6 : PTRI : Bawa Elly

DRRTT....DDRRTT....

Dering handphone milik Alves langsung menarik perhatian Alves untuk pergi ke ruang tamu, karena semua pakaiannya masih berserakan di sana dan termasuk dengan handphone miliknya yang kini berdering minta di angkat.

Alves pun pergi untuk mengangkat handphone itu dan rupanya siapa yang pagi-pagi ini sudah meneleponnya, itu adalah Vion.

Alves mengangkatnya dan langsung berkata : "Tumben sekali pagi-pagi sudah meneleponku."

-"Memangnya kenapa? Aku meneleponmu juga terpaksa. Jika bukan karena janji yang kau buat denganku satu bulan yang lalu, aku tidak akan meneleponmu. Ayo, pergi."-

"Memangnya pergi kemana?" Alves pun jadinya berpikir keras, karena merasa tidak pernah sekalipun membuat janji dengan temannya ini.

-"Haish, ternyata jika aku tidak meneleponmu, kau pasti tidak akan bisa ingat."- Keluh Vion ini, orang yang berada di ujung telepon.

"Makannya, beritahu aku apa janji yang kita berdua sepakati?" Tanya Alves sekaligus menuntut penjelasan kepada temannya itu.

-"Padahal belum tua-tua amat, kenapa jadi pikun hm?"-

"Jangan menyindirku." ketu Alves, tidak terima dengan sebutan tua oleh temannya itu.

-"Kalau tid-"-

Sampai pembicaraan mereka berdua langsung terpotong oleh Elly yang tiba-tiba saja muncul.

"Alves, i-ini..ini pasti darahku ya?!" Elly yang awalnya hendak makan tadi, perhatiannya langsung tertarik pada satu warna merah yang menodai karpet bulu berwarna putih bersih layaknya serigala putih yang cukup menawan itu.

Tapi keindahan dari karpet itu sudah sirna setelah Elly tahu kalau noda yang dari tadi mengganggu matanya ternyata adalah karena ada darah.

Dan Vion yang tiba-tiba saja mendengar suara milik seorang wanita, sontak langsung berteriak -"Alves! Kau menyimpan wanita di rumahmu?"-

Alves mengernyitkan matanya. "Menyimpan? Aku hanya memperkerjakan seorang pelayan, kenapa jadinya menyimpan?" Tanya balik Alves tidak mengerti kenapa ada juga yang punya sudut pandang seperti itu dengan spontan.

-"Tapi itu sama saja, Alves. Kau yang biasanya jaga jarak dengan wanita, bisa punya pelayan wanita di rumha? Apakah ada sesuatu? Atau jangan-jangan kau hanya membuat alasan suara tadi pelayanmu, padahal dia adalah wanita simpanan yang kau gunakan untuk bermain setiap malam, ya kan? Benar kan kataku itu, Alves?"-

Di hujani berbagai pertanyaan yang cukup menyudutkannya, Alves segera mengalihkan topik pembicaraannya saat itu juga. "Jika kau menghubungiku untuk menanyakan ini saja, akan aku tutup."

-"Hei! Aku sedang menagih janji kepadamu. Jangan pikirkan apa yang aku katakan tadi, tapi sekarang kita ketemuan. Kan katamu akan membuka arena trek yang baru saja kau bangun itu, jadi aku ingin mencobanya, dan kalau bisa sekalian bawa wanita yang kau sebut sebagai pelayan tadi. Sudah, itu saja. Aku tunggu di jalan xxx, mengerti?"-

Setelah berkata seperti itu, Vion langsung memutuskan panggilan diantara mereka berdua secara sepihak.

Setelah di tutup, Alves hanya menatap layar hanphone nya, lalu tiba-tiba dia sadar dengan sesuatu, dimana Elly terlihat sedang berusaha sedang membersihkan noda darah yang ada di atas karpet itu.

"Huft~" Alves pun di buat menghela nafas dengan kasar, lalu berkata : "Tidak usah pikirkan itu."

"Tapi ini kotor, aku harus membersihkannya." Elly yang hendak pergi untuk mengambil kain lap, sikat, sabun di kamar mandi, tiba-tiba saja tangannya langsung di cegat oleh Alves.

"Aku tahu niat baikmu yang mau bertanggungjawab dengan karpet mahalku. Tapi aku tidak akan menuntutmu untuk itu juga, karena kau semalam juga sudah membantuku melewati malam yang keras itu.

