Malta
37 Bab 37 : Keputusan Tuan Luise
38 Bab 38 : Datang Untuk Berdebat
39 Bab 39 : Pernyataan Tuan Luise
40 Bab 40 : Evelyn Pingsan
41 Bab 41 : Rencana Pembangunan Hotel
42 Bab 42 : Berita Membahagiakan
43 Bab 43 : Hadiah
44 Bab 44 : Keterkejutan Josh
45 Bab 45 : Evelyn Pergi
46 Bab 46 : Musuh Lama
47 Bab 47 : Dendam Masa Lalu
48 Bab 48 : Evelyn Histeris
49 Bab 49 : Keadaan Josh
50 Bab 50 : Janji Josh
51 Bab 51 : Kehamilan Simpatik?
Episodes

Updated 51 Episodes

1
Bab 1 : Hutang Milyaran
2
Bab 2 : Menjadi Pelunas Hutang
3
Bab 3 : Bukan Pernikahan Impian
4
Bab 4 : Kekasih Suamiku
5
Bab 5 : Mencurigakan
6
Bab 6 : Perlakuan Josh
7
Bab 7 : Mencari Evelyn
8
Bab 8 : Murka Tuan Luise
9
Bab 9 : Tamparan Nyonya Irish
10
Bab 10 : Permintaan Maaf
11
Bab 11 : Keresahan Sarah
12
Bab 12 : Pertengkaran
13
Bab 13 : Hukuman Josh
14
Bab 14 : Mengejutkan
15
Bab 15 : Permintaan Josh
16
Bab 16 : Memberitahu Tuan Luise
17
Bab 17 : Kotak Misterius
18
Bab 18 : Skandal Sarah
19
Bab 19 : Karir Yang Hancur
20
Bab 20 : Flashback
21
Bab 21 : Syarat Untuk Josh
22
Bab 22 : Terluka
23
Bab 23 : Kondisi Tuan Luise
24
Bab 24 : Kegelisahan Evelyn
25
Bab 25 : Rooftop
26
Bab 26 : Jabatan Sementara
27
Bab 27 : Mulai Terbiasa
28
Bab 28 : Salah Tingkah
29
Bab 29 : Meresahkan
30
Bab 30 : Diam-Diam
31
Bab 31 : Sama-sama Aneh
32
Bab 32 : Menuju Roma
33
Bab 33 : Makan Malam
34
Bab 34 : Rencana Nina
35
Bab 35 : Jalan-jalan
36
Bab 36 : Kembali ke Malta
37
Bab 37 : Keputusan Tuan Luise
38
Bab 38 : Datang Untuk Berdebat
39
Bab 39 : Pernyataan Tuan Luise
40
Bab 40 : Evelyn Pingsan
41
Bab 41 : Rencana Pembangunan Hotel
42
Bab 42 : Berita Membahagiakan
43
Bab 43 : Hadiah
44
Bab 44 : Keterkejutan Josh
45
Bab 45 : Evelyn Pergi
46
Bab 46 : Musuh Lama
47
Bab 47 : Dendam Masa Lalu
48
Bab 48 : Evelyn Histeris
49
Bab 49 : Keadaan Josh
50
Bab 50 : Janji Josh
51
Bab 51 : Kehamilan Simpatik?

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!