Eps. 2 Pertemuan Dengan Austin

Sore hari di area resort, terlihat Sean dan Alexa menikmati pemandangan sunset. Mereka berdua duduk bersama di depan pantai.

“Aku teringat malam terakhir di Menara Eiffel.”ucap Alexa menoleh ke samping kanan dan menatap Sean.

Sean menggeser Alexa duduk di depannya dan memeluknya dari belakang.

“Aku lebih suka pemandangan di sini daripada di tempatku.”balas Sean masih memeluk Alexa dan mencium lehernya.

Senja pun berakhir, Alexa dan Sean memutuskan untuk pulang. Sean kembali mengendarai motor dengan Alexa yang memandu jalannya.

Di rumah, mereka berdua bercanda setelah makan malam bersama.

Alexa menatap Sean yang sedang makan dan duduk di depannya dalam-dalam.

“Hey... kenapa kau menatap ku seperti itu ?”tanya Sean menatap kesedihan yang terlihat di mata Alexa.

Alexa merasa kebersamaannya dengan Sean akan berlangsung lama karena dia berpikir sebentar lagi mereka akan berpisah sedangkan bagi dirinya tak mungkin mengikuti lelaki itu ke Paris lagi.

“Tidak ada... aku hanya berpikir apa kita akan bisa terus selamanya bersama seperti ini ?”ucap Alexa tersenyum sedih.

Sean seketika menaruh piringnya. Dia bisa melihat kekhawatiran dengan jelas di wajah kekasihnya itu. Dia berdiri dan menghampiri Alexa

“Sayang... apa yang kau ucapkan ? Kita akan terus bersama. Kau akan tinggal denganku setelah kita menikah nanti.”balas Sean menarik Alexa berdiri dan kembali memeluknya.

“Cepat sekali kau sudah mau mengajakku menikah.”balas Alexa tersenyum dan berbalik sambil menyentuh bibir lelaki itu.

“Untuk apa menunggu waktu lebih lama lagi ? Kurasa menikah sekarang atau nanti akan sama saja. Tapi jika bisa lebih cepat maka itu lebih baik.”balas Sean menyentuh bibir Alexa.

Sean mencium bibir merah Alexa. Dan tak lama kemudian dia menggendong gadis itu dan membawanya masuk ke kamar.

“Alexa... je t'aime beaucoup...”ucap Sean saat berada di atas tubuh Alexa dan kembali mencium bibirnya.

“Aaah... tu es si puissant.”balas Alexa menarik selimut untuk menutupi tubuh mereka dan memeluk pinggang Sean dengan erat.

Dua jam setelahnya terlihat Alexa sudah tertidur pulas, namun tidak dengan Sean yang masih terjaga. Dia membangunkan Alexa dan kembali menyentuhnya.

“Sean... aku lelah...”bisik Alexa lirih di telinga lelaki itu.

Sean tidak menghiraukan ucapan Alexa dan dia membekap bibir gadis itu dengan ciumannya yang membuat Alexa ahkirnya pasrah saja padanya.

Di lain tempat terlihat Austin yang sudah selesai bersiap, duduk di ruang tamu. Datang satu orangnya menghadap dan memberitahu jika kendaraannya sudah siap.

“Tuan mobil sudah menunggu di depan.”ucap anak buah Austin memberitahukan.

Tanpa bicara Austin berdiri dan menepukkan tangannya. beberapa orang pelayan datang dan langsung membawa koper dan barang lainnya menuju ke mobil yang ada di depan rumah.

“klik...”Austin masuk ke mobil dan pintu tertutup secara otomatis.

Mobil meluncur menuju ke airport. Austin langsung turun begitu mereka sampai di bandara. Tiga anak buahnya segera mengawal lelaki itu masuk ke airport dan satu orang lainnya membawakan barangnya.

Salah satu anak buah Austin mengeluarkan sebuah alat pendeteksi.

“tit... tiit...”anak buah Austin segera mendeteksi keadaan sekitar.