Dan yang harus kau lakukan saat ini hanya mandi dan ikut denganku. Nanti biar urusan karpet, akan di tangani oleh anak buahku." Jelas Alves, lalu Alves melepaskan cengkraman tangannya.

Elly melihat arah karpet dan wajah Alves secara bergantian, hingga dia akhirnya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban kalau dia akan berbenah diri dan akan ikut dengan Alves yang mau pergi kemana, Elly sendiri juga tidak tahu.

"Baiklah." Jawabnya.

Dan berjalan pergi meninggalkan Alves? Memang iya, tapi sebelum itu Elly memilih untuk melanjutkan makan pagi lebih dulu sebelum membuat ritual paginya.

_____________

"Kemana si Alves ini? Sudah di tunggu sampai setengah jam, kenapa belum nongol juga anak itu?" ucap pria ini pada dirinya sendiri. Dia sesekali melihat ke arah jam tangan yang dia pakai di tangan kanannya, lalu beralih untuk menatap layar handphone nya.

Satu, tida...tapi dua orang yang dia tunggu itu belum juga memperlihatkan batang hidungnya.

Maka dari itu, pria ini pun langsung menutup jendela mobil dan mengatur posisi kursi duduk miliknya untuk di posisikan lebih ke belakang dan memejamkan matanya seraya mendengarkan lagu yang sedang di putar.

Tapi belum juga satu menit memejamkan matanya, sebuah ketukan di jendela mobil langsung menyadarkan Vion lagi untuk kembali membuka matanya.

TOK..TOK..TOK.....

"Baru juga di bicarakan, dia sudah muncul saja." Ucapnya lagi. Vion pun membuka pintu mobil dan menemui Alves yang sudah berdiri di samping mobilnya persis.

"Berarti mulutmu memang cukup masin." Sahut Alves detik itu juga, karena ucapan Vion langsung bisa terwujud, sebab Alves kini sudah sampai di tempat yang sudah mereka berdua sepakati bersama.

Menghiraukan ucapan Alves, yang lebih penting dari itu dan membuat Vion tertarik pada satu hal yang belum lama dia bicarakan itu tentu sajja adalah masalah seorang wanita yan Vion kira Alves memiliki wanita simpanan di dalam rumahnya.

"Menyusahkan saja, pinjam jarimu lagi untuk membukanya." Tuntut Elly secara tiba-tiba kepada Alves, sambil memberikan handphone milik Alves kepada Alves agar pria itu membuka kunci layar handphone tersebut.

Vion yang akhirnya diperdengarkan suara yang sama dengan yang ada di dalam telepon, langsung menoleh ke arah sumber suara, yang rupanya wanita yang dimasud Vion itu sedang berdiri dan bersandar di pintu mobil bagian belakang.

"J-jadi ini kekasihmu ya? Kenapa pakai acara mengatakan wanita cantik ini sebagai pelayanmu? Kenapa tidak bilang saja kalau dia adalah kekasihmu sih, ya tidak?" Kata Vion saat itu juga.

Vion yang terlihat kegatelan karena akhirnya bisa menemui wanita pilihan Alves, buru-buru berjalan menghampiri Elly sambil mengambil handphone yang hendak di serahkan ke Alves itu dan menggatinya dengan tangan Vion sendiri sebagai maksud dalam salam perkenalannya.

"Perkenalkan, aku Vion." Ucap Vion sambil menggenggam tangan kanan Elly yang cukup halus itu.

"Ellynda." Dan balasan yang Vion terima selain memberitahu namanya kepada Vion ini adalah sebuah cengkraman tangan yang cukup kuat hingga Vion langsung merintih sendiri.

"A-ahw...kau ternyata sekuat ini ya? Jangan-jangan darah yang kau maksudkan tadi saat terdengar di telepon, adalah karena kalian berdua semalam baru melakukan olahraga kuda-kudaan ya?"

GERRTT..

"Akhhww..!" Akhirnya Vion langsung merintih kesakitan setelah kekuatan dari tangan yang di salaminya itu semakin bertambah, dan menyebabkan tangannya mulai merasakan sakit yang cukup dalam.

