9 : PTRI : Kecepatan.

"Itu boleh juga, aku jadi ingin lihat apa isi keberuntunganku hari ini." Satu orang berhasil di bujuk.

"Hanya sehari, itu tidak masalah."

"Baiklah, aku akan ikut. Lagi pula, disini akulah yang pasti akan menang." Mencoba memberikan kepercayaan diri yang tinggi pada dirinya sendiri.

Dan detik seperti yang baru saja Alves pikirkan, setelah Elly menyudahi pengumuman tadi, Elly langsung menyambar kunci mobil yang sempat ada di tangannya Alves, dan segera berjalan pergi menuju mobil milik Alves yang baru datang itu.

"Ok, siapa yang setuju angkat tangan." Perintah Elly, saat sudah berada di samping mobil milik Alves yang baru datang karena sengaja di bawakan oleh salah satu anak buah Alves sendiri.

Dan semua orang angkat tangan sebagai tanda kesepakatan.

"Semua Cctv yang ada, sebagai bukti kesepakatan kita semua. Kalau begitu kita mulai." Beritahu Elly, sebelum akhirnya dia pergi masuk ke dalam mobil.

"Alves, padahal mereka semua pasti baru melihatnya, tapi wanita itu bisa menarik semua orang masuk dalam aturannya ya? Ada apa ini, ini jadi semakin menarik saja." ucap Deon kepada Alves yang terlihat sedang melamun.

"Kau benar, aku juga sebenarnya baru melihat wanita itu, tapi dalam sekali lihat, aku langsung tertar-" Vion yang hendak mengutarakan ucapannya itu sebagai dukungan atas ucapannya Deon, tiba-tiba menggantung di udara, saat Vion akhirnya mendapatkan sebuah jelingan yang cukup tajam oleh Alves. 'Gawat, kelihatannya Alves marah.'

Tiba-tiba sedikit takut melihat tatapan mata Alves yang cukup dingin seolah sedang menatap musuh bebuyutan nya, Vion memutuskan kembali memasukkan kepalanya ke dalam mobil dan segera menutup jendela mobilnya.

"Alves, dari mana kau bisa mendapatkan wanita seperti dia?" Akhirnya Deon pun bertanya karena penasaran.

Alves yang di tanyai, langsung menoleh dan memperhatikan Elly yang sudah lebih dulu masuk kedalam mobil.

Dan sekarang saja Elly yang sudah berada di dalam mobilnya, sedang melambaikan tangannya, sekaligus memberikan kode kepada Alves agar segera masuk kedalam mobil yang Alves bawa secara pribadi itu karena perlombaan siap di mulai.

Tanpa menjawab satu pertanyaan dari Deon itu, Alves pun pergi masuk kedalam mobilnya.

Melihat hal itu, Deon hanya tersenyum tipis, karena tingkah dari Alves yang tidak lain adalah Bos nya akhirnya memilih untuk bungkam dan tidak menceritakan sedikit alasan kenapa Bos Alves yang merupakan CEO dari Group Alventra yang menguasai segala bidang bisnis hampir di seluruh negara, dan merupakan orang yang sangat menghindari wanita, tiba-tiba bisa memiliki wanita di sampingnya?

'Ini cukup mengejutkan, karena Alves tiba-tiba memilik wanita di sampingnya, dan bahkan terlihat cukup dekat. Sudah pasti ini akan jadi perjalanan yang cukup menarik.' Pikir Deon seraya menyeka sudut bibirnya sendiri sebelum dia memilih untuk kembali masuk kedalam mobil, bersiap untuk melakukan uji kemampuan dan memunculkan adrenalin miliknya juga.

Setelah ada dua puluh mobil sudah bersiap pada posisinya masing-masing, seorang wanita berpakaian seksi yang hanya memakai pakaian tanktop dan rok jeans pendek, datang sambil membawa bendera.

