Perumahan Kumuh

Tempat kumuh untuk ditinggali, Naruto melihat sebuah gang menuju ke daerah kumuh. Sebelum menjalani pelatihan khusus, Naruto mengikuti rasa penasarannya sejak awal saat datang ke Ibukota Kekaisaran Ethan. Naruto berjalan menyusuri gang dengan hati-hati. Dia tidak sama seperti dulu melalui atap rumah, dia menyadari bahwa orang-orang di dunia ini tidak bertingkah seperti Shinobi.

"Sebaiknya kamu tidak lewat sini, Nak." Seorang lelaki tua menyarankan Naruto untuk segera pulang.

“Apa benar, orang tidak boleh datang ke sini karena berbahaya, Kakek?”

"Mmm," jawab sang kakek dengan enggan. "Sepertinya kamu baru di sini, sampai pada titik di mana kamu tidak tahu apa-apa secara umum."

Sang kakek meminta Naruto untuk mengikutinya, sang kakek banyak mengatakan bahwa tempat orang-orang yang lebih rendah dari orang biasa berada di kawasan perumahan kumuh. Naruto melihat orang-orang yang duduk bersandar di dinding seperti orang yang tidak makan dengan baik selama berhari-hari, mereka terlihat sangat kurus.

"Selama kamu ikut denganku, kamu akan baik-baik saja, Nak."

"Apakah kamu tidak ingin pindah dari tempat ini, mencari tempat yang lebih layak?"

"Hahaha, dasar bocah bodoh. Aku sudah lama menjelaskannya. Aku tidak akan pernah bisa melakukan apa yang kamu katakan."

Naruto merasa menyesal. "Apakah kamu punya keluarga?"

Pria tua itu berbalik. "Aku punya cucu perempuan."

Kakek memperkenalkan diri, namanya Zebo, 70 tahun. Dia tinggal bersama cucu perempuannya yang berusia 10 tahun bernama Jenny. Naruto melihat sebuah rumah yang tidak bisa dikatakan layak untuk ditinggali meski dengan dinding bata merah. Naruto menerima sesuatu yang disajikan meskipun itu hanya air minum.

"Kurasa di sini tidak berbahaya seperti yang dikatakan orang," gumam Naruto.

"Apa yang mereka katakan tidak sepenuhnya salah, Nak. Mereka yang takut dengan sosok jahat di tempat ini, banyak pemuda dan pemudi yang kesulitan, mereka nekad merebut apa pun, jika ada orang asing yang datang."

"Tapi, aku baik-baik saja." Naruto menunjuk dirinya sendiri.

“Hoho, karena berkat pak tua ini, kamu bisa aman.”

Naruto tersenyum canggung, seorang lelaki tua yang begitu percaya diri sehingga menjadi lelucon bagi cucunya. Naruto yang penasaran, dia banyak bertanya hingga sang kakek tertegun, bocah yang peduli pada orang yang dianggap tidak penting hingga kini dipedulikan.

"Aku tidak mengerti untuk apa kamu datang, tapi sebaiknya kamu tidak sering datang ke tempat ini, Nak."

"Sepertinya aku akan sering berkunjung, Kakek, hehehe..."

"Bocah konyol, aku senang masih ada bocah sepertimu, ngomong-ngomong kenapa kamu memakai ikat kepala dengan simbol yang aneh?"

"Oh, ini dari kampung halamanku."

"Um, ini pertama kalinya aku melihatnya, di mana kampung halamanmu?"

"Tempatnya sangat jauh...."

Naruto memberikan satu koin emas kepada Jenny. Kakek Zebo menolak karena jumlah uang yang diberikan terlalu banyak. Naruto mengaku masih bisa menghasilkan uang, Naruto hanya ingin membantu kenalan. Tawa Kakek Zebo pecah karena kekonyolan Naruto yang melakukan apa pun yang diinginkannya.

“Kalau begitu aku pamit, sudah banyak informasi yang kakek berikan.”

"Kamu datang ke daerah kumuh hanya untuk informasi seperti ini."

"..." Jenny yang tidak banyak bicara terus menatap Naruto.

Naruto membungkukkan badan, dan mengucapkan selamat tinggal setelah puas mengobrol. Seorang pria datang menemui Kakek Zebo.

"Kamu terlalu baik kepada orang luar kali ini."

“Hoho, bocah itu menarik,” gumam Kakek Zebo.

Selama berjalan, Naruto melihat tingkah mencurigakan dari banyak orang yang duduk dengan tatapan tidak bersahabat saat Naruto tidak bersama Kakek Zebo. Naruto keluar dari daerah kumuh dengan aman. Sebuah suara familiar memanggil Naruto, ketika Naruto tiba di jalan utama kota.