Terpopuler

Comments

🛡️Change⚔️ Name🛡️

🛡️Change⚔️ Name🛡️

Ternyata Elly adalah perempuan bukan betina 😁

2023-03-30

1

Pink Blossom

Pink Blossom

wkwkkk,, ketahuan jg kn

2023-03-14

0

Pink Blossom

Pink Blossom

memori'y alves dh pnuh dg elly jd gk ingt hrp mklum ya bro🤭😄

2023-03-14

1

lihat semua
Episodes
1 1 : PTRI : Alves & Elly
2 2 : PTRI : Malam yang panjang.
3 3 : PTRI : Usaha Elly
4 4 : PTRI : Kenapa jadi pelayan yg melayani
5 5 : PTRI : Kemampuan
6 6 : PTRI : Bawa Elly
7 7 : PTRI : Perdebatan.
8 8 : PTRI : Taruhan
9 9 : PTRI : Kecepatan.
10 10 : PTRI : Kemenangan
11 11 : PTRI : Karena taruhan
12 12 : PTRI : Pelayan harus melayani
13 13 : PTRI : Pelayan Rasa Istri
14 14 : PTRI : Malam pertemuan. 1
15 15 : PTRI : Selera
16 16 : PTRI : Bunga harapan
17 17 : PTRI : Takdirnya langsung di temukan.
18 18 : PTRI : Menuju perasaan
19 19 : PTRI : Kesamaan
20 20 : PTRI : Membuka pertemuan
21 21 : PTRI : Awal dari kesepakatan
22 22 : PTRI : Hilangkan penghalang
23 23 : PTRI : Kunjungan pertama
24 24 : PTRI : Aku pelayan
25 25 : PTRI : Pencuri bertopeng
26 26 : PTRI : Elly Vs. Arya
27 27 : PTRI : Kehancuran.
28 28 : PTRI : Tumbang.
29 29 : PTRI : Kehadiran Elly membawa Alves kedunia baru
30 30 : PTRI : Bukan miliknya.
31 31 : PTRI : Tidak sesuai
32 32 : PTRI : Merenggut mahkota
33 33 : PTRI : Ingatan
34 34 : PTRI : Mall
35 35 : PTRI : Pelayan >< Majikan
36 36 : PTRI : Salah paham
37 37 : PTRI : Debat
38 38 : PTRI : Debat perasaan
39 39 : PTRI : Otak bekerja 1
40 40 : PTRI : Kantor
41 41 : PTRI : Kesalahan
42 42 : PTRI : Elly Pergi
43 43 : PTRI : Perintah
44 44 :PTRI : Perintah
45 45 : PTRI : Karena perintah
46 46 : PTRI : Pilihan
47 47 : PTRI : Mengacaukan pemanasan
48 48 : PTRI : Memungut Bidadari
49 49 : PTRI : Ellyn >< Raelyn.
50 50 : PTRI : Benci
51 51 : PTRI : Pasangan
52 52 : PTRI : Aku Adalah Pelayan
53 53 : PTRI : Elly Di Pesta
54 54 : PTRI : Bunga pengantin
55 55 : PTRI : Rumah sakit lagi?
56 56 : PTRI : Latar belakang
57 57 : PTRI : Elly tidak mau diam
58 58 : PTRI : Rencana
59 59 : PTRI : Boneka
60 60 : PTRI : Kepikiran Elly
61 61 : PTRI : Pertengkaran
62 62 : PTRI : Di Dalam Rasa
63 63 : PTRI : Menerima hadiah Elly
64 64 : PTRI : Elly melayani pengobatan Alves
65 65 : PTRI : Elly Punya Tekad
66 66 : PTRI : Godaan Elly.
67 67 : PTRI : Lagi-lagi karena Raelyn
68 68 :PTRI : Pertemuan
69 69 : PTRI : Elly ingin berguna
70 70 : PTRI : Pelukan belakang yang hakiki
71 71 : PTRI : Hadiah ulang tahun
72 72 : PTRI : Serangan pagi
73 73 : PTRI : Elly bermain
74 74 : PTRI : Alves ingin menjerat hati Elly
75 75 : PTRI : Perbedaan
76 76 : PTRI : Apa kebiasanmu?
77 77 : PTRI : Karena mulut
78 78 : PTRI : Elly melayani
79 79 : PTRI : Karena sentuhan jadi pertemuan
80 80 : PTRI : Elly menghadapi Arshen
81 81 : PTRI : Elly membalas
82 82 : PTRI : Khawatir
83 81 : PTRI : Bahan pelampiasan
84 82 : PTRI : Elly membalas
85 85 : PTRI : Satu wanita empat pria
86 86 : PTRI : Alves mencari, polisi mencari
87 87 : PTRI : Serangan