Wanita itu berdiri di samping jalan sambil mengangkat bendera dengan cukup tinggi, agar barisan mobil yang ada di belakang bisa tetap mampu bisa melihatnya.

"Ok, aku akan hitung mundur. Sekarang nyalakan mesin mobil kalian." Ucap wanita ini dengan menggunakan mikrofon sehingga suaranya langsung menggema di dalam seluruh arena balap.

Dan ucapannya tentu langsung di dengarkan oleh mereka semua, termasuk Vion, Deon, Alves dan Diana, mereka berempat yang kebetulan berada di posisi jarak di depan, tentu sudah punya ambisi dan keinginan mendapatkan satu tujuan mereka semua, yaitu mendapatkan kemenangannya.

"Kalian semua sudah bersedia? Tiga! Dua! Satu!" Wanita ini pun akhirnya langsung menurunkan kibaran bendera yang dia pegang sebagai tanda kalau balapan langsung di mulai tepat di hitungan ke tiga.

Seperti yang di harapkan, mereka semua langsung menancapkan gas sedalam dalamnya, merebut kecepatan tertinggi untuk meraih kemenangan.

Itulah tujuan dari mereka semua, dan itu adalah demi untuk memenangkan Elly untuk melayani salah satu dari orang yang memenangkan pertandingan ini.

Karena itu, aksi kebut-kebutan akhirnya di mulai.

BRMMM....!

________________

Melakukan balapan mobil di tempat yang seharusnya, mereka semua pun cukup menikmati kecepatan yang bisa di ampu oleh mobil mereka untuk mendapatkan suatu kemenangan.

Tidak akan ada yang protes, karena aksi kebut-kebutan dari mereka semua berada di tempat yang benar.

Lantas, apakah Alves menaruh hatinya dengan benar mengenai Elly yang ternyata bisa menguasai jalanan seperti itu?

'Padahal aku pikir dia wanita polos biasa yang butuh simpati. Karena itulah, aku menyelamatkan nyawanya dan mau menerimanya sebagai pelayanku. Tapi ternyata-' Pikir Alves terhenti saat melihat ada banyak orang yang benar-benar mengikuti lomba balap mobil ini demi Elly.

Melihat hal itu semua, tentu saja Alves tidak terima.

Elly, satu-satunya wanita yang melayaninya, orang yang harus ada di sisinya karena tugasnya memang seorang pelayan, tapi mau di jadikan bahan taruhan untuk melayani si pemenang?

"Kalau begitu, aku harus memenangkan pertandingan ini, agar Elly tidak melayani orang lain selain aku." Ucap Alves dengan lirih. Sorotan matanya kembali serius, demi mendapatkan kemenangan, tentu saja Alves semakin meningkatkan kecepatan mobilnya untuk melewati semua saingannya, dan membuktikan kemenangannya, bahwa yang memang pantas melayaninya hanya Elly, dan Elly tidak pantas melayani orang lain selain Alves sendiri.

BRRMM....

Semakin pedal gas di injak semakin dalam, kecepatan mobil yang di kendarai oleh Alves pun semakin meningkat, demi menyusul Elly yang berada di barisan kedua setelah Deon.

"Kau ada hanya untuk melayaniku saja. Elly." Tekan Alves, dia tidak mau kalah dengan Deon.

Tidak hanya Alves saja yang mempunyai ambisi untuk memenangkan pertandingan, karena di satu sisi ada selain mereka semua ada juga yang barusan datang.

WUSHH....

"Eh?" Wanita yang berperan menjadi wasit ini hanya terheran karena ada mobil berwarna merah mencolok yang baru saja lewat dan mengebut untuk menyusul mereka semua yang sudah ada di depan sana. "Ramai sekali. Padahal hanya karena satu wanita, punya Tuan Alves pula. Tapi banyak yang minat."

Wanita ini pun hanya diam berdiri untuk mencari sang pemenang. Maka dari itu dia berdiri di tempatnya terus sambil memakai tiang bendera yang dia bawa sebagai pegangannya.

