Memperluas bisnis

.

.

“Kenapa kamu jemput aku segala?” tanya Zeno. Saat itu dia dan Bella sudah berada di dalam mobil milik Bella, yang melaju menuju sekolah mereka.

“Aku gak nyangka kita satu sekolah lho! Terus, kita juga sama-sama kelas satu!” ucap Bella.

“Oke, tapi kenapa kamu jemput aku?” tanya Zeno.

“Emangnya salah ya? Kan kita satu sekolah... sekalian berangkat bareng gitu, hehe,” Bella tidak mau menatap mata Zeno sama sekali, sebisa mungkin dia menghindari tatapan itu.

“Kalo kamu bilang jujur, aku gak akan marah lho...”

Kali ini Bella menoleh pada Zeno dengan raut wajah takut-takut.

“A-anu... i-itu... aku – eum,” Bella agak kesulitan untuk menyampaikan apa yang ingin dia sampaikan. Lidahnya kelu untuk mengatakannya dan dia juga takut.

Masalahnya, entah mengapa, sistem menjadikan berangkat dengan Bella adalah misi, itu artinya Zeno akan mendapatkan saldo jika berangkat bersama dengan Bella.

Jelas pasti ada sesuatu kan? lihat saja Bella terlihat ketakutan.

“Makan ini biar kamu lebih tenang” Zeno mengulurkan permen jahe untuk Bella.

Bella tidak mengerti kenapa Zeno malah memberinya permen jahe, tapi dia mengambil permen itu dan memakannya. Rasanya manis, agak pedas, seperti jahe... enak juga.

“Enak!”

“Satu toples harganya tiga puluh ribu” ucap Zeno.

Bella menatap Zeno bingung, “kamu jualan?”

Zeno mengangguk, “iya, aku juga punya toko online, tapi jualanku bukan makanan sih, maunya ingin menambah produk tapi aku takut modalnya kurang” ucap Zeno.

“Kenapa tidak membuat toko biasa saja, cari tempat yang strategis misalnya?”

Zeno tersenyum kecut, “aku masih sekolah, bisa sih... tapi harus mempekerjakan pelayan, sedangkan aku tidak yakin pada orang lain, bisa dibilang, aku kurang bia mempercayai orang lain.”

Setelah percaya pada Udin tapi dikhianati, Zeno mulai berhati-hati dengan orang asing. Tidak semua orang itu baik seperti Kevin dan teman-temannya. Apalagi Zeno melihat di berita ada banyak kasus pegawai yang mencuri.

“Ah gitu... atau, jika kamu punya produknya, kamu bisa memberikan produk itu pada toko lain agar mereka menjualkannya.”

“Jadi bisa gitu ya? Apa kamu punya saran lain agar uangku bisa berlipat ganda?” tanya Zeno.

Bella berpikir sejenak, “aku gak terlalu yakin, tapi... ini agak riskan, kamu bisa membeli saham, jika kamu membeli saham yang tepat, maka uangmu bisa berlipat ganda, tapi jika tidak tepat, uangmu bisa lenyap” ucap Bella.

“Membeli saham?”

“Iya, atau semacam investasi gitu... papa ku pernah rugi karena saham yang dia beli itu anjlok, tapi dia juga pernah untung besar karena saham yang dia beli naik drastis... itu tergantung juga, sepertinya ada ilmunya untuk melihat apakah saham bisa naik atau turun.”

Zeno mengernyitkan dahinya, berusaha mencerna ucapan Bella.

“Aku menyerah! Gak ngerti!” keluh Zeno.

Bella terkekeh melihat raut Zeno yang terlihat tertekan.

“Kamu kan walinya kak Kevin, ada teman kak Kevin yang sukses karena investasi, yaitu kak Travis, kamu bisa minta ajari dia aja” ucap Bella.

Oh iya, Zeno baru ingat, ada kak Travis yang bisa segalanya.

Kira-kira, apakah Zeno bisa seperti Travis ya? Muda, tampan, kaya raya.

