Aku Mencintaimu Alex

"Ayo, katakan Arum! Bahwa sebenarnya ayah mu sudah merasakan kemolekan tubuh mu."

Arum menggeleng. "Jaga ucapan mu, Alex. Kami tidak mungkin melakukannya."

Alex melepaskan kasar dagu Arum hingga Arum tersentak kebelakang, sikut Arum sampai terluka karena Arum menahan tubuhnya, tapi Arum tidak sadar akan hal itu.

"Tidak mungkin buat kamu, tapi mungkin untuk ayah mu. Kau tidak tahu siapa laki-laki itu?" Arum menggeleng dengan pipi yang kini basah.

"Apa hidup mu semenyedihkan ini Arum? Bahkan kau tidak mengetahui siapa laki-laki itu? Hahaha aku tidak mungkin harus hidup dengan wanita seperti mu. Aku bahkan bisa mendapatkan wanita yang lebih berkelas dari mu, bukan pramugari yang tidak lulus ujian berpuluh-puluh kali, dan mengambil jalan pintas dengan menggadaikan harga diri."

"Atau mungkin memang ini rencana kalian agar aku menikahi mu, kau pura-pura polos dan aku yang harus mempertanggung jawabkan perbuatanya? tapi aku tidak sebodoh itu mengikuti keinginan kalian," lanjut Alex sambil melepaskan sabuk celana, kemudian laki-laki itu menarik keatas kaosnya, hingga menampakkan tubuh kekar Alex, untuk wanita lain mungkin itu akan menggiurkan, tapi bagi Arum, itu tidak menggoyahkan prinsipnya.

Hanya dia yang tahu jika Alex memiliki kepribadian ganda, terkadang baik dan bisa bersikap sangag lembut dan penyayang, tapi dalam sekejap Alex bisa berubah menjadi seseorang yang sangat menakutkan.

Pikiran Arum terbagi dua, mencerna apa yang dikatakan Alex, tapi dia juga memikirkan cara bagaimana bisa lepas dari Alex malam ini, jangan sampai dia akan menyesal seumur hidupnya. Bisa saja dia bertanya pada Alex siapa papanya yang sebenarnya, tapi Alex tak akan memberikan informasi itu cuma-cuma.

Benar dia mencintai Alex, tapi untuk melakukan hal bodoh Arum masih memakai akal sehatnya, sungguh tak percaya dia bisa bertahan sejauh ini, menerima siksaan Alex atas balas budi dan rasa cintanya, yakin Alex akan berubah, tapi berkaca dari kasus yang dialami mamanya jika laki-laki yang memiliki tabiat seperti itu rasanya sulit untuk dirubah.

Arum menggeleng, tapi sungguh ingin tahu, siapa dia yang sebenarnya, mamanya terkesan menyembunyikan ini. Tapi kenapa Alex tahu tentang dirinya, sedang dia sendiri masih bertanya-tanya, siapa dia sebenarnya?

"Aku tahu, Arum. Jika kamu ingin tahu siapa kamu, dan siapa laki-laki itu, tapi buktikan! Buktikan padaku jika laki-laki itu belum menjamah tubuh mu. Buktikan pada ku jika aku yang pertama dan satu-satunya."

Arum menggeleng, dia tak mau, dia tak boleh tepancing dengan perkataan Alex. Mungkin saja ingin hanya jebakan, tak perduli apa yang akan Alex lakukan padanya, tapi dia tak ingin memberikan hidupnya pada Alex sekarang. Arum ingin mengakhiri ini semua, tak perduli lagi dengan profesi yang ia impikan selama ini.

"Kau tidak mau, Arum? Tapi apa kamu pikir malam ini aku tidak akan melepaskan mu?" Alex menggeleng, "kau lupa jika bukan karena aku, kau tak akan bisa menjadi seperti sekarang Arum. Jangan kau pikir aku tidak meminta padamu karena aku mencintaimu?" Alex menggoyangkan jari telunjuknya, "aku sama sekali tidak tertarik padamu. Bahkan aku muak jika harus melihat wajah mu."

"Maka biarkan aku pergi, Alex. Lepaskan aku, aku juga akan melepaskan profesi ku."

