Sparring Dengan Smith

Gadis muda bersurai hitam—, usia 12 tahun itu kini sedang memetik bunga di belakang desa. Gadis bernama Alicia sedang memikirkan kedatangan seseorang yang ia bayangkan beberapa kali dalam tidurnya. Dia mencabut satu demi satu daun bunga, ia bergumam, 'kapan dia pulang' untuk sekian kalinya. Alicia berpaling saat suara seseorang memanggilnya, bocah yang seumuran dengan dirinya bernama Smith selalu datang untuk melihatnya yang lebih memilih untuk sendiri. Smith selalu memamerkan kalau dia sudah jauh lebih kuat atas bimbingan Master Eric.

"Lihatlah seberapa cepat pedang kayu ini bergerak, Alicia!"

"Luar biasa, kamu sudah bisa melakukan yang terbaik, lebih cepat dari beberapa hari yang lalu."

Smith tahu yang sedang Alicia khawatirkan adalah Naruto karena Alicia sudah banyak bercerita betapa dirinya merindukan Naruto lebih dari yang Smith kira. Suara lantang yang mengejutkan meminta Alicia untuk lebih fokus untuk hidupnya sendiri daripada mengkhawatirkan seseorang yang tidak ada di tempat. Alicia hanya membalas semua yang dikatakan dengan senyuman.

"Aku yakin kalau aku akan jauh lebih hebat darinya, Alicia! Aku akan menunjukkan semua yang kukatakan padamu!"

Alicia memasang wajah tidak begitu suka. "Kenapa lagi kamu bicara seperti itu, aku sudah bilang kalau aku tidak suka mendengarkannya."

Smith cemberut. "Hmm, bukannya aku jauh lebih baik darinya, wajahnya tidak jauh lebih tampan dariku."

Alicia bangun memilih untuk pulang, ia tidak ingin mendengar perbedaan antara Smith dan Naruto lebih jauh. Alicia diikuti oleh Smith yang masih saja banyak bicara. Eric mendatangi mereka berdua, Eric memanggil mereka dengan antusias. 'Naruto' nama yang langsung membuat Alicia tersenyum, ia bergegas untuk pergi.

"Terima kasih Master Eric, sudah memberitahuku!"

Saat Alicia sampai di rumah, ia buru-buru membuka pintu. Naruto kini sedang berbicara dengan Roy. Dan Roy bertanya mengenai penjelajahan Naruto selama menjadi Petualang. Naruto melambaikan tangan dengan senyuman yang sumringah. Alicia bernapas lega dan mendekati Naruto dengan terburu-buru.

"Aku senang, kamu sudah pulang, kupikir kamu sudah lupa denganku."

"Mana mungkin aku lupa denganmu."

"Apakah kamu baik saja, tidak ada luka?" Alicia melihat Naruto, untuk memastikan tidak ada bekas luka yang tertinggal di tubuhnya.

"Jangan terlalu berlebih Alicia," kata Roy yang tegas.

Alicia berhenti dan melihat ke arah ayahnya. "Maaf, aku hanya terlalu khawatir."

Semakin terlihat jelas akan sulit untuk Roy yang akan memisahkan Alicia dengan Naruto. Alicia yang sempat diyakini seperti mengabaikan dan tetap percaya kalau selama ia tetap memberikan perhatian, akan menjadi alasan Naruto untuk tinggal di dunia ini. Smith yang terengah-engah melihat dari kejauhan, ia tertegun melihat Alicia yang sontak memeluk Naruto.

"Kenapa Alicia begitu senang saat ada dia," gumam Smith.

"Sepertinya kamu harus berusaha kalau menyukai Alicia," kata Eric, ia menyentuh pundak Smith.

"Aku harus membuktikan kalau aku lebih cocok dengan Alicia!"

"Dasar bocah, terserah padamu asal kau ingat kalau usahamu terlihat sia-sia lebih baik menyerah saja."

"Saya tidak akan pernah menyerah!"

Naruto yang melihat Eric, lantas menghampirinya. Naruto memberikan rasa hormatnya pada Eric yang menghela napas karena terlalu berlebih dengan tindakan Naruto. Smith melihat Naruto dengan tatapan penuh semangat, Naruto merasa baru pertama kali melihat Smith. Dan Naruto mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan, Smith pun membalas uluran tangan Naruto.

Smith tanpa ragu ingin mengajak Naruto untuk Sparring. Alicia tidak mengizinkan tapi Eric mengiyakan permintaan Smith secara sepihak. Naruto tidak menolak saat Eric menanyai kesanggupan Naruto yang menjawab dengan tekadnya. Sparring akan dilakukan sore hari waktu yang pas tidak terlalu terkena terik matahari.