88 88 : PTRI : Membawanya pulang.
89 89 : PTRI : Kucing kecil?
90 90 : PTRI : Kode
91 91 : PTRI : Malam yang panas?
92 92 : PTRI : Penasaran
93 93 : PTRI : Hubungan absurd
94 94 : PTRI : Dingin di dalam kegelapan
95 95 : PTRI : Pengkhianatan
96 96 : PTRI : Ingatan.
97 97 : PTRI : Hamil?
98 98 : PTRI : Penasaran dengan cinta
99 99 : PTRI : Cecil
100 100 : PTRI : Ternyata Cecil
101 101 : PTRI : Pertemuan Aiden dengan Elly
102 102 : PTRI : Aiden
103 103 : PTRI : Elly menantang Aiden
104 104 : PTRI : Sekamar dengan Aiden
105 105 : PTRI : Godaan merangsang.
106 106 : PTRI : Lawannya adalah Aiden
107 107 : PTRI : Menyeret gairah Elly
108 108 : PTRI : Perasaan harus mencintainya.
109 109 : PTRI : Sentuhan yang dingin
110 110 : PTRI : Membalas budi
111 111 : PTRI : Keanehan
112 112 : PTRI : Kunjungan yang tidak terduga.
113 113 : PTRI : Kecurigaan yang sia-sia
114 114 : Hamil untuk ku
115 115 : PTRI : Gara-gara memilih
116 116 : Karena Miaw
117 117 : PTRI : Karena menantang
118 118 : Karena peran Elly
119 119 : Golf
120 1120 : PTRI : Pasangan Golf
121 121 : Elly jadi taruhan lagi
122 122 : PTRI : Pencarian
123 123 : PTRI : Wawancara kepanikan
124 124 : PTRI : Elly menggodanya
125 125 : Kejahilan Elly
126 126 : PTRI : Heels yang patah.
127 127 : PTRI : Alves sensitif
128 128 : PTRI : Silver Pyxis
129 129 : PTRI : Target
130 130 : PTRI : Alves? Azriel?
131 131 : PTRI : Rencana tenggelam bersama
132 132 : PTRI : Sungai
133 133 : PTRI : Jika bukan karena mereka
134 134 : PTRI : Gbran.
135 135 : PTRI : Ajakan
136 136 : Sisi balik Alves
137 137 : PTRI : Alves Atau Azriel?
138 138 : PTRI : Hadiah tersembunyi
139 139 : PTRI : Barang lamaran
140 140 : PTRI : Tangisan
141 141 : PTRI : Menuju hubungan berikutnya
142 142 : PTRI : Kejutan
143 143 : PTRI : Perhatian pertama
144 144 : PTRI : Perdebatan mereka bertiga
145 145 : PTRI : Restu?
146 146 : PTRI : Pusat perhatian
147 147 : PTRI : Perbuatan Onar Elly
148 148 : PTRI : Hubungan yang mendalam
149 149 : PTRI : Debat
150 150 : PTRI : Satu pukulan langsung terungkap
151 151 : PTRI : Serba salah
152 152 : PTRI : Menginjak tubuhnya
153 153 : Rafael merindu
154 154 : Tangan terampilnya.
155 155 : Pengaturan rencana
156 156 : Undangan Fashion Show
157 157 : Malam acara mereka
158 158 : Fashion Show
159 159 : Kerusuhan
160 160 : Malam kekacauan
161 161 : Arlo
162 162 : Melawan Arlo
163 163 : Arlo >< Arlan
164 164 : Berdua
165 165 : Tunjuk
166 166 : Interogasi
167 167 : Gara-gara kucing
168 168 : Gara-gara kucing 2
169 169 : Pencegahan
170 170 : Pernyataan di bawah langit malam
171 171 : Lamaran
172 172 : Kedatangan Ibu mertua
173 173 : Tes
174 174 : Makan sore
175 175 : Karena kerja keras mereka berdua
176 176 : Peduli
177 177 : Elly menangis karena ...
178 178 : Kejutan yang gagal
179 179 : Hari spesial
180 180 : Menuju hubungan baru
181 181 : Melepas status
182 182 : Rayuan yang gagal
183 183 : Godaan Pasutri
184 184 : Hadiah
185 185 : Berhasil
186 186 : Dua sudah cukup
187 187 : Akhir dari harapan.
Episodes