"Kamu pikir aku akan kasihan dan mengabulkan permintaan mu, Arum? Dua tahun kamu sudah menjalani profesi mu, tapi aku tidak meminta bayaran sedikit pun. DAN DENGAN MUDAH KAU AKAN MELEPASKANNYA, IYA?"

Arum memejamkan mata atas teriakan Alex, sungguh dia amat takut, apalagi kini Alex hanya mengenakan segitiga pengaman untuk menutupi miliknya yang terlihat sudah menegang.

Badan Arum sudah bergetar, dia memutar otak, bagaimana caranya bisa lepas dari Alex. Arum terus memundurkan tubuhnya dengan menahan rasa sakit ditanganya, Alex semakin berjalan mendekat siap menangkapnya.

"Jangan coba-coba kabur dari ku, my little mouse, aku sudah lama menantikan ini. Jika memang terbukti kau masih suci, aku akan menikahi mu, sesuai permintaan ayah mu." Alex duduk, tangannya terulur menangkap kaki Arum. Arum tak bisa lagi kemana-mana.

"Jangan Alex, aku mohon lepaskan aku. Kita bisa melakukannya jika kita benar-benar sudah suami istri."

"Aku hanya ingin bukti, sayang. Bukti jika memang kau menjaga cintamu untuk ku. Bukti jika memang kamu mencintai ku, bukankah kata mu, kau sudah mencintai ku sejak lama?"

Alex menciumi kaki Arum yang mulus, menj*lati setiap senti jangan ada yang telewat sedikitpun.

"Lex, aku mohon. Jangan lakukan ini," Arum mencoba menarik kakinya, tapi percuma, tangan Alex menggenggamnya begitu erat.

"Dari bawah sini, aroma milik mu sudah bisa aku cium Arum, aroma yang khas, sepertinya aku menyukainya." Alex mendongak, menatap Arum. Wajah Alex sudah penuh dengan kabut nafsu.

Arum semakin ciut, tak yakin bisa lepas dari Alex jika dia memberontak, banyak yang bilang, laki-laki jika sedang dipenuhi dengan nafsu setan, tenaganya dua kali lipat lebih kuat, mungkin karena ada setan yang membantu,

Mungkin ya. Saya juga tidak mau memfitnah setan, nanti dia ngambek dipoojokan.

Demi menjaga agar tenaganya tidak habis, Arum mengambil langkah mengikuti saja yang Alex lakukan saat ini. Dia memejam, pura-pura menikmati setiap yang dilakukan Alex, tapi tetap pikirannya agar tak terbawa suasana.

Alex kembali mendongak, dia tersenyum senang melihat Arum mulai menikmati sentuhan-sentuhan kecilnya yang memancing.

"Menikmatinya?" Arum membuka mata, dia hanya bisa mengangguk, tapi tak berbohong, dia sedikit menikmati.

Alex semakin merangkak naik keatas tubuh Arum, melucuti leher putih Arum yang selalu menggodanya, Arum melenguh, dan itu semakin membuat l****o Alex naik. Ditariknya wajah Arum, dilum*tnya bibir yang selalu menjadi candu baginya, meski Arum tak membalas ******* bibirnya, Alex terus menggerakkan bibibrnya hingga mulut Arum terbuka, dan Alex bisa menelusupkan lidahnya didalam rongga mulut Arum, mengacak-acak mulut Arum dan mengabsensi gigi Arum satu persatu.

Arum semakin melenguh kuat, sungguh ciuman Alex membuatnya terlena, dia mulai menikmati ciuman itu.

Dengan sekali tarikan, Alex mengangkat tubuh kecil Arum menuju kamarnya tanpa melepaskan pag***n bibirnya, Alex mendorong pintu kamar dengan punggungnya, kemudian merebahkan tubuh Arum diatas ranjang dengan perlahan

Alex melepaskan bibirnya sesaat saat dirasa nafas Arum mulai habis, ditatapnya wajah cantik itu penuh damba, lalu dibelainya pipi Arum menggunakan jemarinya dengan begitu lembut.

"Aku menyayangimu Arum," ucapnya tulus, Alex yang sekarang, kembali pada Alex yang baik, bukan Alex yang pemarah dan pemaksa.