Tidak tidak!

Zeno bisa!

Pasti bisa!

“Ngomong-ngomong, kamu belum bilang lho, kenapa kamu mau berangkat sama aku? Ada masalah ya?” tanya Zeno.

Bella kembali menundukkan kepalanya, “sebenarnya, aku ingin membalas perbuatan Damian, dengan mengupload vidio yang kemarin, dan semalam aku upload, vidio itu menjadi viral, aku sudah menghapusnya, tapi banyak orang yang masih memiliki vidio itu, kemudian Damian mengancam untuk mencelakaiku, lalu... Wina dan teman-temannya juga mengancamku.”

“Wina siapa?”

“Yang kemarin memukuliku...”

“Oh dia ya... tidak apa, ada aku, jangan takut! Kamu gak salah sama sekali, jadi lawan aja mereka!”

Bella menoleh pada Zeno lalu tersenyum, jarang sekali ada seseorang yang menolong dengan tulus seperti Zeno.

“Aku mau dong beli permen jahe yang tadi, dikirim ke rumah aja tapi ya?”

“Kalo gitu, nanti aku kirim ke rumahmu sepulang sekolah.”

“Oke, aku minta tiga toples ya!”

“Aku juga ada permen lain, mau nyoba gak?”

“Kamu beneran jualan ya?”

“Jadi kamu pikir aku bohongan?”

***

Layar sistem telah merubah level menjadi level tiga, Zeno baru sadar ketika dia sedang bengong di kelas, lalu memutuskan untuk melihat layar sistemnya. Karena jika melihat ponsel, Zeno bisa ditegur.

Saat itu masih pelajaran, tapi guru memberikan tugas dan dikumpulkan setelah selesai jam pelajaran. Anak-anak di kels Zeno tertib semua, mereka mengerjakan dengan tenang. Karena Zeno tidak ada teman, jadi dia bengong sendirian.

Itulah kenapa dia mengutak-atik layar sistemnya.

Zeno baru sadar dia telah menghabiskan 60.000.000 saldo untuk pesanan ponsel, jadinya  tiba-tiba saja level sistem sudah berubah menjadi level tiga.

Ternyata saat berubah, toko sistemnya pun berubah.

Kini ada beberapa diskon untuk jenis barang tertentu.

Misalnya untuk buah-buahan, ada diskon 90% sampai lima tahun ke depan.

Gila!

Itu artinya Zeno hanya perlu membayar 10% saja kan?

Zeno sempat melihat ada beberapa buah mahal yang laris karena viral. Lalu, keuntungan membeli di sistem adalah, barang apapun datang dalam keadaan fresh.

Jadi bahkan meski di kirim ke Papua, buah tetap segar dan biaya pengiriman lewat sistem jauh lebih murah.

Zeno kini sudah tahu dia akan menjual buah-buahan mahal juga, seperti strawberry besar-besar, strawberry putih, durian musang king, anggur shine muskat, apel hitam, mangga australia dan lain-lain.

Zeno sengaja memilih produk-produk mahal, karena pembelinya tidak akan membludak seperti produk murah.

Bel istirahat berbunyi sangat nyaring.

Zeno menggunakan kesempatan tersebut untuk membeli strawberry yang satu buahnya memiliki harga asli 250 ribuan satu biji. Ada paket yang satu wadah berisi empat buah, harusnya harga asli satu jutaan, tapi Zeno hanya membayar sekitar 100 ribu.

Ada juga strawberry yang satu biji seharga 56 juta dari Jepang, namanya Bijinhime, tapi Zeno tau dia tidak terlalu gila untuk membelinya, palingan dia hanya bisa membeli satu biji saja meski dengan diskon 90%. Mungkin nanti saat salo Zeno mencapai triliunan, baru dia akan membelinya.

Strawberry harga 250 ribuan satu biji saja menurut Zeno kemahalan.

Zeno membeli dua wadah, satu strawberry merah, satunya lagi putih.

