Seorang gadis yang masih mengenakan seragam pramugari itut terus berlari tanpa alas kaki menyusuri gang sempit dan sepi, gang ini tidak terlalu terang dan juga tidak terlalu gelap.
Gadis itu berhenti, menoleh kebelakang memastikan dia aman, dan tak ada yang mengejarnya sembari memegangi perutnya yang mulai terasa sakit. Ia mengatur nafasnya yang tersengal karena dia sudah berlari cukup jauh, gadis itu menyeka mulutnya yang masih menyisahkan cairan merah pekat menggunakan lengan seragamnya, ia baru menciumi bau anyir dari cairan itu.
Howeekkk
Perutnya terasa mual, sungguh dia tak sanggup mencium bau dan rasa yang entah tak bisa ia definisikan rasa itu. Matanya melihat sekeliling, berharap bisa menemukan air yang bisa ia gunakan untuk membersihkan mulutnya, tapi ... tak ada.
Arum, akhirnya bisa keluar dari apartemen Alex yang menakutkan itu, rencananya berhasil membuat Alex terbuai dan disaat itu ia menggigit lidah Alex hingga Alex menjerit kesakitan dan lidahnya mengeluarkan cairan merah segar, tak cukup hanya di situ, Arum pun mer*mat kuat senjata yang merupakan kelemahan laki-laki hingga Alex tak dapat berjalan atau mengejarnya.
Tak ingin kehilangan kesempatan, Arum yang sudah tahu kode apartemen Alex segera kabur melalui tangga darurat, karena jika menggunakan lift, Arum yakin dia akan tertangkap kamera pengawas dan bertemu banyak orang yang akan menatapnya dengan pandangan curiga dan aneh, dalam keadaan panik, seseorang tak akan bisa berpikir jernih.
Sama seperti Arum, tak sempat untuk dia masuk ke toilet untuk membersihkan mulutnya, bahkan ia tak menyadari jika mulutnya terdapat banyak cairan merah kental itu.
Arum yang sudah terbiasa keluar masuk apartemen Alex selama ia menjalin hubungan dengan laki-laki itu, sudah mengamati, tempat dan dimana saja yang tak terpantau kamera pengawas. Keluar dari tangga darurat outdoor yang disediakan apartemen, Arum berbelok kearah timur apartemen yang menghubungkan pintu belakang.
Ia sama sekali tak memperdulikan apapun, keluar pun ia hanya membawa diri dan yang ia miliki saat ini hanya seragam kebanggaanya yang melekat ditubuhnya. Seragam yang membuatnya bangga sekaligus menjeratnya dengan Alex.
Kini Arum tak punya tujuan, pulang pun ia yakin Alex sudah menghubungi papanya, dan untuk nasib mamanya, Arum akan memikirkanya nanti. Dia berharap untuk saat ini, mamanya itu bisa menjaga diri, karena Arum sudah lelah dengan hidupnya yang terkekang dan menakutkan.
Arum kini benar-benar bingung akan kemana, ia tak memiliki siapa-siapa untuknya kembali dan berlindung. Kakinya yang terluka terus ia paksa berjalan sejauh mungkin. Rasa lapar yang mendera tak lagi terasa, kepalanya yang berdenyut pusing pun tak ia hiraukan, seluruh tubuh Arum seolah mati rasa.
Akibat tak memperhatikan jalanan karena pikirannya yang mulai kosong, Arum tak sadar jika kini dia terlepas dari sarang macan, dan terjebak di kandang buaya yang bisa mencabik-cabik tubuhnya tak tersisa.
"Hai cewek, sendirian aja. Yuk temani kita."
Arum terkejut saat mendapati tiga orang laki-laki berwajah seram menghadang langkahnya.
"Jangan takut sayang, kita bukan orang jahat, kita orang baik kok," salah satu dari orang itu maju, mencoba menyentuh tangan Arum.
Arum langsung menarik tanganya, memeluk tubuhnya sebagai perlindungan diri.
"Sini sayang, kamu mau kemana? Kita antar, jangan takut." Lagi, ketiga laki-laki itu mendekat pada Arum, dan mencoba memegang tangan Arum.
"Jangan mendekat, atau saya akan teriak," ucap Arum, dia mundur beberapa langkah, coba menjauh, wajahnya sudah sangat ketakutan.
"Sttttt, kan kita sudah bilang, jangan takut, kita orang baik. Ayo ikutlah dengan kami. Kami akan mengajak mu ke tempat yang indah." Ketiga orang itu tertawa, mengelilingi Arum membentuk lingkaran.
.
.
.
.
Bersambung dulu ya. Asal jangan bolong aja. Hehehe
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 112 Episodes
Comments
Femmy Femmy
kasihan banget nasibnya Arum..semoga Allah selalu melindungi Arum Aamiin
2024-04-15
0
Femmy Femmy
bagus Arum kenapa kamu tidak kasih pecah saja barangnya Alex biar tidak bisa berfungsi sekalian🤣🤣🤣
2024-04-15
0
Lina Susilo
sungguh malang nasibmu arum.
2023-04-12
0