Arum pun membalas menangkup pipi Alex dengan kedua tanganya, ditatapinya wajah tampan itu, ada rasa tak tega, rasanya pada Alex begitu dalam, tak mungkin ia akan menyakiti Alex. Alex cinta pertamanya, laki-laki pertama yang berhasil merebut hatinya, Alex juga yang telah menjadikannya seorang pramugari yang dikenal banyak orang.

Aku mencintai Alex.

Arum memajukan wajahnya, menyatukan bibirnya dengan bibir Alex lebih dulu, ciuman keduanya semakin lama semakin dalam dan panas, hingga Alex ikut naik ke ranjang, dan menindih tubuh Arum, menekan miliknya pada milik Arum, hingga Arum mend&&h.

Terpopuler

Comments

Femmy Femmy

Femmy Femmy

pria brengsek😠

2024-04-15

0

Gustie Cibby

Gustie Cibby

terlena terbuai rayuan setan 😈 untung setanx ganteng ky Alex

2023-10-12

0

Lina Susilo

Lina Susilo

apakah arum akn menyerah kn dirinya pada alex... ayo lah arum jangan lakukan itu

2023-04-12

0

lihat semua
Episodes
1 Pilot Baru
2 Ada Apa Dengan Arum?
3 Pesan Untuk Arum
4 Calon Istri
5 Jangan Ikut Campur
6 Sebotol Kecap
7 Pengepul Sampah
8 Mencari Tahu
9 Sengaja Menjebak
10 Aku Mencintaimu Alex
11 Arum Yang Malang
12 Akhir Yang Menakutkan
13 The Ashera
14 Rahwana
15 Ucapan Terima Kasih
16 Jujur
17 Alex Dan Masa Lalunya
18 Positif
19 Barang Bukti
20 Hasilnya Sama
21 Bebas
22 Jalan Yang Arum Pilih
23 Meminta Tolong
24 Jebakan Tikus
25 Sebuah Rahasia
26 Sudah Selesai
27 Rencana Daniel
28 Calon Istri Awan
29 Perang Saudara
30 Persidangan
31 Akhirnya
32 Masa Lalu Yang Terungkap
33 Saling Tipu
34 Sensitif
35 Ajaran Yang Manjur
36 Jangan Melakukan Kesalahan Yang Sama
37 Sarapan Bersama
38 Panggilan Sayang
39 Kumpul Keluarga
40 Dua Calon Istri
41 Ungkapan Hati Angkasa
42 Isi Surat
43 Meluluhkan Hati Mama
44 Tinggal Bersama
45 Penagih Hutang
46 Tertipu
47 Pemandangan Panas
48 Sama-sama Emosi
49 Cobaan Terberat
50 Proses Penyerbukan Bunga
51 Melamar
52 Hukuman Buat Angkasa
53 Senyum Mengandung Luka
54 Melaporkan
55 Mendapat Restu
56 Dikdik Bereaksi
57 Kisah Yang Berbeda
58 Buntut Masalah Lama
59 Skenario Angkasa
60 Apa Itu?
61 Permintaan Nining
62 Hutang Janji
63 Masih Menagih Hutang Janji
64 Membuat Kecewa
65 Perhatian Awan
66 Diterima Dengan Baik
67 Keputusan
68 Peringatan Reini
69 Tak Tertolong
70 Pengurusan Kepulangan
71 Siapa Arum?
72 Sepasang Sayap Angkasa
73 Melepas Rindu
74 Kehilangan
75 Keputusan Awan
76 Season 2. Awan.
77 Season 2. Awan
78 Season 2. Awan
79 Seasion 2. Awan
80 Seasion 2. Awan (Saling Menghargai)
81 Seasion 2. Awan
82 Seasion 2. Awan
83 Seasion 2. Awan
84 Seasion 2. Awan
85 Seasion 2. Awan
86 Seasion 2. Awan
87 Seasion 2. Awan
88 Seasion 2. Awan
89 Seasion 2. Awan
90 Seasion 2. Awan
91 Seasion 2. Awan
92 Seasion 2. Awan
93 Seasion 2. Awan
94 Seasion 2. Awan
95 Seasion 2. Awan
96 Seasion 2. Awan
97 Seasion 2. Awan
98 Seasion 2. Awan
99 Seasion 2. Awan
100 Seasion 2. Awan
101 Seasion 2. Awan
102 Seasion 2. Awan
103 Seasion 2. Awan
104 Seasion 2. Awan
105 Seasion 2. Awan
106 Seasion 2. Awan
107 Seasion 2. Awan
108 Seasion 2. Awan
109 Seasion 2 . Awan
110 Seasion 2. Awan
111 Seasion 2. Awan. The End
112 Ekstra Chapter
Episodes