"Aku akan menunjukkan semua hasil latihanku!" Smith berkata tegas.

Latih tanding dilakukan dengan pedang, Naruto yang tidak biasa untuk terampil menggunakan pedang kayu, Naruto meminta untuk melakukan dengan tangan kosong. Smith tidak ragu dan langsung melakukannya. Eric dan Roy mengamati. Alicia menyemangati Naruto, Smith jadi semakin kesal dan lupa diri, ia menyerang dengan bertubi-tubi tanpa memikirkan keberhasilannya untuk menang.

"Hoaa—kena kau!"

"Terlalu ceroboh!" Eric berteriak.

"Kau yang kena!" Naruto langsung memukul perut Smith.

"Belum!" Smith melayangkan tinjunya secara bergantian.

"..." Naruto menghindari semuanya dengan mudah, ia merasa kalau gerakan Smith mudah untuk ditebak.

"Hah?" Smith terkejut saat tendangan kaki kiri bisa ditahan oleh tangan Naruto.

"Hehehe, aku akan mulai—ttebayo~."

Naruto lantas melesatkan tinju, Smith tidak punya waktu untuk menghindari serangan itu karena respon terlalu lambat untuk mengikuti Naruto. Satu kloning muncul dan mengejutkan Smith yang kebingungan. Dan setelah Smith menghindar, Naruto memeluk telak tepat di wajah Smith.

"Kuh!" Smith memegang hidupnya.

"Aku yang menang," kata Naruto.

"Masih belum!"

"Sudah selesai, yang menang, Naruto." Eric menegaskan.

Alicia senang karena Naruto yang menang, tetapi selain itu Alicia juga merasa kasihan pada Smith. Alicia meminta agar Smith tidak meminta Sparring lagi. Naruto mencoba akrab dengan Smith yang tidak terlalu merespon baik, Alicia mengajak Naruto untuk pulang. Roy yang ingin menjauhkan Alicia dengan Naruto, langsung ditahan oleh Eric. Kedua orang dewasa saling bicara, memang akan buruk untuk Alicia di masa depan. Namun, jika untuk saat ini melarang Alicia secara berlebihan akan berisiko tinggi akan kesedihan metal Alicia. Smith terpuruk dengan kekalahan, ia bertekad akan latihan lebih keras dan mengalahkan Naruto.

Waktu makan malam Naruto banyak cerita tentang rekan setimnya. Naruto juga mendapatkan teman baru yang ia bicarakan secara berulang-ulang. Roy merasa tidak senang begitu juga dengan Alicia. Smith melihat Naruto sangat lama bersama dengan mata yang menyalakan Naruto. Eric tidak banyak bicara dengan kepolosan Naruto, membicarakan orang yang ditemui adalah seorang perempuan itu sudah sangat jelas ada yang tak setuju dan cemburu. Ras Naga menjadi topik membicarakan yang langsung menegangkan. Naruto sempat membicarakan tentang Ras Naga dengan Mayer sebelumnya ia berangkat. Eric menekankan kalau Naga sangat berbahaya walaupun hanya setengahnya.

"Mana mungkin kau bisa melawan Naga!"

"Ah, padahal aku sudah Peringkat C—."

Smith langsung bungkam, dia tak menyangka kalau Naruto sudah sampai tingkat sejauh itu. Peringkat C pada umumnya pasti hanya diperbolehkan untuk usia 15 sampai 18 tahun, tapi untuk Naruto dan rekan-rekannya menjadi pengecualian. Eric semakin yakin kalau ini sudah jadi kejelasan Naruto yang lebih kuat dari bocah seumuran bisa membawa dampak untuk orang lain yang ikut meningkatkan dalam penilaian peringkat.

"Kamu akan di sini berada lama?" tanya Alicia pada Naruto.

"Mungkin dia hari, aku tidak bisa berlama-lama," jawab Naruto.

Alicia bertanya pada ayahnya. "Apa aku boleh ikut dengan Naruto, Yah?"

"Tidak. Aku tidak mengizinkan kamu ikut."

"Kumohon, aku ingin ikut dengan Naruto."

