.
.
Pagi hari Kevin sudah membuat kejutan dengan barang-barang yang dia belikan untuk Zeno. Semua itu adalah seragam, peralatan tulis, sepatu, buku-buku... semuanya untuk sekolah baru. Kevin sudah mendaftarkan Zeno ke sekolah Kevin dahulu, yaitu SMA Nusantara, salah satu SMA elit yang hanya bisa dimasuki oleh kalangan elit, atau mereka yang sangat pintar hingga mendapat beasiswa.
Padahal Zeno bukan dari kalangan keduanya, tapi dia bisa masuk, dengan koneksi, yaitu Kevin.
“Kamu coba dulu seragam dan sepatunya, siapa tahu kebesaran atau kekecilan” ucap Kevin.
Zeno pun buru-buru mengenakan seragamnya, karena dia juga penasaran. Zeno sangat senang karena dia akan masuk SMA, hal yang sangat dia impikan.
“Semuanya pas kak! Sepatunya juga” ucap Zeno.
“Aku lupa membelikan mu tas.”
“Biar aku beli sendiri....”
“Kamu punya uangnya?”
Zeno mengangguk ragu.
Kevin tersenyum kecil, kemudian memberikan sebuah dompet warna krem untuk Zeno, “kamu bisa gunakan uang dan dompet ini, anggap saja hadiah dariku, kamu tidak perlu memikirkan bagaimana cara membalasnya, kamu hanya harus memikirkan untuk sekolah dan mengubah hidupmu menjadi lebih baik lagi mulai sekarang” ucap Kevin.
Zeno hanya mengangguk kecil lalu menerima dompet tersebut, dia masih heran kenapa Kevin baik sekali. Saat berkumpul dengan teman-teman Kevin kemarin, mereka juga bilang memang Kevin orangnya baik sekali, teman-temannya juga heran. Tapi Kevin bisa menilai dengan baik mana orang yang pantas dia tolong dan tidak, jika dia sudah berniat menolong Zeno, berarti dia memang mempercayai Zeno.
Tapi justru karena ucapan mereka, Zeno jadi tidak enak, dia harus membantu Kevin dan membuat Kevin bangga. Karena itu, dia sudah merencanakan berbagai hal yang bisa dia lakukan.
Pertama-tama, hari itu setelah memberi seragam, Kevin pergi lagi untuk mempersiapkan comeback dengan grupnya. Jadi Zeno bisa sendirian di rumah. Kevin sih, tahunya Zeno akan pergi membeli boneka dan mainan untuk anak-anak panti, tapi sebenarnya Zeno hanya berbelanja di rumah saja.
Zeno membuka toko online sistemnya.
Saat ini Zeno memiliki Saldo sekitar 14.400.000 di dalam sistem, sementara uang yang Zeno simpan di ransel bututnya ada 21 juta.
“Sistem, bisakah kamu membantuku untuk membuat rekening?” tanya Zeno.
(Sistem menyarankan untuk membuat rekening secara digital)
(Saldo dalam sistem juga bisa ditransfer ke dalam rekening)
Sebelum berbelanja, Zeno pun mencoba untuk membuka rekening secara online, dia belajar keras hanya dengan bermodalkan ponsel.
Setelah itu Sistem membantu Zeno memindahkan uang 20 juta ke rekening digital dari salah satu bank. Sistem juga memberikan kartu ATM-nya yang bisa Zeno gunakan setiap waktu. Karena Zeno membutuhkan KTP wali untuk membuat rekening, Sistem membantu untuk mengurusnya juga.
Ternyata sistem sangat baik.
Yah, meski Zeno harus mengeluarkan saldo 400.000 untuk bantuan sistem, tapi dia terbantu.
“Akhirnya aku punya rekening!” Zeno mengangkat buku rekening dan ATMnya tinggi-tinggi.
“Aku juga bisa mengirim uang pada ibu panti?”
(Menurut sistem, itu terlalu dini, Zeno baru keluar dari sana beberapa hari, mereka akan curiga jika Zeno mengirim uang)
Sepertinya ada yang aneh.
“Sistem, kemarin kamu sangat kaku, kenapa sekarang bisa tidak kaku lagi?” tanya Zeno.
(Zeno sudah berbelanja lebih dari 10.000.000, jadi sistem sudah naik level menjadi level satu)
Kini Zeno baru sadar di pojokan layar sistem ada bulatan dengan angka 1 warna coklat.
“Oh, aku baru sadar, kenapa gak ada pemberitahuan?”
(Naik level itu otomatis, tidak perlu notifikasi.)
“Apa ada keuntungan lain selain sistem sudah tidak kaku seperti robot?”
(Sistem akan memberikan saran untuk Zeno.)
“Oh, hanya itu ya?”
(Jika Zeno kecewa, harus meningkatkan sistem menjadi level dua, yaitu berbelanja sampai 20.000.000)
Zeno membelalakkan matanya, dua puluh juta itu banyak sekali!
“Ka-kalau begitu aku akan menahan diri mulai sekarang... oh iya, sekarang beli boneka dan mainan untuk anak-anak!”
Dengan bahagia, Zeno berbelanja boneka, mobil-mobilan, bola, dan mainan lain yang anak panti inginkan. Selain itu, Zeno juga menuliskan surat pada ibu panti, agar mereka tahu jika Zeno baik-baik saja. Zeno tidak lupa juga mencantumkan nomor ponselnya agar mereka bisa menghubungi Zeno.