Dan di dalam mobil berwarna merah ini, seorang pria sedang menyunggingkan senyuman miringnya.

Dia mengganti roda gigi ke nomor empat, dan semakin menginjak pedal gas. Demi menyusul mereka yang sudah berada jauh di depan sana, pria ini semakin mengebut sampai speedometer menunjukkan angka 178 Km/jam dan semakin bertambah.

"Akhirnya ada barang taruhan yang menarik. Aku harus memenang dan mendapatkanmu lagi." Gumam pria ini.

Demi kemenangan, tentunya. Dia akhirnya memperlihatkan kemampuannya dalam mengendari mobilnya. Melewati beberapa tikungan dengan cukup bagus, lalu tepat di tikungan ke delapan, itu pun jadi kesempatan dirinya untuk melewati beberapa mobil dalam sekali jalan.

BRRMM.....

"S-siapa dia? Dia sangat ahli juga. Tapi karena dia, sekarang aku jadi tertinggal lagi!" Pekik pria ini, karena sudah berada di urutan belakang, dia pun merasa tidak ada kemenangan pada dirinya.

Apalagi setiap kali ingin membalapi mereka, dia di halangi oleh dua mobil yang sengaja agar orang ini tidak bisa melewati mereka dan mengejar mobil semua orang yang ada di depan.

"Hei! Kalian licik! Jangan menghalangiku!"

Pemilik dari dua mobil berwarna kuning dengan merek yang sama itu pun sama-sama membuka jendela mobil dan mengeluarkan tangannya dengan membuat kode yang cukup menantang, karena genggaman tangan itu hanaya menyisakan satu jari tengah sebagai kode untuk satu orang di belakang mereka.

"Jangan harap bisa mendahului kita Idiot." Ucap laki-laki berambut coklat bermata biru ini, dengan tangan kiri masih berada di luar mobil.

"Kau hanya akan ada terus di belakang kami." Sahut satu orang yang ada di sebelah mobil milik pria tadi, dan itu adalah seorang perempuan. "

TIN...TIN....TIN....

Suara klakson itu pun menjadi tanda protes kepada anak kembar di depan sana.