Paket langsung dikirimkan ke laci meja Zeno, agar tidak ketahuan.

Zeno mencoba satu yang warna merah dan satu yang warna putih, dua-duanya sangat manis, enak dan segar.

“Dapat darimana kamu buah seperti itu?” seorang gadis yang terlihat seperti kutu buku bertanya pada Zeno.

Zeno ingat gadis itu pendiam, duduk di depan, berkacamata tebal, rambutnya di kuncir satu dan agar berantakan, lalu wajahnya berminyak dan berjerawat.

Dia tidak menyangka gadis itu akan menyapa Zeno duluan, jadi untuk beberapa detik Zeno hanya terbengong melihatnya.

“Ak-aku tahu aku jelek... tapi katakan kamu membelinya dari mana” ucap si gadis lagi.

Zeno melirik name tag di seragamnya, ternyata namanya Sellya.

“Memangnya kenapa? Satu wadah harganya satu juta, jika kamu mau membeli –”

“Hanya satu juta? Bukankah biasanya harganya sekitar 1,3 sampai 1,5 juta?”

Zeno menatap strawberrynya sendiri yang sudah dia gigit, “eum – aku membelinya dari perantara pertama, jadi lebih murah, memangnya kenapa sih? Jika kamu mau membeli –”

“Katakan kamu membelinya dari siapa!”

Gadis itu terlihat sangat serius saat ini.

“Tapi katakan kenapa kamu bersikeras seperti ini!”

Sellya pun terdiam, lalu duduk di kursi depan Zeno yang sudah kosong karena yang punya sudah melipir ke kantin.

“Ayahku hampir bangkrut karena pemasok sebelumnya menghentikan kerjasama – oh iya, ayahku punya bisnis toko buah-buahan, toko kami sudah besar dan memiliki beberapa cabang, buah-buahan impor yang sebelumnya dibeli dari pemasok yang kami percaya, malah memutuskan kerjasama entah karena alasan apa, jadi... begitulah, jika kamu mau mengatakan dengan siapa kamu membelinya, aku akan sangat berterimakasih” ucap Sellya.

Zeno mengangguk mengerti, “oke, kalau begitu aku ingin bertemu ayahmu saja.”

“Baiklah, maaf mengganggu ya, kamu bisa istirahat, aku akan pergi.”

Sellya pun berdiri hendak pergi, namun Zeno menahannya.

“Tunggu! Ini buat kamu, di makan ya?”

Zellya menatap buah strawberry merah dan putih yang Zeno berikan padanya.

“Terimakasih.”

Zeno tersenyum lebar setelah Sellya pergi, dia berencana akan menjadi pemasok bagi ayahnya Sellya. Benar ucapan Bella, barangnya bisa dititipkan pada orang lain, tapi Zeno tetap akan membuka toko online untuk buah.

.

.

Terpopuler

Comments

Gabutdramon

Gabutdramon

bijinya hime 😱

2024-01-15

0

Gabutdramon

Gabutdramon

lah ada jangka waktunya,kirain permanen

2024-01-15

0

Mohd Harmizi

Mohd Harmizi

iya benar...

