"Kalian bisa melihatku?" tanya sosok itu
"Ya" jawab Fre dengan suaranya yang ceria, senyuman yang bisa menular pada siapapun yang melihatnya.
Sosok itu pun tersenyum, namun dengan tatapan yang terlihat sendu dan kecewa.
"Kita bisa berbicara di sana?" tawar Flo seraya menunjuk pada bangku panjang yang terletak tak jauh dari rumah kaca tersebut.
Mereka pun berjalan ke arah bangku tersebut, tepatnya hanya Flo dan Fre yang berjalan. Karena ternyata sosok itu adalah roh halus, yang kakinya tidak akan menapak pada tanah bukan?
Setelah Flo dan Fre duduk, Flo pun langsung bertanya.
"Apa yang membuat kakak sedih?" tanyanya
"Hmm? Apa sejelas itu?" tanya balik sosok itu dengan senyuman yang di paksanya
"Menurut kakak?" Sosok itu pun seolah tengah menghembuskan nafasnya.
"Ya... aku memang sangat menyedihkan, baik saat aku masih hidup ataupun setelah aku menjadi hantu gentayangan." jawabnya
"Apa kakak mau berbagi, siapa tau kami bisa membantu?" tanya Fre tak kalah lembut
"Bolehkah?" Fre dan Flo pun mengangguk bersamaan.
"Kalian tau, dulu aku mempunyai seorang kekasih yang sangat mencintaiku. Selama 6 tahun aku menjalin kasih dengannya, sifatnya yang lembut juga penyayang membuatku jatuh ke dalam pesonanya. Sehingga dengan bodohnya, aku memberikan hal yang seharusnya aku jaga selama aku belum menikah, yaitu KEHORMATAN. Hal yang seharusnya aku berikan pada pria yang menjadi suamiku kelak. Bukan hanya itu, aku sudah memberikan semua.. semua yang aku punya. Kehormatan, materi, waktu dan juga perasaanku. Aku banting tulang mencari uang, hanya demi membantunya membayar kuliah hingga ia lulus. Ia pun selalu mengucapkan janji, bila ia akn menggantikan semuanya dengan membuatku bahagia kelak saat ia menjadi sukses. Ia pun bekerja keras, sampai akhirnya ia mencapai dimana ia menjadi pria sukses. Dengan menjabat manager di sebuah perusahaan besar di kota ini, Zandra's Company. Kalian pasti mengetahui perusahaan besar itu kan?" cerita sosok itu yang di akhiri dengan pertanyaan.
Flo dan Fre pun saling pandang dan mengangguk pelan.
"Semenjak ia memiliki jabatan, sikap dan sifatnya pun berubah derastis. Tak ada sosok lembut dan penyabarnya, sifat itu hilang menguap begitu saja. Selama 6 bulan aku bertahan dengannya, karena aku berpikir 'Mungkin ia sedang banyak masalah, mungkin ia jenuh, mungkin ia sedang banyak pikiran, nanti ia pasti akan kembali ke sosoknya yang dulu.' terus dan terus aku tanamkan pikiran itu di kepala dan hatiku." Sosok itu tiba-tiba meneteskan air matanya
"Namun, sebulan yang lalu.... saat aku hendak datang ke perusahaannya untuk mengantarkan makan siang, aku melihatnya merangkul pinggang seorang wanita dengan mesranya. Tatapan penuh cinta yang dulu ia tujukan padaku, aku pun melihat tatapan itu pada wanita yang ada di dalam rangkulannya. Aku tidak jadi turun dari taxi, karena aku melihat mereka masuk ke dalam mobil dan pergi dari perusahaan. Karena rasa penasaranku yang sangat tinggi, aku pun mengikuti mobilnya dari belakang. Selama perjalanan, pikiran-pikiran buruk menyerangku. Sejak kapan? Apa ini alasan ia berubah? Sejauh mana hubungan mereka? Kemana mereka akan pergi? Aku menepis pikiran ku yang kotor, seakan bayangan mereka melakukan hal 'itu' jelas ada di depan mataku. Pikiran burukku semakin menjadi saat mereka menghentikan mobil mereka di depan sebuah bangunan apartemen. Hiks" benteng pertahanan sosok itu pun akhirnya runtuh , ia menangis dengan memegang dadanya. Sesak...
Flo dan Fre pun ikut meneteskan air mata, pasti rasanya akan sangat sakit. Melihat orang yang kita cintai bermesraan dengan wanita lain. Flo pun menggenggam tangan sosok itu dan menyalurkan ketenangan padanya. Setelah beberapa saat, sosok itu pun terlihat lebih tenang.
"Dengan bodohnya lagi, aku mengikuti mereka masuk ke dalam apartemen. Dan mereka pun berhenti di depan sebuah unit, dari jauh aku bisa melihat dengan jelas mereka tengah berciuman seraya masuk ke dalam unit itu. hiks.. hiks.."