Episodes
1 1 : PTRI : Alves & Elly
2 2 : PTRI : Malam yang panjang.
3 3 : PTRI : Usaha Elly
4 4 : PTRI : Kenapa jadi pelayan yg melayani
5 5 : PTRI : Kemampuan
6 6 : PTRI : Bawa Elly
7 7 : PTRI : Perdebatan.
8 8 : PTRI : Taruhan
9 9 : PTRI : Kecepatan.
10 10 : PTRI : Kemenangan
11 11 : PTRI : Karena taruhan
12 12 : PTRI : Pelayan harus melayani
13 13 : PTRI : Pelayan Rasa Istri
14 14 : PTRI : Malam pertemuan. 1
15 15 : PTRI : Selera
16 16 : PTRI : Bunga harapan
17 17 : PTRI : Takdirnya langsung di temukan.
18 18 : PTRI : Menuju perasaan
19 19 : PTRI : Kesamaan
20 20 : PTRI : Membuka pertemuan
21 21 : PTRI : Awal dari kesepakatan
22 22 : PTRI : Hilangkan penghalang
23 23 : PTRI : Kunjungan pertama
24 24 : PTRI : Aku pelayan
25 25 : PTRI : Pencuri bertopeng
26 26 : PTRI : Elly Vs. Arya
27 27 : PTRI : Kehancuran.
28 28 : PTRI : Tumbang.
29 29 : PTRI : Kehadiran Elly membawa Alves kedunia baru
30 30 : PTRI : Bukan miliknya.
31 31 : PTRI : Tidak sesuai
32 32 : PTRI : Merenggut mahkota
33 33 : PTRI : Ingatan
34 34 : PTRI : Mall
35 35 : PTRI : Pelayan >< Majikan
36 36 : PTRI : Salah paham
37 37 : PTRI : Debat
38 38 : PTRI : Debat perasaan
39 39 : PTRI : Otak bekerja 1
40 40 : PTRI : Kantor
41 41 : PTRI : Kesalahan
42 42 : PTRI : Elly Pergi
43 43 : PTRI : Perintah
44 44 :PTRI : Perintah
45 45 : PTRI : Karena perintah
46 46 : PTRI : Pilihan
47 47 : PTRI : Mengacaukan pemanasan
48 48 : PTRI : Memungut Bidadari
49 49 : PTRI : Ellyn >< Raelyn.
50 50 : PTRI : Benci
51 51 : PTRI : Pasangan
52 52 : PTRI : Aku Adalah Pelayan
53 53 : PTRI : Elly Di Pesta
54 54 : PTRI : Bunga pengantin
55 55 : PTRI : Rumah sakit lagi?
56 56 : PTRI : Latar belakang
57 57 : PTRI : Elly tidak mau diam
58 58 : PTRI : Rencana
59 59 : PTRI : Boneka
60 60 : PTRI : Kepikiran Elly
61 61 : PTRI : Pertengkaran
62 62 : PTRI : Di Dalam Rasa
63 63 : PTRI : Menerima hadiah Elly
64 64 : PTRI : Elly melayani pengobatan Alves
65 65 : PTRI : Elly Punya Tekad
66 66 : PTRI : Godaan Elly.
67 67 : PTRI : Lagi-lagi karena Raelyn
68 68 :PTRI : Pertemuan
69 69 : PTRI : Elly ingin berguna
70 70 : PTRI : Pelukan belakang yang hakiki
71 71 : PTRI : Hadiah ulang tahun
72 72 : PTRI : Serangan pagi
73 73 : PTRI : Elly bermain
74 74 : PTRI : Alves ingin menjerat hati Elly
75 75 : PTRI : Perbedaan
76 76 : PTRI : Apa kebiasanmu?
77 77 : PTRI : Karena mulut
78 78 : PTRI : Elly melayani
79 79 : PTRI : Karena sentuhan jadi pertemuan
80 80 : PTRI : Elly menghadapi Arshen
81 81 : PTRI : Elly membalas
82 82 : PTRI : Khawatir
83 81 : PTRI : Bahan pelampiasan
84 82 : PTRI : Elly membalas
85 85 : PTRI : Satu wanita empat pria
86 86 : PTRI : Alves mencari, polisi mencari
87 87 : PTRI : Serangan
88 88 : PTRI : Membawanya pulang.
89 89 : PTRI : Kucing kecil?
90 90 : PTRI : Kode
91 91 : PTRI : Malam yang panas?
92 92 : PTRI : Penasaran
93 93 : PTRI : Hubungan absurd
