Memasak untuk orang lain

.

.

Zeno membuka lemari pendingin yang ada di dapur rumah Kevin, dia terkejut karena di dalam ada banyak isinya, padahal Kevin saja beberapa hari ini tinggal di hotel. Tapi mungkin temannya yang bernama Arthur itu yang mengisi lemari pendingin.

Zeno masih ingat dulu di panti ada lemari pendingin saat dia berumur sepuluh tahunan, ibu panti suka membuat es loli untuk anak-anak, tapi hanya satu minggu sekali.

Mengingat kehidupan susah di panti, Zeno jadi kepikiran.

Jika dia sudah punya banyak uang, dia akan mengirim uang banyak ke panti asuhannya. Mereka juga harus hidup enak seperti Zeno.

Karena Kevin sudah memperbolehkan Zeno memasak di rumahnya, maka Zeno tidak akan sungkan mengeluarkan apapun yang ada di dalam kulkas.

Dengan ponsel pintarnya, dia mencari beberapa resep masakan simple dengan bahan-bahan yang ada di dalam lemari pendingin tersebut. Setelah mencari-cari, Zeno memutuskan untuk membuat bola-bola daging keju, perkedel jagung dan juga nasi pecel.

Sebenarnya Zeno juga mendadak lapar setelah melihat-lihat foto makanan, dia juga ingin makan pecel. Mumpung semua bahan lengkap disana, bahkan bumbu pecel saja sudah tersedia.

Sementara itu di tempat lain, Kevin dan Arthur membicarakan pekerjaan mereka. Keduanya adalah musisi atau penyanyi atau boygrup dari sebuah agensi besar bernama Gems ent.

Kevin dan Arthur berada di grup bernama diamonds, mereka debut sejak kelas dua SMA, dan popularitas mereka bahkan bisa melejit sampai internasional. Namun akhir-akhir ini mereka jalan sendiri-sendiri dengan proyek masing-masing.

Ada yang meneruskan bisnis keluarganya, ada pula yang sibuk menjadi produser untuk grup lain. Karena Gems ent itu asalnya dari Korea sana, makanya Arthur bisa mendapat proyek membuatkan lagu untuk debut dari boygrup yang berada di agensi pusat Korea Selatan.

Satu-satunya yang pandai bahasa Korea hanya Kevin seorang, karena dia memang keturunan Korea-Indonesia, lebih tepatnya sunda. Walaupun Kevin tidak terlalu mahir bahasa Sunda, bisa mengerti orang bicara, tapi tak bisa mengatakannya.

Tiba-tiba saja di sela perbincangan mereka, terdengar suara-suara dari dapur, kemudian disusul dengan aroma lezat makanan yang menggugah selera.

“Bocah itu lagi masak deh kayaknya, jadi laper...” gumam Arthur.

“Dia memang ngotot banget mau masak, meski aku gak yakin dia bisa atau engga, tapi kayaknya bisa” ucap Kevin.

“Wajahnya gak asing banget Vin, kayak seseorang gitu, tapi siapa ya?” tanya Arthur.

Kevin mengedikkan bahunya, dia juga merasa wajah Zeno itu tidak asing, tapi dia tidak tahu siapa.

“Udah-udah, kita bicarain yang tadi aja” ucap Kevin, namun ucapan dan apa yang terjadi tidak sinkron sama sekali, karena perutnya tiba-tiba berbunyi.

Arthur mentertawakan sohibnya tersebut, “Hahaha, laper juga kan?”

“Diem!”

Mereka yang tidak bisa menahan rasa lapar pun akhirnya pergi ke dapur, melihat Zeno yang sedang memasak dengan tenang.

Bau masakan yang menggugah selera itu kian kuat dari dapur.

“Bocah, masak apa?” tanya Arthur.

Zeno pun berbalik, “Oh, kalian laper? Coba duduk dulu, bentar lagi selesai” jawab Zeno.

Kevin dan Arthur pun duduk di depan meja yang sudah tersedia nasi hangat, sayur, bumbu pecel, perkedel jagung.