Episodes
1 Bukan Bocah Biasa
2 Aturan
3 Gadis Muda Yang Jatuh Cinta
4 Ibukota Kekaisaran Ethan
5 Misi Pertama
6 Samuel dan Caroline
7 Naga
8 Perumahan Kumuh
9 Sarang Goblin
10 Saingan Perasaan
11 Smith Yang Mengejar Alicia
12 Cat Beastkin
13 Perjalanan Pulang Linda
14 Olivia Elta
15 Sampai Jumpa Lagi
16 Sparring Dengan Smith
17 Keinginan Alicia
18 Cara Perempuan
19 Yang Tidak Sejalan
20 Oiroke no Jutsu
21 Api Yang Membakar Segalanya
22 Batasan
23 Latihan Otodidak
24 Tunangan
25 Kembali ke Tambang Kristal ED
26 Ratu Semut Raksasa
27 Vivian Yang Terlambat
28 Maniak Cinta
29 Elizabeth De Elodie
30 Magic Martial Arts
31 Gurun Merah
32 Dalam Reruntuhan Kuno
33 Zombie
34 Keheningan Yang Meresahkan
35 Waktunya Mandi
36 Melemah
37 Jorogumo (1)
38 Jorogumo (2)
39 Moton dan Roton
40 Raja Minotaur
41 Succubus (1)
42 Succubus (2)
43 Cerberus
44 Shadow (1)
45 Shadow (2)
46 Amarah
47 DemiGod Mode
48 Pilihan Untuk Naruto
49 Nasehat Camila
50 Latihan Fisik
51 Pernyataan Vivian
52 Reruntuhan Sados
53 Pengalaman Samuel
54 Lamia
55 Membantu Sahabat
56 Calon Istri Kedua
57 Rahasia Caroline
58 Ketahuan
59 Sang Peringkat S
60 Gelombang Monster
61 Tidak Normal
62 Suatu Yang Harus Diputuskan
63 Pernikahan
64 Terima kasih
65 Suatu Yang Telah Terabaikan
66 Saling Terhubung
67 Lembaran Baru
68 Lolita
69 Saintess
70 Pandangan Lolita
71 Jenny
72 Labirin dan Naga Merah
73 Naruto dan Joshua
74 Bala Bantuan
75 Terulang
76 Labirin Rumit
77 Master Labirin
78 Suatu Yang Gila
79 Hantu?
80 Half Dragon
81 Abadi
82 Kekuatan Naga Merah (1)
83 Kekuatan Naga Merah (2)
84 Kekalahan Naga Merah
85 Cara Yang Aneh
86 Kamu Memiliki Wajah Yang Cantik
87 Haruskah Jadi Tumpul
88 Apakah Aku Harus Menciumnya?
89 Kenangan
90 Terlalu Penasaran
91 Yang Menanti
92 Baron of Demon
93 Peluang
94 Sisi Lain Joshua
95 Lich
96 Stella
97 Pemandu
98 Keyakinan
99 Rute Kastil Raja Iblis
100 Yang Ditunggu
101 Jarak Yang Semakin Dekat (21+)
102 Naruto Dengan Jalannya Sendiri
103 Seorang Yang Berjalan Lurus
104 Tingkah Samuel Memalukan
105 Naruto Sedang Menyamar (1)
106 Naruto Sedang Menyamar (2)
107 Menyusul Naruto
108 Curang
109 Cemas
110 Penghinaan
111 Dua Lawan Satu
112 ADAN
113 Samuel Mulai Lagi?
114 Berhadapan dengan Raja Iblis
115 Akhir (1)
116 Akhir (2)
117 Belajar Adil
118 Adalah Takdir
119 Mendukung Suami
120 Romansa Pernikahan
121 Jenny Yang Lugu
122 Manusia dan Iblis
123 Tak Boleh Cemburu
124 Binatang Suci (1)
125 Permintaan Author
126 Pengumuman penting
127 1. Bangun di Dunia Asing
128 2. Sistem yang Tak Tersentuh
129 3. Langkah Pertama Menuju Dunia Baru
130 4. Langkah Pertama di Guild Petualang
131 5. Misi Pertama dan Teman Baru
132 6. Tusksoul Serpent
133 7. Kerjasama yang Mengagumkan
134 8. Percaya Diri Tanpa Batas
135 9. Serigala di Hutan
136 10. Hantu dan Air Suci
137 11. Keberanian dalam Bayangan Kegelapan
138 12. Guild Master yang Licik
139 13. Dattebayo!
140 14. Dunia Baru dan Kenangan Lama
141 15. Hutan Taring Hijau
142 16. Mengukur Kekuatan, Menghindari Bahaya
143 17. Pencarian Rekan Baru
144 18. Sylphi (Spirit Angin)
145 19. Menghadapi Raja Goblin
Episodes