94 94 : PTRI : Dingin di dalam kegelapan
95 95 : PTRI : Pengkhianatan
96 96 : PTRI : Ingatan.
97 97 : PTRI : Hamil?
98 98 : PTRI : Penasaran dengan cinta
99 99 : PTRI : Cecil
100 100 : PTRI : Ternyata Cecil
101 101 : PTRI : Pertemuan Aiden dengan Elly
102 102 : PTRI : Aiden
103 103 : PTRI : Elly menantang Aiden
104 104 : PTRI : Sekamar dengan Aiden
105 105 : PTRI : Godaan merangsang.
106 106 : PTRI : Lawannya adalah Aiden
107 107 : PTRI : Menyeret gairah Elly
108 108 : PTRI : Perasaan harus mencintainya.
109 109 : PTRI : Sentuhan yang dingin
110 110 : PTRI : Membalas budi
111 111 : PTRI : Keanehan
112 112 : PTRI : Kunjungan yang tidak terduga.
113 113 : PTRI : Kecurigaan yang sia-sia
114 114 : Hamil untuk ku
115 115 : PTRI : Gara-gara memilih
116 116 : Karena Miaw
117 117 : PTRI : Karena menantang
118 118 : Karena peran Elly
119 119 : Golf
120 1120 : PTRI : Pasangan Golf
121 121 : Elly jadi taruhan lagi
122 122 : PTRI : Pencarian
123 123 : PTRI : Wawancara kepanikan
124 124 : PTRI : Elly menggodanya
125 125 : Kejahilan Elly
126 126 : PTRI : Heels yang patah.
127 127 : PTRI : Alves sensitif
128 128 : PTRI : Silver Pyxis
129 129 : PTRI : Target
130 130 : PTRI : Alves? Azriel?
131 131 : PTRI : Rencana tenggelam bersama
132 132 : PTRI : Sungai
133 133 : PTRI : Jika bukan karena mereka
134 134 : PTRI : Gbran.
135 135 : PTRI : Ajakan
136 136 : Sisi balik Alves
137 137 : PTRI : Alves Atau Azriel?
138 138 : PTRI : Hadiah tersembunyi
139 139 : PTRI : Barang lamaran
140 140 : PTRI : Tangisan
141 141 : PTRI : Menuju hubungan berikutnya
142 142 : PTRI : Kejutan
143 143 : PTRI : Perhatian pertama
144 144 : PTRI : Perdebatan mereka bertiga
145 145 : PTRI : Restu?
146 146 : PTRI : Pusat perhatian
147 147 : PTRI : Perbuatan Onar Elly
148 148 : PTRI : Hubungan yang mendalam
149 149 : PTRI : Debat
150 150 : PTRI : Satu pukulan langsung terungkap
151 151 : PTRI : Serba salah
152 152 : PTRI : Menginjak tubuhnya
153 153 : Rafael merindu
154 154 : Tangan terampilnya.
155 155 : Pengaturan rencana
156 156 : Undangan Fashion Show
157 157 : Malam acara mereka
158 158 : Fashion Show
159 159 : Kerusuhan
160 160 : Malam kekacauan
161 161 : Arlo
162 162 : Melawan Arlo
163 163 : Arlo >< Arlan
164 164 : Berdua
165 165 : Tunjuk
166 166 : Interogasi
167 167 : Gara-gara kucing
168 168 : Gara-gara kucing 2
169 169 : Pencegahan
170 170 : Pernyataan di bawah langit malam
171 171 : Lamaran
172 172 : Kedatangan Ibu mertua
173 173 : Tes
174 174 : Makan sore
175 175 : Karena kerja keras mereka berdua
176 176 : Peduli
177 177 : Elly menangis karena ...
178 178 : Kejutan yang gagal
179 179 : Hari spesial
180 180 : Menuju hubungan baru
181 181 : Melepas status
182 182 : Rayuan yang gagal
183 183 : Godaan Pasutri
184 184 : Hadiah
185 185 : Berhasil
186 186 : Dua sudah cukup
187 187 : Akhir dari harapan.
Episodes