"Naruto!"

"Caroline?!"

"Aku mencarimu sejak tadi."

"Memangnya kenapa?"

"Vivian mencarimu."

"Mencariku, apa yang dia butuhkan?"

"Aku juga tidak tahu, dia hanya bilang dia mencarimu."

"Kalau begitu aku akan menemuinya."

"Aku ikut denganmu."

"Kamu terlihat sangat senang."

"Mmm, mungkin itu karena besok kita akan menjadi Petualang Peringkat D, yang pertama akan melawan Goblin."

"Oiya, apakah kamu sudah menyerahkan surat yang aku tulis ke pusat pengiriman?"

"Aku sudah mengirim surat untuk kekasihmu, kemarin aku lupa, aku minta maaf."

"Tidak masalah, yang penting sudah dikirim, dan untuk yang kamu katakan tadi, itu bukan surat untuk kekasih."

"Jadi dia serius hanya temanmu?"

"Tentu saja, mana mungkin dia kekasihku."

"Mmm, begitu..." Caroline memikirkan sesuatu.

"Kamu tidak biasanya sendirian, di mana Samuel?"

"Jangan bicara tentang dia, dia selingkuh."

"Selingkuh?" Naruto setengah tidak percaya. "Dia terlihat baik, sangat aneh jika dia selingkuh."

"Selingkuh itu banyak macamnya, berbicara dengan wanita lain juga selingkuh, apakah kamu tidak tahu hal-hal umum seperti itu?"

"Hahaha, aku sama sekali tidak tahu, aku hanya pernah dengar kalau selingkuh itu tidak baik." Naruto garuk-garuk kepala.

Caroline berbicara tentang asmara, umumnya pacaran bisa usia 10 tahun, karena itu sangat wajar. Contohnya: anak bangsawan sudah dijodohkan bahkan sejak kecil, sejak masih balita mereka juga sudah memiliki jodoh yang sudah ditentukan oleh orang tuanya. Naruto kagum bukan hanya karena itu, ada juga pemuda yang menikah dari usia minimal 15 tahun dan keharusan 16 tahun.

"Mengapa kamu tercengang sampai menjadi begitu bodoh, kamu tidak tahu?"

"Aneh sekali, bukannya terlalu muda untuk menikah."

"Mmm, sudah aturannya dari zaman kuno seperti itu."

"Di tempat tinggal kami, kami menikah setidaknya usia 25 tahun."

"Mmm, ya ... ada yang menikah di usia tua, tapi tentu saja usia muda dianjurkan."

Sesampainya di tempat tujuan, Vivian melihat Naruto dengan tidak senang. Vivian yang sejak tadi mencari Naruto, sampai kebingungan. Caroline kabur saat Samuel datang untuk minta maaf. Suasana jadi begitu canggung saat Naruto hanya berdua dengan Vivian. Permintaan yang tidak begitu penting namun Naruto tidak nyaman jika menolak, Vivian minta ditemani untuk berbelanja.

"Aku tidak butuh apa pun," kata Naruto.

"Kamu sangat membutuhkannya, kamu tidak harus menggunakan senjata itu saja dan lebih dari itu, pakaian yang kamu gunakan itu-itu saja."

"Aku punya 3 set pakaian seperti ini."

"Sangat buruk, jadi terlihat seperti tidak ganti baju."

Naruto itu seperti pembantu yang disuruh keliling, dia disuruh memilih baju yang disukainya. Naruto baru saja memilih secara acak, Vivian mendesah ketidakpuasan. Gadis berambut merah ini mengambil tindakan untuk mengambil semua kebutuhan Naruto. Naruto dengan hati-hati memperhatikan bahwa apa yang telah dilakukan Vivian terlalu berlebihan.

"Bukankah selusin terlalu banyak?"

"Ini sudah agak menyedihkan, aku terkadang berbelanja hingga 50 set pakaian."

"Banyak sekali!" Naruto terkesima.

"Kamu pasti sangat menyukai oranye, kan?"

"Aku sangat suka warna oranye."

"Sama seperti kepribadian cerah kamu."

"Eh, maksud kamu?"

"Sudahlah abaikan saja, kita mencari bukan hanya satu warna, yang lain harus warna yang lebih gelap, karena kamu laki-laki."