“Kondisi aman tuan.”ucap seorang lelaki setelah mendeteksi keadaan sekitar.

“Baiklah setelah aku naik pesawat kalian berdua boleh pergi.”jawab Austin singkat.

Lelaki itu sengaja datang mepet supaya dia tak lama menunggu di sana. Sean masuk ke pesawat bersama satu bodyguardnya. Di anak tanggal terakhir dia berbalik dan menatap anak buahnya.

“Kalian berdua pergilah.”ucap Austin.

“Siap tuan !”jawab dua anak buah Sean kemudian berbalik.

Austin kemudian masuk bersama Paul, bodyguardnya. Namun mereka berdua duduk terpisah. Austin duduk di depan sedangkan Paul duduk di deretan empat kursi di belakangnya untuk mengawasinya.

“whoosh....”lima menit setelah Austin duduk pesawat tinggal landas menuju ke Jakarta.

Austin menatap jendela di sebelahnya dan pikirannya menerawang.

“Sayang... aku tahu kau di sana melihatku. Aku akan menemui anak kita. Semoga dia bisa menerima kehadiran ku setelah semua yang kulakukan padanya.”gumam Austin lirih menatap sinar terang yang berkedip di luar jendela.

Satu jam setelahnya Austin memejamkan mata dan tertidur.

Delapan jam kemudian lelaki itu bangun dan mrlihat jam di tangannya yang menunjukkan pukul 03.00 dini hari.

“Oh...sebentar lagi aku sampai.”batin Austin menegakkan duduknya.

Dua jam kemudian pesawat landing di bandara Soekarno-Hatta dan semua penumpang pesawat turun dari sana.

Austin berjalan keluar dari bandara dengan Paul yang mengawalnya.

“Tuan ke mana kita pergi ?”ucap Paul setelah mereka berada di luar bandara di jalanan raya.

Austin tak pernah melupakan alamat tempat tinggal ibunya Alexa dan itu sudah ada di luar kepala meskipun sudah berpuluhan tahun lamanya dia menjamah tempat itu.

“Panggil taksi dan aku akan berikan alamat tepatnya pada drivernya nanti.”ucap Austin memberi perintah.

Paul segera bergerak dan memanggil beberapa taksi yang lewat. Dia merasa menghentikan taksi setelah beberapa kali memanggilnya.

Austin segera masuk dan duduk di mobil bersama bodyguardnya. Di dalam dia memberitahukan alamat tempat tujuan pada driver taksi.

“Okay sir, I will take you there.”ucap driver taksi mengarahkan taksi ke jalanan menuju ke rumah Alexa.

Empat puluh menit kemudian taksi turun di depan rumah Alexa. Austin melangkahkan kakinya masuk ke area perumahan itu. Dia berjalan dengan santai sambil melihat ke sekitar.

“Dua puluh tahun lebih aku tak pernah menjamahkan kaki ku ke sini dan semuanya sudah berubah. Semoga saja aku masih bisa mengenali tempat tinggal mu.”gumam Austin terus berjalan dan melihat banyak perubahan di sana.

Setelah sepuluh menit berjalan dia pun akhirnya berhenti di depan sebuah rumah sederhana.

“Tuan apakah di sini rumah nona Alexa ?”ucap Paul bertanya.

Austin hanya mengangguk dan tanpa diminta Paul segera berjalan maju dan mengetuk pintu.

“tok... tok...”

Alexa dari kamar membuka mata saat mendengar suara seseorang mengetuk pintu rumahnya. Dia pun segera duduk dan mengenakan pakaiannya.

Sean ikut terbangun dan kembali menarik gadis itu berbaring di sisinya.

“Ada yang mengetuk pintu di luar. Aku tidak tahu siapa yang bertamu sepagi ini.”ucap Alexa melepas tangan Sean dan berdiri.

“Ayo pemalas... bangun.”ucap Alexa sambil tersenyum kecil menarik Sean turun dari tempat tidur.

“Aku sebenarnya masih ingin tidur. Tapi tak apalah bangun pagi, kita bisa sekalian jogging.”balas Sean dengan malas sambil memakai bajunya.

