Yang Naruto lihat bukanlah anak kecil, mereka adalah Goblin yang setinggi anak laki-laki berumur 7 tahun. Robert melihat apa yang akan, Naruto, Vivian, Samuel dan Caroline lakukan untuk menghadapi mereka. Suara jeritan yang keras saat Goblin di tebas oleh Samuel yang mengambil tindakan cepat.
"True Protection!" Caroline merapal mantra.
"Horizontal Slash!" Samuel maju sambil mengayunkan pedangnya, para Goblin yang berada paling depan terbelah menjadi dua bagian.
"Five Fire Arrows!" Lima anak panah api milik Vivian menembus tubuh Goblin, dan membakarnya.
"Mereka hebat sekali," gumam Naruto.
"Sepertinya kamu tidak akan kebagian," kata Robert pada Naruto.
"Aku tidak akan diam aku akan ikut bertempur!" Naruto menjadi lebih bersemangat.
Anak berbakat dengan kemampuan tinggi sudah pasti bagus untuk masa depan. Robert dengan santai menuliskan semua yang dilihatnya. Naruto melakukan sesuatu yang menarik perhatian Robert. Dilihat bagaimanapun, Naruto bukan sekedar pengguna sihir karena lebih ahli dalam pertarungan jarak dekat, bola angin yang ada di tangan Naruto memiliki kekuatan penghancur yang sangat dahsyat hingga mampu menghempaskan lawannya yang langsung terkapar. Rasengan— mantra yang terdengar aneh untuk diketahui Robert. Ini adalah pertama kalinya dia mendengar nama langkah seperti itu. Kage Bunshin no Jutsu— lima kloningan yang langsung menyerang secara membabi buta. Semua orang terkesima dengan itu, Vivian bahkan tersenyum kagum pada Naruto.
Magic Martial Arts—, nama yang ditulis Robert untuk memberi nama pada kemampuan yang dimiliki Naruto. Robert menulis menurut apa yang dilihatnya, keempat anak itu dibingungkan oleh sesuatu yang baru. Samuel, Vivian dan Caroline setuju karena apa yang ditulis sangat cocok untuk Naruto yang bisa menggunakan sihir seperti pertarungan jarak dekat. Goblin datang berbondong-bondong tak berujung. Tajuu Kage Bunshin no Jutsu—, banyak kloningan Naruto diarak ke depan untuk melawan banyak Goblin. Sebuah absurditas tidak jauh dari Lich yang bisa memanggil ratusan bawahannya.
"Semuanya jadi lebih mudah berkat kamu Naruto, kamu baik-baik saja, pasti benar-benar mengurangi banyak Mana milikmu," kata Robert.
"Aku baik saja, aku tidak lelah!" Naruto menjawab dengan penuh semangat.
Jika semuanya berjalan seperti sekarang, dengan Naruto di sekitar semuanya akan berlalu dengan mudah. Namun, Naruto tidak menggunakan teknik yang sama seperti yang dia lakukan dalam keadaan darurat. Air biru yang ada di dalam botol, Naruto meminumnya dengan paksa karena rasanya terlalu aneh dan pahit, namun kelebihan minuman tersebut memulihkan Chakra Naruto yang terkuras. Naruto punya ide untuk mengumpulkan lebih banyak karena dia bisa memilih jumlah Chakra, Naruto tidak sabar jika dia bisa menggunakan klon sebanyak yang dia mau dan memperbanyaknya.
"Kalau kamu melakukan itu, itu curang, hahaha!" Samuel tertawa.
"Yang penting kita bisa menang, hahaha!" Naruto menambahkan.
Vivian menghampiri Robert dan bertanya lebih lanjut tentang Goblin, dan apakah mereka hanya fokus pada sarang kecil atau melangkah ke sarang utama. Robert tidak yakin pada awalnya bahwa mereka akan sampai sejauh ini, tetapi dia cukup yakin bahwa jika Naruto dapat mengkloning berkali-kali, itu adalah jaminan bahwa sesuatu yang tidak biasa akan terjadi. Robert untuk pertama kalinya merasakan kenyataan yang sungguh aneh, tidak mencekam sebagaimana mestinya. Goblin yang dikenal sadis dan sangat menjijikan dalam aksinya menjadi kocar-kacir berlarian. Bocah pirang yang dilihat Robert membawa sesuatu yang menyenangkan ke hal yang absurd.