Updated 187 Episodes

1
1 : PTRI : Alves & Elly
2
2 : PTRI : Malam yang panjang.
3
3 : PTRI : Usaha Elly
4
4 : PTRI : Kenapa jadi pelayan yg melayani
5
5 : PTRI : Kemampuan
6
6 : PTRI : Bawa Elly
7
7 : PTRI : Perdebatan.
8
8 : PTRI : Taruhan
9
9 : PTRI : Kecepatan.
10
10 : PTRI : Kemenangan
11
11 : PTRI : Karena taruhan
12
12 : PTRI : Pelayan harus melayani
13
13 : PTRI : Pelayan Rasa Istri
14
14 : PTRI : Malam pertemuan. 1
15
15 : PTRI : Selera
16
16 : PTRI : Bunga harapan
17
17 : PTRI : Takdirnya langsung di temukan.
18
18 : PTRI : Menuju perasaan
19
19 : PTRI : Kesamaan
20
20 : PTRI : Membuka pertemuan
21
21 : PTRI : Awal dari kesepakatan
22
22 : PTRI : Hilangkan penghalang
23
23 : PTRI : Kunjungan pertama
24
24 : PTRI : Aku pelayan
25
25 : PTRI : Pencuri bertopeng
26
26 : PTRI : Elly Vs. Arya
27
27 : PTRI : Kehancuran.
28
28 : PTRI : Tumbang.
29
29 : PTRI : Kehadiran Elly membawa Alves kedunia baru
30
30 : PTRI : Bukan miliknya.
31
31 : PTRI : Tidak sesuai
32
32 : PTRI : Merenggut mahkota
33
33 : PTRI : Ingatan
34
34 : PTRI : Mall
35
35 : PTRI : Pelayan >< Majikan
36
36 : PTRI : Salah paham
37
37 : PTRI : Debat
38
38 : PTRI : Debat perasaan
39
39 : PTRI : Otak bekerja 1
40
40 : PTRI : Kantor
41
41 : PTRI : Kesalahan
42
42 : PTRI : Elly Pergi
43
43 : PTRI : Perintah
44
44 :PTRI : Perintah
45
45 : PTRI : Karena perintah
46
46 : PTRI : Pilihan
47
47 : PTRI : Mengacaukan pemanasan
48
48 : PTRI : Memungut Bidadari
49
49 : PTRI : Ellyn >< Raelyn.
50
50 : PTRI : Benci
51
51 : PTRI : Pasangan
52
52 : PTRI : Aku Adalah Pelayan
53
53 : PTRI : Elly Di Pesta
54
54 : PTRI : Bunga pengantin
55
55 : PTRI : Rumah sakit lagi?
56
56 : PTRI : Latar belakang
57
57 : PTRI : Elly tidak mau diam
58
58 : PTRI : Rencana
59
59 : PTRI : Boneka
60
60 : PTRI : Kepikiran Elly
61
61 : PTRI : Pertengkaran
62
62 : PTRI : Di Dalam Rasa
63
63 : PTRI : Menerima hadiah Elly
64
64 : PTRI : Elly melayani pengobatan Alves
65
65 : PTRI : Elly Punya Tekad
66
66 : PTRI : Godaan Elly.
67
67 : PTRI : Lagi-lagi karena Raelyn
68
68 :PTRI : Pertemuan
69
69 : PTRI : Elly ingin berguna
70
70 : PTRI : Pelukan belakang yang hakiki
71
71 : PTRI : Hadiah ulang tahun
72
72 : PTRI : Serangan pagi
73
73 : PTRI : Elly bermain
74
74 : PTRI : Alves ingin menjerat hati Elly
75
75 : PTRI : Perbedaan
76
76 : PTRI : Apa kebiasanmu?
77
77 : PTRI : Karena mulut
78
78 : PTRI : Elly melayani
79
79 : PTRI : Karena sentuhan jadi pertemuan
80
80 : PTRI : Elly menghadapi Arshen
81
81 : PTRI : Elly membalas
82
82 : PTRI : Khawatir
83
81 : PTRI : Bahan pelampiasan
84
82 : PTRI : Elly membalas
85
85 : PTRI : Satu wanita empat pria
86
86 : PTRI : Alves mencari, polisi mencari
87
87 : PTRI : Serangan
88
88 : PTRI : Membawanya pulang.
89
89 : PTRI : Kucing kecil?
90
90 : PTRI : Kode
91
91 : PTRI : Malam yang panas?
92
92 : PTRI : Penasaran
93
93 : PTRI : Hubungan absurd
94