Lima menit setelahnya Alexa dan Sean berjalan menuju ke pintu.

“klik....”Alexa membuka pintu dan dia terkejut sekali saat melihat siapa yang berada di balik pintu.

“Tuan Austin Bertrand ?”ucap Sean yang juga ikut terkejut saat melihat Austin yang bertamu ke sana.

Dengan cepat dia bergeser berdiri di depan Alexa untuk melindungi gadis itu dari serangan yang mungkin saja akan dilakukan oleh Austin.

Alexa tidak tahu kenapa lelaki itu datang ke rumahnya dan mencarinya. Dia bersembunyi di balik tubuh Sean dan memegang bahu kekasihnya itu.

BERSAMBUNG....

Terpopuler

Comments

phoenix

phoenix

kalau kisah yang menyedihkan

2023-01-15

0

lentera

lentera

Aku senang cerita nya di lanjut

2023-01-07

0

lihat semua
Episodes
1 Eps. 1 Nostalgia
2 Eps. 2 Pertemuan Dengan Austin
3 Eps. 3 Pernikahan
4 Eps. 4 Tak Pernah Kembali
5 Eps. 5 Pindah Ke Britain
6 Eps. 6 Kehidupan Baru
7 Eps. 7 Kelas Akselerasi
8 Eps. 8 Tidak Sabaran
9 Eps. 9 Menjemput
10 Eps. 10 Menunggu Donor Mata
11 Eps. 11 Menjalani Terapi
12 Eps. 12 Niat Untuk Donor
13 Eps. 13 Sebuah Perjanjian
14 Eps. 14 Acc Persyaratan
15 Eps. 15 Operasi
16 Eps. 16 Keluar Dari Rumah Sakit
17 Eps. 17 Mencari Akta
18 Eps. 18 Terbang Ke Jakarta
19 Eps. 19 Tidak Menemukan Alexa
20 Eps. 20 Menemui Rey
21 Eps. 21 Pencarian Kedua
22 Eps. 22 Nama Serupa
23 Eps. 23 Kembali Ke Paris
24 Eps. 24 Mencari Alexa
25 Eps. 25 Buntu
26 Eps. 26 Terus Membujuk
27 Eps. 27 Begadang
28 Eps. 28 Tak Mendapatkan Apapun
29 Eps. 29 Daftar Pencarian
30 Eps. 30 Pencarian Dimulai
31 Eps. 31 Mencuri Dengar
32 Eps. 32 Lupakan Saja Dia !
33 Eps. 33 Keluar Dari Makam
34 Eps. 34 Identitas Pendonor
35 Eps. 35 Membuat Berantakan
36 Eps. 36 Noda Coklat
37 Eps. 37 Dinner
38 Eps. 38 Kacau
39 Eps. 39 Hukuman
40 Eps. 40 Mengunjungi Makam
41 Eps. 41 Penyesalan Yang Terlambat
42 Eps. 42 Laporan Informasi
43 Eps. 43 Ke Bioskop
44 Eps. 44 Permen Karet
45 Eps 45 Donasi Untuk Panti Asuhan
