"Kamu benar, apa yang terjadi padanya? Kenapa di sekitar tubuhnya ada bayangan hitam?" tanya Flo berbisik
"Ehem" tegur seorang guru yang kini tengah berdiri di antara barisan Flo dan Za
"Eh, pak... kenapa bapak di sini? Bapak kangen ya sama masa-masa ikut upacara saat masih putih abu-abu? Mari pak, berdiri di dekat saya murid yang bapak sayangi dan cintai." celetuk Za nyengir
"Mbahmu rindu upacara... Diam! Kembali lihat ke depan, perhatikan kepala sekolah berbicara. Berhenti gosipin bapak, bisa kapan-kapan lagi kalo mau ngomongin bapak." ucap guru itu narsis
"IIhh" celetuk Flo dan Fre spontan
"Kenapa?" tanya guru tersebut
"Ehh, ga ko pak!" jawab Fre seraya menunjukkan gigi pepsodent nya.
Guru itu pun pergi meninggalkan mereka dan kembali berdiri di belakang, untuk mengawasi para murid.
"Ko ada ya guru kaya pak Samsul, pengen banget kayanya di gosipin. Nanti aku bikinin deh gosip viral, guru menikahi kucing peliharaannya." gumam Fre pelan, namun masih terdengar ole Flo dan teman lainnya yang berdiri di dekatnya. Mereka pun menahan tawa mereka
"Sssttt.... tegakkan badanmu dan lihat ke depan." tegur Flo, Fre pun memenyengkan bibirnya. Namun, ia tetap menurut pada kakak kesayangnnya itu.
.
.
.
.
"Jadi gimana kak?" tanya Za pada Flo
"Sepertinya ia sedang di ikuti, atau malah mungkin jiwa yang mengisi tubuhnya itu bukan jiwa miliknya." jawab Flo serius
"Hah? Serius kak? serem dong kalo sampe iya kaya gitu. Kita harus nolongin dia kak." ucap Fre
"Apalagi yang akan kalian lakukan hmm?" tanya Ar yang tiba-tiba datang dan mengejutkan mereka bertiga
"Astaghfirullah bang, bisa ga berenti jadi jelangkung." ceplos Fre
"Ck" Ar berdecak tak terima di katai oleh Fre dan menyentil pelan dahi Fre.
Kebetulan jam pelajaran saat ini kosong, karena para guru tengan menghadiri rapat mengenai kompetisi. Al dan Ar pun duduk di kursi kosong yang berada dekat dengan mereka.
"Bang, abang coba lihat dia!" titah Za seraya menunjuk pada seseorang yang baru saja masuk dengan dagunya. Saat Al dan Ar melihatnya, mereka pun langsung melotot dan mengalihkan pandangan saat sosok itu menengok ke arah mereka.
Mereka pun kembali berbincang, seolah tak ada yang terjadi.
"Gimana bang?" bisik Fre
"Tubuhnya sedang di kuasai roh lain, jiwanya sendiri tengah berada di persimpangan." jawab Al ikut berbisik
"Kita harus membantunya bang, sebelum roh miliknya binasa." ucap Flo yang ikutan berbisik
Karena keasyikan berbincang, mereka tidak sadar bila seseorang yang sedang mereka bicarakan sudah berdiri di samping mereka.
"Ada apa?" tanya si ketua kelas
"Jangan ikut campur, kita sedang membicarakan ketua kelas." jawab Za cuek tanpa melihat siapa yang bertanya
"Wahh, benarkah? Memang kenapa denganku?" tanyanya lagi
Deg
Glek
"Ehh, ada Galaxy... ada apa? tumben deketin kita." ucap Za nyengir, seraya menggaruk kepalanya yang tidak gatal
"Memangnya kenapa? apa aku tidak boleh mendengar apa yang sedang kalian bahas?" tanya Galaxy
"Hah? Bo boleh ko, masa ga boleh. iyakan de?" Za pun bertanya pada Fre
"Iya , boleh ko. Emangnya kamu yakin mau ikut nimbrung sama kita?" tanya Fre padanya
"Mmm, tidak. Silahkan saja kalian lanjutkan, aku permisi dulu." Melihat tatapan Al yang mengintimidasi nya, Galaxy pun memilih untuk undur diri.
Tapi apa yang di inginkannya, tidak bisa terpenuhi. Karena baru saja ia akan melangkah, Al sudah memegang pergelangan tangannya. Sekelebat beberapa bayangan pun terlintas dalam pikirannya.
"Lepas" bentak Galaxy seraya menyentakkan tangan Al, Al pun mengangkat salah satu sudut bibirnya. Galaxy yang melihatnya pun langsung gugup dan langsung pergi meninggalkan mereka berlima. Murid lain yang mendengar bentakan Galaxy pun terkejut, pasalnya Galaxy merupakan orang yang paling pendiam di kelas.
