"Hai kita bisa kenalan sebentar?" ucap Deon di tengah-tengah dia sedang mengebut dan kebetulan Elly sekarang sudah berada di sampingnya persis.
Elly akhirnya membuka kaca jendela mobil. Tanpa memperdulikan ekspresi apa yang sedang di buat oleh Deon, Elly tetap fokus pada apa yang ada di depannya itu.
"Tentu saja. Aku Elly, siapa namamu?"
Melihat keramahan dari Elly, Deon sempat tersenyum simpul dan menjawab. "Deon. Tapi ini tidak terduga, aku pikir kau wanita centil, tapi ternyata bisa ramah juga."
"Ternyata aku punya kesan seperti itu ya?" Tanya Elly. Tangan kanannya langsung bekerja untuk mengalihkan roda gigi mobil nya ke nomor dua. Dia melakukannya karena dia harus melewati tikungan lagi. "Aku wanita yang ramah kok, jadi jangan menganggapkku seperti itu, ya?" kata Elly dengan ekspresi wajahnya yang cukup polos.
Bahkan kepolosan yang sedang di perlihatkan oleh Elly itu, membuat Deon pun bertanya balik, "Ngomong-ngomong umurmu berapa?"
Elly pun akhirnya melirik ke arah Deon untuk sesaat. "Menurutmu berapa? Karena aku sendiri juga tidak tahu."
Mendengar hal itu, Deon jadi punya satu kesimpulan sendiri kalau Elly memang mengalami lupa ingatan. "Dari wajah dan penampilanmu, umurmu terlihat sekitar baru dua puluh tahunan."
'Dua puluh? Padahal umurku yang sebenarnya adalah dua puluh tiga tahun. Jadi aku benar-benar memasuki tubuh wanita yang lebih muda dariku.' Pikir Elly.
"Aku tanya satu hal lagi, apa kau punya hubungan dekat dengan Alves?"
Elly tersenyum tipis. Dia langsung memutar stir mobilnya ke arah kiri, mengalihkan kembali roda gigi demi mendapatkan posisi pas agar tidak keluar dari lintasan nya, lalu menjawab. "Hubungan dekat macam apa yang kau maksud? Jika sempat berpikir aku ini adalah saudara jauh atau kekasihnya, kau salah besar. Karena aku-"
Elly menoleh ke arah samping kiri dan menjawab kembali dari kalimat miliknya yang tadi sengaja menggantung. "Aku hanyalah pelayan pribadinya saja."
'Apa? Dia ternyata pelayan pribadinya Alves? Kenapa Alves sama sekali tidak mengatakannya kepadaku?' Pikir Deon.
"Sebaiknya lihat ke depan." Empat kalimat milik Elly pun langsung menyadarkan Deon kalau sebentar lagi garis Finis datang. Makannya, Elly pun langsung menginjak gas paling dalam sampai langsung berada di angka 240 km/jam.
"Hei!" Deon yang tiba-tiba teralihkan dengan pikirannya sesaat sebab Elly ternyata adalah pelayan pribadinya Alves, Deon langsung buru-buru menyusul mobil Elly yang ada paling depan.
Tapi di saat speedometer mulai menunjukkan angka dua ratus, dari belakang ada mobil berwarna merah yang sedang adu balap dengan Alves.
"Mobil itu-" Deon yang tidak mau menunda kemenangannya, segera menancap gas lebih dalam dan mengebut menyusul Elly, yang ternyata...
TEEETTT........
Elly lah yang memenangkan pertandingan itu sendiri. Lalu di susul oleh Deon, Alves dan satu mobil mencolok berwarna merah itu.
"Yeahh! Kalian kalah." Ucap Elly di dalam mobilnya dengan senyuman penuh kemenangan.
Dengan mobil yang masih dalam keadaan kecepatan tinggi itu, perlahan menurunkan kecepatannya, menarik tuas gigi mobil ke nomor 2, menginjak pedal rem dan gas secara bersamaan lalu Elly memutar stir mobilnya ke arah kiri, yang mengakibatkan mobil yang dikendarainya bisa langsung berbelok dengan cara yang cukup keren dan mengesankan.
Setelah kemenangan pertama di dapatkan oleh Elly, satu persatu mobil di belakangnya akhirnya bisa menyusul dan melewati garis finish.
"Akh! Aku kalah!" Protes pria ini, langsung memukul stir mobil karena kalah dari seorang wanita.
"Dia hebat juga, kenapa Alves bisa punya wanita seperti dia?" Puji pria ini, karena akhirnya dirinya juga mengalami kekalahan mereka semua.
"Yah...aku tidak bisa bersenang-senang dengannya." Diana pula, dia jadi sedih karena dia tidak bisa menang dan membuat Elly berada di sisinya untuk seharian. 'Aneh, padahal aku sama sekali tidak kenal, tapi aku merasa ingin mengajaknya pergi denganku.' pikir Diana.
Diana yang sudah menghentikan mobilnya tepat di depan mobil sport yang dikendarai oleh Elly, memperhatikan Elly yang sudah keluar dari mobilnya dan memandangi semua peserta yang kalah dengan tatapan mata seperti orang yang memang menikmati permainan ini.
Setelah itu, Alves yang merupakan tokoh utama pria dari sesi drama ini langsung keluar dari mobil.
Elly yang melihat majikannya itu sudah keluar dari mobil, segera berjalan menghampiri Alves dan menyerahkan kunci mobil yang sempat Elly pakai kepada pemiliknya, dan segera angkat bicara pada semua orang. "Sesuai dengan hasil pertandingan, aku yang menang. Jadi...seperti kesepakatan, kalian harus menuruti apa kemauannya."
Elly menunjuk Alves sebagai pelopor dari balapan mobil hari ini.
"Alves, kau pasti senang, karena wanitamu memenangkan pertandingan ini, ya kan?"
"Jadi kami benar-benar harus melayanimu nih?" satu orang ada yang merasa enggan karena yang harus di layani bukanlah Elly sendiri tapi justru adalah Alves.
Karena pertandingan sudah selesai dan di menangkan oleh Elly sendiri, Alves pun diam-diam jadi tersenyum simpul. 'Dia menyelamatkan dirinya sendiri. Elly, kau memang cukup sesuatu.' Pikirnya. "Ya..aku senang, karena dia tidak jadi mela-"
Hingga ucapan milik Alves terpotong setelah adanya satu orang pria yang keluar dari mobi berwarna merah yang tiba-tiba saja datang dan menyela ucapannya. "Aku pikir kita perlu pertandingan ulang."
Elly mengernyitkan matanya, saat dia di perlihatkan pada satu orang pria yang barusan keluar dari mobil mencolok itu, sebab dia merasakan adanya perasaan familiar pada pria itu.
'Siapa dia? Kenapa aku merasa terganggu dengan keberadaannya?' Pikir Elly.
"Seseorang yang jadi bahan taruhan seharusnya lebih baik duduk diam dan merenungi nasib, itulah yang aku pikirkan. Kan jadi adil-" ucap pria ini lagi. Tatapan matanya sesekali melirik ke arah Elly yang kini sedang berdiri di samping Alves.
Elly sempat terkesiap karena dia merasakan kalau pria yang sedang mengutarakan pendapatnya itu memang ingin melakukan pertandingan ulang agar mendapatkan keinginannya, yaitu 'Dia memang mengincarku.'
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 187 Episodes
Comments
nengkirana
eeehhhh....transmigrasi toh??!!😮😮 jadi jiwa nya bukan punya elly asli🤔🤔🤔
iiihhkkk menarik😄😄😘
2023-02-13
1