Episodes
1 Bukan Bocah Biasa
2 Aturan
3 Gadis Muda Yang Jatuh Cinta
4 Ibukota Kekaisaran Ethan
5 Misi Pertama
6 Samuel dan Caroline
7 Naga
8 Perumahan Kumuh
9 Sarang Goblin
10 Saingan Perasaan
11 Smith Yang Mengejar Alicia
12 Cat Beastkin
13 Perjalanan Pulang Linda
14 Olivia Elta
15 Sampai Jumpa Lagi
16 Sparring Dengan Smith
17 Keinginan Alicia
18 Cara Perempuan
19 Yang Tidak Sejalan
20 Oiroke no Jutsu
21 Api Yang Membakar Segalanya
22 Batasan
23 Latihan Otodidak
24 Tunangan
25 Kembali ke Tambang Kristal ED
26 Ratu Semut Raksasa
27 Vivian Yang Terlambat
28 Maniak Cinta
29 Elizabeth De Elodie
30 Magic Martial Arts
31 Gurun Merah
32 Dalam Reruntuhan Kuno
33 Zombie
34 Keheningan Yang Meresahkan
35 Waktunya Mandi
36 Melemah
37 Jorogumo (1)
38 Jorogumo (2)
39 Moton dan Roton
40 Raja Minotaur
41 Succubus (1)
42 Succubus (2)
43 Cerberus
44 Shadow (1)
45 Shadow (2)
46 Amarah
47 DemiGod Mode
48 Pilihan Untuk Naruto
49 Nasehat Camila
50 Latihan Fisik
51 Pernyataan Vivian
52 Reruntuhan Sados
53 Pengalaman Samuel
54 Lamia
55 Membantu Sahabat
56 Calon Istri Kedua
57 Rahasia Caroline
58 Ketahuan
59 Sang Peringkat S
60 Gelombang Monster
61 Tidak Normal
62 Suatu Yang Harus Diputuskan
63 Pernikahan
64 Terima kasih
65 Suatu Yang Telah Terabaikan
66 Saling Terhubung
67 Lembaran Baru
68 Lolita
69 Saintess
70 Pandangan Lolita
71 Jenny
72 Labirin dan Naga Merah
73 Naruto dan Joshua
74 Bala Bantuan
75 Terulang
76 Labirin Rumit
77 Master Labirin
78 Suatu Yang Gila
79 Hantu?
80 Half Dragon
81 Abadi
82 Kekuatan Naga Merah (1)
83 Kekuatan Naga Merah (2)
84 Kekalahan Naga Merah
85 Cara Yang Aneh
86 Kamu Memiliki Wajah Yang Cantik
87 Haruskah Jadi Tumpul
88 Apakah Aku Harus Menciumnya?
89 Kenangan
90 Terlalu Penasaran
91 Yang Menanti
92 Baron of Demon
93 Peluang
94 Sisi Lain Joshua
95 Lich
96 Stella
97 Pemandu
98 Keyakinan
99 Rute Kastil Raja Iblis
100 Yang Ditunggu
101 Jarak Yang Semakin Dekat (21+)
102 Naruto Dengan Jalannya Sendiri
103 Seorang Yang Berjalan Lurus
104 Tingkah Samuel Memalukan
105 Naruto Sedang Menyamar (1)
106 Naruto Sedang Menyamar (2)
107 Menyusul Naruto
108 Curang
109 Cemas
110 Penghinaan
111 Dua Lawan Satu
112 ADAN
113 Samuel Mulai Lagi?
114 Berhadapan dengan Raja Iblis
115 Akhir (1)
116 Akhir (2)
117 Belajar Adil
118 Adalah Takdir
119 Mendukung Suami
120 Romansa Pernikahan
121 Jenny Yang Lugu
122 Manusia dan Iblis
123 Tak Boleh Cemburu
124 Binatang Suci (1)
125 Permintaan Author
126 Pengumuman penting
127 1. Bangun di Dunia Asing
128 2. Sistem yang Tak Tersentuh
129 3. Langkah Pertama Menuju Dunia Baru
130 4. Langkah Pertama di Guild Petualang
131 5. Misi Pertama dan Teman Baru
132 6. Tusksoul Serpent
133 7. Kerjasama yang Mengagumkan
134 8. Percaya Diri Tanpa Batas
135 9. Serigala di Hutan
136 10. Hantu dan Air Suci
137 11. Keberanian dalam Bayangan Kegelapan
138 12. Guild Master yang Licik
139 13. Dattebayo!
140 14. Dunia Baru dan Kenangan Lama
141 15. Hutan Taring Hijau
142 16. Mengukur Kekuatan, Menghindari Bahaya
143 17. Pencarian Rekan Baru
144 18. Sylphi (Spirit Angin)
145 19. Menghadapi Raja Goblin
Episodes