'Hai....' sapa salah satu roh yang bergentayangan di sekolah, sosok gadis perempuan yang ceria. Walau terlihat pucat, namun kecantikannya tak menghilang. Mereka berlima pun terkejut dengan kemunculannya yang tiba-tiba, posisinya yang sedang tengkurap dengan menaruh dagunya di kedua telapak tangannya dan melipat kedua kakinya ke atas seraya melayang dan berada di sisi Al.
"Kamu?" Al berbicara seraya menunjuk pada sosok itu.
'Hihihi... iya, ini aku. Kenapa? Rindu yaaaaa...' ucap sosok tersebut terkikik
"Abang kenal sama dia?" tanya Flo
"Kenal sih ga, cuma tau. Dia adalah sosok yang kakak bilang tadi malam, sosok yang memberitahukan kalo kalian dalam bahaya." jawab Al
4 orang yang lain pun ber o ria dengan menganggukkan kepalanya.
Flashback on
'Hei ganteng' sapa sosok yang melayang di sisi Al, saat itu Al baru saja selesai membuat robot yang akan ia ikutkan kompetisi di final bersama tim nya. Kini ia tengah berjalan kaki menuju parkiran.
Al yang mendengar sosok itu menyapanya, memilih tidak mendengar apapun.
'Ck, sombong banget sih jadi orang. Awas nanti jadi bisu beneran loh' ucap sosok itu lagi
Al terus berjalan tanpa menghiraukannya, sosok itu pun kesal dan langsung berdiri di hadapan Al. Membuat Al sempat berhenti, namun kembali berjalan.
'Kan, kamu liat aku, buktinya menghindar. hihihi'
'Heh, ganteng tau gak?' Al tetap tak merespon
'Kedua adik perempuanmu sedang dalam bahaya loh' ucap Sherina di belakang Al, yang melayang mengikutinya. Al pun langsung berhenti, Sherina yang tak memperhatikan ke depannya ia pun menembus tubuh Al.
'Loh.. si ganteng kemana? Ck, padahal aku kan cuma mau kasih tau keadaan adiknya. Kalo dia tak mau ya sudah' Sherina pun berbalik
'Omo, Astaghfirullah... ade kaget bang, gimana kalo ade mati karena terkejut. Eh, aku kan lagi jadi roh gentayangan ya. hihihi' cerocosnya
"Apa maksudmu dengan mengatakan adikku dalam bahaya?" tanya Al dengan tatapan dinginnya
'Hiiii.... kenapa udaranya berubah menjadi sangat dingin?' ucapnya seraya menyilangkan kedua tangannya dan mengusap bahunya. Seolah ia benar-benar tengah merasa kedinginan, padahal yang sebenarnya, ia memang merasakan merinding saat mendengar suara Al dan juga tatapannya.
"Katakan" ucap Al lagi
'Ck... butuh tapi kok galak sih. Adik perempuanmu kini sedang ada di tangga darurat apartemen xxx, mereka ada di lantai 10. bye' sosok itu menjawab dengan mencebikan bibirnya karena kesal, ia pun langsung menghilang meninggalkan Al tanpa pamit.
Sedangkan Al langsung menghubungi Ar dan Za dan bertanya apa benar kedua adik perempuannya tak ada di rumah? Saat mendengar jawaban tidak ada, saat itu jantung Al pun berdetak dengan sangat cepat. Al langsung memberitahukan hal tersebut pada Ar dan Za.
Flashback off
"Ada apa?" tanya Al
'Kalian pasti sudah taukan kalo di dalam laki-laki tadi, bukanlah jiwa miliknya.' ucap sosok tersebut
Flo, Fre dan Za pun mengangguk
"Siapa namamu?" tanya Fre penasaran
'Sherina' jawabnya tersenyum
"Sejak kapan kamu tau kami bisa melihatmu?" tanya Flo
'Mmmm, kapan ya? 2 bulan yang lalu aku mengalami kecelakaan yang menyebabkan aku koma, sepertinya baru 1 bulan ini.' jawab Sherina yang sudah berganti posis jadi duduk sila di atas meja Flo seraya menempelkan jari telunjuk ke keningnya ,seolah tengah berpikir.
...****************...
Tadinya ga akan double up...🤭🤭🤭
HAPPY READING ALL💞💞
JANGAN LUPA SENGGOLANNYA YESS😘😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 140 Episodes
Comments
Hariyanti
seru Thor .. ceritanya tdk biasa. thor,apakah setiap season keluarga zandra bisa dibaca tanpa berurutan?
2025-04-02
1
Land19
perjalanan nya sama kaya emak bapaknya.
seru niiihhh
2024-12-26
1
Puch🍒❄
ku tebak di yg arwah tp belom mati alias badannya koma arwahnya berkeliaran dan ku ramal dia bakan jd jodohnya al😌
2024-08-11
3