94 : PTRI : Dingin di dalam kegelapan
95
95 : PTRI : Pengkhianatan
96
96 : PTRI : Ingatan.
97
97 : PTRI : Hamil?
98
98 : PTRI : Penasaran dengan cinta
99
99 : PTRI : Cecil
100
100 : PTRI : Ternyata Cecil
101
101 : PTRI : Pertemuan Aiden dengan Elly
102
102 : PTRI : Aiden
103
103 : PTRI : Elly menantang Aiden
104
104 : PTRI : Sekamar dengan Aiden
105
105 : PTRI : Godaan merangsang.
106
106 : PTRI : Lawannya adalah Aiden
107
107 : PTRI : Menyeret gairah Elly
108
108 : PTRI : Perasaan harus mencintainya.
109
109 : PTRI : Sentuhan yang dingin
110
110 : PTRI : Membalas budi
111
111 : PTRI : Keanehan
112
112 : PTRI : Kunjungan yang tidak terduga.
113
113 : PTRI : Kecurigaan yang sia-sia
114
114 : Hamil untuk ku
115
115 : PTRI : Gara-gara memilih
116
116 : Karena Miaw
117
117 : PTRI : Karena menantang
118
118 : Karena peran Elly
119
119 : Golf
120
1120 : PTRI : Pasangan Golf
121
121 : Elly jadi taruhan lagi
122
122 : PTRI : Pencarian
123
123 : PTRI : Wawancara kepanikan
124
124 : PTRI : Elly menggodanya
125
125 : Kejahilan Elly
126
126 : PTRI : Heels yang patah.
127
127 : PTRI : Alves sensitif
128
128 : PTRI : Silver Pyxis
129
129 : PTRI : Target
130
130 : PTRI : Alves? Azriel?
131
131 : PTRI : Rencana tenggelam bersama
132
132 : PTRI : Sungai
133
133 : PTRI : Jika bukan karena mereka
134
134 : PTRI : Gbran.
135
135 : PTRI : Ajakan
136
136 : Sisi balik Alves
137
137 : PTRI : Alves Atau Azriel?
138
138 : PTRI : Hadiah tersembunyi
139
139 : PTRI : Barang lamaran
140
140 : PTRI : Tangisan
141
141 : PTRI : Menuju hubungan berikutnya
142
142 : PTRI : Kejutan
143
143 : PTRI : Perhatian pertama
144
144 : PTRI : Perdebatan mereka bertiga
145
145 : PTRI : Restu?
146
146 : PTRI : Pusat perhatian
147
147 : PTRI : Perbuatan Onar Elly
148
148 : PTRI : Hubungan yang mendalam
149
149 : PTRI : Debat
150
150 : PTRI : Satu pukulan langsung terungkap
151
151 : PTRI : Serba salah
152
152 : PTRI : Menginjak tubuhnya
153
153 : Rafael merindu
154
154 : Tangan terampilnya.
155
155 : Pengaturan rencana
156
156 : Undangan Fashion Show
157
157 : Malam acara mereka
158
158 : Fashion Show
159
159 : Kerusuhan
160
160 : Malam kekacauan
161
161 : Arlo
162
162 : Melawan Arlo
163
163 : Arlo >< Arlan
164
164 : Berdua
165
165 : Tunjuk
166
166 : Interogasi
167
167 : Gara-gara kucing
168
168 : Gara-gara kucing 2
169
169 : Pencegahan
170
170 : Pernyataan di bawah langit malam
171
171 : Lamaran
172
172 : Kedatangan Ibu mertua
173
173 : Tes
174
174 : Makan sore
175
175 : Karena kerja keras mereka berdua
176
176 : Peduli
177
177 : Elly menangis karena ...
178
178 : Kejutan yang gagal
179
179 : Hari spesial
180
180 : Menuju hubungan baru
181
181 : Melepas status
182
182 : Rayuan yang gagal
183
183 : Godaan Pasutri
184
184 : Hadiah
185
185 : Berhasil
186
186 : Dua sudah cukup
187
187 : Akhir dari harapan.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!