46 Eps.46 Petunjuk Yang Hilang
47 Eps. 47 Parcel Untuk Sean
48 Eps 48 Agenda Meeting Dadakan
49 Eps. 49 Robot Asisten
50 Eps. 50 Tiba Di Paris
51 Eps. 51 Tak Sesusai Prediksi
52 Eps. 52 Tiba Di Rumah
53 Eps. 53 Wajah Yang Mirip
54 Eps. 54 List Destinasi
55 Eps. 55 Menyusun Rencana
56 Eps 56 Kabur
57 Eps. 57 Bertemu Daddy
58 Eps. 58 Menemukan Gelang
59 Eps. 59 Menemukan Cyrille
60 Eps. 60 Hilang
61 Eps. 61 Berebut Gelang
62 Eps. 62 Mengembalikan Gelang
63 Eps. 63 Bertemu Cyrano
64 Eps. 64 Memasang Chip
65 Eps. 65 Rencana Pertunangan
66 Eps. 66 Mengecek Akta Pernikahan
67 Eps. 67 Tak Sesuai Harapan
68 Eps. 68 Mengirim Foto
69 Eps. 69 Mencari Informasi Alexa
70 Eps. 70 Tiket Pesawat Ke Britain
71 Eps. 71 Memantau
72 Eps. 72 Menunggu Alexa
73 Eps. 73 Mengikuti Alexa
74 Eps. 74 Menculik Alexa
75 Eps. 75 Membuka Penyamaran
76 Eps. 76 Marah
77 Eps. 77 Masih Cinta
78 Eps. 78 Naif Sekali
79 Eps.79 Berangkat Diantar
80 Eps. 80 Menyusul Ke Bandara
81 Eps. 81 Mencari Marion
82 Eps. 82 Meminta Akta
83 Eps. 83 Meeting Dengan Angel
84 Eps. 84 Memantau Dari Jauh
85 Eps. 85 Sebuah Misi
86 Eps. 86 Ajakan Menikah
87 Eps. 87 Mengantar Pulang
88 Eps. 88 Hampir Kelolosan
89 Eps. 89 Menemukan Chip
90 Eps. 90 Menjemput Alexa
91 Eps. 91 Anak Siapa?
92 Eps. 92 Austin Marah
93 Eps. 93 Alexa Tertembak
94 Eps. 94 Sebuah Janji
95 Eps. 95 Mengusir Sean
96 Eps. 96 Salah Paham
97 Eps. 97 Berebut Si Kembar
98 Eps. 98 Pilih Siapa ?
99 Eps. 99 Si Kembar Hilang
100 Eps. 100 Obat Tidur
101 Eps. 101 Gudang Tua
102 Eps. 102 Tamu Tak Diundang
103 Eps. 103 Pencarian Nihil
104 Eps. 104 Melihat Foto Cyrano
105 Eps. 105 Broken Heart
106 Eps. 106 Nomor Plat Mobil
107 Eps. 107 Melepas Ikatan
108 Eps. 108 Bertemu Bryan
109 Eps. 109 Menemukan Sepatu
110 Eps. 110 Mencari Lokasi
111 Eps. 111 Menemukan Cyrano
112 Eps. 112 Pesan Untuk Austin
113 Eps. 113 Menangkap Bryan
114 Eps. 114 Meringkus Bryan
115 Eps. 115 Pernikahan Ulang
Episodes