TAK!

Zeno meletakkan bola-bola keju ke atas meja, lalu dia ikut duduk.

“Aku tidak bisa membuat banyak resep, jadi jika kalian tidak suka dengan makanan kampung, nanti aku akan belajar lebih banyak” ucap Zeno.

“Gak perlu, ini udah lebih dari cukup, ini aja kelihatannya udah enak banget, ayo kita makan!” kata Kevin, dia duluan yang mengambil nasi, setelah itu Arthur, baru kemudian Zeno.

“Enak banget ini jagungnya!” ucap Arthur.

“Aku gak nyangka kamu beneran bisa masak lho Zen” sahut Kevin.

“Aku juga belajar masak di di panti asuhanku, meski gak bisa masak banyak, tapi aku suka masak!”

Walaupun Zeno diajari berbagai macam masakan, tapi ada kendala bahan-bahan yang tidak semuanya bisa mereka dapatkan di panti, jadi Zeno tidak bisa memasak banyak resep.

Namun setelah ini jika Kevin mengijinkan, dia akan mencoba memasak berbagai resep yang dia inginkan.

Untuk bahan, dia bisa membeli lewat sistem saja, biar tidak membebani Kevin.

(Kamu telah memasak untuk dua orang yang kelaparan, masing-masing mendapat saldo 1.000.000)

(Saldo 2.000.000 telah ditambahkan!)

Zeno berkedip-kedip karena bingung, dia pikir satu juta untuk memasakkan mereka, tapi ternyata masing-masing satu juta. Setelah ini, apa yang bisa dia lakukan untuk menambah saldo? Dia berada di kawasan orang-orang kaya, apa ada kebaikan yang bisa dia lakukan untuk orang-orang yang sudah memiliki segalanya?

***

Kevin sangat sibuk, tapi dia sudah berjanji akan membantu Zeno mempersiapkan sekolahnya. Zeno sudah mengatakan dia mau membiayai sekolahnya sendiri, tapi Kevin malah marah, dia bilang, dia yang akan membayar.

Zeno bingung harus bagaimana dengan Kevin, kenapa dia baik sekali sih? Zeno jadi sungkan jika hanya menumpang padanya, dia tidak mau seperti parasit.

Tapi, Kevin memberikan Zeno kebebasan untuk pergi kemanapun dia mau.

Jadi, disinilah Zeno, dia sudah berada di depan sebuah konter hape yang besar. Orang-orang dengan pakaian bagus datang untuk membeli ponsel pintar dengan mereka yang sama dengan milik Zeno.

Zeno sendiri sudah memakai baju bagus yang dia beli lewat sistem, memesan taxi online lewat sistem, juga mau menjual ponsel yang sama dengan ponsel miliknya.

Sebenarnya ada rasa takut juga di hati Zeno. Bagaimana jika ternyata ponselnya palsu? Bagaimana jika ternyata dia ketahuan membelinya dengan diskon 70% lewat sistem? Banyak ketakutan yang Zeno rasakan, tapi dia harus berani mencoba.

“Ada yang bisa dibantu, dek?” tanya pelayan toko.

“A-anu kak... saya ingin menjual ponsel saya, karena saya tidak cocok” ucap Zeno, kemudian dia memberikan paper bag yang berisi kotak ponsel beserta ponsel dan semua suratnya.

“Baiklah, kami akan memprosesnya dulu, adik silahkan duduk disana ya, bisa sambil lihat-lihat juga...”

Zeno hanya mengangguk lalu duduk di tempat duduk yang tadi ditunjuk kakak pelayan. Mata Zeno menelusuri tiap inchi dari toko, dia juga mendengarkan percakapan pembeli.

Ada seorang anak perempuan yang merengek ingin dibelikan ponsel mahal seharga 14 jutaan, tapi ibunya tidak memiliki uang sebanyak itu. Si anak perempuan ngambek dan keluar dari toko.