Updated 112 Episodes

1
Pilot Baru
2
Ada Apa Dengan Arum?
3
Pesan Untuk Arum
4
Calon Istri
5
Jangan Ikut Campur
6
Sebotol Kecap
7
Pengepul Sampah
8
Mencari Tahu
9
Sengaja Menjebak
10
Aku Mencintaimu Alex
11
Arum Yang Malang
12
Akhir Yang Menakutkan
13
The Ashera
14
Rahwana
15
Ucapan Terima Kasih
16
Jujur
17
Alex Dan Masa Lalunya
18
Positif
19
Barang Bukti
20
Hasilnya Sama
21
Bebas
22
Jalan Yang Arum Pilih
23
Meminta Tolong
24
Jebakan Tikus
25
Sebuah Rahasia
26
Sudah Selesai
27
Rencana Daniel
28
Calon Istri Awan
29
Perang Saudara
30
Persidangan
31
Akhirnya
32
Masa Lalu Yang Terungkap
33
Saling Tipu
34
Sensitif
35
Ajaran Yang Manjur
36
Jangan Melakukan Kesalahan Yang Sama
37
Sarapan Bersama
38
Panggilan Sayang
39
Kumpul Keluarga
40
Dua Calon Istri
41
Ungkapan Hati Angkasa
42
Isi Surat
43
Meluluhkan Hati Mama
44
Tinggal Bersama
45
Penagih Hutang
46
Tertipu
47
Pemandangan Panas
48
Sama-sama Emosi
49
Cobaan Terberat
50
Proses Penyerbukan Bunga
51
Melamar
52
Hukuman Buat Angkasa
53
Senyum Mengandung Luka
54
Melaporkan
55
Mendapat Restu
56
Dikdik Bereaksi
57
Kisah Yang Berbeda
58
Buntut Masalah Lama
59
Skenario Angkasa
60
Apa Itu?
61
Permintaan Nining
62
Hutang Janji
63
Masih Menagih Hutang Janji
64
Membuat Kecewa
65
Perhatian Awan
66
Diterima Dengan Baik
67
Keputusan
68
Peringatan Reini
69
Tak Tertolong
70
Pengurusan Kepulangan
71
Siapa Arum?
72
Sepasang Sayap Angkasa
73
Melepas Rindu
74
Kehilangan
75
Keputusan Awan
76
Season 2. Awan.
77
Season 2. Awan
78
Season 2. Awan
79
Seasion 2. Awan
80
Seasion 2. Awan (Saling Menghargai)
81
Seasion 2. Awan
82
Seasion 2. Awan
83
Seasion 2. Awan
84
Seasion 2. Awan
85
Seasion 2. Awan
86
Seasion 2. Awan
87
Seasion 2. Awan
88
Seasion 2. Awan
89
Seasion 2. Awan
90
Seasion 2. Awan
91
Seasion 2. Awan
92
Seasion 2. Awan
93
Seasion 2. Awan
94
Seasion 2. Awan
95
Seasion 2. Awan
96
Seasion 2. Awan
97
Seasion 2. Awan
98
Seasion 2. Awan
99
Seasion 2. Awan
100
Seasion 2. Awan
101
Seasion 2. Awan
102
Seasion 2. Awan
103
Seasion 2. Awan
104
Seasion 2. Awan
105
Seasion 2. Awan
106
Seasion 2. Awan
107
Seasion 2. Awan
108
Seasion 2. Awan
109
Seasion 2 . Awan
110
Seasion 2. Awan
111
Seasion 2. Awan. The End
112
Ekstra Chapter

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!