2023-07-30

0

lihat semua
Episodes
1 Layar yang aneh
2 Belanja hanya 30% harga
3 Kevin yang baik hati
4 Memasak untuk orang lain
5 Boneka untuk adik kecil
6 Membuat toko online
7 Jangan terlibat sesuatu yang berbahaya
8 Masuk ke sekolah baru
9 Menjadi pahlawan?
10 Menolong seorang gadis
11 Niat dan ketulusan lebih penting
12 Memperluas bisnis
13 Bisnis dimulai!
14 Rencana masa depan
15 Menolong tanpa pamrih
16 Membeli di toko ajaib
17 Efek barang-barang ajaib
18 Memberi Raihan pekerjaan
19 Aku bisa berubah
20 Bertemu rekan bisnis
21 Main ke apartemen baru
22 Mulai timbul kecurigaan
23 Anak yang aneh
24 Kenapa semirip itu?
25 Ada yang mencurigakan
26 Membeli informasi pada sistem
27 350 juta dalam semalam
28 Persiapan untuk festival
29 Andi yang menyebalkan
30 Memukuli preman amatir
31 Pesta besar
32 Tes DNA
33 Mencari kebenaran
34 Membasmi maling, dapatkan saldo!
35 Kebenaran terungkap
36 Membeli 10% saham
37 Lomba memancing di laut
38 Festival membuat lelah
39 Wanita tidak waras
40 Orang yang lebih berkuasa
41 Siapa itu HR group?
42 Kerjasama yang baik
43 Melakukan kesepakatan
44 Uang tak menjamin kebahagiaan
45 Semuanya jadi kacau
46 Rencana Zeno
47 Toko dunia lain
48 Undangan makan malam
49 Hari yang normal
50 Menghibur Aslan
51 Jalan-jalan di Yogyakarta
52 Ciuman pertama
53 Sampai di panti
54 Kelaparan tengah malam
55 Sepeda gunung 100 juta
56 Kebun milik teman
57 Membeli gedung untuk toko
58 Pendapat orang awam
59 Zeno yang salah
60 Aplikasi pengukur ketulusan
61 Permainan basket
62 Martabak manis
63 Menjauh dan menghindar
64 Pergi ke dunia lain
65 Uang emas
66 Asal usul Carl
67 Penculikan
68 Rencana ke depan
69 Kastil Floutessia
70 Kejadian masa lalu
Episodes

Updated 70 Episodes

1
Layar yang aneh
2
Belanja hanya 30% harga
3
Kevin yang baik hati
4
Memasak untuk orang lain
5
Boneka untuk adik kecil
6
Membuat toko online
7
Jangan terlibat sesuatu yang berbahaya
8
Masuk ke sekolah baru
9
Menjadi pahlawan?
10
Menolong seorang gadis
11
Niat dan ketulusan lebih penting
12
Memperluas bisnis
13
Bisnis dimulai!
14
Rencana masa depan
15
Menolong tanpa pamrih
16
Membeli di toko ajaib
17
Efek barang-barang ajaib
18
Memberi Raihan pekerjaan
19
Aku bisa berubah
20
Bertemu rekan bisnis
21
Main ke apartemen baru
22
Mulai timbul kecurigaan
23
Anak yang aneh
24
Kenapa semirip itu?
25
Ada yang mencurigakan
26
Membeli informasi pada sistem
27
350 juta dalam semalam
28
Persiapan untuk festival
29
Andi yang menyebalkan
30
Memukuli preman amatir
31
Pesta besar
32
Tes DNA
33
Mencari kebenaran
34
Membasmi maling, dapatkan saldo!
35
Kebenaran terungkap
36
Membeli 10% saham
37
Lomba memancing di laut
38
Festival membuat lelah
39
Wanita tidak waras
40
Orang yang lebih berkuasa
41
Siapa itu HR group?
42
Kerjasama yang baik
43
Melakukan kesepakatan
44
Uang tak menjamin kebahagiaan
45
Semuanya jadi kacau
46
Rencana Zeno
47
Toko dunia lain
48
Undangan makan malam
49
Hari yang normal
50
Menghibur Aslan
51
Jalan-jalan di Yogyakarta
52
Ciuman pertama
53
Sampai di panti
54
Kelaparan tengah malam
55
Sepeda gunung 100 juta
56
Kebun milik teman
57
Membeli gedung untuk toko
58
Pendapat orang awam
59
Zeno yang salah
60
Aplikasi pengukur ketulusan
61
Permainan basket
62
Martabak manis
63
Menjauh dan menghindar
64
Pergi ke dunia lain
65
Uang emas
66
Asal usul Carl
67
Penculikan
68
Rencana ke depan
69
Kastil Floutessia
70
Kejadian masa lalu

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!