"Saking sakitnya melihat itu semua, aku pun berlari pulang. Aku hanya bisa menangis di kamarku, entah aku terlalu bodoh dan terbutakan oleh cinta. Aku pun masih terus berpikiran positif padanya, 'Ia hanya bosan padaku, dia pasti hanya pelampiasan' Lagi dan lagi aku selalu menepis pikiran buruk tentangnya. Aku masih menunggunya pulang ke rumah dan memasakan makan malam untuknya. Jam 7 malam ia pun pulang ke rumah dan berprilaku manis tidak seperti biasanya, ia berubah kembali menjadi dirinya yang dulu. Aku yang menemukan kekasih kembali seperti itu, merasa sangat bahagia. Rasa sakit yang kurasakan tadi pun aku lupakan, kalian pasti menganggap aku wanita bodoh bukan? Ya... karena aku pun berpikiran seperti itu, jelas-jelas sudah melihatnya selingkuh dengan mata kepala sendiri. Tapi masih mau menerimanya, cinta yang sangat menyedihkan bukan? "
"Tetapi, saat tengah malam. Aku terbangun dan tak melihat kekasih di ranjangnya. Karena mendengar seseorang bercakap-cakap, aku curiga dan aku pun bangun. Aku berjalan mendekatinya dan bersembunyi tak jauh darinya."
"Tunggu, maksud kakak... kakak tinggal 1 atap dengan kekasih kakak, padahal kalian belum menikah?" tanya Fre
"Ya, aku tau aku salah. Aku tau aku berdosa, namun.... begitulah, seseorang akan menjadi bodoh saat mencintai. ." jawab sosok tersebut dengan menundukkan kepalanya
"Ingin aku menasihati kakak, tapi saat ini kakak sudah menjelma dalam sosok roh. Aku tidak ingin men judge kakak, karena baik buruknya kakak sudah paham." ucap Flo merasa miris
"Lalu apa yang terjadi kak?" tanya Fre yang penasaran dengan kelanjutan ceritanya
"Aku mendengar kekasih ku mengatakan, bila ia akan menyingkirkan aku dan meminta selingkuhannya untuk tenang. Ia bilang, bila selama ini berhubungan denganku hanyalah untuk menjadikanku sumber uangnya. Sehingga ia, tidak perlu cape-cape kuliah sambil bekerja." jawab sosok tersebut tersenyum, senyuman yang menyiratkan sakit hati dan kecewa.
"Apa? wa waahhh... ada ya laki-laki modelan kaya gitu, Astaghfirullah... jahat banget dia kak." protes Fre gemas, ia pun mengepalkan kedua tangannya
"Kamu benar, dia adalah pria yang paling jahat yang aku kenal. Saaaangat jahat, setelah itu.. aku pun kembali masuk kamar dan berbaring di ranjang dengan membelakangi dia. Entah apa yang terjadi, aku hanya mengingat tiba-tiba ada tangan yang membekapku dan aku pun tak sadarkan diri. Saat aku sedikit tersadar, samar-samar aku melihat sekeliling dan ternyata aku berada di sebuah tangga darurat sebuah apartemen. Kedua orang itu tersenyum melihatku dan mereka melemparku ke bawah tanpa rasa bersalah sama sekali." akhir cerita sosok itu membuat Flo dan Fre menutup mulutnya dengan kedua telapak tangannya
"Innalillahi wa inna illaihi rajiun, mereka bukan manusia kakak." ucap Fre yang langsung menangis
Flashback off
Kembali ke awal cerita
"Ooohhh... Jadi kalian membawaku kemari, karena kalian ingin mati juga rupanya?" ucapnya dengan menampilkan seringaian
Glek
Flo dan Fre pun susah payah menelan salivanya
"Ba bagaimana ini kak?" tanya Fre yang mulai ketakutan, ia pun langsung mencengkram lengan kanan Flo.
Pria itu kembali tersenyum, matanya bergerak acak seolah sedang mencari suatu ide. Ia pun menyandarkan tubuhnya pada tembok.
...****************...
Hadduuhhhh.....macam mana ini guys? 😖
Jangan lupa jadiin Favorit oke, anjaaayyy...maksa🤣
Biasa jangan lupa senggolannya🥰
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 140 Episodes
Comments
Pisces97
cerita mirip dengan ku nih seraya bercermin diri sendiri
coba saja kalau aku dulu masih bertahan diselingkuhi kayak wanita ini
sudah pasti apa mungkin dibunuh ya sama laki² ni ..
hanya memanfaatkan uang dan tenaga mencari sesuap kebutuhan 😌
bener bodoh sih dulu juga aku juga bodoh mau² nya berjuang sama laki² yang gk bersyukur eh malah diselingkuhi...
boro² selingkuhan mau berkorban kyk kita²
2024-05-08
2
Zuhril Witanto
lanjut
2024-05-03
1
Zuhril Witanto
astaghfirullah...tega banget
2024-05-03
1