Jenis Goblin yang lebih besar seukuran orang dewasa bertubuh kekar datang. Serangan kloningan Naruto dibantu oleh True Protection dari Caroline, dan Divine Shield milik Samuel memperkuatnya. Robert tersenyum canggung karena itu lebih dari sekadar kecurangan untuk memperkuat daya tahan klon. Vivian yang berada di belakang langsung menyadari serangan itu dari belakang. "Fire Wall!" Dinding api memblokir para Goblin yang akan menyergap mereka dari belakang. Naruto mengalahkan musuh di depannya dengan sekuat tenaga sementara Samuel dan Caroline membantu Vivian atas permintaan Naruto. Minuman berwarna biru Naruto minum dan mengambil tindakan yang sama— Tajuu Kage Bunshin no Jutsu.
Vivian, Caroline dan Samuel sangat senang ketika mereka memotong telinga Goblin dan mengambil bola mata Goblin sebagai bahan yang bisa mereka jual. Naruto merasa mual dia tidak akan melakukannya, tiruannya juga memprotes dan memilih menghilang ke dalam kepulan asap yang begitu banyak, semuanya menjadi tidak nyaman ketika sudah seperti asap. Saat mereka menjelajahi jauh ke dalam gua, hanya ada kursi untuk pemimpin Goblin. Robert melihat ada jalan keluar yang dia yakini jika Goblin King kabur dari sarangnya. Raja Goblin sangat pintar, dia memiliki sifat sadis dan licik, dia kabur jika pertempuran benar-benar tidak bisa dimenangkan.
"Wah-wah, sungguh mengesankan," gumam Robert.
Mereka semua mendapat nilai sempurna untuk misi yang mereka lakukan, dipromosikan ke peringkat C, Vivian bertanya dengan antusias tetapi langsung dialihkan jika belum waktunya karena mereka terlalu dini dan belum ada yang pergi secepat itu. Secara umum, peringkat C untuk usia 15 dan 18 tahun, Vivian percaya bahwa jika dia bisa melakukan terobosan baru di usia muda, dia akan berada di peringkat C. Naruto sebagai jaminan bahwa semuanya akan berjalan dengan baik selama dia berada dalam satu tim. Robert menghela napas, dia tetap mengikuti aturan, mereka berempat sudah cukup untuk memusnahkan para Goblin.
"Kita akan pulang sekarang, anak-anak." Robert mengajak mereka kembali ke Ibukota.
Mayer tidak banyak bicara ketika Robert mengatakan yang sebenarnya. Dipromosikan ke peringkat yang lebih tinggi dengan peringkat D, yang sangat berbakat. Magic martial arts—, Naruto menjadi pusat perhatian dalam penilaian, dari mereka menjadi yang paling berbakat. Robert menyatakan bahwa selain Naruto, ketiga anak dalam tim memiliki keterampilan tingkat tinggi tetapi kurang karena energinya masih rendah. Kekompakan mereka sangat natural dan mengalir begitu saja meski Naruto adalah orang baru di tim mereka bertiga. Mayer berpegang teguh pada aturan yang sudah ada sejak lama, promosi yang lebih cepat akan membuat banyak pemula cemburu itu adalah sesuatu yang harus dipertimbangkan.
"Biarkan mereka terus memburu Goblin, dan beri mereka lebih banyak upah jika secara tidak sengaja membunuh monster yang lebih kuat dari Goblin," kata Mayer.
"Kalau begitu aku akan melakukannya."
"Lagipula, kita memiliki aturan yang harus dipatuhi dengan ketat. Tidak pergi ke masa lalu Guild menilai bakat dan menaikkan peringkat secara membabi buta, tidak ada yang akan tahu apa yang terjadi ..."
"Saya minta maaf karena terlalu antusias dan ingin membuat terobosan baru."
"Hahaha, aku tahu kamu pasti sangat kagum dengan mereka."
Robert tidak menyangkal apa yang dikatakan Mayer. Selain itu Robert meminta hal seperti itu karena mengingat perkataan Vivian. Di malam hari Naruto dipanggil oleh Mayer, mereka berdua saling menatap.
"Aku telah mendengar dari Robert bahwa kamu sangat berperan penting dalam tim."
"Aku hanya melakukan apa yang aku bisa, Guild Master."
Mayer tersenyum. "Eric membawa emas yang sangat murni."
"Maksudnya?" Naruto tidak mengerti dengan gumaman Mayer.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 145 Episodes
Comments
anggita
Naruto anime senengane ponakanku.. 🙄
2023-02-15
1