Zeno hanya menggelengkan kepalanya, seharusnya si anak bersyukur masih punya orangtua, padahal ibunya juga sudah mau membelikan ponsel, kenapa harus memberatkan ibunya kembali?

“Adik, kami sudah memeriksa ponselnya, semuanya asli dan masih baru ya dek, kami akan membelinya 21 juta” ucap pelayan toko.

“Baiklah kak.”

Zeno memeluk tas berisi uang 21 jutanya erat-erat, sekarang dia malah was-was, takut dicuri preman lagi. Waktu itu uangnya bisa dicuri karena dia terkejut dan shock, preman juga menodong pisau, Zeno jadi takut.

Padahal Zeno sendiri pernah menang bela diri tingkat kota. Sekarang setelah mengingat dia pernah pasrah begitu dia malu juga.

“ZENO!”

DEG!

Suara itu? Pak Udin!

Zeno yang baru keluar dari toko pun menoleh pada asal suara, dan benar saja, sosok Udin yang tersenyum lebar bisa dia lihat dengan jelas. Tak kehabisan akal, Zeno segera berlari pergi dari sana.

“Zeno! Anak sial! Jangan kabur kau!”

Zeno tidak menghiraukan ucapan itu, dia terus saja berlari hingga memasuki sebuah mall besar, dia melihat toko mainan dan boneka, dia pun bersembunyi disana.

Setelah dia merasa lebih tenang, barulah dia sadar, “kenapa aku kabur, ya?”

Padahal Zeno bisa memukulnya jika Zeno mau.

“Hah, aku bodoh sekali!”

(Kamu bisa berbuat kebaikan dengan menolong ibu-ibu miskin yang tidak bisa membelikan anaknya boneka yang dia inginkan!)

Zeno segera menoleh pada seorang ibu-ibu dengan balita perempuan yang menangis kencang. Balita itu menginginkan sebuah boneka beruang besar. Setelah Zeno dekati dan periksa harga bonekanya, ternyata harganya 500 ribu rupiah. Zeno sendiri terkejut karena sangat mahal baginya.

Zeno yang tidak mau rugi pun mencari tempat sembunyi untuk berbelanja lewat sistem.

Ada berbagai pilihan boneka serupa, Zeno memilih yang persis seperti yang anak inginkan. Saat itu Zeno sudah berada di luar toko, jadi bolak-balik dia memeriksa apakah ibu dan anak itu sudah keluar.

“Zeno, ngapain kamu disini?”

Zeno pun berbalik, melihat seseorang yang wajahnya ditutup dengan masker hitam.

“Siapa ya?” tanya Zeno.

.

.

Terpopuler

Comments

SweetiePancake

SweetiePancake

Para CEO Perusahaan Besar atau Keluarga Terpandang: Susah amat atur nih bisnis, salah dikit malah ancur bisnisnya.
Zeno: *Sedekah ke panti panti *Membantu nenek tengah jalan

2024-02-29

0

Gabutdramon

Gabutdramon

apa gak di curigai mencuri nanti?

2024-01-15

1

Gabutdramon

Gabutdramon

gak wajar ini, biasanya toko bakal bacain kejelekin barang biar harga turun, dan lagi sekelas i pon walaupun baru namanya udah seken jika di jual ke toko maximal 18-20lah