Updated 187 Episodes

1
1 : PTRI : Alves & Elly
2
2 : PTRI : Malam yang panjang.
3
3 : PTRI : Usaha Elly
4
4 : PTRI : Kenapa jadi pelayan yg melayani
5
5 : PTRI : Kemampuan
6
6 : PTRI : Bawa Elly
7
7 : PTRI : Perdebatan.
8
8 : PTRI : Taruhan
9
9 : PTRI : Kecepatan.
10
10 : PTRI : Kemenangan
11
11 : PTRI : Karena taruhan
12
12 : PTRI : Pelayan harus melayani
13
13 : PTRI : Pelayan Rasa Istri
14
14 : PTRI : Malam pertemuan. 1
15
15 : PTRI : Selera
16
16 : PTRI : Bunga harapan
17
17 : PTRI : Takdirnya langsung di temukan.
18
18 : PTRI : Menuju perasaan
19
19 : PTRI : Kesamaan
20
20 : PTRI : Membuka pertemuan
21
21 : PTRI : Awal dari kesepakatan
22
22 : PTRI : Hilangkan penghalang
23
23 : PTRI : Kunjungan pertama
24
24 : PTRI : Aku pelayan
25
25 : PTRI : Pencuri bertopeng
26
26 : PTRI : Elly Vs. Arya
27
27 : PTRI : Kehancuran.
28
28 : PTRI : Tumbang.
29
29 : PTRI : Kehadiran Elly membawa Alves kedunia baru
30
30 : PTRI : Bukan miliknya.
31
31 : PTRI : Tidak sesuai
32
32 : PTRI : Merenggut mahkota
33
33 : PTRI : Ingatan
34
34 : PTRI : Mall
35
35 : PTRI : Pelayan >< Majikan
36
36 : PTRI : Salah paham
37
37 : PTRI : Debat
38
38 : PTRI : Debat perasaan
39
39 : PTRI : Otak bekerja 1
40
40 : PTRI : Kantor
41
41 : PTRI : Kesalahan
42
42 : PTRI : Elly Pergi
43
43 : PTRI : Perintah
44
44 :PTRI : Perintah
45
45 : PTRI : Karena perintah
46
46 : PTRI : Pilihan
47
47 : PTRI : Mengacaukan pemanasan
48
48 : PTRI : Memungut Bidadari
49
49 : PTRI : Ellyn >< Raelyn.
50
50 : PTRI : Benci
51
51 : PTRI : Pasangan
52
52 : PTRI : Aku Adalah Pelayan
53
53 : PTRI : Elly Di Pesta
54
54 : PTRI : Bunga pengantin
55
55 : PTRI : Rumah sakit lagi?
56
56 : PTRI : Latar belakang
57
57 : PTRI : Elly tidak mau diam
58
58 : PTRI : Rencana
59
59 : PTRI : Boneka
60
60 : PTRI : Kepikiran Elly
61
61 : PTRI : Pertengkaran
62
62 : PTRI : Di Dalam Rasa
63
63 : PTRI : Menerima hadiah Elly
64
64 : PTRI : Elly melayani pengobatan Alves
65
65 : PTRI : Elly Punya Tekad
66
66 : PTRI : Godaan Elly.
67
67 : PTRI : Lagi-lagi karena Raelyn
68
68 :PTRI : Pertemuan
69
69 : PTRI : Elly ingin berguna
70
70 : PTRI : Pelukan belakang yang hakiki
71
71 : PTRI : Hadiah ulang tahun
72
72 : PTRI : Serangan pagi
73
73 : PTRI : Elly bermain
74
74 : PTRI : Alves ingin menjerat hati Elly
75
75 : PTRI : Perbedaan
76
76 : PTRI : Apa kebiasanmu?
77
77 : PTRI : Karena mulut
78
78 : PTRI : Elly melayani
79
79 : PTRI : Karena sentuhan jadi pertemuan
80
80 : PTRI : Elly menghadapi Arshen
81
81 : PTRI : Elly membalas
82
82 : PTRI : Khawatir
83
81 : PTRI : Bahan pelampiasan
84
82 : PTRI : Elly membalas
85
85 : PTRI : Satu wanita empat pria
86
86 : PTRI : Alves mencari, polisi mencari
87
87 : PTRI : Serangan
88
88 : PTRI : Membawanya pulang.
89
89 : PTRI : Kucing kecil?
90
90 : PTRI : Kode
91
91 : PTRI : Malam yang panas?
92
92 : PTRI : Penasaran
93
93 : PTRI : Hubungan absurd
94