Updated 115 Episodes

1
Eps. 1 Nostalgia
2
Eps. 2 Pertemuan Dengan Austin
3
Eps. 3 Pernikahan
4
Eps. 4 Tak Pernah Kembali
5
Eps. 5 Pindah Ke Britain
6
Eps. 6 Kehidupan Baru
7
Eps. 7 Kelas Akselerasi
8
Eps. 8 Tidak Sabaran
9
Eps. 9 Menjemput
10
Eps. 10 Menunggu Donor Mata
11
Eps. 11 Menjalani Terapi
12
Eps. 12 Niat Untuk Donor
13
Eps. 13 Sebuah Perjanjian
14
Eps. 14 Acc Persyaratan
15
Eps. 15 Operasi
16
Eps. 16 Keluar Dari Rumah Sakit
17
Eps. 17 Mencari Akta
18
Eps. 18 Terbang Ke Jakarta
19
Eps. 19 Tidak Menemukan Alexa
20
Eps. 20 Menemui Rey
21
Eps. 21 Pencarian Kedua
22
Eps. 22 Nama Serupa
23
Eps. 23 Kembali Ke Paris
24
Eps. 24 Mencari Alexa
25
Eps. 25 Buntu
26
Eps. 26 Terus Membujuk
27
Eps. 27 Begadang
28
Eps. 28 Tak Mendapatkan Apapun
29
Eps. 29 Daftar Pencarian
30
Eps. 30 Pencarian Dimulai
31
Eps. 31 Mencuri Dengar
32
Eps. 32 Lupakan Saja Dia !
33
Eps. 33 Keluar Dari Makam
34
Eps. 34 Identitas Pendonor
35
Eps. 35 Membuat Berantakan
36
Eps. 36 Noda Coklat
37
Eps. 37 Dinner
38
Eps. 38 Kacau
39
Eps. 39 Hukuman
40
Eps. 40 Mengunjungi Makam
41
Eps. 41 Penyesalan Yang Terlambat
42
Eps. 42 Laporan Informasi
43
Eps. 43 Ke Bioskop
44
Eps. 44 Permen Karet
45
Eps 45 Donasi Untuk Panti Asuhan
46
Eps.46 Petunjuk Yang Hilang
47
Eps. 47 Parcel Untuk Sean
48
Eps 48 Agenda Meeting Dadakan
49
Eps. 49 Robot Asisten
50
Eps. 50 Tiba Di Paris
51
Eps. 51 Tak Sesusai Prediksi
52
Eps. 52 Tiba Di Rumah
53
Eps. 53 Wajah Yang Mirip
54
Eps. 54 List Destinasi
55
Eps. 55 Menyusun Rencana
56
Eps 56 Kabur
57
Eps. 57 Bertemu Daddy
58
Eps. 58 Menemukan Gelang
59
Eps. 59 Menemukan Cyrille
60
Eps. 60 Hilang
61
Eps. 61 Berebut Gelang
62
Eps. 62 Mengembalikan Gelang
63
Eps. 63 Bertemu Cyrano
64
Eps. 64 Memasang Chip
65
Eps. 65 Rencana Pertunangan
66
Eps. 66 Mengecek Akta Pernikahan
67
Eps. 67 Tak Sesuai Harapan
68
Eps. 68 Mengirim Foto
69
Eps. 69 Mencari Informasi Alexa
70
Eps. 70 Tiket Pesawat Ke Britain
71
Eps. 71 Memantau
72
Eps. 72 Menunggu Alexa
73
Eps. 73 Mengikuti Alexa
74
Eps. 74 Menculik Alexa
75
Eps. 75 Membuka Penyamaran
76
Eps. 76 Marah
77
Eps. 77 Masih Cinta
78
Eps. 78 Naif Sekali
79
Eps.79 Berangkat Diantar
80
Eps. 80 Menyusul Ke Bandara
81
Eps. 81 Mencari Marion
82
Eps. 82 Meminta Akta
83
Eps. 83 Meeting Dengan Angel
84
Eps. 84 Memantau Dari Jauh
85
Eps. 85 Sebuah Misi
86
Eps. 86 Ajakan Menikah
87
Eps. 87 Mengantar Pulang
88
Eps. 88 Hampir Kelolosan
89
Eps. 89 Menemukan Chip
90
Eps. 90 Menjemput Alexa
91
Eps. 91 Anak Siapa?
92
Eps. 92 Austin Marah
93
Eps. 93 Alexa Tertembak
94
Eps. 94 Sebuah Janji
95
Eps. 95 Mengusir Sean
96
Eps. 96 Salah Paham
97
Eps. 97 Berebut Si Kembar
98
Eps. 98 Pilih Siapa ?
99
Eps. 99 Si Kembar Hilang
100
Eps. 100 Obat Tidur
101
Eps. 101 Gudang Tua
102
Eps. 102 Tamu Tak Diundang
103
Eps. 103 Pencarian Nihil
104
Eps. 104 Melihat Foto Cyrano
105
Eps. 105 Broken Heart
106
Eps. 106 Nomor Plat Mobil
107
Eps. 107 Melepas Ikatan
108
Eps. 108 Bertemu Bryan
109
Eps. 109 Menemukan Sepatu
110
Eps. 110 Mencari Lokasi
111
Eps. 111 Menemukan Cyrano
112
Eps. 112 Pesan Untuk Austin
113
Eps. 113 Menangkap Bryan
114
Eps. 114 Meringkus Bryan
115
Eps. 115 Pernikahan Ulang

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!