Updated 145 Episodes

1
Bukan Bocah Biasa
2
Aturan
3
Gadis Muda Yang Jatuh Cinta
4
Ibukota Kekaisaran Ethan
5
Misi Pertama
6
Samuel dan Caroline
7
Naga
8
Perumahan Kumuh
9
Sarang Goblin
10
Saingan Perasaan
11
Smith Yang Mengejar Alicia
12
Cat Beastkin
13
Perjalanan Pulang Linda
14
Olivia Elta
15
Sampai Jumpa Lagi
16
Sparring Dengan Smith
17
Keinginan Alicia
18
Cara Perempuan
19
Yang Tidak Sejalan
20
Oiroke no Jutsu
21
Api Yang Membakar Segalanya
22
Batasan
23
Latihan Otodidak
24
Tunangan
25
Kembali ke Tambang Kristal ED
26
Ratu Semut Raksasa
27
Vivian Yang Terlambat
28
Maniak Cinta
29
Elizabeth De Elodie
30
Magic Martial Arts
31
Gurun Merah
32
Dalam Reruntuhan Kuno
33
Zombie
34
Keheningan Yang Meresahkan
35
Waktunya Mandi
36
Melemah
37
Jorogumo (1)
38
Jorogumo (2)
39
Moton dan Roton
40
Raja Minotaur
41
Succubus (1)
42
Succubus (2)
43
Cerberus
44
Shadow (1)
45
Shadow (2)
46
Amarah
47
DemiGod Mode
48
Pilihan Untuk Naruto
49
Nasehat Camila
50
Latihan Fisik
51
Pernyataan Vivian
52
Reruntuhan Sados
53
Pengalaman Samuel
54
Lamia
55
Membantu Sahabat
56
Calon Istri Kedua
57
Rahasia Caroline
58
Ketahuan
59
Sang Peringkat S
60
Gelombang Monster
61
Tidak Normal
62
Suatu Yang Harus Diputuskan
63
Pernikahan
64
Terima kasih
65
Suatu Yang Telah Terabaikan
66
Saling Terhubung
67
Lembaran Baru
68
Lolita
69
Saintess
70
Pandangan Lolita
71
Jenny
72
Labirin dan Naga Merah
73
Naruto dan Joshua
74
Bala Bantuan
75
Terulang
76
Labirin Rumit
77
Master Labirin
78
Suatu Yang Gila
79
Hantu?
80
Half Dragon
81
Abadi
82
Kekuatan Naga Merah (1)
83
Kekuatan Naga Merah (2)
84
Kekalahan Naga Merah
85
Cara Yang Aneh
86
Kamu Memiliki Wajah Yang Cantik
87
Haruskah Jadi Tumpul
88
Apakah Aku Harus Menciumnya?
89
Kenangan
90
Terlalu Penasaran
91
Yang Menanti
92
Baron of Demon
93
Peluang
94
Sisi Lain Joshua
95
Lich
96
Stella
97
Pemandu
98
Keyakinan
99
Rute Kastil Raja Iblis
100
Yang Ditunggu
101
Jarak Yang Semakin Dekat (21+)
102
Naruto Dengan Jalannya Sendiri
103
Seorang Yang Berjalan Lurus
104
Tingkah Samuel Memalukan
105
Naruto Sedang Menyamar (1)
106
Naruto Sedang Menyamar (2)
107
Menyusul Naruto
108
Curang
109
Cemas
110
Penghinaan
111
Dua Lawan Satu
112
ADAN
113
Samuel Mulai Lagi?
114
Berhadapan dengan Raja Iblis
115
Akhir (1)
116
Akhir (2)
117
Belajar Adil
118
Adalah Takdir
119
Mendukung Suami
120
Romansa Pernikahan
121
Jenny Yang Lugu
122
Manusia dan Iblis
123
Tak Boleh Cemburu
124
Binatang Suci (1)
125
Permintaan Author
126
Pengumuman penting
127
1. Bangun di Dunia Asing
128
2. Sistem yang Tak Tersentuh
129
3. Langkah Pertama Menuju Dunia Baru
130
4. Langkah Pertama di Guild Petualang
131
5. Misi Pertama dan Teman Baru
132
6. Tusksoul Serpent
133
7. Kerjasama yang Mengagumkan
134
8. Percaya Diri Tanpa Batas
135
9. Serigala di Hutan
136
10. Hantu dan Air Suci
137
11. Keberanian dalam Bayangan Kegelapan
138
12. Guild Master yang Licik
139
13. Dattebayo!
140
14. Dunia Baru dan Kenangan Lama
141
15. Hutan Taring Hijau
142
16. Mengukur Kekuatan, Menghindari Bahaya
143
17. Pencarian Rekan Baru
144
18. Sylphi (Spirit Angin)
145
19. Menghadapi Raja Goblin

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!