“Oh iya, bagaimana mereka menghubungiku nanti? Masa harus pinjam ponsel tetangga sih...”
(Sistem menyarankan untuk membeli ponsel baru untuk mereka, tapi jangan yang mahal, agar mereka tidak terbebani)
Zeno mengangguk dengan cepat, dia pun membelikan pantinya ponsel juga, kali ini android, dengan harga asli sekitar 7 jutaan. Jadi Zeno hanya membayar sekitar 2 jutaan saja, sudah sekalian dengan kartu SIM juga.
Semua belanjaan Zeno dikirimkan sistem sekalian dibungkus satu kardus besar, lengkap dengan bublewrap agar tidak terguncang-guncang.
“Sekarang tinggal menunggu kak Kevin saja” ucap Zeno setelah menempelkan alamat panti asuhannya.
Zeno sudah bahagia hanya dengan membayangkan orang-orang panti menerima hadiahnya.
Setelah sesi berbelanja dan membungkus paket, Zeno mulai kelaparan, ternyata sudah waktunya makan siang. Tapi Zeno malas masak.
“Enaknya kemana ya?”
(Sekarang memesan makanan secara online juga bisa dilakukan, kamu bisa memesan makanan dari restoran atau cafe terdekat dengan sistem!)
Wajah Zeno mulai cerah mendengarnya, “Sungguh? Kalau begitu apa saja pilihannya?”
(Sistem membuka pilihan makanan terdekat)
“Semuanya kelihatan enak banget!”
Pada akhirnya, Zeno memesan beberapa makanan, mulai dari batagor, bakso mercon, boba rasa matcha, tiramisu dan juga seblak level iblis.
Tidak seperti biasanya, makanan diantarkan oleh kurir. Kurirnya asli manusia lagi, dari gofud.
Setelah semua makanan ditata diatas meja, Zeno jadi bingung cara menghabiskannya. Akhirnya dia pun memakan semua itu sambil mempelajari cara membuka bisnis toko online di marketplace. Karena menurut Zeno, itu adalah satu-satunya cara untuk berbisnis diam-diam, Zeno tak perlu pergi ke toko untuk menjual barang dari sistem.
Setelah makanan habis, Zeno juga sudah selesai membuat toko online di salah satu marketplace terpercaya. Nama toko Zeno adalah Zenoshop. Tidak kreatif memang, Zeno juga sudah kehabisan ide.
Barang yang Zeno jual untuk sementara satu saja dulu, yaitu ponsel yang sama dengan ponsel yang Zeno miliki, yaitu uphone14 promax. Selain gambar ponsel, Zeno juga memberi gambar bukti surat-surat agar pelanggan tahu ponselnya asli semuanya.
Setelah toko jadi, Zeno jadi kehilangan semangat lagi.
“Bagaimana jika barang ku tidak laku?” gumam Zeno.
(Kamu bisa mempromosikannya, biasanya membayar, tapi itu tidak masalah bukan?)
“Iya, gak masalah sih...”
Untuk promosi, Zeno harus membayar sesuai dengan kemampuan, untuk sementara Zeno membeli promosi yang paling rendah dahulu.
Waktu cepat berlalu, tidak terasa malam telah datang, Kevin belum datang, tapi Zeno sudah memasak. Dengan berbekal resep dari internet, dia membuat sukiyaki, dengan daging sapi yang tersisa lemari pendingin. Beberapa sayur yang tidak ada di lemari pendingin, Zeno beli sendiri lewat sistem, karena lebih murah.
Ting!
Zeno mengambil ponselnya sambil menunggu masakannya matang. Dia membelalakkan matanya segera setelah melihat notifikasi dari marketplace.
Ada yang memesan dua orang.
Dua orang!
Tangan Zeno sampai gemetar karena tidak menyangka ada yang mau membelinya.
“Gi-gimana ini?”
(Tentu kamu harus menyiapkan pesanannya jika mereka sudah membayar)
“Tidak ada uang yang masuk ke rekeningku” ucap Zeno bingung.
(Marketplace akan menahan uangnya sampai barang sudah terkirim, disana pasti ada tandanya jika pembeli sudah mentransfer uang kan?)
Zeno pun memeriksa akun tokonya, “Oh iya, ada... jadi harus ku kirim? Aku masih belum tahu cara mengirimnya!”
(Hanya membayar seribu, sistem bisa mengurus pengirimannya untukmu!)
Wajah Zeno menjadi cerah, sepertinya dia bisa mendapat banyak uang dengan cara seperti itu.
“Kalau begini, aku harus menambah pilihan ponselnya kan?”
.
.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 70 Episodes
Comments
Jung kookie😘😘🥰
bknnya ibu pnti itu sekongkol ya dgn pak udin..utk jual zeno
2024-05-16
1
SweetiePancake
Ternyata kurirnya berbadan besar, trus pas turun dari motor ga sengaja helmnya terlepas dari kepalanya trus ngeliatin warna hijau di kulitnya☠️
2024-02-29
4
Gabutdramon
kebiasaan novelist indo, system nya hidup, bahkan sampe punya tubuh fisik trus di ews ews -_-"
2024-01-15
0