94 : PTRI : Dingin di dalam kegelapan
95
95 : PTRI : Pengkhianatan
96
96 : PTRI : Ingatan.
97
97 : PTRI : Hamil?
98
98 : PTRI : Penasaran dengan cinta
99
99 : PTRI : Cecil
100
100 : PTRI : Ternyata Cecil
101
101 : PTRI : Pertemuan Aiden dengan Elly
102
102 : PTRI : Aiden
103
103 : PTRI : Elly menantang Aiden
104
104 : PTRI : Sekamar dengan Aiden
105
105 : PTRI : Godaan merangsang.
106
106 : PTRI : Lawannya adalah Aiden
107
107 : PTRI : Menyeret gairah Elly
108
108 : PTRI : Perasaan harus mencintainya.
109
109 : PTRI : Sentuhan yang dingin
110
110 : PTRI : Membalas budi
111
111 : PTRI : Keanehan
112
112 : PTRI : Kunjungan yang tidak terduga.
113
113 : PTRI : Kecurigaan yang sia-sia
114
114 : Hamil untuk ku
115
115 : PTRI : Gara-gara memilih
116
116 : Karena Miaw
117
117 : PTRI : Karena menantang
118
118 : Karena peran Elly
119
119 : Golf
120
1120 : PTRI : Pasangan Golf
121
121 : Elly jadi taruhan lagi
122
122 : PTRI : Pencarian
123
123 : PTRI : Wawancara kepanikan
124
124 : PTRI : Elly menggodanya
125
125 : Kejahilan Elly
126
126 : PTRI : Heels yang patah.
127
127 : PTRI : Alves sensitif
128
128 : PTRI : Silver Pyxis
129
129 : PTRI : Target
130
130 : PTRI : Alves? Azriel?
131
131 : PTRI : Rencana tenggelam bersama
132
132 : PTRI : Sungai
133
133 : PTRI : Jika bukan karena mereka
134
134 : PTRI : Gbran.
135
135 : PTRI : Ajakan
136
136 : Sisi balik Alves
137
137 : PTRI : Alves Atau Azriel?
138
138 : PTRI : Hadiah tersembunyi
139
139 : PTRI : Barang lamaran
140
140 : PTRI : Tangisan
141
141 : PTRI : Menuju hubungan berikutnya
142
142 : PTRI : Kejutan
143
143 : PTRI : Perhatian pertama
144
144 : PTRI : Perdebatan mereka bertiga
145
145 : PTRI : Restu?
146
146 : PTRI : Pusat perhatian
147
147 : PTRI : Perbuatan Onar Elly
148
148 : PTRI : Hubungan yang mendalam
149
149 : PTRI : Debat
150
150 : PTRI : Satu pukulan langsung terungkap
151
151 : PTRI : Serba salah
152
152 : PTRI : Menginjak tubuhnya
153
153 : Rafael merindu
154
154 : Tangan terampilnya.
155
155 : Pengaturan rencana
156
156 : Undangan Fashion Show
157
157 : Malam acara mereka
158
158 : Fashion Show
159
159 : Kerusuhan
160
160 : Malam kekacauan
161
161 : Arlo
162
162 : Melawan Arlo
163
163 : Arlo >< Arlan
164
164 : Berdua
165
165 : Tunjuk
166
166 : Interogasi
167
167 : Gara-gara kucing
168
168 : Gara-gara kucing 2
169
169 : Pencegahan
170
170 : Pernyataan di bawah langit malam
171
171 : Lamaran
172
172 : Kedatangan Ibu mertua
173
173 : Tes
174
174 : Makan sore
175
175 : Karena kerja keras mereka berdua
176
176 : Peduli
177
177 : Elly menangis karena ...
178
178 : Kejutan yang gagal
179
179 : Hari spesial
180
180 : Menuju hubungan baru
181
181 : Melepas status
182
182 : Rayuan yang gagal
183
183 : Godaan Pasutri
184
184 : Hadiah
185
185 : Berhasil
186
186 : Dua sudah cukup
187
187 : Akhir dari harapan.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!