2024-01-15

0

lihat semua
Episodes
1 Layar yang aneh
2 Belanja hanya 30% harga
3 Kevin yang baik hati
4 Memasak untuk orang lain
5 Boneka untuk adik kecil
6 Membuat toko online
7 Jangan terlibat sesuatu yang berbahaya
8 Masuk ke sekolah baru
9 Menjadi pahlawan?
10 Menolong seorang gadis
11 Niat dan ketulusan lebih penting
12 Memperluas bisnis
13 Bisnis dimulai!
14 Rencana masa depan
15 Menolong tanpa pamrih
16 Membeli di toko ajaib
17 Efek barang-barang ajaib
18 Memberi Raihan pekerjaan
19 Aku bisa berubah
20 Bertemu rekan bisnis
21 Main ke apartemen baru
22 Mulai timbul kecurigaan
23 Anak yang aneh
24 Kenapa semirip itu?
25 Ada yang mencurigakan
26 Membeli informasi pada sistem
27 350 juta dalam semalam
28 Persiapan untuk festival
29 Andi yang menyebalkan
30 Memukuli preman amatir
31 Pesta besar
32 Tes DNA
33 Mencari kebenaran
34 Membasmi maling, dapatkan saldo!
35 Kebenaran terungkap
36 Membeli 10% saham
37 Lomba memancing di laut
38 Festival membuat lelah
39 Wanita tidak waras
40 Orang yang lebih berkuasa
41 Siapa itu HR group?
42 Kerjasama yang baik
43 Melakukan kesepakatan
44 Uang tak menjamin kebahagiaan
45 Semuanya jadi kacau
46 Rencana Zeno
47 Toko dunia lain
48 Undangan makan malam
49 Hari yang normal
50 Menghibur Aslan
51 Jalan-jalan di Yogyakarta
52 Ciuman pertama
53 Sampai di panti
54 Kelaparan tengah malam
55 Sepeda gunung 100 juta
56 Kebun milik teman
57 Membeli gedung untuk toko
58 Pendapat orang awam
59 Zeno yang salah
60 Aplikasi pengukur ketulusan
61 Permainan basket
62 Martabak manis
63 Menjauh dan menghindar
64 Pergi ke dunia lain
65 Uang emas
66 Asal usul Carl
67 Penculikan
68 Rencana ke depan
69 Kastil Floutessia
70 Kejadian masa lalu
Episodes

Updated 70 Episodes

1
Layar yang aneh
2
Belanja hanya 30% harga
3
Kevin yang baik hati
4
Memasak untuk orang lain
5
Boneka untuk adik kecil
6
Membuat toko online
7
Jangan terlibat sesuatu yang berbahaya
8
Masuk ke sekolah baru
9
Menjadi pahlawan?
10
Menolong seorang gadis
11
Niat dan ketulusan lebih penting
12
Memperluas bisnis
13
Bisnis dimulai!
14
Rencana masa depan
15
Menolong tanpa pamrih
16
Membeli di toko ajaib
17
Efek barang-barang ajaib
18
Memberi Raihan pekerjaan
19
Aku bisa berubah
20
Bertemu rekan bisnis
21
Main ke apartemen baru
22
Mulai timbul kecurigaan
23
Anak yang aneh
24
Kenapa semirip itu?
25
Ada yang mencurigakan
26
Membeli informasi pada sistem
27
350 juta dalam semalam
28
Persiapan untuk festival
29
Andi yang menyebalkan
30
Memukuli preman amatir
31
Pesta besar
32
Tes DNA
33
Mencari kebenaran
34
Membasmi maling, dapatkan saldo!
35
Kebenaran terungkap
36
Membeli 10% saham
37
Lomba memancing di laut
38
Festival membuat lelah
39
Wanita tidak waras
40
Orang yang lebih berkuasa
41
Siapa itu HR group?
42
Kerjasama yang baik
43
Melakukan kesepakatan
44
Uang tak menjamin kebahagiaan
45
Semuanya jadi kacau
46
Rencana Zeno
47
Toko dunia lain
48
Undangan makan malam
49
Hari yang normal
50
Menghibur Aslan
51
Jalan-jalan di Yogyakarta
52
Ciuman pertama
53
Sampai di panti
54
Kelaparan tengah malam
55
Sepeda gunung 100 juta
56
Kebun milik teman
57
Membeli gedung untuk toko
58
Pendapat orang awam
59
Zeno yang salah
60
Aplikasi pengukur ketulusan
61
Permainan basket
62
Martabak manis
63
Menjauh dan menghindar
64
Pergi ke dunia lain
65
Uang emas
66
Asal usul Carl
67
Penculikan
68
Rencana ke depan
69
Kastil Floutessia
70
Kejadian masa lalu

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!