Updated 145 Episodes

1
Bukan Bocah Biasa
2
Aturan
3
Gadis Muda Yang Jatuh Cinta
4
Ibukota Kekaisaran Ethan
5
Misi Pertama
6
Samuel dan Caroline
7
Naga
8
Perumahan Kumuh
9
Sarang Goblin
10
Saingan Perasaan
11
Smith Yang Mengejar Alicia
12
Cat Beastkin
13
Perjalanan Pulang Linda
14
Olivia Elta
15
Sampai Jumpa Lagi
16
Sparring Dengan Smith
17
Keinginan Alicia
18
Cara Perempuan
19
Yang Tidak Sejalan
20
Oiroke no Jutsu
21
Api Yang Membakar Segalanya
22
Batasan
23
Latihan Otodidak
24
Tunangan
25
Kembali ke Tambang Kristal ED
26
Ratu Semut Raksasa
27
Vivian Yang Terlambat
28
Maniak Cinta
29
Elizabeth De Elodie
30
Magic Martial Arts
31
Gurun Merah
32
Dalam Reruntuhan Kuno
33
Zombie
34
Keheningan Yang Meresahkan
35
Waktunya Mandi
36
Melemah
37
Jorogumo (1)
38
Jorogumo (2)
39
Moton dan Roton
40
Raja Minotaur
41
Succubus (1)
42
Succubus (2)
43
Cerberus
44
Shadow (1)
45
Shadow (2)
46
Amarah
47
DemiGod Mode
48
Pilihan Untuk Naruto
49
Nasehat Camila
50
Latihan Fisik
51
Pernyataan Vivian
52
Reruntuhan Sados
53
Pengalaman Samuel
54
Lamia
55
Membantu Sahabat
56
Calon Istri Kedua
57
Rahasia Caroline
58
Ketahuan
59
Sang Peringkat S
60
Gelombang Monster
61
Tidak Normal
62
Suatu Yang Harus Diputuskan
63
Pernikahan
64
Terima kasih
65
Suatu Yang Telah Terabaikan
66
Saling Terhubung
67
Lembaran Baru
68
Lolita
69
Saintess
70
Pandangan Lolita
71
Jenny
72
Labirin dan Naga Merah
73
Naruto dan Joshua
74
Bala Bantuan
75
Terulang
76
Labirin Rumit
77
Master Labirin
78
Suatu Yang Gila
79
Hantu?
80
Half Dragon
81
Abadi
82
Kekuatan Naga Merah (1)
83
Kekuatan Naga Merah (2)
84
Kekalahan Naga Merah
85
Cara Yang Aneh
86
Kamu Memiliki Wajah Yang Cantik
87
Haruskah Jadi Tumpul
88
Apakah Aku Harus Menciumnya?
89
Kenangan
90
Terlalu Penasaran
91
Yang Menanti
92
Baron of Demon
93
Peluang
94
Sisi Lain Joshua
95
Lich
96
Stella
97
Pemandu
98
Keyakinan
99
Rute Kastil Raja Iblis
100
Yang Ditunggu
101
Jarak Yang Semakin Dekat (21+)
102
Naruto Dengan Jalannya Sendiri
103
Seorang Yang Berjalan Lurus
104
Tingkah Samuel Memalukan
105
Naruto Sedang Menyamar (1)
106
Naruto Sedang Menyamar (2)
107
Menyusul Naruto
108
Curang
109
Cemas
110
Penghinaan
111
Dua Lawan Satu
112
ADAN
113
Samuel Mulai Lagi?
114
Berhadapan dengan Raja Iblis
115
Akhir (1)
116
Akhir (2)
117
Belajar Adil
118
Adalah Takdir
119
Mendukung Suami
120
Romansa Pernikahan
121
Jenny Yang Lugu
122
Manusia dan Iblis
123
Tak Boleh Cemburu
124
Binatang Suci (1)
125
Permintaan Author
126
Pengumuman penting
127
1. Bangun di Dunia Asing
128
2. Sistem yang Tak Tersentuh
129
3. Langkah Pertama Menuju Dunia Baru
130
4. Langkah Pertama di Guild Petualang
131
5. Misi Pertama dan Teman Baru
132
6. Tusksoul Serpent
133
7. Kerjasama yang Mengagumkan
134
8. Percaya Diri Tanpa Batas
135
9. Serigala di Hutan
136
10. Hantu dan Air Suci
137
11. Keberanian dalam Bayangan Kegelapan
138
12. Guild Master yang Licik
139
13. Dattebayo!
140
14. Dunia Baru dan Kenangan Lama
141
15. Hutan Taring Hijau
142
16. Mengukur Kekuatan, Menghindari Bahaya
143
17. Pencarian Rekan Baru
144
18. Sylphi (Spirit Angin)
145
19. Menghadapi Raja Goblin

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!